NovelToon NovelToon
My Beloved Husband

My Beloved Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: RiniAngraini

Aileen Grizelle Azalea atau biasa disapa Aileen ini kabur dari rumahnya karena tak mau dijodohkan oleh kedua orang tuanya.

Saat kabur dari rumah,entah kenapa ia selalu bertemu dengan cowok yang selalu membuat moodnya down.

Hingga pada suatu hari ia tak sengaja bertemu dengan kedua orang tuanya dan orang tua cowok yang akan dijodohkannya dengannya.Dan mereka kaget karena Aileen kabur tapi malah ditemukan berdua dengan cowok yang akan dijodohkannya.

Setelah itu apakah yang akan terjadi?
Yukkk simak ceritanya...

p.s. Jangan terlalu dianggap serius ceritanya. Ini hanya sebuah fiksi. So, enjoy aja! but, cerita ini masih banyak kekurangan. Dan bagi yang gak suka pernikahan dini, gak usah baca daripada baca tapi berkomentar yang gak enak! Okay?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiniAngraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

First night (1)

Budayakan like sebelum baca...

Happy Reading

.

.

.

Akhirnya tibalah saat sesi pelemparan bunga. Sesi yang ditunggu Aileen sejak tadi. Karena sesi inilah sesi terakhir. Ugh ia sudah tidak sabar tenggelam di pulau kapuknya yang menggoda. Bagaimana tidak? Ia sudah berjam-jam berdiri menyalami tamu. Tak pernah terpikirkan olehnya bahwa resepsi pernikahan semelelahkan ini.

Aileen memandang kerumunan yang menunggunya melempar bunga. Aileen tersenyum melihat itu, ternyata banyak yang menunggu sesi ini hingga l

malam yang mulai larut. Tapi senyuman itu pudar saat melihat seseorang yang tersenyum congak padanya. Siapa lagi kalau bukan Arsen, sepupu suaminya tercinta.

Kalau saja sekarang tidak ramai, mungkin Aileen sudah meneriaki cowok yang tadi sudah pamit pulang tapi masih ada di pestanya itu. Bukankah cowok harus dipegang ucapannya?

"Ayo silahkan lempar bunganya," ucap sang pemandu acara.

"Ngelemparnya boleh ngadap depan gak?" Tanya Aileen memandang Arsen tajam. Sepertinya ia sudah dendam dengan kakak sepupu iparnya itu.

"Hah?" Kaget semuanya.

"Bercanda. Ayo kita lempar," ucap Aileen pada Vano.

"Coba aja bisa ngadep depan. Udah gue timpuk pake bunga tuh cowok gila yang sialnya sepupu suami gue!" Batin Aileen kesal.

Pemandu acara pun mulai menghitung mundur dan..... bunga pun terlempar. Aileen dan Vano berbalik untuk melihat siapa yang berhasil menangkap bunga itu.

Dan coba lihat siapa yang menangkapnya. Arsen. Ya Arsen yang menangkap bunga itu. Sepertinya keinginan Aileen untuk menimpuk Arsen bunga sudah tepat karena ujung-ujungnya cowok itu yang menangkap bunga itu.

Lihat saja kini Arsen tengah jingkrak-jingkrak kesenangan tanpa mengacuhkan ceweknya yang menutup muka. Hah Aileen tebak, pasti ceweknya malu punya pacar seperti Arsen. Untung saja Vano tidak seperti sepupunya itu.

Vano dan Aileen segera menghampiri Arsen yang sekarang meringis kesakitan setelah dicubit oleh ceweknya. Hal itu membuat Aileen tertawa dalam batinnya. Arsen seperti anak kecil ketika di depan ceweknya.

"Wahh kamu yang nangkap bunganya. Semoga cepet nyusul ya," ucap Vano pada Arsen.

"Iya dong gue bakal nyusul secepatnya. Nihh sayang buat kamu. Cewek yang paling aku cinta," Arsen memberikan bunga hasil tangkapannya kepada sang pujaan hati. Aileen yang melihatnya hanya memutar bola matanya malas.

"Dasar lebay!" Cibir Aileen dalam hatinya.

"Ya ampun Van harusnya tadi gue lemparnya ngadep sini aja kalau ujung-ujungnya sepupu lo yang nangkep," ucap Aileen dengan muka sok polosnya.

"Emangnya kenapa? Apa hubungannya coba?" Bukannya Vano yang menjawab tapi malah Arsen yang nyelutuk.

"Ya kan rencananya tadi gue mau langsung timpuk lo pake bunga. Keren kan ide gue tadj," jawab Aileen santai sambil memainkan kukunya.

"Lo singkirin istri lo sekarang sebelum gue cekik Van," desis Arsen dengan wajah kesalnya.

"Arsen! Kamu apa-apaan sih. Aileen cuman bercanda pasti. Ya kan Lin?" Ucap Adeeva memegang lengan Arsen bermaksud menenangkan.

"Heheh iya. Tau nih Va cowok lo sensi amat. Jangan-jangan dia pms?" Balas Aileen dengan tawa kecilnya.

"Van gue serius. Kalau lo gak mau menduda sekarang lo--"

"Ok ok maafin Aileen ya. Saya ke sana dulu. Mari," pamit Vano sambil menggandeng istrinya.

Aileen menyempatkan untuk menengok ke belakang melihat Arsen dan Adeeva. Tak disangka Arsen masih memandangnya dengan tatapan permusuhan. Aileen memeletkan lidahnya mengejek Arsen.

"Udah Sen. Kamu jangan sensi kek gini dong," tegur Adeeva mengusap punggung sang kekasih.

"Abis dia nyebelin, Sayang."

"Kamu pikir kamu gak nyebelin?"

