Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.
Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12 LAMARAN
Buk Seno nampak berbunga setelah sampai dirumahnya. Akhirnya Burhan mau menikah setelah begitu banyak perjalanan perjodohan yang dilakukannya dengan teman bisnisnya ataupun teman arisannya, namun akhirnya pilihan itu jatuh pada Tania Pegawainya sendiri.
Dengan menikahnya Burhan, dapat melupakan Desi yang membuat Burhan hancur dan hidup diluar batas, Buk Seno tidak bisa menghentikan kelakuan Burhan yang hobi dengan perempuan tapi tak satupun niat dia nikahi. Desi kekasih Burhan yang sudah dipacari sejak masa sekolah adalah seorang dokter tapi memilih kerja diluar negeri, sejak LDR itu hubungan mereka menjadi longgar dan Desi diketahui selingkuh dengan teman sesama profesinya ketika Burhan berkunjung ke tempat Desi diluar negeri.
Sejak saat itu kehidupan Burhan sudah tidak tentu, sudah banyak lamaran dan perjodohan tapi ditolaknya, dan kini kebahagian itu datang Burhan mau dijodohkan dengan Tania,walau kehidupan status sosial Tania sangat rendah tapi Buk Seno tak pernah melihat itu yang penting wanita pilihannya baik.
"Seminggu lagi kita akan melamar Tania secara formal Burhan?" ucap Buk Seno kepada Burhan setelah sampai dirumah. "Atur saja dengan Mama, aku tidak mengerti dengan itu"
"Kita harus memesan cincin tunangan kamu nak membawakan seserahan waktu tunangan"
"Iya nanti aku belikan cincin berlian untuk Tania Ma" Burhan dengan datar menjawab setiap perkataan Mamanya yang nampak bahagia.
Sementara esoknya di resto Buk Seno nampak sibuk. memesan seserahan lamaran yang akan dibawa kerumah Tania. Akhirnya Berita akan bertunangan dan menikah nya Burhan tersebar di resto karena melihat kesibukan Buk Seno oleh para karyawannya.
"Ada kabar kak Santi" ucap Rangga, Santi yang lagi membuat laporan berhenti menulis ketika Rangga datang ke ruangannya. "kabar apa?" rasa penasaran Santi mulai muncul.
"Mas Burhan akan tunangan dan segera akan menikah, akhirnya dia menemukan jodohnya." Wajahnya Santi langsung memerah mendengar kabar yang serasa neraka baginya.
"Apa__!" Mas Burhan akan menikah? Ada rasa gemetar di tubuh Santi yang dia tahan karena informasi ini. "Iya Kak itu Buk Seno sedang sibuk pesan seserahan dan cincin pernikahan, jadi aku bertanya kepada Buk Seno tadi, kenapa sibuk kali jadi dijawab, Mas Burhan sudah ketemu jodohnya"
Rasa hancur kini terasa didiri Santi akhirnya Burhan jatuh ditangan orang lain."Tidakkk" jeritan dihati Santi yang berasa Perih kini, Tiba-tiba hatinya merasa hampa.
"Dengan siapa Rangga Mas Burhan tunangan?" Santi berusaha menyelidikinya siapa perempuan itu. "Aku ngak tahu kak, katanya nanti kalian akan tahu juga kata Buk Seno"
Santi ingin bertanya kepada Buk Seno tapi dia merasa takut untuk bertatap muka dengan Bosnya itu karena masalah Tania yang dianggap kelalaian Santi. Hingga dia mendapat teguran keras dari Bosnya itu.
****
Dua hari sejak dilamar, akhirnya Tania masuk kerja yang disambut oleh seluruh pegawai Resto juga Buk Seno yang kini agak mulai protektif menjaga calon menantunya itu. Buk Seno dan Tania sepakat merahasiakan kisah mereka ke seluruh pegawai sampai hari H nya yang tinggal Tiga hari lagi.
Seserahan untuk Acara lamaran dan sanak saudara yang sudah diundang oleh Buk Seno telah dihubunginya melalui via whatsapp saja. Begitu juga Buk Karti juga sibuk. mengundang para tetangga untuk acara lamaran dan pertunangan Tania, banyak tetangga yang kaget bahwa Tania sudah dilamar oleh seseorang dan Buk Mira ibu Santi pun juga diundang oleh Bu Karti.
"Tania akan bertunangan dan menikah San?" Bu Mira langsung memberitahu anaknya saat baru sampai kerumah. "Apa Bu Tania sudah mau. menikah"
"Iya Nusa dia akan dilamar makanya Bu Karti mengundang ibu" Bu Mira menjelaskan kepada Santi yang sedang penasaran, Buk Seno juga sibuk untuk acara pertunangan Mas Burhan,disini Tania juga sudah dilamar orang dan akan bertunangan pula."Jangan-jangan Mas Burhan melamar Tania, Oh tidakkkk..!!
