Kim Aira Kusuma
Aira (17) adalah anak ketiga dari pasangan Kim Woo Joon dan Indira Kusuma dan memiliki kakak kembar yang sangat menyanyanginya, yaitu Kim Jayden Kusuma dan Kim Jordan Kusuma.
Kenzo Aditama
Kenzo (18) merupakan anak pertama dari pasangan Nathan Aditama dan Lydia Aditama dan tak lupa adiknya yang bernama Daniel Aditama.
Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka yang mana adalah sahabat dari mereka kuliah. Mereka pun akhirnya menikah diam-diam tanpa ada yang tahu hubungan mereka, hingga mereka saling jatuh cinta walaupun banyak masalah. Setelah 1 tahun pernikahan mereka Kenzo membuat kesalahan yang fatal mengakibatkan Aira pergi meninggalkannya dalam keadaan hamil sampai tak seorang pun yang tau keberadaannya.
Apakah Aira akan kembali dan memaafkan Kenzo atau Aira akan meninggalkan kenzo selamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherly02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jalan-Jalan
Di sore hari yang teduh Rara yang baru saja selesai mandi dan memakai piyama tidur kesayangannya langsung duduk di balkon kamarnya untuk menghirup udara sekaligus menikmati pemandangan sore hari yang langitnya sudah berwarna jingga kemerahan. Rara menginginkan jika kamarnya ada balkon yang luas dan berhadapan langsung ke taman bunga yang ada di sisi bawah kamarnya agar ia bisa menikmati pemandangan langit yang indah serta bisa menyaksikan sendiri bunga-bunga bermekaran di taman termasuk bunga kesukaannya, yaitu mawar putih. Di taman bawah samping kamar Rara sudah ada kakak kembar kesayangan Rara yang sedang olahraga dan membantu mommy Indira menyiram bunga-bunga yang ada di taman tersebut. Rara yang melihat itu dari balkon kamarnya langsung berteriak ketika melihat kakak-kakaknya dan mommy Indira di taman.
"Oppa, mwohaneungeoya?", teriak Rara pada kakak kembarnya.
(oppa, kalian sedang apa?)
"Ulinen undonghago kkoch-eul mul-eul", balas Jayden sedikit berteriak
(kami sedang olahraga dan menyiram bunga)
"oppa, jamkkanman!", seru Rara yang membuat mommy Indira dan kakaknya heran dengan teriakan Rara yang seolah memperingati mereka.
(oppa, tunggu sebentar!)
"Wae?", teriakan Jayden tak dihiraukan oleh Rara yang sudah tidak ada di balkonnya karena Rara tengah berlari untuk menuju ke taman.
(kenapa?)
Rara berlari dengan sangat cepat keluar dari kamarnya untuk ke taman samping karena ia ingin menyiram sendiri bunga kesukaannya hingga ia tak menyadari ada laki-laki tua kesayangannya sedang duduk di sofa ruang keluarga. Daddy Woo Joon yang melihat Rara berlari pun langsung memanggilnya kenapa ia lari-lari seperti itu, karena daddy Woo Joon takut jika anak gadisnya sampai terjatuh apalagi terluka.
"Hiya, Rara-ah waeyo?",tegur daddy Woo Joon
"amugeosdo dad, Rara cuma mau ke taman samping dad", daddy Woo Joon pun mengangguk, Rara berjalan dengan santai menuju taman.
(tidak ada ap-apa)
Di taman Jayden yang sudah selesai olahraga masih membantu mommy Indira untuk menyiram dan memotong tangkai daun yang sudah rusak karena itu akan mempengaruhi bunganya, sedangkan Jordan terus melakukan olahraga sorenya sambil mendengarkan lagu melalui headseatnya. Tak lama kemudian Rara sudah ada di taman langsung menghampiri Jayden dan mommy Indira yang sedang sibuk.
"Mom, Jayden oppa, Rara mau bantu dong soalnya boring diatas sendirian mending disini bantuin kalian apalagi Rara mau nyiram sendiri bunga mawar putih kesukaan Rara", ucap Rara
"Ya udah kamu ambil itu selang air nya terus kamu siram bunga mawar putih kamu itu sayang", kata mommy Indira sambil menunjuk selang air.
"Oke mom, Jayden oppa bantuin Rara ya?", pinta Rara pada Jayden untuk membantunya langsung diangguki Jayden.
