NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:50.4k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12 satu hal yang aneh

Xyra nampak telaten mengganti seprai lama Bryan dengan seprai yang baru saja di ambilkan Bryan untuk ia pasang.

Wanita itu nampak sibuk dan serius menata seprai hingga terlihat rapi dan enak di lihat.

Kemudian ia menata bantal bantal dan guling dan melipat selimut yang juga baru di ujung tempat tidur.

Terakhir ia menyemprotkan pewangi ke seluruh tempat tidur.

Kegiatannya itu tak sedikitpun luput dari tatapan mata Bryan di sofa sana.

Sejak tadi ia memang terus saja memperhatikan pekerjaan yang sedang di lakukan oleh Xyra hingga ia tak beralih sedikitpun dari wanita itu.

Ia melupakan pekerjaanya,

" kau terlihat sangat terbiasa dengan pekerjaanmu " ucap Bryan tiba tiba kepada Xyra yang saat ini sedang membersihkan lantai dengan mesin pembersih debu.

" tentu saja saya terbiasa dengan pekerjaan rumah tuan muda...

Saya ini seorang irt " jawab Xyra dengan tak menghentikan pekerjaannya.

Ia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya membersihkan kamar cucu sang majikannya itu.

Ia bukannya tidak tahu jika sejak tadi Bryan terus menatapnya.

Dan hal itu sungguh membuatnya merasa risih dan tidak nyaman.

" apa itu irt ?! " tanya Bryan kemudian.

" ibu rumah tangga tuan muda...saya seorang istri " jawab Xyra tegas seolah ia ingin menegaskan statusnya kepada laki laki di sana itu.

Mendengar jawaban Xyra, Bryan terdiam.

Entah kenapa ia merasa tak suka mendengar jawaban wanita di hadapannya itu.

irt....

Ibu rumah tangga dan....seorang istri....

Dada Bryan tiba tiba terasa sesak mendengar jawaban itu.

" kenapa kau harus pulang setiap hari, tidakkah sebaiknya kau tinggal saja di sini seperti yang lain ?!

Kau terkesan memiliki keistimewaan di banding pelayan lain jika datang di pagi hari dan pulang di sore hari..." ucap Bryan lagi sedikit pedas.

" maaf tuan muda sejak awal memang perjanjiannya seperti itu.

Nyonya Laura juga tidak berkeberatan dengan itu.

Seperti yang tadi saya katakan, saya seorang istri..

Saya pulang di sore hari tentu karena di rumah ada suami saya yang menunggu saya pulang " jawab Xyra yang seolah semakin sukses memantik kemarahan di dada Bryan.

Entahlah di mana salahnya Xyra, tapi Bryan merasa kesal dengan jawaban Xyra.

Wajah laki laki itu berubah dingin dan tatapan matanya menajam.

Perlahan ia bangkit dari duduknya dan berdiri setelah ia meletakkan lap top yang tadi berada di pangkuannya.

Bryan melangkah mendekat ke arah Xyra dan tiba tiba mendorong tubuh Xyra kebelakang hingga tubuh wanita itu menabrak dinding.

Xyra yang tak menyadarai pergerakan Bryan, terkejut bukan main ketika tiba tiba laki laki itu sudah berada dekat dengannya kemudian mendorongnya dan kini menghimpitnya ke dinding.

" kau terdengar begitu memuja suamimu itu...apa kau bahagia bersamanya ?! " tanya Bryan dengan tatapan mata yang sudah memerah.

" ten..tentu saja sa..saya bahagia bersamanya tuan muda " jawab Xyra dengan suara tergagap karena ketakutan luar biasa yang kini ia rasakan.

Tubuh Bryan menempel sempurna pada tubuhnya dan ia tak pernah dalam kondisi sedekat ini dengan laki laki lain selain Yari suaminya.

Perasaan Xyra campur aduk,

Antara rasa takut, dan rasa bersalah terhadap sang suami.

" apa aku tidak salah dengar ?! kau bahagia bersama laki laki tak bertanggung jawab seperti suamimu itu....?! " ucap Bryan lagi dan ucapan Bryan kali ini membuat Xyra tersinggung karena ia merasa ucapan Bryan merendahkan sang suami.

