NovelToon NovelToon
Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"aku terima syaratmu, tapi terima juga syaratku, kael.."
mahiya melotot kesal,pria dingin itu hanya mengangguk datar.
"okeyyy..deal"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

"jam berapa pria itu datang, nduk?"

Bu sarah, umminya mahiya sembari membalik bakwan jagung yang di gorengnya, mengamati anak gadisnya yang duduk di meja makan.

Gadis itu mencomot gorengan yang sudah di tata umminya di atas meja.

"mahiya..kebiasaan amat sih nduk, pamali!" tegur bu sarah, mahiya cuman nyengir lucu, mulutnya menyang-menyong kepanasan.

"siapa nama pria itu nduk?"

Kini bu sarah duduk di depan mahiya yang sudah duduk santai, tangannya membuka jilbab, rambut indahnya mengembang indah, rambut ikal yang panjangnya sepunggung.

Mahiya meraba tasnya, mencari jedai dan menjepit rambutnya tinggi.

"kael saka laksana, mi"

"waduhh, namanya agak kebule-bulean yah!" seru sang ibu, wanita sekitaran 40 tahun itu kelihatan sedikit kaget.

"orangnya juga rada bule mi," sahut mahiya santai sambil mengunyah gorengan, bu sarah memukul pelan tangan putrinya yang celamitan.

"itu buat ntar malem, orangnya belum datang, cemilannya udah habis"

Mahiya nyengir, tapi tetap mengunyah santai tanpa rasa bersalah.

Kepalanya celingukan, seperti mencari sesuatu.

"abi dan fikral belum pulang mi?"

"belum.." umminya menggeleng,

"kalau adikmu tadi ijin pulang telat, karena lagi latihan baris berbaris, kalau abimu, ummi suruh singgah di toko roti"

"emang ada yang ulang tahun?" tanya mahiya asal, tapi matanya tetap memicing.

"kamu ini.." tegur ibunya gemas.

"ummi malu, kalau pria yang mau melamar kamu ini cuman kita hidangin bakwan jagung doang"

Mahiya malah melengos jengah, di hidangin bakwan aja udah lebih daripada pantas, untuk apa abi dan umminya sampai sebingung itu, memikirkan apa yang layak untuk di makan kael.

"abimu bahagia banget mahi, anak gadisnya nggak mau pacaran, dan akhirnya ada pria yang ingin melamar kamu"

"ya ampun ummi, keknya mahi nggak sejelek itu banget deh, sampai abi bersyukur ada yang mau nikahi mahi.."

Ibunya tertawa, tangannya memukul lengan mahiya pelan.

"bukan karena jelek nduk, kamu itu cantik, cantik banget malah, cuman kepribadian kamu kan agak aneh, jadi abimu takut nggak ada pria yang mau menjadikanmu istri"

"ihhh, ummi.." teriak mahiya sebel, bisa-bisanya umminya sendiripun meroasting dirinya, yang memang sebenarnya agak aneh sih.

"kamu pacaran dengan si kael itu yah?" tanya ibunya masih dengan sisa-sisa tawanya, mata bu sarah menatap penuh selidik.

"ummi, apaan sih? Kan abi dan ummi nggak ijinin mahi pacaran.."

"bukan kami yang nggak ijinin nduk, tapi tuhan" sambar bu sarah tenang.

"iya ibu ustadzah" sahut mahiya sambil beranjak bangun, ia mencium pipi umminya gemas.

"mahi juga tahu kok, mahi mandi dulu yah, bentar lagi maghrib, kak kael datangnya ba'da maghrib kan?"

######

Mahiya duduk di samping umminya, di depan mereka kael duduk dengan sopan, ada pak rustam, abinya mahiya yang menatap kael tak berkedip.

"saya jatuh cinta pada mahiya pak, saat saya mengajak mahi pacaran, dia menolak saya"

Terdengar ucapan kael sangat jelas, wajah pria itu tak sedikitpun terlihat ragu. Mahiya sampai harus menutup mulutnya yang tercengang, dia nggak mau orangtuanya menyadari reaksi kagetnya itu.

"saya memang tidak mengijinkan anak-anak saya pacaran, itu bukan budaya kita"

Kael mengangguk setuju, ucapan abinya mahiya itu, walau terdengar datar, kael mencoba memahami.

"karena itulah, pak, buk. Saya datang kemari. Saya takut mahi akan dilamar orang lain, saya takut keduluan orang lain pak, karena saya benar-benar menyukai mahi"

Kael yang berbohong, tapi mahiya yang berulangkali menelan salivanya. Jujur mahiya merasa bersalah, membohongi kedua orangtua dan juga keluarga kael.

"jadi tujuan kamu datang kemari mau melamar mahi?"

Mata pak rustam menatap lekat, mencari kejujuran dari pria tampan yang duduk dengan tenang di depannya itu.

