Nama ku Charline Zyahara atau bisa dipanggil arlin. Aku anak kedua dari dua bersaudara aku memiliki kakak laki-laki. Aku mahasiswi berprestasi di Fakultas Ilmu Ekonomi. Meskipun aku seorang putri Miliarder, namun aku memasuki universitas dengan jalur beasiswa, dan aku juga telah lulus di Fakultas Ilmu Ekonomi.
Saat ini aku sedang merantau jauh di negara orang untuk bekerja dan ingin hidup mandiri. Aku bekerja di perusahaan Jack's Economy.
Dengan seiring berjalannya waktu, hingga suatu hari aku menikah dengan seorang CEO yang tak lain adalah bos aku sendiri, dan sekarang aku telah resmi menjadi istrinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mira Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masalah
Mereka pun mulai melahap makanan nya, dan ketika ingin menghabiskan suapan terakhir tiba-tiba ada tiga orang wanita datang menghampiri mereka. Ya siapa lagi kalau bukan Tia, Adel, dan Lisa teman sekantor arlin yang selalu mencari permusuhan dan sangat membenci arlin.
"Dasar wanita jal*gg!! kamu tidak pantas kerja disini!! (teriak tia)".
"Uhuukk..uhukk.. ".
"Lo ga apa-apa ci?, nih minum dulu (ucapku dan memberikan minuman pada cici)".
Dan cici pun meminum minuman yang telah diberikan arlin.
"Gimana lo udah baikan?? (tanyaku lagi)".
"Iya..Thanks lin (ucap cici)".
" Ehh.. Lo itu apa-apaan sih baru datang aja udah cari masalah (kesal cici pada tia)".
"Kamu itu siapa hah..lebih baik kamu itu diam aja deh!!, aku lagi ngomong sama dia bukan sama kamu!! jadi kamu ga usah ikut campur urusan orang (cetus tia)".
" Gue itu teman nya arlin. Ya wajar lah gue bela dia, urusan dia juga urusan gue paham lo!! (ucap cici tak mau kalah)".
"Oh..kamu mau jadi pahlawan dia?! (ucap tia sinis)".
"Diam lo (kesal cici) lo itu iri kan sama arlin? karna dia udah naik jabatan. Ga kaya lo!! yang suka cari masalah, maka nya lo itu masih tetap jadi karyawan biasa (ejek cici)".
"Kamu yaa.. (ucap tia yang hendak menampar cici)".
" Apa hah?!.. Lo mau nampar gue? silahkan!! (ucap cici)".
"Ci, udah dong malu di lihatin orang (ucapku)".
"Gue ga bisa diam aja lin. Dia itu udah menjelekan lo kita harus kasih dia pelajaran!! biar dia itu jera (kesal cici)".
"Udah ci. Kamu ga usah ladenin dia, paling juga kalau dia udah capek bakalan berhenti sendiri (ucapku santai)".
Dalam pertengkaran mereka ada seseorang yang diam diam merekam kejadian tersebut dan mengirimkan vidio itu pada mike.
"Ya sudah lebih baik kita kembali ke ruangan dari pada di sini yang ada kita malah makin panas (ajak ku pada cici)".
Arlin dan cici pun pergi meninggal kan tia dan juga kedua temannya.
"Arrggghhh!! Awas saja kalian!!.. Akan ku balas perbuatan kalian!! (kesal tia)".
Di dalam lift~
"Lo itu kenapa sih ci??, dari tadi ngedumel terus (tanyaku)".
"Gue kesal lin, dan lo juga kenapa sih dari tadi diam aja ga mau balas mereka?? (ucap cici)".
" Aku ga mau cari masalah ci, lo tau sendiri kan kalau aku ga mau ada permusuhan (ucap ku menjelaskan)".
"Iya gue tau lin. Masa lo diam aja sih kalau ada orang yang jahatin lo (ucap cici)".
"Gue diam ada batas nya juga kali. Ga kaya lo tuh yang suka marah-marah awas lho nanti cepat tua dan ga ada yang mau pacaran sama kamu (ledek ku)".
" Yee.. enak aja, gini-gini juga banyak yang naksir tau, dan gue heran deh liat lo sebenarnya hati lo tuh terbuat dari apa sih sama orang kok baik banget (ucap cici)".
"Orang baik itu di sayang Tuhan (ucapku)".
Tanpa sadar pintu lift pun terbuka dan mereka tetap melanjutkan kan pembicaraan sambil bersuka ria.
"Ya sudah kalau gitu gue masuk dulu ya, ingat kalau ada apa-apa lo kabari gue (ucap cici)".
"Okay, siap!! laksanakan mami (ledek ku)".
" Enak aja,, gue masih muda jangan panggil mami (kesal cici)".
"Hahaha.. janganmarah-marah nanti cepat tua (ucap ku)".
Dan arlin pun masuk kedalam ruangannya dan memulai dengan pekerjaan nya.
seneng bgt q tu ad para ayang q😚💜💜💜