Xyra mendongak menatap Bryan dengan tatapan tidak suka.

" apa hak anda mengatakan suami saya tidak bertanggung jawab ?!

anda tidak mengenalnya dan anda tidak tahu siapa dia " jawab Xyra tegas dengan tatapan tajam kepada Bryan.

Reaksi Xyra semakin membuat Bryan panas.

" aku tidak butuh mengenalnya atau tahu lebih dulu siapa dia untuk bisa menilai sepecundang apa laki laki yang telah menjadi suamimu itu.

Dengan dia yang membiarkanmu bekerja keras seperti ini apalagi membiarkanmu menjadi seorang pelayan...

Apa menurutmu laki laki seperti itu bisa di sebut sebagai laki laki jantan yang bertanggung jawab hahh.....?! " suara Bryan penuh terdengar penuh penekanan dan mengintimidasi seiring dengan tatapan matanya yang setajam silet menatap Xyra.

" saya bahagia bersamanya....dan tentang bagaimana suami saya,

saya tetap bahagia bersamanya " jawab Xyra kesal.

" kau memang wanita bodoh..." ejek Bryan.

" bukan urusan anda tuan..." Xyra tak mau kalah.

Tatapan mata keduanya kian terasa menajam,

Keduanya berada cukup lama dalam posisi itu hingga sebuah ketukan dan panggilan dari luar pintu terdengar.

Tok tok tok....

" Xyxi...kau di dalam ?! " panggil sebuah suara yang Xyra jelas tahu milik siapa suara itu.

Dengan reflek Xyra mendorong kuat tubuh jangkung dan kekar seorang Bryan agar menjauh darinya.

Ia tak mau nyonya Laura melihat semua ini, ia tak mau majikannya itu berprasangka buruk dan akan berpikir macam macam kepadanya.

Tubuh Bryan pun terdorong ke belakang beberapa langkah dengan tatapan yang masih setia terarah kepada Xyra.

Cklek....

Pintu kamar Bryan terbuka dari luar dan segera menampilkan sosok nyonya Laura yang duduk di atas kursi roda dengan di dorong oleh madam Liana.

Kedua wanita berbeda usia itu nampak menatap sejenak ke arah Xyxi dan Bryan namun kemudian tatapan mereka berakhir pada Xyxi.

Sementara Bryan...

laki laki itu nampak melangkah kembali ke arah sofa tanpa sepatah kata dan kembali berkutat dengan lap topnya seolah tak pernah terjadi apa apa.

" maaf nyonya...saya.... " Xyra merasa tidak enak karena sang majikan sampai mencarinya kemari.

Selain itu ia juga meresa jengkel kepada Bryan yang nampak diam saja.

Bukankah tadi dia berkata....

Tentang nyonya Laura itu adalah urusannya....

Tapi apa ini...

Laki laki itu hanya diam saja...

Rutuk Xyra di dalam hati.

" ah tidak apa apa Xyxi....pekerjaanmu sudah selesaikan di sini....?! "

tanya nyonya Laura sambil melirik sejenak ke arah Bryan yang raut wajahnya jelas sekali menunjukkan jika suasana hatinya sedang tidak baik baik saja saat ini.

" sudah nyonya..." jawab Xyra cepat.

" ah baiklah...kalau begitu ayo temani aku, aku ingin mencari sinar matahari " ajak nyonya Laura.

" iya nyonya...mari " jawab Xyra dan ia langsung melangkah mendekat ke arah kursi roda nyonya Laura.

" silahkan...nona...." ucap madam Liana mempersilahkan Xyra mengambil alih pegangan kursi roda nyonya Laura.

Xyra sedikit tercekat mendengar panggilan madam Liana kepadanya.

Sejenak Xyra menatap ke arah madam Liana, seolah ia ingin menegaskan jika ia keberatan dengan panggilan itu.

Siapa dirinya hingga ia harus di panggil nona oleh wanita kepercayaan sang majikan itu.

Madam Liana tersenyum tipis kepada Xyra yang menatapnya.

" ayo..." terdengar nyonya Laura mengulang kembali ajakannya kepada Xyra.

" baik nyonya...." jawab Xyra kemudian dan mulai mendorong kursi roda nyonya Laura.

