Bagaimana jika kamu dipertemukan kembali dengan cinta pertama kamu, setelah 4 tahun berpisah karena kesalahpahaman dan setiap harinya kamu harus berhadapan langsung dengannya padahal cinta itu masih ada.
Memang benar kata orang cinta pertama itu susah dilupakan.
GEMILANG PUTRA ABIMANYU (Elang)
CEO paling tampan dikota P, yang sangat digilai para wanita cantik, baik itu artis, model dan anak pengusaha, namun elang justru jatuh cinta dengan seorang gadis sederhana bernama Nana.
NADINE SALSABILA (Nana)
Wanita dengan paras yang cantik alami, dengan tubuh yang langsing bak model dan kulit putih mulus, namun tertutupi dengan penampilannya.
"Nana kembalilah bersamaku, tolong maafkan kesalahanku dimasa lalu" *elang mendekap tubuh Nana saat nana mencoba untuk keluar dari ruangan CEO.
"Tolong jaga sikap bapak, ini kantor dan masih jam kerja"* ucap Nana dengan nada sangat dingin.
Nana mencoba melepaskan diri dari pelukan elang dan keluar dari ruangan tersebut.
Perasaannya campur aduk, bagaimana dia bisa melupakan cinta pertamanya jika setiap hari selalu bertemu.
Akankan mereka berdua bersama kembali?
Penasaran kan ceritanya.
Yuk baca karya pertamaku disini..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie pamungkas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CEMBURU
Sesampainya dibawah mereka langsung menaiki mobil yang sudah disiapkan oleh sopir perusahaan, dan seperti biasa elang yang akan membawa mobilnya sendiri tanpa sopir .
Elang masuk kedalam mobil dan duduk dikursi kemudi, sedangkan Nana yang sudah terbiasa duduk dibelakang, membuka pintu belakang.
"Kamu mau mau ngapain?" ***tanya elang yang melihat Nana membuka pintu belakang
"Naik pak" ***jawab Nana.
"Aku bukan sopir kamu na, pindah kedepan"
*** perintah elang.
" tap.." *** belum sempat Nana berbicara elang sudah memotongnya .
"Duduk depan jangan membantah"
*** tegas elang.
Nanapun pindah kedepan, mengikuti perintah bosnya, dan duduk disebelah bosnya.
Sudah satu Minggu Nana memang sering ikut elang meeting diluar, tetapi biasanya dia duduk dibelakang karena via yang duduk disebelah elang.
Ini kali pertama Nana duduk bersebelahan dengan elang, membuat jantungnya tidak nyaman "apa mungkin jantungku bermasalah? "ibu, apa mungkin nana punya penyakit jantung, kok cepat sekali berdetaknya?" ***ucap Nana dalam hati.
Disepanjang perjalanan Nana hanya diam menatap keluar jendela tanpa ada obrolan.
Sedangkan elang dari tadi terus melirik ke arah Nana, ingin sekali dia mengajak ngobrol tapi dia urungkan, entahlah untuk saat ini elang tidak mau gegabah biarlah mengalir apa adanya.
30 menit perjalanan
Mobilpun sampai di restoran, yang sudah dipesan untuk meeting bersama CEO Santosa Grup , elang langsung memarkirkan mobilnya dan mereka berdua turun dari mobil.
Mereka masuk kedalam restoran dan menuju VIP room sesuai pesanan mereka, dan didalam sudah ada Dimas CEO Santosa Grup beramsama sekertaris nya.
"Selamat siang pak Dimas maaf kami terlambat" ***ucap elang sopan.
"Tidak masalah pak elang, kita juga baru saja sampai, silahkan duduk pak elang" ***Dimas mempersilahkan elang dan Nana.
"Terimakasih pak Dimas" ***ucap elang, lalu duduk dikursi yang sudah tersedia, sedangkan Nana hanya tersenyum dan duduk disebelah elang.
Sepanjang meeting Dimas terus saja melirik dan memperhatikan Nana, elang yang sedari tadi melihat kelakuan Dimas begitu tidak suka, namun dia harus tetap bersikap profesional.
Setelah satu jam membahas proyek kerjasama mereka , waktunya jam makan siang.
"Maaf pak Dimas lebih baik kita break dulu, kita lanjutkan nanti setelah makan siang" ***ucap elang pada Dimas.
" Baik pak elang" *** jawab Dimas.
Disela menunggu makanan yang belum datang , mereka mengobrol-ngobrol ringan seputar pekerjaan dan proyek yang sedang dijalankan diperusahaan mereka masing-masing.
Dimas yang sedari tadi memperhatikan Nana akhirnya sudah tidak bisa menahan lagi.
"Maaf pak elang, apa sekertaris anda baru?" ***tanya Dimas yang baru melihat Nana.
"Benar pak Dimas, sekertaris saya sebelumnya sedang cuti melahirkan sehingga diganti sementara oleh dia" **jawab elang.
"ohhh, Perkenalkan nama saya Dimas" *** ucap Dimas dan mengulurkan tangannya.
"Saya Nadine pak" *** jawab Nana.
"Nama yang cantik sesuai dengan wajahnya"
*** ucap Dimas dan Nana hanya tersenyum menanggapi.
Berbeda dengan elang, mukannya sudah memerah menahan cemburu, karena melihat Nana diajak berkenalan oleh rekan bisnisnya itu, padahal Dimas hanya mengajak Nana berkenalan saja.
Author ;: babang Elang mah gitu.. kan baru diajak kenalan masa udah cemburu aja.
tok..tok..tok..
makanan yang mereka pesan sudah datang , dan merekapun langsung menghabiskan makan siang mereka.
*skip
Didalam mobil menuju ke kantor Nana masih saja diam menatap keluar jendela , sedangkan elang yang sudah tidak bisa menahan dirinya, memarkirkan mobilnya dipinggir jalan lalu mematikan mesin mobilnya.
Nana yang bingung menoleh kearah elang,
"kenapa bapak berhenti di pinggir jalan, apa ada masalah pak?" ***tanya Nana.
Tanpa kata-kata tiba2 elang menarik tengkuk Nana lalu mencium bibir nana.
mantap thor lanjut