NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Cerita Joko dan Edo

"Arya aku tidak bohong!" Joko berusaha untuk meyakinkan Arya.

"Itu cuma perasaan kau saja karena sejak siang kau terus terbayang dengan wajah Arman." Arya menjawab cuek.

"Haih kau ini susah sekali untuk di ajak bicara, berani berbicara dengan Purnama maka aku akan bicara dengan dia." kesal Joko.

"Ya sana kau bicara saja dengan dia kalau memang punya nyali." suruh Arya kepada Joko.

"Purnama juga kenapa galak sekali seperti itu membuat orang tidak berani untuk berbicara dengan dia." keluh Joko yang begitu pusing memikirkan penampakan tadi malam.

"Sudah lah, kau jangan terus berbicara seperti itu nanti malah di dengar oleh kedua orang tua Arman dan mereka jadi tambah sedih." Arya berusaha untuk menasehati Joko.

"Ya aku kan berbicara sesuai fakta saja dan mungkin Arman sedang butuh bantuan." Joko tetap kekeh.

"Kirim doa untuk dia dan doakan saja semoga Arman di sana tenang sehingga tidak akan ada gangguan lagi." nasihat Arya kepada Joko.

Joko menghelai nafas panjang Karena sangat sulit sekali berbicara dengan Arya tentang masalah hantu ini, padahal Joko juga tahu kalau Arya bukan orang biasa yang tidak paham tentang hargai karena sudah beredar di desa ingin bahwa mereka berdua bukan anak kandung dari Bu Laras yang murni manusia biasa.

Tapi Arya memang tidak mau sama sekali berbicara tentang hal gaib dan dia menolak ketika Joko mengatakan bahwa Arman gentayangan menjadi hantu tadi malam, dengan tegas Arya mengatakan bahwa itu semua hanya halusinasi saja karena Joko melihat mayat Arman secara langsung yang tergantung di pohon karet sehingga terus terbayang di malam hari.

Joko rasa ingin berbicara langsung dengan Purnama karena dia tahu Purnama pasti akan lebih memahami apa yang dia katakan itu, tapi untuk berbicara dengan gadis itu dia juga sama sekali tidak punya nyali karena takut nanti justru akan disembur dengan ucapan yang sangat pedas karena seluruh kampung pun tahu bahwa Purnama adalah gadis yang sangat judes.

Ini mengajak berbicara Arya hanya membuat dia naik darah saja karena Arya terus mengatakan bahwa itu semua tidak benar, padahal Joko memang menyaksikan secara langsung tentang mayat Arman yang tergantung di depan pintu dengan keadaan wajah pucat dan lidah terjulur keluar sehingga membuat dia sampai pingsan.

"Heh mumpung kalian ada di sini maka aku akan mengajak kalian berbicara tentang Arman!" Edo datang dan dia langsung berbicara penuh semangat.

"Apa? apa kau juga di datangi Arman tadi malam!" Joko langsung menebak hal itu.

"Dari mana kau tahu kalau tadi malam aku di datangi oleh Arman? Ya Allah rasanya aku mau pingsan karena saking takut melihat dia." Edo penuh semangat dan segera duduk di pos ronda.

"Aku masalahnya tadi malam sampai pingsan karena melihat Arman yang tergantung di antara pintu dapur dan ruang tengah." Joko langsung bercerita tentang pengalaman dia.

"Kalian ini, sudah di bilang jangan menggibah orang yang sudah meninggal tapi masih saja keras kepala." Arya menatap mereka berdua.

Edo menatap Joko yang terdiam karena mereka ingin mengatakan apa yang telah mereka lihat tadi malam tapi sayang nya Arya malah melarang mereka berdua, padahal yang di lihat adalah hal jelas secara nyata di depan mata sehingga membuat mereka tidak bisa melupakan kejadian tadi malam dengan mudah.

"Demi Allah aku pasti tidak akan berani tidur sendirian nanti malam." Edo merinding ketika teringat kejadian malam tadi.

