NovelToon NovelToon
True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Diana, seorang gadis bisa yang di anggap seorang Wanita malam oleh seorang pria. Gadis yang bahkan belum lama ini ia kenal. Pria bernama Andra Atmaja Wiguna berfikir jika Diana adalah wanita malam yang bahkan tidak memikirkan perasaan orang tuanya.

Tetapi saat Andra tau yang sebenarnya, pria itu malah menyatakan perasaannya dan melamar Diana untuk menjadi istrinya.

Apa yang akan terjadi?
Apakah Seorang CEO dari perusahaan terkenal bisa setia dan mencintai Diana sepenuh hati. Atau ada sesuatu yang membuatnya ingin menikahi Diana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desa kelahiran Diana

Rafa pulang ke rumahnya setelah memastikan Kanaya sudah berada di rumah sakit untuk menggantikannya. Rafa berfikir apa yang harus dia lakukan untuk menemukan gadis itu. Takut kalau Diana melakukan hal yang tidak-tidak karena sakit hati kepadanya.

Beberapa saat berfikir Akhirnya Rafa punya ide untuk menyelidiki Diana melalui orang-orang nya. Rafa lalu menghubungi salah satu orang terbaiknya untuk menyelidiki dimana saat ini gadis itu berada.

____

Cukup lama Rafa menunggu sampai orang suruhannya datang membawa laporan.Rafa membuka map coklat yang dikirim orang suruhannya. Lembar pertama yang Rafa lihat ialah Foto masa kecil Diana dan Roy, ayah kandung Diana. Wajah kecil menggemaskan itu sedang tersenyum sambil memeluk boneka di tangannya.

Cukup lama Rafa memandangi foto itu, tanpa di sadari Rafa pun ikut tersenyum. Saat ia sudah puas kini kembali mengambil kertas di dalamnya.

Rafa membaca dengan sangat teliti tulisan yang tertera di sana.

Sandra ayu Ardiana, anak dari alm. Anggara putra maheswara dan almh. Lita putriana maheswara. Alamat Desa Sunyi, jalan mawar Nomor 45.

"Maheswara? Aku seperti pernah mendengar nama itu ! tapi dimana?" ujar Rafa sambil mengingat-ngingat sekiranya dimana ia pernah mendengar nama itu

____

Dua hari berlalu Desa sunyi

Seperti namanya,desa tempat kelahiran Diana memang cukup sunyi. Jarak antara rumah ke rumah lainnya cukup berjauhan.

Diana baru saja membuka mata, ia merasa dirinya sudah lebih membaik dari dua hari yang lalu. Meski ia merasa masih sedikit pusing dan lemah, tapi Setidaknya Diana sudah bisa beraktifitas yang Ringan-ringan.

Dua hari yang lalu Diana demam akibat menerobos hujan malam itu. Ia tidak menyangka jika akan sakit hingga dua hari lamanya. Beruntung Diana masih bisa memesan makanan dan obat-obatan lewat Online. Jadi Diana tidak sampai mati karena kelaparan dan tidak ada yang memberi obat.

Diana mengecek ponselnya, terkejut karena ada beberapa pesan dari Kanaya dan juga Kirana. Tidak hanya pesan, tapi beberapa panggilan dari dua sahabatnya itu.

"Astaga, mereka pasti khawatir." Diana menghela nafas panjang.

Awalnya dia hanya ingin menenangkan diri, tapi malah keblablasan tinggal disana. Bukan sengaja, tapi kan Diana sakit.

Dan juga entah kenapa beberapa hari ini Diana sangat merindukan ayah dan Ibunya. Meski Diana tidak pernah melihat Ibunya dengan matanya sendiri, tetapi Diana cukup puas dengan hanya melihat fotonya saja.Di rumah ini juga sangat banyak sekali kenangan yang tertinggal di dalamnya.

Hari menjelang siang, Diana sedang membereskan halaman rumahnya yang begitu banyak di tumbuhi tumbuhan pengganggu. Diana ingin menata taman itu seperti dulu, seperti dimana ayahnya selalu merawat taman peninggalan Ibunya.

Ayah Diana selalu bilang jika Ibunya sangat menyukai tanaman bunga, maka dari itu Ayahnya merawat beberpa bunga peninggalan Almh Ibunya. Dan sekarang Diana ingin dirinya yang melanjutkan itu. Dari rumah ini Diana akan berjualan online untuk bisa mencukupi kebutuhannya.

Terik matahari siang ini benar-benar menyengat di kulit. Diana yang sudah lelah dan merasa sangat haus masuk ke dalam rumahnya. Ia mengambil air mineral di dalam lemari Es lalu meminumnya.

Setelah melepas dahaga, Diana merasa perutnya sangat lapar. Ia mengambil topi dan jaket, keluar dari rumahnya mencari warung terdekat dengan Berjalan kaki.

Sepanjang perjalanan banyak yang menyapa Diana, meski sudah lama tidak berkunjung tetapi orang tua disana selalu mengenali Diana. Anak dari seorang dermawan dan baik hati tidak mungkin mereka tidak mengenali Diana. Karena keluarga Diana adalah orang terkaya di Desa itu. Meskipun begitu Ayah dan Ibu Diana terkenal baik hati dan suka menolong.

"Diana, kapan pulang?" tanya seorang pedagang di warung nasi yang ada di desa itu.

