WARNING!!
HARAP BIJAK MEMBACANYA.
JIKA TIDAK SUKA,JANGAN DI LANJUTKAN.JIKA SUKA LANJUTKAN SAMPAI HABIS😉😉
Sylvia Dawn Ashford seorang wanita berusia 20 tahun,ia bukanlah wanita biasa yang bukan hanya mempunyai kecantikan bak Dewi namun,wanita ia juga wanita yang tangguh ia merupakan CEO dari perusahaan terbesar di dunia, kekayaannya melimpah ruah.di samping itu ia adalah Queen mafia yang di takuti oleh seluruh orang di dunia.
namun,ia malah meninggal karena penghianatan adik yang di angkat olehnya.adik angkatnya iri dengan apa yang di miliki oleh Sylvia dan Sylvia tidak menyangka bahwa hidupnya berakhir di tangan orang yang ia sayang.
namun sepertinya Tuhan tidak membiarkan perjalanan Sylvia berakhir,kini Alexa malah memasuki tubuh seorang siswi berusia 16 tahun yang tidak di inginkan oleh keluarganya.gadis yang culun dan penakut,Sylvia bertekad menjalani hidup nya di kehidupan ke dua itu dengan membalas orang yang menyakiti pemilik tubuh yang ia tempati dan dendamnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 12
"ck lepaskan,mood ku sedang tidak baik"ucap Clara.
"tidak akan"ucap Alaska lalu mengoleskan salep ke tangan clara.
"sssshhh"desis Clara saat merasa perih di tangannya.
Alaska yang mendengar itu lalu meniup-niup tangan Clara itu.sejenak Clara terdiam memperhatikan pa yang di lakukan oleh Alaska yang begitu telaten.
setelah selesai Alaska menatap Clara dan mengangkat dagu Clara dengan tangan kirinya,ia mendekatkan wajahnya sehingga jarak antara keduanya sangat dekat.
"lain kali jangan sampai terluka lagi,jika punya masalah kau bisa mengatakannya kepada ku.karena,kau adalah milik ku"ucap Alaska.
"huh?kau kira aku mau menuruti mu??kau kira ini drama romantis anak muda?ck dasar bocah ingusan"ucap Clara mendorong tubuh Alaska menjauh darinya lalu pergi dari sana.
"huh,semakin menarik"gumam Alaska.
Clara kembali ke kelasnya dan duduk di bangku miliknya.
semua mata menatap ke arahnya membuat Clara risih.
"berhenti menatap ku dengan banyak opini di kepala kalian,sebelum ku congkel mata mu"ucap Clara yang sukses membuat mereka tidak lagi menatap Clara dengan raut penasaran.
Clara menghela napas lalu kemudian teringat akan Alaska,ia punya firasat bahwa anak itu bukan sembarangan.
Clara mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Dave.
me;cari tau siapa pria yang di sebut-sebut ketua OSIS SMA XANDER K
Dave;baik Queen.
Tak berselang lama Mira dan Amara datang dan dengan wajah cemberut keduanya memegangi tangan Clara seolah-olah ingin di bagi permen.
"aku tidak ada permen"ucap Clara acuh.
"bukan itu loh,tapi.....tangan lo kasihan sampe melepuh gitu"ucap Mira
"huh,kau kasihan dengan tangan ku saja,lalu bagaimana dengan diri ku??"ucap Clara.
"huaaa bukan gitu bebeb"ucap Amara lalu memeluk Clara.
"cih najis"ucap Clara.
"huaaa kami itu khawatir loh sama kamu bubub"ucap Mira yang juga ikut memeluk Clara,sedangkan Clara yang mendengar itu hanya bisa memutar bola matanya.
Sedangkan yang lain melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat tingkah keduanya yang berhasil menaklukan Clara yang bermulut tajam.
Tok
Tok
"Clara kamu di panggil ke ruang BK nak"ucap ibu Hefri selalu wali kelas mereka.
Clara mengangguk lalu bangkit dari duduknya pergi mengikuti ibu Hefri.
Sesampainya di ruang BK tamparan langsung di layangkan kepada Clara.
"dasar anak tidak berguna,beraninya kamu lukai Lidia"ucap Elias.
