KARYA INI DIHENTIKAN !!
PINDAH KE ACCOUNT SEBELAH MASIH DI APLIKASI YANG SAMA.
JUDULNYA "ISTRIKU CINTA PERTAMA ADIKKU" DAN "MENIKAHI GADIS MENYEBALKAN" di account @kanjeng_galau
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nonawidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Temperatur Of Love Chapter 12
Simbiosis mutualisme yukk...
Author banyakin nulisnya, Readers minimal banyakin komentarnya...
Syukur syukur dikasih banyakin votenya hehe...
Happy reading 😍
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
Semenjak obrolannya dengan Alex kemarin, Bhima merasa bertanggung jawab penuh pada hidup Flower. Yah meskipun mungkin Flower tidak mau mengenalnya lagi. Tapi dia sudah menghancurkan hidup Flower.
Tanpa meminta izin atau persetujuan dari Flower, Bhima bahkan memindahkan mama Flower ke ruang perawatan yang lebih baik dan memberikan fasilitas yang memadai di rumah sakit keluarganya tanpa membuat keluarganya curiga.
Bhima juga meminta tolong pada Alex untuk mengawasi Flower dan memantau gerak gerik Shilla dengan sangat hati-hati karena mereka tidak tahu siapa sebenarnya dalang dibalik kejadian tersebut mengingat jika Shilla pun tidak mungkin tahu apartemen Bhima secara detail.
Alex dan Bhima sepakat untuk merahasiakan dulu mengenai persoalan ini sebelum semuanya terungkap dengan jelas. Bisa juga kan musuh Bhima orang terdekatnya sendiri mengingat bagaimana hubungan Shilla dan Flower yang merupakan sahabat. Bahkan mereka tinggal diatap yang sama.
Mungkin dengan hal hal kecil itu Bhima bisa mengurangi sedikit rasa sesak dihatinya karena sudah memperkoosa Flower. Meskipun untuk menebus kesalahannya itu, tidaklah mungkin.
Bhima benar-benar merasa bahwa dirinya tidak lebih baik dari seorang bajingaan.
Apalagi jika sampai Bhumi tahu.. Bhima benar-benar gak sanggup menyakiti saudara kembarnya.
Ah obat sialaan itu~
"Maafin gue Flo..." Gumam Bhima lirih.
"Kak.. aku antar kakak kembali ke kamar ya, langit sudah gelap." Kata Adena lembut. Bhima hanya mengangguk dengan wajah sendu.
"Kak.. apa gak ada sedikitpun kesempatan aku buat memasuki hati kak Bhima? Aku cemburu saat kakak bisa mudah akrab dengan wanita lain seperti Selena dan Kak Alona.
Aku cemburu ketika kakak terlihat sangat memperhatikan gadis tadi.. Aku cemburu kak..
Apa hubungan kamu dengan gadis tadi kak? Boleh kah aku egois tetap meminta mama dan tante Naya melanjutkan rencana pertunangan ini meskipun hanya aku yang mencintaimu? meskipun tak akan pernah ada cinta dihatimu untukku? bolehkah aku egois kak?" Batin Adena sambil sesekali mengusap air matanya seraya tetap mendorong kursi roda Bhima.
"Kakak mau makan buah? biar aku kupasin ya." Tawar Adena saat mereka sudah di ruang rawat inap.
"Boleh.. makasih ya." Kata Bhima memberikan senyumannya pada Adena.
please Bhim jangan sembarangan senyum sama wanita, bisa jadi nanti dia baper dan salah mengartikannya seperti Adena saat ini yang tersipu malu akibat senyuman kamu.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
Bhumi menatap gedung gedung raksasa ibu kota dari kaca ruangannya di lantai 30.
Menyendiri seperti ini membuatnya tidak pernah bosan. Hidupnya hanya dipenuhi dengan kerja kerja dan kerja dia sangat tidak suka berinteraksi dengan orang lain. sangat.
Sebisa mungkin Bhumi akan menyerahkan urusan bertemu client pada Satria, asisten Pribadinya. Bhumi lebih suka bekerja di balik layar karena dia tidak akan bertemu dengan banyak orang.
Namun, beberapa pekan ini Papi Gema selalu menyuruh Bhumi untuk keluar kota dan keluar negeri demi menemui Client secara langsung.
Tujuan Papi Gema tidak lain adalah supaya anaknya tidak terus menutup diri seperti itu.
Sesuai kesepakatan sebelumnya, Bhumi lah yang akan pegang kendali pada Bramantya Corp dan dibantu oleh Keenan kakak sepupunya. Sedangkan Bhima lebih memilih dunia berbeda, yaitu menjadi artis dengan talenta yang ia punya. Mungkin keturunan dari ke narsisan Mami Naya yang merupakan mantan model ya.
