Dulu ia hanyalah seorang tentara elit yang dikhianati sahabatnya sendiri dan mati di tengah misi berbahaya. Namun takdir justru membawanya terlahir kembali sebagai seorang Putri Kekaisaran.
Sayangnya, status putri bukan berarti hidupnya aman. Intrik istana, bayangan pengkhianatan, hingga malapetaka yang mengintai, semua sudah menunggu.
Tapi Ariana Calista Castello bukan putri biasa. Di balik wajah manisnya, ia menyimpan jiwa seorang prajurit yang terbiasa menghadapi hujan peluru.
Akankah pengalaman hidupnya di masa lalu menjadi senjata terkuat untuk bertahan di dunia baru ini? Atau justru menjadi kelemahan yang menyeretnya ke jurang yang sama?
Mari temani perjalanan sang Putri Reinkarnasi dalam menghadapi dunia penuh sihir, intrik, dan rahasia kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rajeng Tia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Good Looking
...♡《•°Happy Reading Readers°•》♡...
Pagi ini, Aku terbangun. Aku masih dapat menebak dan mengira-ngira jika hari ini masih subuh. Kalian tahu? Aku di bangunkan di pagi buta oleh Silvia dan Elena.
Mereka membangunkanku dengan alasan bahwa Putri Violet dan Pangeran Lucarn akan datang hari ini. Tapi ... Apakah mereka tidak mempunyai perasaan padaku??
Aku ini masih bayi dan harus di bangunkan di pagi buta yang matahari saja belum muncul!!
Terkadang aku berpikir, bahwa Silvia dan Elena menganggapku bukan sebagai bayi, tapi sebagai seorang putri yang Remaja.
Ah ... Lihat saja jendela itu. Saat Elena membuka gorden jendela, Terlihat jelas bahwa langit masih gelap! Ini benar-benar masih pagi buta!!
Aaakkkhhh Kesal.
"Airnya sudah siap silvia." - Elena
"Baiklah. Saya akan membawa Tuan Putri ke bak mandi." Ucap silvia sambil menggendongku.
A-Apa?! Mandi di pagi buta begini? Ha! Apakah kalian tidak waras?? Ini masih pagi buta dan udara masih terasa dingin! Gak-gak ... Lepaskan aku. Aku gak mau mandi! Aku juga tidak mengenal kata kerja "Mandi". Di dalam kamus bayiku tidak ada kata kerja "Mandi".
"Aduh ... Apakah Tuan Putri ingin segera mandi?" - Silvia
Hah?!
"Jika Tuan Putri memberontak seperti ini, Apakah tandanya Tuan Putri ingin cepat-cepat mandi dan bertemu kakak-kakak anda??" - Silvia
A-Apa? Tidak Silvia. Kau salah paham! Aku itu tidak mau mandi dan bukan ingin mandi!! Kau sangat buruk untuk mengerti bahasa seorang bayi!!
"Wah-wah ... Tuan Putri sangat bersemangat sekali ya untuk mandi? Kalau begitu mari lepas baju Tuan Putri dan memulai mandinya~" - Silvia
Tidaaakkkk~!!
...15 Menit Kemudian ......
Hah~ Akhirnya aku mandi juga. //Ariana yang selesai mandi, Dan sedang di pakaikan baju oleh Elena.
"Wah~ Tuan Putri sangat cantik." Puji elena kepada Ariana.
Ah terima kasih. Kau juga cantik.
"Nah ... Karena tuan putri sudah berganti baju dan sudah makan~ Bagaimana jika sekarang kita keluar untuk mencari udara segar?" - Elena
Hmm? Apakah kau yakin Elena?? Bukankah pekerjaanmu itu masih menumpuk?
"Sepertinya kita tidak akan mempunyai waktu untuk membawa Tuan Putri mencari udara segar di luar." - Silvia
"Eh? Kenapa??" - Elena
"Apakah anda sudah lupa? Kita kan harus menyiapkan makanan untuk Putri Violet dan Pangeran Lucarn. Karena sangking sibuknya kemarin, kita jadi lupa memberitahukan hal ini kepada koki." - Silvia
"Ah benar juga .... Saya lupa akan hal itu." - Elena
Nah kan ... Sudah kuduga jika kalian itu pasti sibuk. Pergi jauh-jauh sana, aku mau tidur.
