NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Cita-cita Aira.

Suasana kantin siang itu tampak ramai seperti biasanya. Para siswa sibuk dengan makanan mereka. Aroma masakan menguar ke seluruh penjuru, sayup-sayup obrolan mereka berirama memenuhi ruangan, menciptakan dengung latar yang kontras dengan ketenangan yang menyelimuti meja Leonel.

​Aira yang baru saja masuk bersama teman-temannya segera mengambil posisi duduk di meja yang sama dengan Leonel yang sudah datang lebih dulu. Ia menggeser Rizky, sahabat Leonel yang kini dengan pasrah pindah ke meja teman-teman Aira. Wajah Aira yang beberapa saat lalu tampak seperti ditimpa masalah besar karena kehilangan uang, kini berubah total. Tidak ada lagi wajah ditekuk, ia kembali ke setelan pabrik-nya.

​Sembari menunggu pesanannya, gadis itu duduk menopang dagu. Tatapannya sangat fokus pada sosok tampan dengan pahatan wajah yang nyaris sempurna di sampingnya. Leonel tidak meliriknya sama sekali. Cowok itu masih fokus dengan makanannya yang nyaris habis, membuat kehadiran Aira di sana seolah tidak terlihat.

​Tapi bagi Aira, itu tidak masalah. Selagi bisa duduk di samping Leonel dan tidak diusir, Aira dengan senang hati berada di sana meski tak dianggap.

​"El, kamu sukanya kita nikah nanti pakai adat apa?" Aira membuka obrolan yang sama sekali tidak ditanggapi.

​"Kamu mau cincin yang kayak gimana? Kalau Aira sih yang simple tapi elegan ya, yang penting harganya mahal, cukup kok." Dia tersenyum sembari membayangkan wajah tampan Leonel yang akan menyematkan cincin mewah di jari manisnya nanti.

​"Oh iya, kalau nanti kita bulan madu, baiknya ke mana ya?"

​Kalimat-kalimat ocehannya tak pernah membuat pria itu kaget, seolah semua itu adalah hal biasa yang sering dia dengar dari mulut Aira. Pun dengan Nando di samping Leonel, dia juga tidak kaget saat Aira terus berhalusinasi tentang sahabatnya.

​Hingga pesanannya datang, semangkuk bakso kini diletakkan di depan wajah Aira. Gadis itu pun beralih, matanya berbinar menatap mangkuk tersebut, seolah melihat harta karun di tengah kepulan uap panas yang perlahan menari di udara.

​"Kau tahu El, persamaan kamu sama bakso ini apa? persamaannya adalah sama-sama menggugah selera seorang Aira," ujarnya kemudian terkikik geli sendiri. Tangannya mulai mengaduk kuah bakso, menambahkan sedikit sambal dan kecap, tapi mulut dan wajahnya tidak benar-benar berhenti berbicara dan berekspresi.

​"Kalau nanti kita menikah, aku mau kita punya anak sepuluh, sanggup aku," ujarnya lagi tanpa kehabisan bahan obrolan.

.

.

​Uhuk! Nando yang sejak tadi menyimak kini tersedak mendengar kalimat ajaib Aira. "Kenapa tidak sebelas saja, Ra? Kan nanggung, satu lagi sudah bisa membentuk tim sepak bola itu," timpal Nando akhirnya sembari meraih tisu.

​Garpu yang dipegang Aira menggantung di udara. Gadis itu tampak berpikir. "Iya juga ya... tapi kan kalau anak kami cowok semua, kalau ada ceweknya berarti kurang dong, Nando... harusnya sebelas cowok, dua belas cewek, gitu kali ya?"

​"Hahahah, dikira anak kucing!" Nando tidak lagi bisa menahan tawanya karena gemas. Pria itu sampai heran kenapa Leonel tahan tidak tertawa mendengar celotehan Aira yang absurd dan tanpa rem.

​"Oh iya, Ra... kamu tahu nggak di sekolah ada murid baru?" tanya Nando. Dia mulai banyak bertanya karena makanannya sudah habis.

​"Tahu, namanya Aldaren. Kami tadi pagi dihukum, tahu," jawabnya penuh semangat, seakan hukuman itu adalah sebuah pencapaian.

​"Oh iya, kamu terlambat tadi? Kok bisa?"

​"Bisalah, emang kapan aku disiplinnya!"

​Uhuk! Uhuk!

​Aira tersedak hebat karena terlalu bersemangat menjawab Nando, hingga ia terbatuk-batuk cukup keras. Suara batuknya yang tiba-tiba memecah keheningan di meja itu membuat Leonel akhirnya meletakkan sendok, menghentikan gerakannya, lalu menoleh dengan tatapan tajam dan dingin yang menusuk tepat ke arah Aira.

​"Makan yang benar! Jangan bicara terus!" ujar Leonel datar. Namun, tangannya justru menggeser gelas minumannya ke arah gadis itu. "Minum!" perintahnya singkat.

​Aira mengulum senyum. Ia meraih minuman itu lalu meneguknya hingga tersisa separuh. "Aku mah rela deh tersedak terus kalau ujung-ujungnya kamu perhatian begini, El," ujarnya dengan nada menggoda.

