NovelToon NovelToon
Dia Milikku

Dia Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Putri asli/palsu / Chicklit / Romansa / Konflik etika / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:944.6k
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Sandrina nekad tidur dengan pria yang dijodohkan dengan kakaknya, Bastian Helford. Lantaran kakaknya telah tidur dengan tunangannya.
Semua miliknya direnggut, dan Sandrina berjuang untuk mendapatkan kembali yang menjadi miliknya
"Dia satu-satunya milikku yang kurebut kembali"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pilihan Bastian

Semua terdiam dengan penjelasan Bastian. Penjelasan yang pria itu katakan semuanya masuk akal, namun tentu saja ada yang tidak dapat menerimanya, bukan?

"Itu___" pak Gery ingin bicara menjelaskan, namun istrinya, Meisha dengan cepat memotongnya

"Penjelasan nak Bastian tidak salah, tapi yang paling cocok untuk pernikahan ini adalah Odette! Anak adopsi dan anak kandung itu jelas tidak sama," Meisha masih bersikekeuh dengan aturan awalnya. Yang harus menikah dengan Bastian adalah Odette, jika tidak, sungguh rugi usahanya selama ini merampas identitas Sandrina untuk Odette

"Ya nyonya. Saya percaya bahwa mereka tetap diperlakukan dengan kasih sayang yang sama, bahkan setelah tuan Gery menikah lagi dengan Anda, jadi sudah pasti kedudukan mereka pun sama dimata mendiang nyonya Angela. Karena bagaimanapun juga, Anda terlihat seperti ibu kandung bagi Odette" ucap Bastian yang memukul telak Meisha. Untuk sesaat Meisha lupa apa posisinya dengan Odette di mata publik dan Bastian seakan menyindirnya yang lebih sayang pada Odette, tapi tidak dengan Sandrina

"Ukh..!" wanita paruh baya itu tercekat, tersedak dengan fakta. Bukankah apa yang Bastian katakan terkandung satu kalimat kebenaran di baliknya

"Saya berpikir, Sandrina juga seharusnya begitu, bukan? Dia juga cukup memenuhi syarat," lanjut pria itu masih dengan santainya. Bastian juga tidak bodoh untuk menyadari situasi dimana semuanya terdiam, seakan perkataannya adalah ujung tombak untuk memutuskan sesuatu

"Bastian, ucapanmu..." suara yang bergetar itu mengalihkan atensi semua orang pada si empunya suara

"Apa maksud ucapanmu begitu?" lanjutnya lagi masih dengan suara yang bergetar karena rasa tidak terima

Sandrina yang juga menatap pada si pembicara yang adalah Odette merasa ada ruang dihatinya yang begitu terasa senang. Saat situasi yang tak terduga itu terus berlanjut, dan wajah putus asa Odette yang belum pernah Sandrina lihat seumur hidupnya, sungguh menjadi hiburan tersendiri bagi Sandrina.

"Sebelumnya saya tidak sengaja bertemu dengan nona Sandrina secara pribadi," baru saja rasa senang memenuhi dadanya, Sandrina kembali dibuat was-was saat Bastian kembali bersuara. Jangan bilang Bastian akan membicarakan tentang pertemuan mereka malam itu hingga berakhir dengan kejadian cinta satu malam.

"Saya jatuh cinta pada pandangan pertama," lanjut pria itu dengan begitu lugasnya, seakan apa yang diucapkannya memang berasal dari hatinya

"Apa!" suara ibu Bastian terdengar terpekik dengan tangannya yang menutupi mulut

"Apa yang kamu bicarakan?" suara Meisha juga terdengar tidak suka dan tidak terima

"Jadi, saya akan menikah dengan nona Sandrina Geisler." kata Bastian mantap dan tuntas. Dirinya benar-benar telah memutuskannya

Mata Sandrina membulat, menatap tak percaya pada pria dihadapannya saat ini. Bohong, pria itu jelas sedang berbohong. Sandrina cukup menyadarinya. Malam yang mereka habiskan saat itu tidaklah cocok dengan kata-kata manis seperti cinta pada pandangan pertama, walau nyatanya mereka seperti binatang yang terbuka saat itu

Sandrina dapat melihatnya dengan jelas dari suasana yang saat ini mengalir dengan begitu canggung dan gadis itu mulai menyadarinya. Bastian bukanlah orang yang bisa dikendalikannya, dan dia juga tidak akan mampu menghentikan pria itu akan tindakan apapun. Bahkan orang tua Bastian yang adalah orang yang melahirkan Bastian ke dunia ini pun terdiam, tanpa membantah satu kalimat pun dari perkataan mutlak sang putra

"Ya ampun, San- Sandrin masih sangat muda dan punya banyak kekurangan," Meisha kembali bersuara, masih mencoba peruntungan untuk membalikkan keputusan Bastian

"Bukankah Nona Sandrina hanya satu tahun lebih muda dari Odette?" tanya Bastian yang sama sekali tidak tergugat dengan keputusannya.

