NovelToon NovelToon
SEBENARNYA...

SEBENARNYA...

Status: tamat
Genre:Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:12.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: hijaudaun_birulangit

(Sudah tersedia versi cetak)


Perjuangan Andreas mendapat maaf dan cinta dari wanita yang telah ia nodai.

Andreas yang Tuan Muda dan terbiasa hidup mewah dengan segala fasilitas terbaik, sampai merelakan semua itu hanya demi mengejar Marisa, yang sayangnya begitu benci padanya sejak kehormatannya direnggut Andreas secara paksa.

Marisa yang hamil, terpaksa mengubur semua impian dan cita-citanya, bahkan harus rela dibenci Ibu kandungnya sendiri karena menjadi penyebab kematian Ayahnya.

Apakah menurut kalian orang yang jahat akan selamanya menjadi jahat?

Bisakah Marisa memaafkan Andreas yang telah meluluh lantahkan hidupnya?

Konflik yang menguras emosi serta air mata bisa kalian baca di sini.


Halo... Ini novel pertama saya di Noveltoon, ayo ikut larut dalam perjalan cinta Andreas dan Marisa.

Semoga menghibur ❤

-🍀-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hijaudaun_birulangit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEKUASAAN

Marisa begitu marah dengan kata-kata Andreas, ia bahkan tidak mengikuti kelas hari ini, karena tidak ingin melihat wajahnya. Ia tidak memikirkan beasiswa lagi, karena tertutupi emosi dan harga dirinya yang terluka.

"Apa dia pikir semua wanita miskin itu wanita rendah yang tidak punya harga diri..??" kata Marisa kepada Lenna.

Lenna mendengarkan dengan seksama, baru kali ini Marisa yang lebih banyak diam mau berbagi cerita dengannya.

Siang ini mereka sedang duduk berdua di sebuah Cafe. Setelah kemarin Marisa di paksa Erwin untuk istirahat di rumah, hari ini ia tidak bekerja. Sedangkan Lenna, ia sedang istirahat makan siang, tampak ia yang masih memakai seragam Restoran Padang.

Lenna buru-buru menemui Marisa setelah tadi ia mendapat pesan Whatsapp dari Marisa yang butuh teman untuk bercerita.

"Tapi kau hebat sekali bisa bertemu dengan si Andreas itu." kata Lenna setelah meminum es teh miliknya. "Keluarga mereka kan terkenal sekali, apa lagi Ayahnya, Adnan Marthadinata. Beliau sering sekali masuk TV, Perusahan mereka meliputi banyak sektor. Tapi bisnis utama mereka itu di bidang Property" Lenna menerangkan.

"Kau tahu banyak tentang keluarga itu..?" selidik Marisa.

Lenna tertawa, "Seluruh orang di Negeri ini tahu, hanya kau yang nggak tahu. "kata Lenna di sela tawanya. "Dan anaknya itu, si Andreas yang tadi kau maki-maki, selain ganteng paripurna, dia juga yang bakal mewarisi semuanya. Jadi yaa wajar kalau dia sombong." Lenna mengaduk-ngaduk es teh nya yang tinggal separuh.

Di pandanginya Marisa. "Lebih baik kau hati-hati berkata tentang Keluarga itu, aku tahu kau marah. Tapi..apa sih yang bisa di lakukan orang seperti kita..??" tanya Lenna. "Salah-salah malah kita nanti yang di masukan penjara atas tuduhan pemcemaran nama baik".

Kening Marisa berkerut, wajahnya terlihat kesal. Untuk sesaat ia seperti ingin berkata sesuatu, tapi di urungkannya. Ia menutup matanya sesaat kemudian menghela nafas panjang dan berusaha melupakan kejadian ciuman itu.

"Jika kau menerima Pak Erwin, tentu kejadian seperti ini nggak akan terjadi." sekali lagi Lenna berusaha menjadi mak comblang. "Apa lagi kalau kau mau menikah dengannya." Lenna tersenyum lebar.

"Nggak,Nggak...." Marisa mengelengkan kepalanya. "Kau saja yang sama Pak Erwin."

"kalau dia mau, dengan senang hati aku menerimanya. "Lenna tertawa kencang.

