NovelToon NovelToon
Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Mafia / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sucii Amidasari

Kaisha Melviano adalah gadis cantik dari keluarga terpandang di negara Indonesia, Kaisha menyamar menjadi gadis imut nan menggemaskan,

mata asli Kaisha yang berwarna biru di tutupi dengan softlen hitam, menjadi gadis yang super cantik membuatnya merasa tidak aman hingga memilih menyembunyikan identitasnya menjadi gadis biasa.

Galaxy adalah pemuda tampan disebut sebagai Raja mafia yang pantas di sandingkan dengan sosok Abdi negara yaitu Dylan Mahardika Melviano,, Gala tidak pernah bersinggungan dengan Dylan jadi tidak pernah terlibat dalam masalah apapun.

Gala jatuh cinta pada sosok Kaisha yang menyamar.

"dia sudah mati!! " ujar Kaisha mengerjab polos.

pertama kalinya Gala melihat raut wajah yang begitu polos saat dirinya sedang menghabisi musuh..

bagaimana kisah cinta mereka? lanjut? Cuzzz....!! Like dan Komentar, Favoritkan supaya dapat notifikasi update...!
Novel ini sekuel dari :

1. Cinta pertamaku seorang Bos Mafia
2. Sikembar sang Penguasa 2

.
.
.
Update setiap hari jam 6 pagi,
Happy Reading...!!
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

alasan

"mau apa?? " tanya Gala kini sudah mengunci tubuh gadis kecilnya yang tampak sedang berpikir keras.

"aku... aku.... ". Kaisha gelagapan

Gala menatap lekat wajah menggemaskan Kaisha, "aku merindukanmu ".

Kaisha membulatkan matanya.. "ehh? "

"hmm... apa kamu tidak merasakan hal yang sama denganku? ". tanya Gala mengusap pipi Kaisha dengan lembut.

Kaisha hendak lari dan sayangnya Gala sudah memegang pinggang ramping Kaisha hingga tidak bisa berlari lagi,, hanya bisa lari di tempat saja.

Kaisha mengeluarkan senjata andalannya tapi Gala sudah menangkapnya terlebih dahulu hingga Kaisha tak lagi berkutik.

"alat sentrum mu ini boleh di gunakan untuk orang jahat...! tapi aku bukan orang jahat". Gala berkata dengan senyuman manisnya

Kaisha melirik situasi yang benar-benar sunyi, ia tidak mengira akan bertemu dengan Gala saat ini setelah beberapa hari tak bertemu, Kaisha mengira Gala sudah kembali ke Indonesia, nyatanya Gala masih ada di negara ini.

Gala menutup alat sentrum Kaisha dan menyimpannya kembali ke tas Kaisha yang bermotif beruang.

"siapa namamu gadis kecil? " tanya Gala

"Shasha". jawab Kaisha

"benarkah? berikan tanda pengenalmu". pinta Gala

Kaisha menggeleng-geleng kepalanya,, "tidak ada tanda pengenal,, hanya ada kartu pelajar itupun tidak bawa". jawab Kaisha

Gala melihat ke arah tas Kaisha, Kaisha mengeluarkan tasnya di depan Gala memang tidak bawa tanda pengenal apapun

"sebenarnya siapa kamu gadis kecil? kenapa identitasmu tidak bisa di temukan? " tanya Gala sambil membantu Kaisha mengemas barang-barangnya yang dikeluarkan oleh Kaisha sendiri.

"identitasku? paman mencari tau tentangku? " tanya Kaisha pura-pura terkejut.

"iya... tapi kenapa kamu selalu kabur melihatku hmm?" tanya Gala penasaran

"aku hanya ingin serius belajar tanpa gangguan apapun,, kalau kakak-kakakku tau paman mendekatiku bisa habis paman oleh keluargaku". oceh Kaisha menahan rasa kesal

"hmm? memang siapa keluargamu? " tanya Gala makin tertarik.