"I- itu, t-tidak boleh begini, kita harus mendengar pendapat dari Sandrin" Meisha berkata dengan terbata-bata sembari bangkit dari duduknya. Keringat tampak turun bercucuran dari dahinya. Segitu khawatirnya wanita itu jika Sandrina menikah dengan Bastian. Bagaimanapun, Meisha ingin posisi nyonya muda helford hanya untuk putrinya, Odette bukan wanita lain. Apalagi Sandrina yang adalah anak yang begitu dibencinya

"Sandrin, nak! Ayo katakan sesuatu! Lihatlah dia juga terlihat terkejut! Kau juga tidak suka tiba-tiba menikah, kan? Benar kan?" Meisha kini mulai mendesak Sandrina yang terdiam bingung.

Sandrina tidak pernah berpikir kalau dia akan sampai pada situasi sekarang, didesak pada jawaban yang tidak pernah terpikirkan olehnya. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Ini bukan lagi permainan yang masih mampu untuk di tanganinya.

Melihat Sandrina yang hanya terdiam membisu, Meisha semakin dibikin kesal dan terus saja mendesak gadis itu

"Katakan sesuatu, Sandrin!" seru Meisha tidak sabar. Meisha bahkan tidak peduli dengan pandangan calon besannya di depan. Semuanya masih membisu sebagaimana Sandrina yang juga tidak membuka mulut untuk memberi jawaban

"Nyonya Meisha, Anda tidak bisa langsung memaksa Nona Sandrina untuk menjawabnya begitu. Karena ini hanyalah perasaan yang saya rasakan secara sepihak," Bastian kembali angkat bicara saat Sandrina tak kunjung menjawab. Seolah-olah pria itu tahu kalau ceritanya akan mengalir seperti ini . Bastian meredakan topik sambil mempertimbangkan Sandrina dengan begitu santai dan alami, seakan memang seharusnya begitu yang terjadi

Melihat suasana yang tidak mungkin dapat selesai dalam beberapa saat ke depan, akhirnya ayahnya Bastian berinisiatif menengahi

"Sudah, sudah. Hentikan dulu masalah ini. Sebaiknya kita makan dulu makanannya sebelum dingin," ujar pria yang masih begitu terlihat bugar di usianya yang sudah kepala lima. Tidak heran kenapa Bastian memiliki wajah yang tampan dan otak yang cerdas, karena secara genetik dia sudahlah bibit unggul.

Tidak ada yang membantah ataupun menyahuti. Semuanya kemudian kembali larut dalam menikmati makanannya dengan berbagai pikiran yang berkecamuk

Akhirnya acara makan keluarga itu berakhir dengan keheningan yang aneh. Kedua kepala keluarga itu saling berjabat tangan, tanda kalau acara makan bersama dua keluarga itu berakhir

"Kalau begitu mari kita minum bersama di lain waktu," ujar Ayahnya Sandrina sembari menjabat tangan ayahnya Bastian

"Baiklah" hanya jawaban singkat itu yang terdengar dari ayahnya Bastian saat sang putra kembali bersuara

"Apa boleh saya tinggal berdua dengan Nona Sandrina sebentar? Saya ingin berbicara sedikit lebih banyak dengannya," ucap Bastian yang membuat Sandrina mendongak setelah sebelumnya hanya menunduk dengan berbagai pikiran yang memenuhi kepala kecilnya

Sandrina terkejut dan bingung. Jelas dia akan merasakan hal yang demikian, karena bagaimanapun dirinya tidak tahu apa lagi yang akan terjadi selanjutnya. Semua kejadian ini tidaklah sesuai dengan bayangannya. Bagaimana bisa Sandrina membuat masalahnya menjadi sebesar sekarang, padahal dia hanya ingin sedikit membalas kelakuan sang kakak.

