NovelToon NovelToon
Rembulan Tertusuk Ilalang

Rembulan Tertusuk Ilalang

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Cintapertama / Nikah Kontrak / Dendam Kesumat / Roh Supernatural
Popularitas:101
Nilai: 5
Nama Author: Cathleya

Rembulan Senja adalah anak yatim-piatu di sebuah panti di kota pesisir pantai. Hidupnya selalu diliputi kemalangan. Suatu hari, dirinya melihat mobil mewah terbalik dan mengeluarkan api, milik orang kaya dari kota.

Dibalik kaca, dia mengintip, tiga orang terjebak di dalamnya. Tanpa keraguan, tangan mungilnya membuka pintu yang tak bisa dibuka dari dalam. Akhirnya terbuka, salah satunya merangkak keluar dan menolong yang lainnya. Kedua orang kaya itu ternyata pemilik panti dimana dia tinggal. Lantas, dirinya dibawa ke kota, diadopsi dan disematkan nama marga keluarga angkat. Tumbuh bersama anggota keluarga, jatuh cinta dan menikah dengan salah satu pewaris. Malangnya, ada yang tak menyukai kehadirannya dan berusaha melenyapkannya!

Tiga tahun menghilang, kemudian muncul dan menuntut balas atas 'kematiannya'. Bangkit dan berjaya. Harus memilih antara cinta dan cita. Yang manakah pemenangnya!? Siapa jodoh yang diberikan Tuhan padanya? Akankah dia menjemput kebahagiaannya!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cathleya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Old Money!

"Heiii! Bro! Sis. Apa kabar!?"

"Udah lama banget kalian berdua enggak kumpul dengan kita-kita!" sapa salah seorang teman mereka yang bernama Gerald pada kedua pasangan paling viral pada masanya, Calvin Orion dan Helga Oriza.

Keduanya mendatangani klub malam tempat para tuan dan nona muda berduit menghabiskan malam, dua jam sebelum acara Gala Dinner berakhir keduanya meninggalkan acara dimana kedua orangtuanya masih bertahan di acara pertama dan menurut mereka kemeriahan pesta tahun barulah mulai di tempat ini!

Musik viral berkumandang dari DJ yang menjadi viral dengan kuncirnya. Menghentak kaki, menggoyang panggung yang semakin memanas. Di lantai dua, terdapat meja VVIP untuk kaum borjuis dari keluarga prestisius.

Ada lima kawan karib lainnya yaitu Gerald (Gery) Nasution adalah sahabat Calvin sejak masa kuliah di luar negeri. Putera dari pengacara terkenal tanah air (Andrian Nasution) dan sekarang profesinya mengikuti jejak orangtuanya.

Selanjutnya yaitu Febi (Fabiano Kosasih) teman semasa sekolah berseragam biru dan abu-abu, seorang pebasket nasional putera pebasket legendaris (Steve Kosasih dan seorang konglomerat yang memproduksi peralatan olahraga)serta main di NBA. Dia datang bersama kekasih.

Surya Adiprakarsa, putera sulung konglomerat Jaya Adiprakasa pengusaha karoseri bus dan travel tour, adalah teman masa kuliah, saat ini dia meneruskan usaha keluarganya, belum memiliki kekasih sebab belum ada yang klik, datang hanya seorang diri.

Joseph Stevanus Hamish, adalah teman SMU (putera konglomerat minyak dan tambang Gilbert Stevanus Hamish) beserta isteri. Putera bungsu Hamish Group dan ikut bekerja di perusahaan tersebut.

Emiliano Estevaz Junior (Milo), putera pemain sepak bola Brazil yang dinaturalisasi, Emiliano Estevaz Senior dengan isteri berkebangsaan Brazil, juga seorang pengusaha yang membuka sekolah bola dan tersebar di seluruh negeri).

"Iya, nih! Mentang-mentang manten baru, terus saja bulan madu tanpa menghiraukan kita!" ucap Fabiano Kosasih meledek.

"Apaan manten baru, bro. Mereka itu manten lama, rasa baru. Berarti basi, tahu. Hi hi hi." kekeh Gerald Nasution.

"Iya, nih. Lama ngendon di sarang tapi perut lu, kok masih rata, Ga!? Gue aja, udah punya bocil dua. Yah, masih bisa ke dugem pastinya ama laki, kerjaan modeling jalan!" ucap Rebecka Ariadna isteri dari Joseph Stevanus.

Helga hanya bisa tersenyum masam pada kawan lamanya, Rebecka Ariadna (Becka), yang seprofesi dengannya. Dia ini suka nyinyir terutama padanya. Hal itu dimulai saat Helga menjadi kekasih Reynand Armano Ambrosia.

Sebenarnya yang lebih dulu kenal dan dekat dengan Reynand adalah Rebecka (naksir berat karena ketampanan dan kekayaan seorang Reynand Ambrosia) dan Helga dikenalkan oleh dia, malah Reynand yang kecantol pada Helga sebab mereka berdua teman masa kecil dan isteri Joseph baru mengetahuinya, namun terlambat.

Keduanya sudah menjadi sepasang kekasih. Dirinya pun kesal setengah mati pada Helga. Akhirnya, dia menerima cinta Joseph Stevanus yang selalu mengejarnya tapi dia tidak menyukainya.

Rebecka akhirnya menikah dengan Joseph dengan terpaksa dan setengah tahun kemudian mendengar mantan gebetannya kecelakaan hingga viral serta lumpuh permanen, dia mengurungkan niatnya untuk menggugat cerai Joseph.