"Hehe nggak."

"Dasar! Gak tau diri! Udah ah kita pulang. Aku capek."

"Kita pamit ke tante aku dulu ya. Baru kita pulang,"

"Hn."

xxx---

Aileen melangkah dengan gontai mengikuti Vano yang berjalan di depannya menuju kamar mereka. Aileen kira ia akan langsung pulang ke rumahnya setelah resepsi. Tapi ternyata mama dan mama mertuanya telah memesankan kamar hotel untuknya dan Vano malam ini. Tapi ada bagusnya juga sih. Dia bisa langsung istirahat.

"Kamu lelah?" Tanya Vano yang menghentikan langkahnya dan berbalik menatap sang istri.

"Iyalah. Udah tau malah pake nanya. Badan gue tuh pegel apalagi nih kak--ki. Hehehe," balas Aileen diakhiri cengesan.

"Jadi kamu pake sabit itu lagi? Sudah berapa kali saya bilang jangan pake lagi. Lepas sekarang," suruh Vano hingga membuat Aileen segera melepaskan high heels-nya. Setelah terlepas, Vano segera menenteng benda itu.

"Mau saya gendong?" Tanya Vano yang langsung disambut senang oleh sang istri. Vano seketika tersenyum lalu segera menggendong istrinya di depan. Istilahnya bridal style. Tapi bukankah mereka memang pengantin?

Vano memanggil Aileen namun tak ada sahutan. Ia pun menunduk dan melihat sang istri yang ternyata telah tertidur di gendongannya. Akhirnya dengan susah payah Vano membuka pintu kamar mereka.

Vano membaringkan sang istri di sofa saat melihat ranjang yang berukuran besar itu di penuhi oleh kelopak bunga. Vano segera menyingkirkan semua kelopak itu karena ia pikir istrinya akan tidak nyaman kalau tidur beralaskan kelopak bunga. Setelah selesai, Vano segera memindahkan Ailen ke ranjang.

Sejenak Vano memandangi wajah istrinya yang masih berbalut make up. Wajahnya semakin cantik. Aura pengantinnya menguar. Ingin rasanya Vano-- "Ah apa yang kupikirkan? Lebih baik mandi dan menyegarkan pikiran," batin Vano dan segera melaksanakan niatnya untuk mandi.

Vano keluar dari kamar mandi berbalut handuk di pinggang hingga lututnya. Ia memandangi sang istri yang masih tertidur nyenyak.

Vano medekati Aileen yang tidur masih berbalut gaun pernikahannya. Perlahan ia mengguncangkan bahu Aileen. Namun Ailenn tak merespon bahkan sudah beberapa menit Vano mengguncangkan bahunya. Tak kehabisan akal, Vano menutup hidung Aileen hingga cewek itu kehabisan napas dan akhirnya terbangun.

"Siapa sih?! Ehh mau bunuh gue ya lo?" Jerit Aileen sambil memukul tangan Vano yang masih bertengger di hidungnya. Dengan kesal, Aileen menarik paksa tangan Vano dari hidungnya. Naas Vano yang tidak bisa menjaga keseimbangannya terjatuh menimpa Aileen.

"Oh shit!" Umpat Vano segera menahan tubuhnya menumpukan sikunya di kasur.

Aileen hanya menahan napas ketika Vano berada di atasnya dengan jarak yang begitu dekat. Bahkan deru napasnya saja bisa dirasakan Aileen dengan begitu jelas. Ditambah lagi saat ini Vano dengan keadaan topless habis mandi. Titik-titik air masih berada di ujung rambut Vano. Ugh so hot. Bisa-bisa Aileen yang akan menerkam Vano sekarang!

"Lo mau ngapain," tanya Aileen saat Vano semakin mendekatkan wajahnya.

"Menurut kamu apa? Isn't this our first night now?" Balas Vano dengan senyum manisnya.

"First night?" Tanya Aileen kikuk. Sungguh, Aileen lupa bahwa ini adalah malam pertamanya. Ia terlalu lelah setelah resepsi hingga melupakan apa yang selanjutnya terjadi.

-TBC-

1
Zia Sazia
bagus
Amanda Triselya
❤️💯
Minuk Sumarah
mungkin orang yang dijodohkan dengan Aileen adalah Vano
Ely🐙ucil rusuh🐣
bener bangetttt duh jadi rindu Galang🥺
Wahid Setiawan
keren banget deh dan menghibur 😍😍
Dede Mila
novel ini kayak dah baca dah tapi lupa...
di hp dulu x ya... 🤗🤗🤗
Hana Safira
ini novel yg keren di tambah lagi author nya masih 17 tahun jadi tambah keren , kata² mudah di mengerti tulisan nya juga bagus jadi yg baca nggak pusing 🥰🥰🥰💪💪💪
Hana Safira
like
Hana Safira
sumpah ngakak banget. Gino gino
Tut Eny
lanjut
deasyna
kan ada orang lain lagi yg denger siapakah diaa?? 🤣🤣
deasyna
prikitiww vano😘
deasyna
dejavu berasa balik lg ke cinta jaman sekolah😍
pemasaran indosarana
gtgggtgnmb
Queen
mampir juga di novelq kak, judulnya ijinkan aku menyayangimu, ceritanya tentang percintaan anak sma, semoga kalian menyukai karyaku ini ☺️😍🤩
Ardianto Wily Ersi
alien mah ngeselinn banget...
padahal disini dy yg paling nyebelin
Bainah Rahmida
wkwkwkkkkk imut bangat caranya
Bainah Rahmida
lucu
Bainah Rahmida
wkwkwkkkk seru
Wiwin Winarsih
waaah psikopaat inii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!