NovelToon NovelToon
Black Grimoire

Black Grimoire

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Merlin yang merupakan seorang genius dari dunia bumi mati tewas karena kelelahan dan juga kebosanan di dunia asalnya, dan terlahir kembali ke Avalond yang mana berada di galaksi Andromeda, di sana dia menyadari kalau Avalond telah mengembangkan tehnik sihir yang mana mereka lakukan untuk bertahan hidup dari serangan 10.000 ras monster. Namun bukanya putusasa ataupun bertekad untuk menjadi penyelamat dunia, Merlin malah lebih tertarik untuk mulai meneliti tehnik sihir yang ada di dunia Avalond.

Ini adalah kisahnya seorang peneliti gila yang jenius, yang akan melakukan apapun untuk penelitiannya, baik itu legal maupun ilegal dan akan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya baik itu manusia, monster, Demon ataupun Dewa itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Snake Hunting bagian 3

Di salah satu gua bawah tanah yang mana terletak di tempat yang terpencil, di sana terdapat 15 Snake Man yang mana adalah sosok monster berlevel 3, mereka terlihat sedang memindahkan telur-telur Giant Snake yang berjumlah lebih dari 200 butir telur, dan yang memimpin 15 Snake Man tersebut adalah seorang Snake Man dengan armor hitam, dia memakai baju baja besi hitam yang menutupi tubuh dan seluruh wajahnya.

Snake Man yang memakai armor tersebut terlihat mengeluarkan energi force yang ganas, dan tidak hanya itu dia juga memakai Magic item yang berupa sebuah tombak baja dengan hiasan batu permata hijau di mata tombak tersebut. Snake Man itu memiliki level 4, dan dengan Magic item yang dia miliki, Snake Man tersebut dapat dengan mudah mengalahkan 2 atau 3 Mage yang memiliki level sama dengan dirinya.

“Srrahhkk….Cepat pindahkan telur-telur itu, kita hanya memiliki waktu satu hari untuk memindahkan 500 telur Giant Snake itu”

Giant Snake adalah monster rakus yang dapat melahap apa saja, dan dengan kendali darah milik Snake Man mereka dapat mengendalikan para Giant Snake untuk memburu umat manusia, di dorong oleh rasa lapar Giant Snake yang baru lahir akan mulai memangsa saudara-saudaranya sendiri, dan ketika hanya tersisa puluhan maka di sanalah kendali mereka akan di mulai.

Para Giant Snake yang telah menjadi dewasa dengan cepat akan di bimbing ke pemukiman warga, ketika Giant Snake untuk pertama kalinya merasakan darah manusia, di saat itulah mereka akan mabuk dan tidak akan puas dengan apapun selain daging dan darah manusia, karena hal itulah Giant Snake adalah senjata yang sangat berbahaya. Kemudian pada saat itu, “Srrahkk…” secara tiba-tiba seorang Mage prajurit ber elemen angin muncul di tengah-tengah para Snake Man tersebut.

Mage prajurit tersebut menggunakan tehnik sihir element angin miliknya untuk meningkatkan kecepatannya, kemudian dengan cepat Mage prajurit itu langsung mengeluarkan pedang-pedang angin dari tubuhnya. “Sringgs… Sringgs…” serangan dari pedang-pedang angin yang cepat dan juga tajam tersebut, “Crrast…” melukai para Snake Man yang ada di sana.

Akan tetapi Snake Man yang memakai armor baja hitam terlihat tidak terluka sama sekali, dia menggunakan armor miliknya untuk melindungi tubuhnya, dan saat melihat celah “Funggs…” Snake Man itu langsung dengan cepat melancarkan serangan tusukan kearah Mage prajurit itu. Namun “Tranggs…” Blace berhasil menepis serangan tusukan itu, Blace yang mana baru muncul telah membunuh lebih dari 3 ekor Snake Man, dan saat melihat rekannya terancam dia dengan cepat maju untuk melindungi mereka.

“Salam para Snake Man, terimakasih telah menjadi telur-telur itu… sekarang matilah di sini” kata Blace.

“Sraahkk… Manusia hina, jangan kira kau sudah mengalahkan kami… Groaar…” Balas Snake Man dengan armor hitam.

Secara tiba-tiba Snake Man dengan armor hitam itu mulai mengamuk, energi force yang ada di dalam tubuhnya mulai menjadi liar dan mengalir dengan cepat ke seluruh tubuhnya. Amukan tersebut membuatnya kehilangan sebagian dari akal sehatnya, akan tetapi di saat yang bersamaan kemampuan fisiknya meningkat sebanyak dua kali lipat.

Dengan fisiknya yang telah meningkat tersebut “Funggs…” Snake Man itu melesat dengan cepat kebelakang Blace, dia kemudian menggunakan tombak miliknya untuk memberikan serangan tebasan pada Blace. Melihat Blace berada dalam bahaya, Merlin langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan menyiapkan tehnik sihir miliknya.