​Leonel hanya mendengus. Ia melipat kedua tangannya di atas meja, lalu menggeser mangkuknya yang sudah kosong, diam seolah sedang menunggu Aira menghabiskan baksonya.

*****

​Di sisi lain, Cleo yang duduk tak jauh dari sana sudah mengepalkan tangan di balik meja. Ia geram melihat betapa santainya Aira menempati posisi yang sedari tadi ia incar. Tak tahan lagi, Cleo berdiri, membawa nampan makanannya, dan melangkah penuh percaya diri menuju meja Leonel.

​"Nando, kamu pindah, dong! Ada yang mau aku bicarain sama Leonel, urusan kegiatan OSIS," ujar Cleo dengan nada yang dibuat selembut mungkin.

​Nando mendongak, menatap Cleo sebentar, lalu beralih ke piringnya yang sudah bersih. Saat ia baru hendak beranjak, Aira lebih dulu memotong. "Eh, kalau mau bahas OSIS jangan di sini, Cleo. Nanti saja, ini jam istirahat, tahu!" protes Aira. Matanya menyipit, tidak rela ada cewek lain yang mencoba menginvasi wilayah kekuasaannya.

​"Tapi ini penting, Aira. Kamu tidak bakal tahu!" kekeh Cleo, mencoba tetap tenang meski urat kesabarannya mulai menipis.

​"Penting atau apa pun itu, waktu istirahat adalah hak asasi bagi setiap perut yang lapar. Aku tidak mengizinkan Leonel diganggu dulu!" sahut Aira yang dengan lancang nya memeluk posesif lengan Leonel.

​Cleo mendelik. "Apaan sih, ngatur-ngatur? Leonel-nya saja tidak keberatan, iya kan, El?" Cleo menoleh pada Leonel, berharap dukungan.

​Leonel menghela napas panjang, tatapannya dingin saat menatap Cleo. "Kita bicara nanti, Cleo," jawabnya datar.

​Cleo tertegun, wajahnya memerah menahan malu sekaligus kesal. Ia mendengus kasar, sementara Aira sudah tersenyum lebar penuh kemenangan.

​"Nah, dengar kan? Bicaranya nanti! Hus, hus... anomali harus pergi!" usir Aira sambil mengibaskan tangan, seakan-akan Cleo adalah lalat yang mengganggu makan siangnya.

Cleo terpaksa kembali ke tempat duduknya semula. Sontak, teman-teman Aira yang melihat kejadian itu langsung meneriakinya.

​"Kasihan, malulah aqua!" teriak Anya sambil mengejek.

​"Nggak diterima gak tuh, hahahah!" sahut temannya yang lain.

​"Lihatlah Aira kami, meski ditolak, dia tetap menghilangkan urat malunya. Kekep terus, Ra!" ujar Denada terkikik geli. Sindiran itu malah membuat Aira tersanjung memperlihatkan wajahnya yang mulai songong.Ia merasa semua yang dikatakan teman-temannya memang benar dan itu membanggakan.

Kantin kembali riuh saat seorang cowok masuk dengan langkah tegas dan penuh percaya diri. Banyak siswi yang langsung terpesona, terutama mereka yang menyukai cowok berkarisma. Ada yang memberanikan diri ingin berkenalan, ada pula yang hanya menatap kagum dari jauh. Namun, lebih banyak lagi yang bertanya-tanya karena merasa asing dengan kehadiran murid itu.

​"Anak baru, ya?"

​"Gila, ganteng banget!"

​"Siapa tuh? Kelas berapa?"

​"Akhirnya ada juga yang bisa menyaingi Leonel di sekolah ini,"

​"Wah, bakal duduk di mana dia?"

​Masih banyak bisik-bisik kagum lainnya yang memenuhi ruangan. Itu sudah menjadi bagian dari kehidupan Aldaren. Di sekolah lamanya pun dia terbiasa dengan perhatian seperti itu, dan dia sama sekali tidak peduli.

​Kini, langkah kakinya yang tenang berhenti tepat di samping meja Aira. "Boleh gabung?" tanyanya sambil memberikan senyum lembut pada gadis itu, kontras dengan ekspresi dinginnya saat masuk kantin tadi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
thor up lgi yokkkk/Slight//Slight//Slight/
wulan dari
kira" leonara itu Aira apa Leonel ya.
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wuahh triel nda thor/Curse//Curse//Curse//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver/ duhhh gk bisa aku
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: gk asik/Right Bah!/
total 2 replies
Mey Abimanyu
curiga Leon yg balas ini chat 😆😆😆
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
HAHAHHA kmau lucu sekali sih aira ya ampun🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: laginya oon banget😑🤧
total 2 replies
wulan dari
kira" Aira pilih Leonel apa daren ya klo pilih Leonel trs Daren gmna dan ko g ad kisah Aurora,valerio dan Malvin ya Thor
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Entah kak, pilihan yang syulitt🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kayanya gelang dukunnya manjur tpi km blm menyadarinya ra😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kagak manjur kak, Leonel kagak klepek-klepek🤣🤣😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
buhhahhaha kasian sekali 🤣🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: lima juta hangus🤣🤣😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!