"tidak pak.." sahut kael, kepalanya menggeleng.

"saya hanya pembuka pak, nanti keluarga saya akan datang melamar kemari. Saya ingin tahu, kapan keluarga saya bisa datang?"

Pak rustam terlihat menarik nafasnya, walau wajah pria paruh baya itu terlihat dingin, tapi sorot matanya jelas terlihat lega.

Kael tersenyum tipis, dia tahu restu sudah dikantungi, tinggal meyakinkan kedua orangtua mahiya untuk mengijinkan mereka menikah dalam waktu dekat.

"kamu tahu mahi sedang kuliah kan?, dan saya sebagai abinya tidak ingin kuliahnya berhenti ditengah jalan"

Kael menggeleng cepat, menyakinkan.

"saya tidak akan menganggu kuliah mahi pak, saya akan pastikan mahi lulus dengan tepat waktu, walau kami sudah suami istri.."

"tunggu..!"

Pak rustam mengernyitkan keningnya,

"maksud kamu, kamu akan menikahi mahi sekarang?, tidak menunggunya selesai kuliah"

Kael menelan salivanya, suara abinya mahiya yang sedikit meninggi, membuatnya lumayan gugup.

"ya pak.." angguk kael ragu, matanya melirik mahiya yang juga kelihatan gugup.

"mahiya masih terlalu muda, dia baru 19 tahun"

Kael mengangguk lagi, tapi kini senyumnya terlihat meyakinkan.

"saya tahu pak, jika bapak takut. Saya tidak akan menyentuh mahi sampai usianya legal, saya hanya tak mau kehilangan mahi pak"

Wajah pak rustam tersipu, pria paruh baya itu sampai terbatuk.

"kalau kamu sudah menikahi mahi, itu hakmu" sahut pak rustam setengah berbisik, sepertinya pria paruh baya itu malu.

"ngomong-ngomong berapa usiamu?"

Kael sambil mengangguk menjawab jujur.

"32 tahun pak.."

"uhuk.." pak rustam kembali terbatuk, sedikit tersedak juga. Untungnya kopinya sempat tertelan.

Mata pak rustam memandangi kael, pria di depannya ini, yang ingin melamar anak gadisnya ini, hanya berbeda 12 tahun darinya, dan berbeda 10 tahun dari istrinya. Malah jarak antara pria ini dengan putrinya lebih jauh 13 tahun, tapi mungkin karena dia tampan dan anak orang kaya, penampilannya tidak terlihat seperti pria berusia 32 tahun.

Pak rustam menoleh ke arah istrinya, sepertinya dia meminta pendapat umminya mahiya itu. Tapi istrinya diam saja, dengan wajah yang juga terlihat terkejut.

"kalau bapak menerima saya, dalam minggu ini orangtua saya akan datang melamar pak"

Suara kael menyadarkan pak rustam, pria tua itu mengelus jenggotnya yang panjang.

"besar harapan saya pak, bapak mau menerima saya sebagai menantu bapak"

Pak rustam kembali menatap kael lekat, matanya seakan ingin mencari sesuatu di mata pria tampan itu. Tapi hatinya menyadari jika pria ini sangat serius dengan ucapannya.

"baiklah kael, ajaklah keluargamu kemari"

Terlihat wajah kael tersenyum, tarikan nafasnya juga terdengar lega.

"saya akan menikahi mahi bulan ini juga pak"

Pak rustam menoleh kaget, begitu juga bu sarah dan mahiya yang terperanjat.

"saya ingin segera di sahkan secara agama dulu pak, setelah resmi secara agama dan negara baru akan melaksanakan pesta"

Pria tua itu mengernyitkan keningnya, kenapa pria tampan ini terlihat sangat buru-buru, ada apa sebenarnya.

Kael menyadari jika ayahnya mahiya itu sedikit curiga, dengan cepat kael kembali tersenyum meyakinkan.

"jika bapak mengijinkan mahiya pacaran, pasti saya nggak se-ngebet ini pak, saya benar-benar takut kehilangan mahi"

Lagi-lagi mahiya tercekat, akting kael sangat sempurna, dia saja bisa tersipu mendengar cara pria itu mengatakan perasaan palsunya itu, padahal dia sendiri tahu bagaimana sebenarnya perasaan kael.

Mahiya melirik kedua orangtuanya yang mengangguk puas dengan senyum bangganya.

Hati mahiya meleleh, dia merasa sangat bersalah telah membohongi abi dan umminya, mahiya kembali melirik kael, kali ini pria itu menatapnya, mata coklat kael terlihat penuh cinta.

Mahiya kembali menelan salivanya susah payah, hampir saja dia memberikan tepuk tangan meriah untuk akting kael yang benar-benar luar biasa.

Bersambung..

1
Rina Zulkifli
maratahon 22 part. mantul n seru ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!