Marisa ikut tertawa mendengarnya..Sedang asik-asiknya mereka mengobrol, tiba-tiba ponsel Marisa bergetar. Di ambilnya ponsel dari saku celananya, sebuah pesan whatsapp, Marisa segera membukanya. Seketika ekspresi wajahnya berubah.

"Aku harus pergi..!" kata Marisa panik.

Tanpa menunggu jawaban dari Lenna ia segera bangkit dari duduknya dan berlari pergi.

"Ada apa?" Lenna kebingungan.

Di lihatnya dari kejauhan Marisa yang sudah memanggil ojek pangkalan dan segera menaikinya begitu Abang Ojek berhenti di dekatnya.

"Dia benar-benar mencabutnya..." kata Marisa dalam hati." Dia mencabut beasiswaku..."tangan Marisa gemetaran dan jantungnya berdetak lebih kencang,ia takut.

"Mau ke mana Mbak?" tanya Abang Ojek.

"Universitas Jayabaya." jawab Marisa. "Tolong agak cepat sedikit."

Abang Ojek mengangguk,lalu menambah kecepatan motornya.

Beberapa saat kemudian, Marisa telah berada di ruang Dekan. Di situ ia ingin memastikan tentang beasiswanya. Dan ternyata benar, beasiswa itu telah di cabut sepenuhnya.

"Kenapa..? Apa saya melanggar salah satu ketentuan?" tanya Marisa. "Saya cuma tinggal menyelesaikan skripsi kan Bu..?" ia masih tak yakin jika ia sudah tidak mendapat beasiswa lagi.

"Tidak ada yang kamu langgar." Wanita berumur 48 tahun itu mencoba menenagkannya. "Iya, kamu cuma tinggal skripsi. Seandainya lulus, kamu akan di terima di salah satu perusahaan Marthadinata Corp. "Tapi...." Wanita itu memandang Marisa.

"Tapi...?" Kening Marisa berkerut.

Wanita itu menghela nafas. "Mungkin kamu tidak tahu, tapi Tuan Andreas Martahdinata beberapa waktu lalu mengajar di sini. Hanya sebentar memang, dan mungkin ketika itu beliau tidak berkenang dengan sikap atau ucapanmu. Jadi beberapa saat lalu, beliau memberi tahu kami kalau sudah tidak bisa memberikan sokongan dana beasiswa untuk mahasiswa bernama Marisa Raharja."

Seketika Marisa terduduk di kursi, kakinya terasa lemas, pikirannya langsung kosong.

"Kami minta maaf, tapi kami sendiri tidak bisa berbuat banyak. Segala aset di sini adalah milik beliau." kata Wanita itu dengan wajah menyesal. "Sebisa mungkin kami menjaga perasaan beliau, semoga kamu mengerti...."

Marisa sudah tidak bisa mendengar kata-kata dari wanita itu lagi. Ia tidak menyangka hal ini benar-benar terjadi. Beasiswanya, bagaiman nanti ia menjelaskan pada orang tuanya yang sudah berharap banyak darinya...?

"Di mana beliau sekarang? Saya ingin bertemu. "kata Marisa kembali berdiri.

"Sayang sekali karena suatu hal beliau sudah tidak mengajar lagi, dan tadi pagi kelas terakhirnya."

Pikiran Marisa bertambah kalut, ia menyesal tadi pagi membolos dan tidak ikut kelas. Sekali lagi ia terduduk di kursi, Di peganginya kepalanya,

Di sebuah Gedung tinggi dengan arsitektur modern, tampak Andreas berjalan dengan Rendy di belakangnya. Andreas yang mengenakan setelan kemeja warna biru muda dan Jas warna biru navi di padu dengan dasi motif biru tua terlihat luar biasa tampan. Ia berjalan dengan mantap,i a seperti Raja yang mendapat kekuasaannya kembali.

Andreas dan Rendy berjalan memasuki ruangan yang kanan dan kirinya berisi meja kursi dengan para staf yang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ketika melihat Andreas, detik itu juga mereka menghentikan kegiatannya kemudian berdiri dan memberi hormat. Tidak saja para staf kantor, para jajaran manager sampai cleaning service yang berpapasan dengannya akan hormat dan segan terhadapnya.