Sandrina menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskannya. Sepertinya permintaan Bastian bukanlah hal yang buruk, karena Sandrina juga butuh untuk bicara dengan pria itu dan bertanya beberapa hal yang dirasanya janggal

"Iya, baiklah!" jawab ayahnya Sandrina yang lalu keluar dari ruangan itu diikuti oleh orang tuanya Bastian, dan kemudian Odette juga keluar dengan wajah yang tidak bersahabat. Terlihat kerutan kekesalannya dengan begitu jelas di wajah wanita itu, dan juga langkah lebar penuh emosi yang ditunjukkannya

Jelas kakaknya itu marah karena pria yang dijodohkan dengan kakaknya itu lebih memilih menikah dengan Sandrina, wanita yang dikatai oleh Odette sebagai wanita bodoh.

.

.

.

1
Vivi Kareen
👎duuhhh betapa banyak nya orang yg kelaparan di luaran sana,biar pun cuma cerita,aku tetep ga respek sama orang yg suka buang2 makanan,di dunia nyata pun aku jengkel banget sama yg modelan begini
Anre1201
Akhirnya selesai juga 😃
Welcome baby Damian 🙏

Buat Author, maaf kalau saya bacanya banyak di Skip, soalnya nunggu Sandrina balas dendam tapi kok cuman wacana doang, ga ada tindakan tegas yg sat set ala-ala wanita tegas, mandiri dan ga plin plan.. 😃🙏
Fara F: Terima kasih sudah mampir... maaf jika ceritanya kurang menarik🙏🏻... cuma ini kemampuan saya untuk pengembangan cerita ini... tapi jujur saya merasa senang dengan semua komenmu... terima kasih🙏🏻😘😘
total 1 replies
Anre1201
Jadi Sandrina benar-benar ga ada melakukan balas dendam ke keluarga besar nya??? 🤔🙄 Benar-benar Cuman Wacana doang???
Anre1201
Cuman part ini doang yg aku suka dari sekian panjang baca cerita nya.. Terima kasih buat Bastian yg sudah mau mencari + menemukan makam asli ibu nya Sandrina..🙏🙏
Lagi pula orang kaya, CEO cerdas, pengusaha terkenal pula tapi kalau ga bisa cari hal kecil seperti ini mah.. Kelewatan 😃😃🤣🤣🤣
Anre1201
Cuman segitu doang balas dendam nya?? 🙄
Kalau cuman segitu doang, harusnya dari dulu Bastian juga bisa, dan harusnya dari dulu Sandrina juga bisa melakukan kan sudah nikah dengan Bastian 🙄😤
Anre1201
Nih intinya sampai Bab ini Sandrina cuman wacana doang untuk mau balas dendam nya??? 😃🤣🤣
Anre1201
Bastian ga bisa bela diri yaaa??
Kan pengusaha terkenal 🤔🙄 minimal ada basic bela diri untuk melindungi diri sendiri 🙄 atau punya insting kuat jika ada bahaya.. Apa Bastian juga ga punya Bodyguard yang kuat untuk melindungi Boss nya?? Kan datang ke wilayah musuh harus nya ada persiapan matang 🙄😤 apalagi katanya bapaknya Sandrina seorang Senator / pejabat.. Harusnya tahu dong musuh yg dihadapi seperti apa 😤😤
Anre1201
Kok bisa Bastian nego dengan orang licik?? Kenapa ga langsung tegas suruh anak buah nya obrak abrik tuh RS Jiwa 🙄, Upsss maaf, baru sadar, kalau Bastian bukan type laki-laki tegas yg sat set yg akan bikin orang yg ganggu keluarga nya menderita 😃 kan orang kaya, masa ga bisa bayar 10 Bodyguard tangguh untuk melindungi istrinya hingga kecolongan🙄🤔
Anre1201
Kelamaan Ihhhhhh 😤
Sandrina bisa nya nangis doang 😤
Anre1201
Sand, kenapa ga gampar muka Odette sih?? 🙄🤔 Jangan cuman di jambak doang 😃🤣🤣 sesekali di tonjok mukanya, dijambak sambil putar kepalanya 🤣🤣🤣
Anre1201
Pantas saja Sandrina menjadi pribadi yang penakut, lemah, plin plan, tidak tegas dan mudah di bodohi🤔
Ternyata dari kecil sudah banyak disiksa + disakiti mental nya 🙄 matanya dia ga punya keinginan untuk berontak / melawan, krn pasti disiksa tubuh + mental nya
Anre1201
Buat Sandrina, cinta boleh.. Tapi Jangan TOLOL karna cinta 😤
Lo udah tahu Bastian ga cinta, cuman anggap diri Lo pemuas nafsu yg berlabel istri sah 😃 tapi masih juga diam ga ada perlawanan. Di perlakuan seperti pelacur, bukannya bangkit dan buat Bastian lihat dirimu lebih berharga dari pelacur.. Ehhhh malah pasrah dan diam saja 😤