"gaunku rusak karna paman dan hal itu membuat keluargaku marah besar,, pengecut mana yang aku lindungi hingga harus merobek pakaian mahalku".ujar Kaisha dengan gamblangnya.

Gala tertegun mendengarnya. "pengecut? "

"iya pengecut..! pria yang terluka didepan gadis itu hal pengecut, tidak bisa melindungi diri lalu bagaimana jika melindungi istri dan anak-anaknya suatu saat nanti .. ". sambung Kaisha lagi.

Gala tersenyum kecut mendengarnya, Kaisha menggunakan kesempatan itu untuk lari,,

Gala masih melamun memikirkan kata-kata Kaisha, "apa keluarganya tidak merestui kami? ". gumam Gala pelan

Kaisha keluar dari toko buku dan bertemu pandang dengan mata Andreas.

"Nona? " Andreas merentangkan tangannya di depan Kaisha artinya tidak boleh pergi

"isssh... om.. itu pamannya lagi melamun.. sadarkan dia deh,, nanti kesurupan ". celutuk Kaisha menunjuk ke dalam.

"melamun apa Nona kecil? ". tanya Andreas

Andreas memanggil Kaisha Nona kecil karna wajah Kaisha yang seperti anak kecil, benar imut dan menggemaskan tidak ada kesan cantiknya malah lucu di lihat siapapun,,

jika ada yang melihatnya pasti akan gemas dan ingin sekali mencubit pipinya itu, sedangkan Gala tidak tega mencubit hanya mengelus pipi Kaisha yang selembut kapas.

Andreas jadi bingung harus memilih tuannya atau Kaisha,

"mau aku sentrum om? " ancam Kaisha mendekat

Andreas mendengar kata di sentrum mundur seketika dengan wajah sedikit pias, Andreas pernah di sentrum Kaisha dan hal itu sangat menyakitkan baginya, bahkan dalam tidurnya pun masih teringat betapa ganasnya Kaisha menyentrumnya.

"sana urus paman itu". perintah Kaisha dibalas anggukan patuh oleh Andreas.

Kaisha tersenyum lebar dan langsung berlari riang meninggalkan Gala dan Andreas tanpa beban,,

"Tuan? " Andreas langsung membantu Gala yang hampir saja jatuh kebawah.

"ada apa tuan? " tanya Andreas sambil membantu Gala duduk.

"dia bilang keluarganya menyebutku pengecut An". lirih Gala

"hah? bagaimana bisa tuan? ". tanta Andreas tak percaya.

"aku terluka di depannya dan dia merobek gaun mahalnya untuk menghentikan darahku, pasti orangtuanya marah lah melihat gaun putrinya rusak,, harga gaun itu memang mahal".

Andreas menggaruk-garuk kepalanya tak mengerti kata-kata tuannya.

"lalu dimana letak kesalahan anda tuan? " tanya Andreas.

"kau pakai tanya lagi...! kesalahanku itu terluka di depannya,, untuk pertama kalinya aku terluka di depan perempuan dan parahnya itu gadis kecilku..".

"bagaimana jika itu hanya akal-akalan gadis anda saja tuan..?". tanya Andreas

"apa maksudmu? " tanya Gala

"Nona kecil kabur lagi tuan". jawab Andreas.

Gala menghela nafas panjang lalu tersenyum samar, "kenapa gadis kecilku itu nakal sekali..?"

"apa anda mendapatkan sesuatu tuan? " tanya Andreas

"namanya Shasha". jawab Gala

"ada lagi kah? kenapa nona kecil bisa berada di negara ini? apa dia pindah negara? pindah kewarganegaraan? punya tunangan di negara ini? atau.....? " cecar Andreas tergantung melihat tatapan menusuk Gala.

"maaf tuan,, saya hanya penasaran kenapa gadis anda bisa berada di negara ini" cengir Andreas.

"kenapa harus aku yang mencari tau? itu tugasmu mencari tau". tekan Gala membuat Andreas memutar bola matanya dengan malas.