Bagi Helga, tidak dipungkiri, nama besar Ambrosia mendongkrak karier modeling di tanah air dan juga luar negeri. Itu sebabnya, dia menggoda keponakan sang mantan sekaligus teman kecilnya yang lain yaitu Calvin, yang sudah lama menyukai dirinya. Dan kesuksesannya saat ini, jauh melesat melampaui si nyinyir, Rebecka.

"Gue masih ada kontrak yang cukup panjang untuk dua tahun ke depan. Maka itu gue dan suami menunda punya momongan! Catat, yah. Menunda. Bukannya mandul!" sarkas Helga kalem pada si nyinyir.

"Cckkk! Habis manis sepah dibuang. Hempaskan omnya, comot keponakannya. Hati-hati! Karma mengintai!" sarkas Rebecka.

Dia pun terus menimpali, disambut oleh Helga dan terjadilah perang mulut yang mulai memanas.

"Ehhh ... Ehhhh, kalian udah pada tahu, lom? Rumah yang di depan mansionnya si Calvin!?" potong Gerald Nasution mengalihkan perdebatan dua ras terkuat di dunia.

"Gilaaa, gwedeee beneeerrr!" serunya.

"Katanya seorang pengusaha yang baru pecah telor (baru berdiri) tapi sukses berat dan tajir melintir! Eduannn bener, gue baru denger dari internet, kekayaannya Elon Musk aja lewattt. Tapi gue enggak tahu perusahaan mana!" ucap Surya Nasution berapi-api.

"Bukannya perusahaan yang baru booming ada beberapa yang gue denger. Salah satunya Ransen Corporation, Tajimana Corporation juga Syaelendra sama sederet nama perusahaan asing!" cetus Fabio.

"Yang mana, kira-kira!?" tanya Surya menimpali.

"Entahlah! Tapi para pemiliknya pada misterius gitu. Gue juga baca. Tapi di internet enggak disebutkan yang mana!" ucap Milo.

"Eh ya, kira-kira, orangtua kalian bakalan diundang ke acara ulang tahun perusahaan Ransen yang pertama sekaligus anniversary berdirinya perusahaan yang pertama juga!?" tanya Emiliano penasaran.

"Yah, pasti diundang, lah! Dan gue akan maksa ikut dengan alasan mendampingi orangtua he he!" seloroh Surya Adiprakasa yang sedari tadi diam.

"Dan loe, Vin? Diundang enggak sama pengusaha The Young Money itu?" tanya Surya penasaran.

"Ransen, maksud loe? Mudah-mudahan, sih. Gila aja Ambrosia dan Orion dilewati, wong kita baru keluar dari Gala Dinner tahunan sejam yang lalu!" ucapnya jumawa.

"Malahan, Gue ketemu petinggi Ransen tapi bukan ownernya. Keluarga gue yang nemuin mereka. Kita berdua cabut dari sana!"

"Pastinya, loe pada, cuma nebeng orangtua, nih lihat!? Gue sih, enggak perlu nebeng!" cibirnya pada kelimanya.

Lantas, dirinya mengeluarkan gawai dan memperlihatkan undangan elektronik yang dikirim sang ayah lewat pesan teks. Disitu, tertera list yang diundang oleh Ransen (alamat belum tertera) untuk Orion dan Ambrosia.

"Ada nama dirinya dan isteri!"

"Monyet! Beneran ini mah! Dia diundang secara personal! Memang Ambrosia dan Orion beda!" ujar Febi berdecak kagum demi melihat nama kawannya yang tercetak di list undangan Ransen Corp.

Akhirnya pembicaraan pun terus bergulir dan waktu beranjak malam. Kelima sahabat itu bubar dan janjian bertemu di acara ulang tahun perusahaan Ransen (kalau diundang).

Mobil yang dikendarai Calvin dan Helga memasuki kawasan super elite di ibukota. Setelah meleawati perempatan jalan, sampailah mereka di depan gerbang yang masih tertutup rapat oleh lembaran baja ringan. Tertulis di depan pagar, Under Contsruction (dalam pembangunan).

"Beib! Kira-kira bangunan itu luasnya sama dengan mansion kita, kah? Rumah apa gedung perkantoran, sih. Kok, besar, gitu!?" tanya Helga takjub saat melihat betapa luas lahannya pasti bangunannya besar dan megah.

"Entahlah! Bisa jadi gedung perkantoran atau hotel sebab panjang tampak depannya lebih dari mansion kita!" terang Calvin yang turut memperhatikan bangunan dalam tahap konstruksi.

"Kata anak-anak (teman-teman di klub) itu mansion. Yang benar yang mana, tempat tinggal apa gedung kantor?"

"Kamu tahu bangunan itu milik siapa?" tanya Helga penasaran.

"Enggak tahu. Papa coba cari tahu ke aparat setempat, sia-sia! Cuma nama yang terdaftar adalah Yorgel dan Zsa zsa. Mereka berdua adik-kakak!"

"Dari namanya menyiratkan bukan warga lokal! Old Money-kah!? Sebab kalau Young Money mustahil memiliki kekayaan sebanyak itu!" ucap Helga semakin takjub.

"Bisa jadi!" jawab Calvin.

Mobil yang mereka tumpangi pun memasuki pekarangan kediaman Ambrosia.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!