NovelToon NovelToon
PENGUASA LANGIT

PENGUASA LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kultivasi Modern / Perperangan / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:50.7k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Anugrah adalah anak laki-laki yang miskin dengan kehidupan yang pas pasan dari ayah yang kenah PHK dan akhirnya menjadi pengemudi becak Mesin sedangkan ibunya sudah lama meninggalkannya sejak dia Sekolah Dasar. Kehidupan serba susah membuat dirinya terus di ejek dan di bully oleh kawan-kawan sekolahnya apalagi ketika dapat beasiswa bersekolah di sekolah elit di kotanya hingga caci maki bahkan bully terus dia terima dan dia terima dengan kuat dengan pembuktian dia tidak gampang menyerah hingga suatu hari semuanya berubah ketika dia tanpa sadar di bawa ke alam astral yang mempertemukan dengan arwah ibunya yang membuka takbir siapa dirinya sesungguhnya yang memiliki kemampuan luar biasa sebagai penguasa langit yang di takuti semua orang namun kehidupan belum berhenti ketika dia harus membuktikan jatih dirinya dan mengangkat martabat keluarganya dengan segala pembuktian kemampuannya, sanggupkah Anugrah membuktikan dirinya? Sanggup kah Anugrah mengangkat Martabat keluarganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Terkejut

Ayahnya Akip langsung menarik tangan anaknya dengan perasaan malu.karena sudah di bohongi oleh anaknya hingga dia menarik paksa anaknya dari tempat itu sambil bicara

"Kita pulang dan di rumah nanti kau kan ku ajar karena kau sudah bikin malu ayahmu ini"

Akip yang di tarik secara paksa berusaha melepaskan pegangan tangan Ayahnya yang begitu kuat sambil minta ampun

"Iya Ayah, ampun Ayah sakit tangan ini kalau Ayah remas seperti ini"

"Diam kau!"

Bentakan Ayahnya Akip begitu kuat hingga Om Koko dan Anugrah jadi terkejut sedangkan Akip jadi diam seribu bahasa dan tidak berani lagi untuk bicara bahkan rasa berontak yang ada padanya juga langsung hilang hingga kini Ayah Akip tidak begitu susah menarik tangan anaknya ini dan akhirnya meninggalkan rumah Anugrah tanpa berani melihat Anugrah atau pun Om Koko yang saat ini melepas kepergian mereka sedangkan Om Koko yang merasa tugasnya sudah berakhir mencoba permisi kepada Anugrah untuk kembali menjaga warung

"Iya Om, Anugrah ucapkan ribuan Terimakasih kepada Om yang sudah mau menolong Anugrah hingga kebohongan dan fitnah dari Akip bisa terbuka dan Anugrah jadi bersih dari tuduhan fitnah itu om"

"Iya nak sebenarnya Om ikut terkejut kalau selama ini Ayahnya Akip tidak tahu akan kelakuan anaknya artinya selama ini Ayahnya sudah dia bohongi oleh Akip"

"Benar juga ya Om"

"Baiklah Om permisi"

"Iya Om Koko"

Anugrah menyalami Om Koko bahkan mencium tangannya

"Ya sudah kalau ada apa-apa hubungi saja Om ya"

"Iya Om"

Anugrah menarik napas lega sambil melihat kepergian Om Koko menuju Warung Serba Ada miliknya sedangkan Anugrah kembali mau masuk ke dalam rumah sambil membuka Anugrah bicara

"Selamat datang kehidupan baru"

Anugrah merasa hari ini adalah kehidupan baru buatnya hingga dia kini penuh semangat karena persoalan yang ada padanya selalu dapat di atasi dengan adanya orang-orang yang jadi penolongnya

"Ini mungkin semua pertolongan Tuhan"

Anugrah melihat pintu yang dia buka dan selanjutnya mengunci kembali pintu rumah dengan baik karena saat ini tingkat waspadanya jadi lebih kuat sejak dia tahu kalau kini uang Ayahnya ada banyak sekali dan baginya baru kali ini dia melihat uang sebanyak itu apalagi buat ukuran anak yang saat ini berusia 12 tahun dan punya kehidupan yang pas-pasan bahkan di golongkan orang tidak mampu yang hidup di bawah garis kemiskinan maka uang segitu yang bernilai 60 juta terlalu besar buatnya bahkan dia memegang uang 50.000 baru saja terjadi dan selama ini belum pernah dia pegang apalagi untuk dia belanjakan hingga tangannya bergetar ketika membelanjakan uang sebanyak itu untuk pertama kali

"Oh Tuhan"

Hanya ini kata-kata yang terucap dari mulutnya Anugrah hingga akhirnya coba untuk membersihkan rumahnya terlebih dahulu dan merapikannya karena selama ini dia dan Ayahnya tidak begitu peduli terhadap kebersihan rumah mereka namun saat ini badan Anugrah penuh energi karena sudah makan siang dengan lauk kesukaannya

"Ayam goreng dan nasih padang"

Kata-kata ini seperti idaman makan yang selama ini hanya mimpi tapi kini semua itu sudah terwujud hingga saat ini dia penuh gairah dan semangat untuk berkerja hingga akhirnya rumah yang di bersihkan ini terlihat bersih dan rapih

"Sudah beres semua dan kini aku lanjut untuk menyetrika"

Anugrah begitu semangat pada hari ini hingga dia kembali memeriksa jemuran pakaian yang tadinya dia cuci

"Em sudah kering dan sudah bisa di strika"

Semua dilakukan dengan riang dan penuh semangat apalagi saat ini dia merasa bukan dari kelompok orang lemah, miskin dan apa pun namanya karena sebenarnya dia bisa beli yang dia mau dari dulunya walaupun sebatas kebutuhan harian namun hanya karena dia tidak tahu namun kini dia sudah tahu dan dia bisa gunakan seperlunya namun seketika Anugrah terdiam dan berpikir

"Kasih tahu Ayah dulu"

Tiba-tiba Anugrah teringat dengan Ayahnya yang mungkin juga tidak tahu hal ini dan harus di kasih tahu tentang hal ini dan bila terus uang ini bersamanya maka bisa jadi tidak akan pernah aman jadi ditangan Ayahnya mungkin lebih aman

"Ya sama Ayah saja"

Anugrah bicara sendiri dengan cara berpikir anak usia 12 tahun dan berusaha berpikir dan menjawab sendiri hingga baju yang di setrikanya selesai dan siap di pakai besok

"Yes baju selesai dan tas buatan ku juga selesai dan aku......"