“Traaks…” saat Merlin mendekati Snake Man dengan armor itu, Blace dengan cepat “Wushkk…” menjauh dari tempat tersebut, melihat hal itu Snake Man dengan armor itu langsung curiga dan menyadari adanya aura berbahaya dari Merlin. Dengan cepat “Wushkk…” Snake Man dengan armor tersebut langsung menyerang Merlin, akan tetapi “Srahkk…” Merlin menggunakan Dark Force Field miliknya dan membuat serangan dari Snake Man berarmor hitam tersebut tertahan.

Namun “Kraanggk…” karena perbedaan kekuatan yang besar, Dark Force Field milik Merlin mulai retak karena serangan dari Snake Man berarmor hitam tersebut, melihat hal itu Merlin hanya tersenyum kecil dan kemudian memperlihatkan telapak tangan kanannya kepada Snake Man berarmor hitam itu.

“Dark Magic Level 1… Abyss Gaze”

Walaupun level Merlin lebih rendah dari Snake Man tersebut, akan tetapi kemampuan elemen kegelapan yang mendominasi segala elemen dan juga jarak dari serangannya membuat Merlin dapat melumpuhkan Snake Man berarmor tersebut selama beberapa detik. Dan bagi Mage prajurit yang telah terlatih di medan peperangan, keuntungan dari 1 detik tersebut merupakan sebuah peluang bagi mereka untuk dapat mengalahkan puluhan musuh.

Blace dengan cepat langsung berlari kearah punggung Snake Man berarmor tersebut, dia kemudian mulai memadatkan energi force di tangan kanannya, dan saat salah satu halam Grimoir milik keluar dan membalut tangannya, di saat itu juga Blace mulai mengaktifkan tehnik sihir terkuat miliknya.

“Fire Magic Level 3… Inferno Hand”

Api besar yang memiliki panas hampir sama dengan lahar gunung berapi mulai menyelimuti tangan dari Blace, dan dengan cepat “Crrast….” Blace menusuk punggung Snake Man tersebut menggunakan tangan kanannya. Api panas yang menyelimuti tangan kanannya tersebut mulai mengalir ke dalam tubuh Snake Man berarmor itu, walaupun armor miliknya berhasil melindungi beberapa bagian tubuhnya, akan tetapi organ dalam tubuhnya mulai memanas dan terbakar oleh panas api dari tangan Blace.

Dan ketika Snake Man itu dapat menggerakkan tubuhnya kembali, “Druskk…” dia telah kehilangan nyawanya dan tergeletak di tanah. Sementara itu para Snake Man lainnya yang di tahan oleh para Mage penjelajah terlihat mulai kehilangan semangat bertarung mereka.

Kehilangan pimpinan yang mana merupakan prajurit terkuat mereka, membuat para Snake Man itu panik, dan kepanikan tersebut di manfaatkan dengan cepat oleh para Mage prajurit dan juga Mage penjelajah. Kurang dari beberapa detik para Snake Man yang ada di sana langsung dapat di habisi dengan cepat, kemudian para Mage penjelajah mulai melihat banyaknya telur-telur Giant Snake yang mereka dapatkan dari sarang tersebut.

Saat perhatian mereka teralihkan Merlin kemudian berkata.

“Ingatlah kalau kalian hanya memerlukan 100 telur Giant Snake itu, jangan ambil lebih dari itu… karena mereka semua adalah bahan yang aku butuhkan untuk rencana berikutnya”

“Apa… memangnya kau siapa, kau hanyalah murid Mage dari akademi… jangan melanggar batasanmu anak muda” kata salah satu Mage penjelajah yang ada disana.

Lalu pada saat itu dengan cepat “Crrast…” secara tiba-tiba Blace muncul di depan Merlin dan menebas tubuh Mage penjelajah itu, dengan tatapan penuh amarah dia kemudian berkata.

“Aku tidak perduli dengan apa ataupun siapa kalian, akan tetapi jika kalian berbuat macam-macam maka jangan salahkan aku jika kita harus membunuh satu sama lainnya di sini”

Serangan pedang yang sangat cepat dari Blace, pedangnya di buat dari tehnik sihir api miliknya, dan membuat luka bakar yang menghanguskan sebagian tubuh dari Mage penjelajah tersebut. Melihat hal itu Merlin hanya tersenyum, karena dia dapat melihat tehnik api tingkat atas dari seorang Mage berlevel 3.

“Menarik, dia dapat menghindari luka fatal dan membuat Mage penjelajah itu tetap hidup… akan tetapi jika terus di biarkan seperti itu maka dia akan mendapatkan luka permanen dan hidup sebagai orang cacat selamanya”

“Blace… kau benar-benar adalah seorang Mage yang sangat kejam” pikir Merlin.

.

.

.

Bersambung…..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!