NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:131.1k
Nilai: 5
Nama Author: sangrainily

Zeline, Anakku! kalian tidak berhak mengambil nya! Jangan ambil Zeline ku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepulangan Stella

Sebelum pergi meninggal kan kota yang lebih dari lima tahun Stella berada, Ia menemui Azriel untuk mengucap kan salam perpisahan. Azriel merasa sangat sedih karena harus kehilangan Stella, Rani dan juga Zeline. Namun, pria itu menghargai keputusan Stella.

"Aku harap, kalian selalu bahagia dan selalu dalam lindungan Allah." Zeline yang mendekati tubuh Azriel langsung menangis di dalam pelukkan pria itu.

"Zeline benci pelpisahan, Om halus nya ikut saja dengan kami. Zeline sayang sama om, Bagi Zeline om adalah papa Zeline." Zeline yang terisak di pelukkan Azriel membuat pria itu pun tak kuasa menahan air mata nya. Azriel menghapus air mata nya dan melepas kan pelukkan mereka.

"Jagoan nya, Om! Kita akan bertemu kembali nanti, Om berjanji, setelah pekerjaan om selesai. Om akan menemui kalian semua di sana."

Zeline yang masih terisak mengerucut kan bibir nya, mata nya semakin menyipit. Jari kelingking nya mengarah tepat di hadapan Azriel.

"Benal ya? Om udah janji loh!" Azriel pun tertawa. Ia menyatu kan jari kelingking diri nya dengan jari kelingking Zeline. Azriel mengusap rambut Zeline dengan penuh gemas.

"Mali mama kita pelgi!" Zeline mendekati sang mama dengan gaya nya yang menggemas kan. Rani memeluk Azriel, Gadis itu pun menangis di pelukkan Azriel.

"Aku akan sangat merindukan mu, Kak! Berjanji lah pada ku agar kau selalu menghubungi ku!" Rani menatap bola mata Azriel. Tanpa Azriel tahu, gadis yang ada di pelukkan ini mencintai nya dengan tulus. Namun, hati dan tujuan Azriel hanya kepada Stella.

"Kakak janji, Akan selalu menghubungi mu dan Zeline. Kau jagalah kakak dan keponakan mu, ya? Jangan biar kan orang lain melukai dan menyakiti mereka. Jadi lah gadis tangguh, Dan jangan pernah tinggal kan sholat!" senyuman di pipi Rani mengembang dengan sempurna. Azriel membalas senyuman Rani dan melepas kan pelukkan mereka. Azriel menanggap Rani sebagai adik nya. Setelah, Rani melepas kan pelukkan itu. Stella berpamitan pada Azriel tanpa menyentuh pria itu. Azriel pun mengerti dan hanya bisa melepas kan wanita yang ia cinta untuk kembali ke rumah orang tua nya dengan senyuman.

"Kalian hati-hati, kabarin jika sudah sampai." Stella mengajak Rani dan Zeline untuk naik ke dalam bus. Ia tak mempunyai banyak uang untuk mereka naik pesawat. Zeline melambai kan tangan nya kepada Azriel. Pria itu pun membalas, melambai kan tangan kepada Zeline.

Azriel berdiri, terpaku melihat bus yang semakin menjauh dari hadapan nya. Ia hanya bisa berdoa untuk keselamatan Stella, Rani, dan juga Zeline.

Di dalam bus, Stella menyender kan kepala nya di kursi bus itu memandangi pemandangan luar. Ia merasa tak sabar ingin bertemu dengan kedua orang tua dan juga kedua adik-adik nya. Sudah lama sekali mereka tidak bertemu, Stella selalu merindukan keluarga nya di setiap detik nya.

"Mama, Kapan kita akan kembali ke lumah om?" ,

Stella menoleh ke arah sang anak, Zeline menatap Stella dengan sangat serius. Ia mengerut kan dahi nya.

"Sayang, kita baru saja ingin pergi. Kenapa kamu menanyakan kapan akan kembali?"