Nyonya Laura melirik sejenak kembali ke arah Bryan di sana kemudian ia beralih melirik ke arah madam Liana sebelum ia benar benar keluar dari kamar sang cucu itu.

Begitupun dengan madam Liana, ia saling lirik dengan sang majikan setelah sebelumnya ia juga melirik lebih dulu kepada Bryan di sana.

Suatu hal yang cukup aneh dan patut di pertanyakan jika seorang Bryan Nikolas Yu yang terkenal anti bersinggungan dengan orang orang asing...

Justru kini membiarkan dirinya berada dalam satu ruangan bersama orang asing ?!

Ya...

Menurut mereka Xyra adalah orang asing bagi Bryan,

selain itu...

Bryan dan Xyra bahkan juga bertemu baru dua bulanan ini.

Apalagi yang mereka tahu....Bryan juga tak pernah terlihat berinteraksi secara intens dengan perawat sang nenek itu.

1
Widia Aldiev
moga aja kembar cewek biar keluarga impian Bryan makin rame 😍 makasih ya kak Tara ❤️ ditunggu novel terbarunya ❤️❤️❤️
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘶𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘰𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘵𝘢𝘳𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘣𝘶𝘭𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘥𝘶 𝘢𝘥𝘪𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘺𝘢𝘬𝘪𝘭 𝘩𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘺𝘢
shinta
aaahhh akhirnya adiknya shaqil hadir... bahagia selalu ya kalian😍😍
Tuti Tyastuti
𝘨𝘹 𝘢𝘱𝘢" 𝘹𝘺𝘹𝘪 𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢
Nur Halida
ya benar sudah saatnya xixy bahagia... 🥹🥹
shinta
Kak Tharaaaaaaaaa jangan lama-lama Up nya.🙏
shinta
mohon maaf, hari ini readers ga usah makan yg manis-manis, ini aja udah terlalu manis, takutnya malah diabetes 🤭😍😍
Tuti Tyastuti: 𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘥𝘪 𝘵𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘺𝘢 𝘯𝘺𝘢😍
total 6 replies
novi💜💜
pelan2 ya Bry, Xyra udah jdi milikmu sepenuhnya kok 🤭
Tuti Tyastuti
𝘪𝘬𝘶𝘵 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢
Nur Halida
ikut bahagia juga .. 🥹🥹
shinta
kayak gini juga aku udah ikut ngerasain bahagianya Xyxi.... perjuanganmu sudah membuahkan hasil ya Bry. cintai dan sayangi Xyxii, ingat, kamu tidak mudah mendapatkan kepercayaan xyxi, jadi jangan disia-siakan. bagi mereka yg merasakan cinta, kebahagian bisa diraih dengan hal-hal yang sederhana....😍😍😍
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶🥰
Nur Halida
terharu banget🥹🥹😭😭😭perjuangan cinta bryan dan xyra untuk bisa bersatu penuh lika liku walau dari awal cara bryan salah untuk bisa memiliki xyra
Widia Aldiev
eeeeem 😭😭😭😭 kak Tara bikin q mewek kejer di pagi hari...Xyra terimalah cinta Bryan itu nyata buatmu resapilah karena tak akan kau dapatkan lagi cinta yg begitu tulus dan indah,Bryan lelaki yg bertanggungjawab nggak menye" meski ada penggoda selama ini tp dia tetap menjaga cintanya hanya untukmu seorang,karena q pun pernah merasakan seperti yg kau rasakan Xyra,meski bukan yg pertama tp cintanya sungguh nyata 🥺❤️❤️❤️
shinta
ahhh nangis akuuu, rupanya Xyxi ada trauma juga. Ayok Bry.... tunjukan cintamu yang besar itu pada Xyra!!😍😍😍
Tuti Tyastuti
𝘈𝘭𝘩𝘢𝘮𝘥𝘶𝘭𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘩𝘬𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘭𝘦𝘦𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶😍
Nur Halida
yeyyyy akhirnya nikah juga ...
Ninik
akhirnya xixy nikah beneran sama Bryan
shinta
Alhamdulillah.... ikut lega aku tuh.
selamat menempuh hidup baru buat kalian, semoga Samawa dan tidak ada ujian berat dari author!!🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!