"Udah dua hari yang lalu bik Lili." jawab Diana

"Oh, tak kirain gak ada orangnya, habis kamu gak pernah Bibik liat keluar." ucap Bik Lili

"Iya Bik, pas baru datang Diana sempat sakit, jadi pesan makannya cuma bisa dari Online." balas Diana.

"Oalah, kenapa gak minta tolong tetangga to nduk. Kalau terjadi apa-apa gimana. Anak gadis bahaya sendirian di rumah. "

Diana hanya tersenyum mendengar nasihat Bikin lili."Ya bik, lain kali Diana gak gitu lagi .Bik, pesen satu di bungkus ya."

"Yaudah,bibik buatkan dulu."

Diana mengangguk.sambil menunggu pesanannya jadi Diana melihat ponselnya, ia mempromosikan beberapa barang yang ia jual di salah satu media sosial. ternyata baru pertama promosi ia sudah mendapat beberapa pesanan.

Diana benar-benar senang. Ternyata usaha memang tidak akan pernah mengkhianati hasil.

"Neng, ini Nasinya." ujar Bik Lili sambil memberikan bungkusan kepada Diana.

"Berapa Bik?"

"Sepuluh ribu Neng." jawabnya

Diana memberikan uang pas, setelah membayar Diana berpamitan pada pedagang bernama bikin Lili.Saat perjalan pulang, Diana sesekali beristirahat karena lelah, menikmati indahnya sawah yang berisi padi.Daunnya yang menghijau menambah keindahan yang terlihat.

"Lho, Diana. Kamu kapan pulang? " tanya seorang gadis sebaya Diana. Wajahnya cantik khas gadis desa, rambutnya panjang dan berpenampilan sederhana. Nama gadis itu Ningsih.

"Ehh Ningsih, udah Dua hari di rumah Ning." jawab Diana.

"Kamu sakit ya? wajah kamu pucat gitu. " tanya Ningsih

"Iya, udah Dua hari. Makanya gak sempat kemana-mana. " jawab Diana.

"Oalah, nanti aku kasih tau Ibuku ya. Biar di buatkan Jamu."

"Ehh gak usah Ning. Ngerepotin. "

Ningsih tersenyum mendengar penolakan Diana. " Gak ngerepotin dong Di, cuma jamu aja. Kamu dari mana ini? "

"Dari Warung Bik Lili, beli Nasi Ning. " jawab Diana.

"Ohh, gitu. Yaudah, aku ke kebun dulu ya Di. mau bawain bapak Nasi. " ucap Ningsih sambil menunjukkan rantang yang ada di tangannya.

"Ohh iya Ning, titip salam sama bapakmu ya. "

Ningsih meng'iyakan lalu pamit pada Diana.

Diana yang sudah cukup beristirahat lalu melanjutkan perjalanan pulang. Meski tubuh Diana belum begitu pulih. tapi ia tidak bisa hanya berdiam diri saja.

Tak lama akhirnya Diana sampai di rumahnya.Diana meletakan bungkusan nasi itu di meja ruang tamu lalu ia tinggal mengambil sendok dan piring di dapur. tidak lupa Diana juga mengambil air minum sekalian. setelah siap Diana langsung makan makanan yang baru ia beli.

Berjalan ke warung yang cukup jauh membuat Diana merasa sangat lapar. apalagi tubuhnya yang masih belum pulih sepenuhnya, membuat kakinya gemetaran. padahal Diana sangat sering berjalan kaki, tapi deman sedikit saja sampai begitu tidak berdaya.

.

.

.

1
Rina
keluarga aneh ..
Agus Borotoding
lanjut
Lili. A
Hai semua, saya Author baru. Baru punya satu karya, mohon bantuannya. Mampir ya ke ke karya pertama ku yang berjudul PILIHAN CINTA. Terimakasih🙏
just.drew
thor lebih dari 2 tahun lo masih ga update lagii
nina meliana
lanjuut
Irma Yanti
nama mama nya Andra Sisil ato Bella
Ria
aku menyimak
Sudirman Sudirman
tadi katanya diawal bab divo nya enda punya adik , trs ada dibab brp katanya disuruh ibunya menikah, tiba2 dibab ini katanya yatim piatu cuma tinggal berdua sama adiknya jadi bingung bacanya....authornya kurang minum nih jadi enda konsen....😁😁😁
Callysta Nungrum Amira
mati aja lu🤬🤬🤬
Callysta Nungrum Amira
harta dan tahta
indrianti pramono
kc itu apa sih thor, gagal paham aku
Angelique
hiiisss nyebelin dah
Siti Afifah
cembentong
Siti Afifah
makan tuh cemburu ndraaa..emang enak
Uchi Hafiz
lanjut
Komang Kartika
Haaaah putus lgi bacanya.. Pdhl lgi seru2nya thor
Lanjut thor
Andriyah Nurhidayati
Sejauh ini ceritanya bagus hanya penulisan nya kurang rapi, PUEBI nya kakak
Harini Sunaryo
maaf ya thor Diana itu Khan minimal dah lulus SMA Khan? trs dia kan hidup sendirian harusnya dia jadi wanita kuat bukan penakut
Andriyah Nurhidayati
kok nama kakak Diana dan cowok itu sama thor Andra semua
Laksmi93
Maaf ya, mungkin akan Author lanjut, tapi tidak sekarang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!