"Zeline nggak suka jauh sama om lama-lama!" ketus nya. Zeline memandangi pemandangan luar dengan wajah datar. Air mata Zeline pun menetes, bagaimana pun. Azriel yang selalu bersama dengan nya. Bahkan, Azriel selalu mengajak ia bermain layak nya seorang ayah yang menjaga anak nya. Stella menggenggam tangan Zeline, meyakin kan anak nya dengan perlahan hingga Zeline pun mengerti.

Sedang kan Rani, hanya bisa termenung. Diri nya pun sama seperti Zeline, yang merasa sangat kehilangan Azriel. Namun, ia tak mau meninggal kan Stella dan Zeline. Baginya saat ini, menjaga adik dan keponakan angkat nya adalah prioritas utama nya. Apalagi, banyak sekali orang yang berbuat seenak nya pada Stella. Rani pun harus melupakan cinta nya demi sang kakak. Karena, Rani tahu. Jika cinta Azriel hanya untuk Stella.

**********

Kini, Stella sudah tiba di kota kelahiran nya. Ia mengajak adik dan anak nya untuk naik Taxi agar sampai di rumah orang tua nya dengan cepat.

"Apakah hanya ada Taxi kak di sini?" tanya Rani.

"Tidak! Angkutan umum juga banyak. Tapi, kakak tidak sabar untuk bertemu keluarga kakak di sini. Kalau menunggu angkutan umum, pasti lama. Belum lagi jika penuh dan kita nggak kebagian." ujar Stella memberikan penjelasan pada Rani.

Taxi yang mereka naiki, telah masuk ke halaman rumah Stella.

"Wah, besal sekali." ucap Zeline dengan takjub, Selama ini mereka hanya tinggal di kontrakan sepetak yang jauh dari kata layak. Rani pun tercengang melihat rumah Stella yang begitu besar.

"Rumah mu sangat indah sekali kak. Dari luar terlihat megah."

"Pasti sangat enak tinggal di sini." ucap Zeline kembali.

Ini tidak semegah rumah papa mu nak, Maafin mama yang selama ini membuat Zeline hidup menderita bersama mama ~ batin nya.

Stella mengajak Rani dan Zeline untuk turun. Ia berjalan mendekati rumah nya. Terlihat sangat sepi, hanya ada tukang kebun yang begitu asing bagi Stella.

"Permisi." ujar nya dengan lembut.

"Maaf, mau mencari siapa ya?" tanya tukang kebun tersebut.

"Kakak." teriak Tanara dari jauh, Stella menoleh ke arah sang adik berlari mendekati nya. Tanara segera memeluk Stella, ia pun menangis di pelukkan Stella.

"Kakak kemana saja. Tanara sangat rindu kakak hiks." Tanara mengerat kan pelukkan nya, seakan meluap kan segala kesedihan nya. Stella membalas pelukkan sang adik, membelai rambut nya dengan penuh cinta dan kasih sayang.

"Ara rindu kakak, Jangan pergi lagi! Ara nggak sanggup harus jauh dari kakak." ucap nya yang semakin terisak di pelukkan Stella.

"Maafin kakak ya, Kakak pergi tanpa pamit ke kalian semua. Kakak sangat rindu dengan Ara dan Tamara. Juga pada Mama dan Papa."

"Ngapain kalian kesini!" teriak seorang wanita dari dalam rumah, orang itu tidak lain adalah Amara. Anak kedua dari orang tua Stella, adik nya.

"Amarah." Stella melepas kan pelukkan nya dengan Tanara, mendekati Amara dan ingin memeluk nya. Namun, Amara menjauh dan menepis tangan Stella. Zeline yang melihat sikap tidak baik sang Tante pun mengerut kan dahi nya. Wajah nya terlihat sangat tidak senang melihat sang mama di perlakukan dengan tidak baik.

"Ngapain lagi pulang? Udah senang belum! Apa belum puas melihat kami hancur?!" teriak Amara.

"Ma-maafin kakak."

"Maaf? Apa kata maaf mu bisa buat Mama dan Papa kembali lagi ke aku? Apa bisa maaf mu mengembalikan masa kecil ku? Bisa nggak!"

"Ma-maksud kamu apa dek? Kakak nggak ngerti." tanya Stella yang merasa bingung.