"Segera jadwalkan untuk rapat Manager." perintahnya.

Rendy mengangguk dan segera sibuk dengan Hp nya.

"Aku ingin tahu kenapa kita bisa kehilangan tender itu." lanjutnya.

Saat ini mereka sedang berada di lift khusus direktur, mereka menuju ruangan Andreas di lantai 12.

Hari telah sore ketika Marisa sampai di depan Gedung Marthadinata Corps. Ia sudah tidak tahu lagi harus bagaimana ketika Dekan menolak memberi tahu nomor telepon dan alamat rumah mantan Dosennya itu.

"Maaf, apa saya bisa bertemu dengan Tuan Andreas?" tanya Marisa begitu sampai di meja Resepsionis.

Ia menyela pembicaraan Resepsionis itu dengan seorang laki-laki asing berambut pirang.

"Tuan Andreas..?" Resepsionis cantik itu tidak yakin dengan pendengarannya.

"iya, Andreas Marthadinata." ulang Marisa tegas.

Resepsionis itu memandang Marisa dari atas samapai bawah, kening Resepsionis itu agak berkerut melihat celana jeans Marisa dengan warna yang telah pudar dan baju atasan yang sudah ketinggalan jaman. Di tambah tas slempang merk LV yang Resepsionis itu yakin kalau itu barang palsu.

"Maaf, apa sudah ada janji sebelumnya?" tanyanya, ia berusah bersikap profesional walaupun dalam hati ia mencemooh penampilan Marisa.

"Tidak, saya tidak ada janji..." Marisa tampak kebingungan.

Tanpa ia sadari laki-laki asing berambut pirang yang berdiri di sampingnya itu terus memperhatikannya.

"Tapi saya harus bertemu dengan beliau!" kata Marisa dengan suara yang meninggi.

"Maaf, tapi tidak sembarang orang bisa bertemu dengan beliau." kata Resepsionis itu lagi, kemudian kembali berbicara dengan laki-laki asing berambut pirang. "Maaf,bagimana tadi Tuan Bryan..?" tanya Resepsionis itu sambil tersenyum ramah.

Ternyata laki-laki asing itu Bryan, ia tampak berbeda dengan setelan Jas warna hitam dan rambut yang tersisir rapi. Di tangan kanannya ia membawa sebuah papperbag warna hitam.

Belum sempat Bryan menjawab, Marisa kembali menyela."Tolong beri tahu saya alamat atau nomor teleponnya, Saya harus bertemu beliau!" Marisa memohon.

Tapi Resepsionis itu tetap tidak bisa memberi.

"Jika anda terus memaksa, saya akan panggil satpam untuk mengusir anda dari sini." ancam Respsionis itu kesal.

Mendengarnya Marisa tidak ada pilihan lain selain menyerah, dengan wajah tertunduk menahan sedih ia berbalik dan berjalan menuju pintu keluar.

"Hei..!" panggil Bryan ketika Marisa hampir sampai pintu keluar.

Dengan lesu Marisa menengok ke arahnya, di lihatnya lelaki asing berambut pirang dengan tinggi 188cm itu berjalan mendekatinya.

"Kau ingin bertemu Andre..?" tanyanya setelah dekat.

Andreas Reynald Marthadinata

1
Al Fatih
sangat menyentuh hati ya kisa Marisa ini,dia gadis yg sangat berjuang keras demi bisa berkuliah di universitas agar suatu saat dia lus bisa mengangkat perekonomian keluarga ,harus di hadapkn dengan segala macam cobaan hidup,dan Andreas lelaki tampan mapan arogan dan tak Ter sentuh bisa takluk dan tunduk kepada Marisa karna satu kesalahan,Hem pokonya sangat thebest deh karya Ator yg satu ini
Al Fatih
datang lagi tur sekian purnama ,masih GK bisa muf,on,sama babang Andreas,ini yg kesekian kali nya aku baca novel sebentar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
justru aku tertarik baca novel ini karena judulnya , alasan kedua karena komenen pembaca nya yg ketiga karena memang bagus ceritanya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
mau ikutan jawab ya 😂🤣 walau giveaway nya lewat