Kalau begini terus, ya sudah.. Terima nasib saja jadi perempuan bodoh yg tidak bisa berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan. 😤
Masalah warisan ibu mu + balas dendam tentang kematian nya belum selesai tapi dirimu masih saja fokus + pasrah jadi pemuas nafsunya Bastian 🤣🤣🤣
Anre1201
Bastian kayak pria manipulatif yg suka memanfaatkan lawannya disaat lawan lemah, bodoh, penakut dan labil, sehingga dia bisa ambil kendali atas lawannya. Sebenarnya Bastian tidak sepenuhnya cinta ke Sandrina, dia ada butuh tempat untuk melampiaskan nafsu birahi nya. Dan kebetulan Sandrina bisa memenuhi kebutuhan sex nya Bastian. Walaupun diperlakukan seperti pelacur, Sandrina hanya bisa pasrah krn Sandrina type wanita lemah yang terbiasa di hina + diBully jadi sangat susah untuk berubah jadi wanita tegas dan berprinsip. Dalam situasi terjepit pun, Sandrina lebih suka di aniaya, bukan nya membalas semua yang menyakiti nya, tapi cuman bisa pasrah dan diam.. 🙄
Jujur.. Sedih + prihatin lihat Sandrina.. Semoga otaknya terbuka dan bisa digunakan agar tidak terus dimanfaatkan orang lain.. Minimal.. Sandrina bisa menghargai dirinya sendiri dan sadar kalau dia berhak untuk bahagia dan mendapatkan laki-laki yang benar-benar mencintai nya dengan tulus 🙏🙏
Anre1201
Selain jadi budak sex, ga ada perkembangan lain ya Sandrina 🙄🤔
Ga bisa apa berbuat sesuatu agar potensial diri bertambah, harga diri tetap utuh dan membuat Bastian terbuka otak nya untuk menghargai kamu sebagai istri nya??
Sudah bab berapa ini tapi kok ga ada perubahan nya, masih saja lemah, masih saja mau ditindas, masih saja mau di manfaatkan 😤 trus balas dendam nya kapan??? 🙄🤔
Jujur, benci banget lihat perempuan lemah yg tidak bisa tegas buat diri sendiri agar bisa dihargai orang lain dan suami, bukan cuman dimanfaatkan doang tanpa ada tindakan tegas 😤
Anre1201
Pusing lihat Sandrina yg ga bisa tegas untuk diri sendiri, dan terlalu lemah untuk orang lain. Di manipulasi berkali-kali bukannya bangun dan berjalan Tegak tapi tetap aja berharap ke orang lain. Apakah di sakiti dari kecil akan seperti Sandrina 🙄🤔 sedangkan saya yg disakiti ibu Tiri dari umur 3 Thn ga pernah berharap banyak sampai detik ini. Justru saya berjuang agar bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bantuan keluarga besar 😭
Anre1201
Gregetan lihat Sandrina yg masih saja ga bisa tegas 🤔 ingin balas dendam tapi sampai sekarang ga ada realisasi nya.. Cuman wacana, hanya Bastian yg bertindak 😤
Anre1201
Sandrina bilang nya mau balas dendam mulu 🤣🤣🤣 giliran di bully depan umum.. Diam aja 😤
Anre1201
Sandrina lemah banget sih, berani nya di rumah sendiri, padahal itu perusahaan juga punya dia dan diapun tahu, tapi dihina orang + di aniaya orang bukannya melawan tapi pasrah 🤔🙄 sudah berulang kali Bastian bilang jangan pasrah kalau di hina tapi tetap saja ga mau melawan 😤
Anre1201
Ada yg aneh 🤔
Bastian bilang ga suka di sentuh wanita sembarangan, di pegang tangannya nya saja sudah marah, padahal dia pakai kemeja + jas kantor. Tapi kenapa jari nya bisa nyentuh bibir nya Odette 🙄🤔 kok ga jijik??? 🙄🤔
Anre1201
Yg bingung bacanya Sandrina itu adalah Odette yang sebenarnya, dia anak sah dari ibunya, istri pertama ayah nya tapi dirubah statusnya jadi anak adopsi dan namanya di tukar jadi Sandrina oleh ayahnya yg licik + jahat hanya karna ibunya Sandrina adalah orang kaya raya, agar harta nya jadi milik kakak Tiri nya Sandrina yg diakui sebagai Odette (Palsu)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!