•••••••••••••••••••••••••••••
Kediaman Aditama
Kenzo yang saat ini berada di dalam kamarnya masih memikirkan tentang perjodohan antara ia dan Rara, apakah ia bisa menerima kenyataan ini? Apakah ia nanti bisa menjadi suami yang baik untuk Rara? Apakah dia bisa mencintai Rara sebagai istrinya dengan sepenuh hatinya? Apakah dia siap menjadi seorang ayah untuk anaknya kelak di usianya yang masih muda? Itu lah yang selalu menjadi pikiran Kenzo sampai-sampai ia tak bisa tidur dengan nyenyak.
Namun ketika razia saat itu, ia melihat tingkah Rara yang begitu hebohnya menyambut Arvin hingga menyebut laki-laki itu dengan kata "papa" membuat Kenzo tak suka mendengarnya dan ia juga tak suka jika Rara dekat-dekat dengan laki-laki lain selain dirinya apalagi jika ada yang memanggil sayang pada Rara, Kenzo ingin sekali memukul wajah orang itu.
"Kenapa saat razia itu gue gak suka Rara manggil cowok lain dengan sebutan "papa" rasanya gue pengen banget mukul tuh orang, karena kan Rara itu tunangan gue ngapain manggil cowok lain dengan panggilan itu. Kenapa gue selalu kepikiran sama Rara, selalu ngebayangin dia masa ia gue jadi gila gara-gara cewek itu tapi saat gue liat wajahnya rasanya jantung gue selalu aja berdetak cepat. Apa gue udah mulai cinta ya sama tunangan gue sendiri tapi sejak kapan gue ada perasaan kayak ini? Apa Rara punya perasaan yang sama kayak gue, kalo dia suka sama cowok yang dipanggilnya papa itu gue harus apa? Entah lah lebih baik gue jalani aja dulu", batin Kenzo
•••••••••••••••••••••••••••
Rara masih asyik menyiram dan memotong tangkai daun yang akan merusak bunga kesukaannya, setelah dirasa sudah cukup semuanya Rara duduk santai di kursi taman sembari melihat kedua kakak dan mommy nya. Ia ingin sekali keluar rumah bersama kedua kakaknya seperti jalan-jalan ke taman kota, ke mall atau ke taman hiburan yang ada di Jakarta hingga ia langsung bicara pada kakak-kakaknya jika ia ingin jalan-jalan bersama kemana pun asalkan bertiga.
"Jayden oppa, Jordan oppa, kita jalan-jalan yuk kemana gitu kan kita udah lama gak jalan-jalan bertiga lagi nanti kalo Rara udah nikah kan pasti Rara akan jarang sama kalian. Rara mau ke mall dan taman hiburan sama kalian berdua sampai malam, nanti Rara izin deh sama daddy kalo kita mau jalan-jalan sampe malam, mau ya? Mom, bolehkan Rara jala-jalan sampe malam kan ada oppa yang jadi bodyguard Rara?", Rara meminta izin pada mommy Indira dengan memohon agar diizinkan dan mommy Indira mengangguk tanda ia memberi izin.
"Oke kita akan jalan-jalan bertiga asal Rara selalu dalam pengawasan oppa dan Jordan, jangan sampai kamu hilang saat kita jalan-jalan karena nanti di taman hiburan pasti ramai pengunjung. Sekarang kamu siap-siap biar kamu cantik, oppa sama Jordan juga mau mandi dulu dan jangan lupa minta izin sama daddy. Mengerti?", Rara mengangguk cepat mendengar perkataan kakaknya.
Rara melangkah masuk ke dalam rumah dan menghampiri sang daddy yang masih setia duduk di ruang keluarga sambil membaca koran. Ia ingin meminta izin jika ia akan jalan-jalan bersama kedua laki-laki muda yang sangat disayangnya walau dengan bersikap manja pada daddy nya agar diizinkan.
"Daddy sayang, Rara lagi bosen dirumah bolehkan kalo Rara jalan-jalan sama dua bodyguard kesayangan Rara itu sampe malam, sampe Rara puas. Boleh ya daddy?", rengek manja Rara sama daddy Woojoon sambil menunjuk dua kakaknya yang yang kebetulan lewat di depannya langsung daddy Woo Joon melihat siapa yang dimaksud sang anak.
Melihat kedua anak kembarnya yang ditunjuk oleh perempuan mungil kesayangannya itu membuat daddy Woo Joon mengerti keinginan anak gadis satu-satunya. Ia pun langsung memberikan izinnya membuat Rara melompat kegirangan dan tak lupa mencium pipi sang daddy karena menuruti keinginannya asalkan ia tak membuat masalah. Kemudian Rara menaiki tangga melangkah masuk ke kamarnya untuk tampil cantik nanti jalan-jalan. Melihat tingkah Rara yang begitu bahagianya membuat laki-laki tua itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
makasih udah mau up