"Tok, tok, tok"

"Anugrah buka pintunya nak"

Anugrah terkejut karena tidak biasanya kalau Ayahnya masih sore sudah pulang ke rumah hingga dia langsung membuka pintu rumah namun kini Ayahnya tidak langsung masuk karena melihat perbedaan rumah saat ini

"Lampu listrik menyalah terang dan rumah begitu bersih dan kamu terlihat begitu segar"

Ayahnya Anugrah terkejut hingga dia pangling dengan rumahnya sendiri hingga Angga yang mempersilahkan masuk

"Masuk ya kenapa Ayah terkejut begitu?"

Ayahnya Anugrah masuk ke dalam rumah sambil melihat isi rumah yang saat ini dalam bersih dan tertata rapi

"Kamu yang merapikan dan membersihkan rumah ini nak?"

"Iya Yah"

"Listrik ini menyalah dan lantai ini bersih seperti habis di pel pakai pembersih lantai dan rumah kita seperti ada pengharum ruangan"

"Iya Yah"

"Darimana kau punya uang untuk bisa beli semua bahkan isi tokennya nak bukankah untuk makan dan uang peganganmu saja tidak cukup"

"Cukup Yah dan sangat-sangat cukup karena Ayah kasih uang yang sangat pada Anugrah"

"Maksudnya Ayah tidak paham?"

"Bentar ya"

Anugrah mengambil kunci lemari dari kamar Ayahnya dan langsung membuka lemari

"Ayah, lihatlah uang yang Ayah kasih tiap hari!"

Ayahnya Anugrah langsung melihat apa yang akan di tunjukan anaknya hingga lemari yang di buka anaknya terbuka lebar

"Apa?, ini ini uang siapa? dan dari mana nak?"

Ayahnya Anugrah melihat jumlah uang yang begitu banyak dari uang pecahan 10.000, 20.000 dan pecahan 50.000 yang saat ini tersusun rapih sedangkan Anugrah langsung Menjelaskan

"Ini uang yang Ayah kasih pada Anugrah setiap harinya selama tiga tahun lebih tapi Anugrah baru ingat hari ini kalau Ayah selalu mengingatkan kalau butuh uang untuk beli nasi, ambil saja di lemari dan kuncinya ada di kamar Ayah tapi Anugrah tidak pernah mengingatnya namun hari ini Anugrah baru ingat Yah jadi uang Ayah sudah memenuhi lemari"

"Apa?, jadi selama ini kamu tidak mengingatnya nak dan kamu tahan berlapar-lapar siang hari dan tidak bisa apa pun, pantas kamu tambah kurus dan sangat kurus karena semua ini, jadi kamu makan ketika menunggu Ayah pulang di malam hari dan kamu tidak pernah bicara"

1
@Me and You Married
Kasihan gadis itu bakal jadi pemuas nafsu birahi siluman buaya
@Me and You Married
Anugrah kamu ngga bakal paham dengan perkataan ibumu karena kamu belum dewasa
@Me and You Married
Ayahnya Anugrah lucu deh pengen jalan jalan padahal sudah tua
@Me and You Married
Perdana menteri Alif membiarkan jendral Dewangga yang menumpas siluman karena permintaan jendral Dewangga sendiri
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Anugrah wajah kamu masih imut karena usia kamu masih remaja
Hadiatul Husna
seru sekalii di tunggu bab selanjut nya
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Ayahnya Anugrah ngga tahu kalau para jendral di pantau oleh kembaran Anugrah
nailah anisa
novelnya keren, semangat author
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Anugrah akan mengawasi semua pejabat kerajaan tanpa di ketahui mereka
Risa Istri Yayang
Astaga ayahnya Anugrah ingin buat adik buat Anugrah
Risa Istri Yayang
Wah Anugrah sudah menggandakan diri untuk memantau perjalanan para jendral
Risa Istri Yayang
Jendral Dewangga kemampuannya masih tingkat surga akhir tapi di utus oleh perdana menteri Alif untuk mengurus siluman
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Anugrah walau tinggi badan kamu 175 dan badan kamu berotot tapi usia kamu masih remaja
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Ayahnya Anugrah kenapa ngga bilang langsung ke Anugrah kalau masih ingin jalan jalan di kerajaan langit
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Ternyata kampung jendral Dewangga di serang siluman
Risa Yayang Cinta Sejati
Perdana menteri Alif canggung sama Anugrah padahal Anugrah sudah anggap saudara lho
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
Anugrah kamu ngga usah memikirkan kata kata ibumu nanti kamu pusing
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
Suci kamu pintar mau mewakili keinginan ayahnya Anugrah mengatakan kepada Anugrah
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
Ternyata perdana menteri Alif sudah di anggap Anugrah sebagai keluarga
@Yayang ♡ Risa
Ayahnya Anugrah dan ibunya Anugrah di kamar malah seperti anak remaja yang baru jatuh cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!