NovelToon NovelToon
Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Transformasi Hewan Peliharaan / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Dunia Kultivasi adalah dunia yang kejam bagi yang lemah dan indah bagi yang kuat

Karena itu Li Yuan seorang yatim piatu ingin merubah itu semua. bersama kawannya yaitu seekor monyet spiritual, Li Yuan akan menjelajahi dunia dan menjadi pendekar terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Penempaan Tulang dan Arus Energi

​Hutan di sekitar kolam hitam itu kini menjadi saksi bisu transformasi dua makhluk yang sebelumnya hanya dianggap sampah jalanan. Li Yuan duduk bersila di atas batu datar, mencoba mengikuti petunjuk teknik pernapasan yang terpatri di dalam benaknya.

​"Fokus, Li Yuan! Kau harus merasakan pori-porimu menghisap energi alam seperti kau menghisap aroma roti segar!" teriak Dong Dong yang sedang bergelantung terbalik di dahan pohon.

​Li Yuan mengerutkan kening. "Diamlah! Susah sekali mengumpulkan energi ini, rasanya seperti mencoba menangkap belut di dalam lumpur!"

​Sesuai dengan pengetahuan yang ia terima, tahap pertama yang harus ia lalui adalah Pengerasan Dasar. Di tahap ini, energi spiritual dipaksa masuk untuk memperkuat tulang, otot, dan kulit. Bagi orang biasa, proses ini memakan waktu berbulah-bulan, namun berkat sisa cairan spiritual yang meresap ke tubuhnya, Li Yuan memiliki keunggulan.

​Wusss...

​Perlahan, udara di sekitar Li Yuan bergetar. Hawa hangat mulai mengalir dari tulang ekornya, merayap naik ke tulang punggung, dan menyebar ke seluruh tubuh. Rasa sakit yang luar biasa tiba-tiba menyerang, seolah-olah tulang-tulangnya sedang dipatahkan dan disusun ulang.

​"Argh!" Li Yuan mengerang, keringat dingin bercucuran.

​"Jangan menyerah! Jika kau berhenti sekarang, kau hanya akan menjadi manusia cacat!" Dong Dong melompat turun, wajahnya yang biasanya jenaka kini terlihat serius. Monyet itu sendiri mulai memejamkan mata, membiarkan energi spiritual membentuk pusaran kecil di sekitar tubuh mungilnya.

​Waktu berlalu. Satu jam, dua jam, hingga senja menyapa.

​Tiba-tiba, terdengar suara krek yang halus dari dalam tubuh Li Yuan. Kulitnya yang semula kusam kini tampak lebih bersih, dan otot-ototnya yang kurus mulai berisi.

​"Aku merasakannya..." bisik Li Yuan. "Pengerasan Dasar tingkat satu... tidak, tingkat dua!"

​Ia berdiri dan mencoba mengayunkan tinjunya ke arah batang pohon besar.

​BUAGH!

​Pohon itu bergetar hebat, dan kulit kayunya retak. Li Yuan menatap tangannya dengan tidak percaya. Dahulu, pukulan seperti itu hanya akan membuat tangannya patah.

​"Tidak buruk untuk seorang pemula," komentar Dong Dong. Monyet itu kemudian menghentakkan kakinya ke tanah, dan tiba-tiba tubuhnya melesat seperti anak panah, jauh lebih cepat dari sebelumnya. "Aku juga sudah mencapai Pengerasan Dasar tingkat tiga. Sepertinya tubuh hewan lebih mudah menyerap energi daripada manusia yang penuh dengan pikiran kotor sepertimu."

​Li Yuan mendengus, namun ia tersenyum tipis. "Sombong sekali kau. Mari kita lihat apakah kau masih bisa bicara besar setelah aku melatih teknik pedangku."

​Li Yuan mengambil ranting kayu yang sebelumnya ia gunakan. Ia mulai mempraktikkan gerakan pertama dari Jalan Pedang Langit. Gerakannya canggung pada awalnya, namun seiring dengan meningkatnya Pengerasan Dasar ke tingkat yang lebih tinggi, tubuhnya menjadi lebih lentur dan kuat.

​Setiap tebasan ranting itu kini mengeluarkan suara desingan yang tajam. Li Yuan terus berlatih hingga larut malam, mengulang gerakan yang sama ribuan kali. Ia tahu, di dunia yang penuh kebusukan ini, hanya kekuatan yang bisa memberinya keadilan.

​"Dong Dong," panggil Li Yuan di tengah latihan.

​"Apa?"

​"Setelah kita mencapai tahap Arus Qi nanti, apakah menurutmu kita bisa kembali ke kota dan memberi pelajaran pada orang-orang yang sering menindas kita?"

​Dong Dong terdiam sejenak, menatap bulan yang bersinar terang. "Dunia ini luas, Li Yuan. Jika tujuanmu hanya untuk balas dendam pada preman pasar, maka kau menyia-nyiakan keajaiban kolam hitam ini. Kita harus mengincar yang lebih tinggi. Mungkin saja suatu saat kau bisa mencapai Puncak Abadi."

​Li Yuan tertegun, lalu tertawa kecil. "Puncak Abadi? Aku bahkan belum bisa mengisi perutku dengan daging hari ini. Tapi... kau benar. Aku tidak akan berhenti di sini."

​Ia kembali mengayunkan rantingnya dengan semangat baru. Di bawah sinar rembulan, seorang bocah jalanan dan seekor monyet kecil mulai menempa takdir mereka, merangkak naik dari dasar jurang menuju puncak dunia.

Tingkatan ranah:

2.​Arus Qi (1-10)

3.​Inti Qi (1-10)

4.​Penyatuan Roh (1-10)

5.​Manifestasi Roh (1-10)

6.​Jiwa Sejati (1-10)

7.​Transformasi Esensi (1-10)

8.​Domain Kehendak (Awal/Menengah/Akhir)

9.​Puncak Abadi (Awal/Menengah/Akhir

1
Nanik S
Awal yang menarik
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus update nya semangat semangat semangat
Agen One: /Good//Good//Good//Pray//Ok//Ok//Good//Good//Ok/
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Li Yuan maju terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus
Aman Wijaya
semangat semangat Li Yuan bantai semua musuh mu
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
markotop top lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
joooooss joooooss pooolll lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
siiiip lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
lanjut Thor semangat semangat
Agen One: okeeeee
total 1 replies
Aman Wijaya
nyimak Thor lanjut
Agen One
Ceritanya gak ada sedih-sedihnya coi. komedi dan perjuangan!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!