Tok.. Tok..Tok..
"Masuk!" Perintah Bhumi dengan aura yang sangat dingin.
Ceklek.
"Sore boss." Sapa seorang lelaki seusianya.
"Ada info apa Sat?" Tanya Bhumi pada orang kepercayaannya yang menjabat sebagai asisten pribadinya. Satria.
"Saya dapat info jika Flower sekarang sudah kembali ke Jakarta." Ucap Satria.
Senyum terukir di bibir Bhumi seperti bongkahan es yang sedikit mencair.
"Tapi saya masih harus mencari dimana Flower tinggal boss." Lanjut Satria.
"Baiklah.. aku tunggu kabar selanjutnya Sat."
"Makasih Sat." Lanjut Bhumi seperti angin surga bagi asistennya itu.
Bhumi seperti mendapatkan sedikit harapannya kembali untuk segera bertemu dengan Flower. Jangan tanya kenapa Bhumi gak bisa menemukan Flower dalam kurun waktu yang lama tersebut.
Pertama, Bhumi langsung di pindahkan orang tuanya ke Amerika. Di sana Bhumi dibebaskan melakukan apapun kecuali mencari info mengenai gadis bernama Flower.
Bahkan Mami Naya selalu saja bisa menggagalkan orang suruhan Bhumi untuk mencari keberadaan Flower.
Hal itu yang dilakukan Mami Naya terbilang wajar dimana orang tua ingin melindungi anaknya. Mami Naya sudah dibuat benar-benar kecewa dengan sosok Flower karena sebelumnya Mami Naya sangat menyayangi Flower hingga melupakan rencana-rencana perjodohan anak-anaknya. Tapi apa yang Flower lakukan apa Bhumi?
Dan baru setahun ini Bhumi bisa bebas meminta asistennya yang bernama Satria, anak dari Evan asistennya papi Gema untuk mencari Flower.
Perjuangan Satria tidak mudah, karena semenjak meninggalkan ibu kota saat itu, Flower mengganti nama panggilannya dengan Bunga demi menghindari keluarga Bramantya.
Bunga, DJ ternama di Bali yang memiliki banyak fans.
Jika bertanya kenapa Alex bisa bertemu Flower, jawabannya sangat sederhana. Alex yang sedang mengurus bisnis di Bali itu berkunjung di Club terbesar di Pulau Dewata karena itulah hobby dari seorang Alex. Dan di sanalah Alex melihat penampilan Flower atau Bunga hingga Alex melakukan berbagai cara supaya bisa menarik Flower kembali ke Jakarta.
"Boss.." Panggil Satria memecah lamunan Bhumi.
"Malam ini anda harus ke Surabaya boss. Anda diminta tuan Gema untuk meninjau langsung proyek disana."
"Harus malam ini Sat?" Tanya Bhumi.
"Iya.. saya sudah pesankan tiketnya, anda akan berangkat dengan sekertaris anda, Renata."
"Berapa hari jadwalku disana Sat?"
"Hanya dua hari boss."
"Baiklah.. nanti aku langsung berangkat saja dari kantor."
"Kalau begitu saya permisi ya boss." Pamit Satria.
"Oke.. makasih sat!"
"Bhummm.." Panggil seorang wanita yang masuk ruangan Bhumi.
"Hmm.. ada apa Ta?" Tanya Bhumi menatap Renata, sekertarisnya.
"Elu udah siapin keperluan elu buat ke surabaya belum? pesawat jam 8 malam. Jadi jam 6 kita harus udah berangkat." Kata Renata.
"Belum.. nanti gue minta orang rumah siapin dan antar kesini aja." Jawab Bhumi.
"Gue ke rumah elu aja deh buat ambilin keperluan elu ya.. sekalian mau minta makan sama tante Naya. Kangen gue sama masakan nyokap elu."
"Terserah elu." Jawab Bhumi singkat.
Renata adalah satu-satunya gadis yang merupakan sahabat Bhima dan Bhumi. Mereka satu geng dengan Alex, Reno juga Deon anak dari pasangan (Arsa Wijaya dan Rachel, sahabat Mami Naya dan Papi Gema).
Renata adalah gadis yang bawel, asik dan riang. Hanya Renata, satu satunya wanita diluar keluarganya yang bisa membuat sosok Bhumi bisa banyak bicara ya meskipun tetap datar dan dingin.
Bersambung....
TINGGALKAN LIKE LIKE DAN KOMENTAR!
Bantu Author kasih rate dongs... bintang 5 ya.. heheh
👍👏
SALAM DARI HEART OF IMMORTAL [ JHONTEN ]
di tunggu feedback nya tor
judul kisah bumi share dsni aj biar bs nyari🤭
Semangat untukmu. 😊
salam hangat dari The Gangster Boy🎊