...Pagi hari jam 06.45...
Ceklek~ (Suara pintu di buka)
"Psstt ... hei. Apakah benar, di sini ruangannya??"
"Seharusnya begitu."
"Apa maksudmu dengan "Seharusnya begitu"?? Jangan bilang jika kau sendiri tidak tahu?!"
"Ah ... Kakak ini, Kakak mengenalku dengan sang~at baik~"
"Ha! Itu sudah pasti."
"Hmm ... Mari kita lihat ruangan ini ... "
"Eh? Kak, coba kakak lihat keranjang bayi itu! Mungkin saja adik kita berada di dalam keranjang bayi itu."
"Kau benar. Mari kita menuju ke keranjang bayi itu."
Mereka berjalan mendekat ke arah keranjang bayi, tempat di mana ariana sedang tidur.
"Astaga~ ... Bagaimana bisa dia sangat imut?"
"Lihatlah pipinya yang gembul itu~"
"Duh ... ingin rasanya aku membangunkan dia"
"Jangan lah kak. Biarkan dia tidur."
"Tapi kau tahu? Aku ingin melihat dia saat bangun, Aku juga penasaran dengan warna matanya!"
"Kalau kata para pelayan yang membersihkan kamar Tuan Putri Ariana, Adik kita ini, mempunyai sepasang mata berwarna biru yang sedalam laut!!"
"Jika kau bicara seperti itu, Malah membuatku sangat bersemangat untuk membangunkannya!"
"Aish ... "
Ariana P.O.V
Uhm ... Aaakk berisik sekali. Siapa sih yang berani mengganggu aku tidur begini?!
Kurang kerjaan banget.
Tapi kalau di dengar dari suaranya mereka, Sepertinya mereka seorang ... bocah deh??
"Duh~ Kau ini. Biarkan aku membangunkannya! Jangan menghalangiku!!"
"Tidak. Ayolah kak, jangan membuat adik kita ini merasa tidak nyaman."
"Kalau begitu, aku tidak jadi membangunkannya."
"Nah ... Coba kalau kakak seperti ini dari tadi."
"Ya-ya-ya ... Seterah kau sajalah~ Sebagai gantinya, aku hanya ingin memegang pipinya yang gembul itu."
"Kalau seperti itu tidak akan terjadi apa-apa kan ya??"
"Aish ... Mungkin."
Tunggu dulu, Ada yang mau memegang pipiku?! Hei-hei, sudahkah kamu cuci tanganmu? Wahai orang yang akan memegang pipiku. Aku tidak mau terserang penyakit hanya karena masalah sepele seperti ini.
Saat tangan Putri Violet menyentuh pipinya Ariana, Dia sangat terkejut. Lantaran pipi adiknya itu begitu kenyal dan lembut.
"Woah~ Kenyal dan sangat lembut sekali!" Ucap Putri Violet sambil mencubit pipi milik Ariana.
"Oi kak, Jangan di pegang seperti itu! Nanti dia bisa-bisa terbangun!" - Pangeran Lucarn
Hei bocah!! Jangan pegang pipiku seperti itu~!! Sakit tahu! Aaaahhh menyebalkan!!
Ariana sudah tak tahan lagi, Akhirnya dia pun membuka matanya, lalu menatap kedua orang yang sedang melihat kearahnya itu.
Ternyata benar!! Kalian-- .... Wah ini tidak adil. Bagaimana bisa seorang anak kecil yang sepertinya berusia antara 13 tahun dan 10 tahun ini .... Memiliki wajah yang bisa di bilang sangat ... Good Looking?!
Aku iri. Benar-benar iri. Kalian adalah bibit yang sangat unggul ... Hiks ...