"Kenapa kamu Santi, kenapa kamu teriak?" darimana calon Tania Buk, apa bu Karti ngomong"
"Ngak dia cuma bilang lihat ajak besok Mira, calon menantuku, ibu malas bertanya banyak-banyak kayak nya Tania menikah sama orang kaya karena kabarnya rumah Tania akan diperbaiki setelah pernikahan.
"Beruntung si Tania itu Santi, sejak kamu masukan kerja, udah ketemu jodoh, kamu kapan lagi Santi, ibu ingin pula lah menimbang cucu"
"Ah ibu itu melulu saja, cucu aja yang diingat, mau nikah sama siapa bu, belum ketemu orangnya. Mas Burhan yang aku suka kini mau menikah Bu dengan tunangannya." Santi tertunduk lesu.
"Iya gimana lagi kamu menunggu Burhan sia-sia sekarang, sudahkah jangan mengharap orang kaya Nak, kalau kamu saja tak bisa disukainya"
Santi tertunduk, hati merasa hancur karena Burhan sudah ditaksirnya lama tapi akhirnya lepas juga.
"Sebaiknya kamu cari laki-laki yang lain sekarang, tak usah mengharapkan Burhan lagi." Bu Mira menasehati anaknya agar tidak bermimpi apa yang tak mungkin dimiliki.
Desas desus mulai tersebar di kampung Tania menikahi orang kaya, semua memberi selamat kepada Bu Karti yang selalu mendoakan Kebahagian anaknya.
Berita Tania juga akan tunangan muncul di Resto , namun di memilih bungkam seperti diminta oleh Buk Seno jangan bicara biarkan saja dihari lamaran semua tahu, karena Buk Seno tak ingin ada pihak yang berpikir tidak baik akan merusak suasana.Walaupun para pegawai penasaran karena Burhan dan Tania sama-sama mengurus acara lamaran. Santi sendiri tidak berani bertanya dengan Tania, karena kejahatan yang dia lakukan kepada Tania membuat rasa bersalah pada dirinya.
***
Hari yang ditunggu pun tiba acara lamaran Burhan kepada Tania tiba. Iring-iringi keluarga Buk Seno dengan mobil mewah memasuki halaman rumah yang tidak besar itu sampai mobil pun diparkir di jalan. Para warga yng ikut membantu Bu Karti menyambut Keluarga Bu Seno. Paman dan Pak RT menyambut para tamu di pintu, setelah kata-kata sambutan akhirnya Keluarga Buk Seno dipersilakan masuk ke dalam rumah kecil itu walau sedikit berdesakan.
Keributan terjadi di restoran yang waktu itu pegawai tidak diliburkan. "Tania dilamar Mas Burhan ucap Ferdi kepada seluruh pegawai,Jadi Tania akan jadi nyonya Burhan."Benarkah ucap para pegawai, iya aku mendapat kabar dari karyawan Mas Burhan bahwa Mas Burhan tunangan dengan Tania."Alhamdulillah Akhirnya Tania lah yang menjadi Jodoh Mas Burhan" Ucap Pegawai yang lain, kita berdoa semoga. mereka bahagia.
Santi yang mendengar kabar tersebut langsung menelpon ibunya. "Bu benarkah Tania dilamar oleh Mas Burhan anak Buk Seno" Bu Mira yang sedang berada disana membenarkan pertanyaan Santi.
Santi terduduk lesu setelah mendengar berita itu "Tania__kau yang akhirnya dipilih Mas Burhan untuk Istrinya, kau mengambil milik yang aku sukai,Tidakk" Santi menangis diruangan kerjanya hatinya sangat sakit,karena cintanya akhirnya memilih Tania yang sudah dia tolong.
Acara lamaran yang sangat mewah dengan berbagai makanan dan hadiah untuk Tania disediakan. Burhan yang gagah dengan pakaian adat sedangkan Tania dengan baju kebaya panjang berwarna biru soft serasi dengan pakaian Burhan karena semua dipersiapkan oleh desain keluarga Burhan.Cincin berlian pun melingkar di kedua jari manis pasangan itu. Tania dan Burhan nampak serasi walau usia mereka jauh berbeda hampir sebelas tahun.
Para. warga pun yang menyaksikan kebahagian Tania sangat senang akhirnya kehidupan Buk Karti berubah dengan menikahnya Tania nanti. Dari lamaran tersebut diputuskan Tania dan Burhan akan melangsungkan akad Tiga minggu dari acara tunangan mereka.