"dari sekian banyaknya pekerjaan yang anda minta pada saya tuan,, hanya kasus gadis andalah yang paling sulit di temukan seolah-olah dia dilindungi oleh seorang yang lebih kuat,, ".

Gala tertegun mendengarnya. "menurutmu siapa?? "

"saya pernah dengar para peretas bayaran saya bilang kalau data-data yang dilindungi peretas KO itu tidak akan pernah didapatkan,, ".

"jadi menurutmu identitasnya di lindungi KO itu? ". tanya Gala dibalas anggukan mantap oleh Andreas.

"ada hubungan apa dia dengan KO? KO itu bukan orang yang mudah di dekati dan diajak berteman, tapi bagaimana bisa identitasnya di lindungi KO?".

"saya merasa KO memang dekat dengan keluarga mereka tuan,, setau saya data-data keluarga Melviano sulit untuk di retas dan alasannya karna orang yang mencoba mencari tau selalu saja komputer mereka hangus begitu saja, dan hal itu hanya KO yang bisa melakukannya,, sekarang data gadis kecil anda.. Huufff...!! dan tetap saja saya tidak menemukan dari mana dia berasal, bahkan wajahnya juga tidak terdaftar di mana-mana". jelas Andreas.

"kenapa pencarianmu tidak masuk diakal ? kalau gadisku tidak bisa di temukan aku mungkin percaya tapi kau lihat sendiri kan dia nyata...! barusan aku melihatnya dan kau juga,, bagaimana bisa wajahnya tidak terdaftar dimana-mana hah? "

Andreas tidak tau bagaimana cara menjelaskannya ke Gala,, menurutnya identitas gadis kecil tuannya memang tidak ada tapi Andreas melihat secara langsung wajah gadis kecil milik tuannya dan hal itu nyata,, lalu siapa gadis kecil itu? pikir Andreas.

"ck... aku jadi kehilangannya". Gala menarik nafas panjang dan seketika ia menertawai dirinya sendiri yang lagi-lagi terpikat dengan tingkah Kaisha.

sungguh gadis kecilnya itu terlalu unik, disaat semua wanita mendekat padanya dengan berbagai cara tapi Kaisha malah menghindar dan terus saja lari darinya,,

"bahkan aku lupa mengucapkan terimakasih padanya". gumam Gala

Gala merasa sudah tidak waras jatuh cinta pada gadis yang memiliki wajah biasa hanya imut dan menggemaskan saja,, tidak cantik, tidak Sexy seperti wanita di luar sana.

.

.

.

1
Muhammad Alfaruq
lah protes dia wkwk.🤣🤣
Muhammad Alfaruq
😂😂😂🤣😭
Siti Kholifah
💘💘💘
Siti Kholifah
wajahnya cantik dan imut cocok dgn karakter mayra😊😊
Siti Kholifah
cocok thor imut
Siti Kholifah
suka kok cocok dg ceritax mantap👍
Intania Naj_Va
Luar biasa
Dewi Himawati
departemen kok apartemen sih kakak..
daripada ribet mending nulisnya fakultasnya hukum, fakultas kedokteran
Sucii Amidasarii: salah ketik itu mah, maaf ya..! typo berterabaran
total 1 replies
Dewi Himawati
kak maksud dari " menurunkan baju kurung" itu apa ya kan gala cowok
Yami Yani
terlalu bertele tele
oyen〤 ff
perasaan Lamborghini dari italy bukan jerman -_
Iesya Qasrina
tak best
Iesya Qasrina
heh.. kalian semua ingat Yaa novel itu nggak semudah novel mending baca novel yang bertajuk SI utazah sentap ..😜
balas
Iesya Qasrina
/Frown/
Iesya Qasrina
tak best
Nur Ramadani
Luar biasa
Nur Ramadani
Kecewa
Tiara Aza
jangan panggil aku paman bocah kecil 🤣🤭
Grace Koharu
Luar biasa
Afisza Ghassani
aku duluan baca kisah ini baru baca kisa momy, Daddy nya dan si kembar sang penguasa 2. dan akhirnya yg ini aku baca ulang lg.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!