"Ah?! Lihat-Lihat!! Dia membuka matanya!! Kyaaa~ Sangat imut sekali~" - Putri Violet
"Sepertinya aku terpesona kak, Lihat lah matanya yang berwarna biru laut itu ... Woah~" - Pangeran Lucarn
"Ututu~ Sangat imut dan cantik!" - Putri Violet
"Bolehkah aku mencubit pipinya? Kurasa tanganku sudah tidak tahan lagi." - Putri Violet
"Apa? Tunggu dulu kak. Tidak boleh!" - Pangeran Lucarn
"Apa? Kenapa?" - Putri Violet
"Nanti ariana bisa menangis." - Pangeran Lucarn
"Hmm? Menangis ya?? Tapi kudengar dari pelayanku, Dek Ariana tidak pernah menangis loh~" - Putri Violet
"Aduh ... Tapi tetap saja, bayi itu kan sangat sensitif" - Pangeran Lucarn
"Wah-wah ... kau sepertinya sangat mengenal sekali tentang bayi ya? Padahal saat Pangeran Luis masih menjadi bayi, Kau tidak se perhatian itu tuh?" - Putri Violet
"A-Apa? Aku perhatian juga kok." Ucap pangeran lucarn dengan nada sedikit malu.
Sebenarnya, kemarin pangeran lucarn mempelajari tentang bayi. Di mulai dari makanan bayi, minumnya, sifat seorang bayi terhadap lawan bicaranya, dll.
Itu semua di hafal kan dan ia pelajari, hanya demi bertemu dengan adik bungsunya yang baru beberapa hari lahir.
Baiklah anak-anak ... Aku ingin tidur, dan kuharap kalian cepatlah pergi dari sini. Sebelum aku menambah rasa iriku terhadap wajah kalian.
Lagi pula aku tidak ingin menjamu kalian.
...Ceklek~ Tap! Tap!...
"Hmm?" - Putri Violet
Ah?! Silvia! Elena!!
"Salam yang mulia putri dan yang mulia pangeran." Ucap silvia dan elena dengan anggunnya, di sertai membungkuk memberi hormat.
"Perkenalkan, Hamba adalah Putri dari Marquis Withley serta pelayan pribadinya Tuan Putri Ariana." - Silvia
"Perkenalkan, Hamba adalah Putri dari Viscount Cameron, Elena Cameron. Serta pelayan pribadi keduanya Putri Ariana." - Elena
"Wah~ Salam kenal~" - Putri Violet.
"Tidak kusangka Dame Withley benar-benar bekerja sebagai pelayan pribadinya Tuan Putri. Apakah anda telah mengundurkan diri sebagai Kepala Pasukan Ksatria Wanita Kekaisaran??" - Pangeran Lucarn
Note : Knight or Dame
Tradisi penganugerahan gelar Ksatria telah ada sejak abad pertengahan. ... Laki-laki yang menerima gelar ini mendapatkan titel Sir, sedangan perempuan mendapatkan titel Dame. Gelar kehormatan ini diberikan pada pencapaian luar biasa dalam segala bidang.
... « Sumber Di Google »...
Eh? Apa maksudmu? Silvia itu ... Kepala pasukan ksatria wanita??!!
"Menjawab pangeran, Saya mengambil cuti selama 3 Hari dalam seminggu dengan menjadi Kepala pasukan ksatria wanita. Lalu sisa harinya saya luangkan untuk mengasuh Yang Mulia Putri Ariana." - Silvia
Pantesan kadang silvia tidak terlihat ... ternyata oh ternyata ia membimbing pasukan ksatrianya ya?
"Itu pasti sangat sulit untukmu kan? Dame kan bisa menolak perintah kaisar" - Pangeran Lucarn
"Lucarn benar, Lagipula yang ingin menjadi dayang Tuan Putri Ariana masih banyak yang mendaftar hingga saat ini." - Putri Violet
"Terima kasih atas sarannya, yang mulia putri dan pangeran. Tapi saya akan tetap seperti ini saja." - Silvia
Waahh ... aku sangat tersentuh loh ... silvia ...