1
Chauli Maulidiah
lha, katanya tdk sebudaya.. tp msh membudayakan tukang urut.. gmn sih nyonya... yg total donk jd orkay.. knp gak sekalian ke tukang saraf atau tukang ortopedi.. 😒
kinoy
ni novel tuh gmn nasib y.. lanjut ato engga yak
Marchel
aku mampir kak
Srimurni Nurjanah Sitorus
sabarlah mamanya Zidan baru menikah sebulan udah dituntut harus hamil anak itu rezeki dari Allah
Iraa
kapan kebusukan Lee terbongkar thor
Agustia Anggraini Sinaga
kapan Lee ketahuan KK,n Stella am aska nikah
Miss Jee
Udah diri sendiri yg egois dan gengsi mau nyalahin org lain lagi… Helow sadar kau yg ngerusak semua tu kau sendiri bukan Stella… tnggl tunggu kebusukan lee terbongkar masih bs mengagung2kan lee ngk ntar kalo ketahuan busuknya 😏
Agustia Anggraini Sinaga
kpn y Lee ketahuan
kinoy
nah gt donk.. bongkar busuknya xiu,. lee jg klo anaknya bkn anak aska biar tmbh nyesel tuh c xiu mantu yg dibanggakan ternyata bobrok..
kinoy
kpn kebongkar nya sih.. dah episode 100 lbh msh aj berkutat disitu
Miss Jee
Aku jd penasaran kalo kebusukan si lee tu trbongkar bs malu ngk tu nenek lampir.. menjelekan orang yg kau anggap mesin cetak anak waktu pertama dngr hamil cucu mu pura2 baik spya nanti bs kau pisah kan, kau hina perempuan yg lahirkan cucu mu hnya karena kau ngk suka dan krn dy beda kasta ma kau xiu.. nggk sabar tunggu sampe semua tau kenapa stella kabur dari aska masih bs berbangga hati ngk kau xiu kalo kebusukan mu dr awal ketahuan ma anak mu sndr.. kaya stngh2 ja bangga bngt mpe ngk bs mnghargai org lain
Iraa
kpn kebusukan Lee terbongkar thoor
Miss Jee
Setidak sukanya kamu xiu ma stella, kamu tidak patut memisahkan anak dari ibunya.. kamu pikir Stella itu pa mesin cetak anak? Begitu anaknya lahir lngsng mau kamu singkirin ibunya, kamu mau ngk d pisahin ma anak mu abis tu suami mu tu nikah lagi? Ingat karma xiu harta tu ilang bukan hanya krn human error tp ad campur Tuhan dalam human error tu yg menyebabkan kamu bs kehilangan harta yg slalu kamu agungkan hingga bs injek2 harga diri seorang wanita yang melahirkan cucu mu.. Dasar cewek ngk tau diri, yg wanita murahan tu menantu yang selalu kau agung2kan tu.. Apa yg keluar dari mulut mu tu mencerminkan siapa diri mu.. orang kaya tapi kelakuan buat malu ckckckck
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga tau Xiu kelakuan Lee
Iraa
thoor Kon Aska tau kebusukan Lee
kasihan Stella
Margaretha Sukmawati
stella nek luat lo. lo harusnya tenang jgn keras kepala dan egois. dgn sikap lo begini yg ada ank lo makin menjauh
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga Zeline sadar klau Xiu itu pura"baik apalagi Lee jahat udah dinikahi Aska masih tetep sama pacarnya selingkuh
Miss Jee
Kapan ya zeline dngr sendiri kalo dr dulu neneknya yg d sayang tu mau pisahkan dy dr mamanya sejak dy ad d dalam perut mamanya.. terkadang sebuah keluarga bs jadi bodoh hanya karena mementingkan kasta dan reputasi.. selalu ingin di hormati tp lupa caranya menghormati orang lain, miris bngt keluarga kaya tp mental org miskin 🤣
kinoy
bnr2 klrg yg dungu ah
Srimurni Nurjanah Sitorus
Lee seharusnya menunjukkan pada Zeline perkataan omanya Xiu klau mau cepat pergi dari rumah Aska
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!