"Awal nya aku melihat kaki yang berlumuran dengan lumpur dan ku kira itu adalah Bapak ku, tapi setelah aku keluar malah bertemu dengan arwah Arman." Joko menceritakan pengalaman dia.

"Aaaaaah kenapa sebenarnya Arman ini? apa memang orang yang bunuh diri akan gentayangan menjadi hantu seperti itu." Edo sangat bingung.

"Masa iya dia bunuh diri hanya karena iri melihat motor Rahman ya?" Joko juga agak tidak percaya bila Arman sampai nekat hanya karena motor.

Edo menggeleng karena dia memang tidak tahu secara pasti apa yang telah terjadi dengan Arman itu sehingga sampai nekat untuk melakukan bunuh diri di kebun karet, mana saat malam dia gentayangan menghantui mereka semua sehingga sekarang bisa dibilang para teman tidak memiliki nyali untuk tidur sendirian di malam hari.

Ini Rahman belum bercerita karena memang pemuda itu belum muncul karena dia sedang sibuk membantu Pakde Parto yang belanja untuk memberikan bantuan kepada keluarga Pak Kamil, sebagai kepala desa maka tentu saja harus ada empati kepada para warga yang sedang kesusahan seperti itu dan yang lebih penting lagi Arman bunuh diri di kebun karet milik Pak di Parto.

...****************...

"Kenapa kau murah seperti itu?" Purnama menghampiri Arya yang sedang duduk di ayunan.

"Pusing aku tuh dengan mereka semua yang sibuk tentang kematian Arman." keluh Arya sambil menerima es krim yang Purnama bawa.

"Ya karena memang kematian dia tidak wajar sehingga pantas semua sedang ribut dengan kematian pemuda itu." sahut Purnama.

Arya menoleh dengan perasaan curiga karena dia tahu Purnama pasti telah mengetahui sesuatu tentang kematian Arman, tapi memang Purnama tidak ingin ikut campur dengan urusan orang lain karena untuk saat ini ia sedang sibuk mengurus diri sendiri yang belum bisa terlalu menguasai untuk menjadi manusia biasa.

"Ada sesuatu yang sudah mengambil Arman itu." ujar Purnama.

"Yok kita cari tau." arwah Maharani muncul dengan semangat.

"Ogah, ribet sekali aku mau ikut campur urusan orang." tolak Purnama langsung.

"Udah lah Kakak jangan bilang begitu, nanti Edo dan Joko semakin yakin kalau Arman ada apa apa." sergah Arya.

"Yang mau bilang juga siapa, aku malas juga ngomong sama mereka." jawab Purnama cuek.

Maharani memperhatikan kedua adiknya karena sebenarnya ada yang ingin Maharani sampaikan tentang kejadian ini tapi melihat gelagat dari mereka maka Maharani pun memutuskan untuk bungkam saja, ada niat yang akan Maharani katakan tentang kekuatan yang ada di dalam diri Purnama tapi tetap saja lidah arwah ini keluh karena dia tidak berani.

"Nanti aku mau ngaji jam dua karena malam nanti bulan purnama." Purnama berkata kepada Arya.

"Apa Kakak akan berubah lagi jadi siluman ular?" tanya Arya menoleh.

"Pasti nya." angguk Purnama.

"Jangan makan jeroan manusia, awas saja kalau sampai tidak bisa menahan nafsu." peringat Arya.

Purnama hanya memutar bola mata malas karena dia pun sedang berusaha untuk menahan nafsu yang ada di dalam diri agar tidak terus memakan jeroan manusia, bila itu sampai di langgar maka nanti yang ada Bu Laras akan mengamuk dan Purnama tidak ingin itu terjadi.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
Cindy
lanjut kak
Eli Rahma
keren gas..
Safitra
lanjut kak
nara
wih bagas langsung tebas kepala gendruwo tanpa ba bi bu 😄😄
NoviTa jungkook: crash aja🤣
total 1 replies
Nurr Tika
keren bagaskara
Itel A70 4/128
Sore thor
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!