semua bab berkesan, aku pilih yg bisa buat aku terharu ini bab yg judulnya KEINGINANMU TERKABUL bab penuh bawang , POV Rendi yg bikin terenyuh siapa aja yg baca dan kebesaran hatinya Andre menerima Dave secara hukum sebagai anaknya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
wahhhh banyak nya pulsa 300k di tahun 2020 banyak nihh
kak author mengalir deras ya rejekimu.
yang bilang novelmu membosankan, hempaskan... dia maunya sat set Marisa dan Andre ketemu, tragedi p3m3rk*saan , terus nikah paksa , bahagia selama² nya.
abaikan kak abaikan...buatlah novel sesuai maumu bukan mau pembaca. karena novel yg bagus gk akan ditinggalkan pembaca justru banyak pembaca baru yg langsung jatuh cinta sama karya mu... sama kayak aku baca di tahun 2025 langsung terlope lope sama novel ini
semangat🥰
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
aku gk mau baca POV Rendy
GK kuat😭😭😭😭😭tapi penasaran
galau
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
sesuai harapan mu kan evaaaa😭😭😭😭😭makanya kalau ngomong jangan sembrono
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
yaaa gk mungkin kan Dave umur 3 tahun donorin darah buat Rendi 🤧🤧🤧sangking putus asa nya Eva
poor Rendi semasa hidup hanya ingin sama terlihat sempurna seperti Andreas tapi selalu dihina Eva...
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
kisah nya Johan ini gk kalah seru nya tapi kekunci😭😭😭
untung disini Spil tipis²
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
tapi yg kamu ucapkan soal Marisa suka sama Andre emang bener lenna...
tentang kamu yg mendesak Marisa segera menikah dg Andreas karena kamu cemburu dg Erwin agar melupakan Marisa itu juga benar , kamu berusaha mempertahankan pernikahanmu ... tapi sekali kali teflon di rumah diberdayakan ... kalau Erwin sok sok ingat Marisa lagi geplak aja pake teflon
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
RECOMMENDED‼️
KENAPA KALIAN HARUS BACA NOVEL INI⁉️

1. Banyak novel dg genre yg sama , tentang p3m3rk*saan dan berakhir nikah dg pelaku. disini beda , banyak pertimbangan sampai akhirnya Marisa mau menikah dg Andreas... gak mudah gaeesss perjuangan Andreas untuk mendapatkan hati Marisa , menguras emosi pembaca.

2. jempol buat author nya , keren banget dia buat karakter tokoh . di novel ini dijelaskan sifat baik buruk nya setiap tokoh... jadi pembaca gk akan jomplang dukung satu tokoh aja.

3. ceritanya bikin nagih, sekali baca gk akan bosen . aku nyesel baru ketemu novel ini dan semoga semakin banyak yg baca meskipun novel ini udah lama tamat nya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
aku gk mau menghakimi Erwin yg emosi sampai terus berkata kasar, dan kenapa sampai Marisa tega terus berlaku kasar ke Kirana...
ya ini lah namanya TRAUMA
bisa pulih tapi perlahan, bisa kambuh jika ada pemicunya dan Erwin disaat Marisa berdamai dengan traumanya kamu mengungkitnya kembali
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
dulu kan Andreas GK suka sama wajahnya yg terlihat cantik, sekarang pasti lebih manly dg kulit coklatnya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
Eva hamil dg Rendy kan????
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
Melu cadel ilatku 🤣🤣🤣🤣🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
keren novel ini
semua manusia ada sifat baik dan jelek nya.
di novel ini juga sama dijelaskan detail lewat cerita yg epic karakter tiap tokohnya baik sifat baik dan jeleknya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
Kirana mirip nenek nya
ibunya andreass
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
jika segala kemewahan mu di cabut terus kamu mau kerja dimana
mau jadi karyawan biasa??? yg biasanya nyuruh² terus disuruh... anakmu mau dikasih makan apa Andre
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
pastinya🤧🤧🤧kan donatur nya emang dia
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
penasaran aku sama kisah nya Johan ini
seberapa gilanya
sek Yo Andreas, aku melipir ke kisahnya Johan dulu 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!