"Hah~ Baiklah jika itu mau mu." - Pangeran Lucarn
"Tapi jangan bilang ... Nona Elena juga memiliki hal yang sama dengan Dame Silvia??" - Pangeran Lucarn
Apa? Elena?? Memiliki hal yang sama? Maksudnya???
"Menjawab pertanyaan Yang Mulia Pangeran, Ya ... Saya juga mengambil cuti di Menara Sihir. Tapi kadang saya mengunjungi Menara Sihir selama 3 Hari dalam Seminggu, Untuk mengajar para murid baru yang butuh arahan dan bimbingan." - Elena
What!!!?? Kau elena ... Mengajar di Menara Sihir?! Maksudnya kau itu seorang guru di Menara Sihir?!
Kau yang setiap harinya ceroboh itu ... seorang guru?! Benar-benar membuatku terkejut. Aku sangat tidak menyangka hal ini.
...~♡°•BERSAMBUNG•°♡~...
🦄 Holla!! Para Readers yang masih setia menunggu Novel ini update ^^
Maaf banget nih, Lagi-lagi baru bisa update.
Hadeehhh ... Kapan libur sekolahnya sih? Lepaskan lah aku dari Tugas-Tugas yang banyak ini~!!
Mana bentar lagi ulangan ... Otak oh otak ... Otakku yang malang~
🌻 Oh iya! Author mo ucapin, Selamat berpuasa bagi kalian yang menjalankannya ^^
Semoga puasa kalian lancar ya, tidak ada halangannya. Puasa sampai magrib, Jangan puasa kidang. Isuk-isuk madang ><
Translate : Pagi" (Siang") makan.
But, Gpp buat yang lagi nyoba berpuasa. Yang penting kalian semangat ya puasanya! Dan tahan dari godaan-godaan, Contohnya godaan makanan :^
🦚 Tapi buat yang lagi PMS di awal puasa, tetap semangat. Jangan berkecil hati~ Nanti gampang bayar puasanya kok :>
#Gampang bet aku bicara kek gitu :v
...~(~ ̄▽ ̄)~~...
• Terima kasih atas dukungan yang Readers berikan 🙏🏻
• Sampai jumpa lagi di episode berikutnya Readers~♡
• Sekian dari saya selaku Author di Novel ini, Terima kasih :>
...Bubbay 👋🏻...
• Favoritkan novel ini jika kamu suka dengan ceritanya^^
• Jangan lupa LIKE, VOTE Dan KOMEN-nya ya Readers~♡
• Tandai jika ada TYPO, dengan melalui komen.
• IG Author : @mutiaraluv276 \= (Novel)
@ara_chan276 \= (Video Edit Anime)
@tiaraluv_276 \= (Video Edit Kpop)
@mutiara_luv06 \= (Video Edit Manhwa)
• Jangan lupa di Follow yaw UwU
• Follback? DM
• Sekian, terima upah :^
Jadi bagus, Good Job 👍🏻/Coffee/
Halo, Readers yang luar biasa! 🙌🏻
Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, waktu, serta apresiasi yang telah kalian berikan untuk karya Becoming A Princess in Ancient Times.
Dengan ini, saya ingin menyampaikan bahwa seluruh chapter (episode) dalam novel ini sedang mengalami proses revisi dan perombakan cerita secara menyeluruh. Langkah ini saya ambil agar alur kisah, karakter, serta latar dunia dalam novel ini dapat tersusun dengan lebih matang, konsisten, dan memikat.
Selama proses revisi berlangsung, beberapa bagian mungkin akan diubah, diperbaiki, atau disesuaikan agar lebih selaras dengan arah cerita yang baru. Mohon pengertiannya apabila terdapat perbedaan antara versi sebelumnya dan versi yang akan datang.
Saya sangat menghargai setiap pembaca yang setia mengikuti perjalanan Ariana. Dukungan dan masukan dari kalian adalah motivasi terbesar bagi saya untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan cerita ini.
Mari nantikan versi terbaru Becoming A Princess in Ancient Times dengan semangat baru dan petualangan yang lebih menakjubkan! ✨
Salam hangat,
Rajeng Tia
Penulis
Ah, sebentar lagi air mataku akan menitik deras TwT