"pak sabar dulu,kita dengar dulu baik-baik"ucap kepala sekolah.
tok
Tok
Cklek
"permisi"ucap Alaska yang masuk ke ruangan BK.
"nak Alaska ada apa yah??"ucap kepala sekolah.
"saya kemari membawa bukti cctv di kantin"ucap Alaska menyerahkan tablet miliknya kepada kepala sekolah dan guru BK.
"kita lihat apakah anjing tetap akan menjadi anjing saat melihat bukti ini"ucap Alaska menyeringai.
Alaska berjalan dan berdiri di dekat Clara sambil memasukan tangannya di kantong celananya.
"kenapa kau selalu ikut campur"gumam Clara.
"karena kau adalah milik ku"ucap Alaska.
"sadarlah bodoh,kau cuma obsesi saja"ucap Clara.
wali kelas,kepala sekolah dan guru BK melihat video itu dan menatap ke arah Elias.
"kenapa kalian menatap ku?benar bukan anak bodoh itu melakukan semuanya"ucap Elias sambil menunjuk Clara.
"pokoknya saya tidak mau tau keluarkan anak ini dan blacklist dari semua sekolah biarkan dia bodoh selamanya"ucap Elias marah.
"ehh??tapi nak Clara kan anak bapak, bapak yakin melakukan itu??terlebih prestasi Clara sangat bagus pak"ucap ibu Hefri.
"huh,coba kalian pikirkan Bu ayah seperti apa yang rela menampar dan mencaci anaknya,selain bajingan yang tak pantas di sebut ayah"ucap Clara menyeringai.
Clara berjalan ke arah meja yang ada guci vas bunga.
Clara mengambilnya dan kemudian memecahkannya ke lantai.
Prang
Setelah itu clara mengambil beling guci itu dan kembali berdiri dan memperlihatkan beling itu.
"Clara jangan lukai diri mu"ucap Alaska.
"huh,meski aku mati aku percaya pada mu"ucap Clara
"biarkan kalian menjadi saksi,aku bukan lagi Leanora Clara Althea Lancaster tapi aku Leanora Clara Althea tanpa marga Lancaster,aku bukan Bagain keluarga dari mereka"ucap Clara lalu menggoreskan telapak tangannya dengan beling itu.
Darah merembes keluar dari luka sayatan itu,Clara mengepalkan tangannya yang membuat darah mengalir deras dan menetes ke lantai.
"cih,kau sadar diri juga.kau lihat saja bagaimana hidup mu tanpa marga Lancaster,kau hanya seonggok tai"ucap Elias.
Alaska yang telinganya sudah panas mendengar cacian Elias langsung maju dan mencengkram kerah baju Elias.
"kau benar-benar tidak tau diri tuan Lancaster"ucap Alaska.
"cuaih memang kau siapa??kau hanya murid biasa di sekolah ini,kau tak punya jabatan tak perlu berlagak"ucap Elias.
"ohh begitu"ucap Alaska.
Bugh.
Brak
Agrrrhh
Alaska menendang perut Elias sehingga terpelanting dan menubruk meja di dekat dinding sehingga rusak.
"aku memang bukan siapa-siapa,tapi nyawa mu akan sia-sia jika berani menyentuh milik ku"ucap Alaska dengan suara dingin nan berat.
"SMA XANDER K tidak butuh anak haram yang kau masukkan ke sekolah ini,kepala sekolah blacklist Lidia dari semua sekolah di dunia"ucap Alaska.
"baik tuan muda"ucap kepala sekolah.
"apa?!!!"Elias terkejut saat Alaska di hormati oleh kepala sekolah.
"kenapa terkejut tuan Lancaster,aku hanya murid biasa yang menjadi ketua OSIS"ucap Alaska.
"sekali lagi,kau perintahkan anak-anak mu yang lain agar tidak menganggu Clara"ucap Alaska.
Alaska mendekati Clara yang masih menatapnya penuh rasa ingin tahu.
Alaska langsung mengendong Clara ala bridal style.
"apa yang kau lakukan?"ucap Clara.
"mengobati mu,kalau bukan aku yang mengobati siapa lagi??"ucap Alaska lalu pergi membawa Clara ke UKS.
Sesampainya di UKS Alaska menurunkan Clara di atas brankar.
lalu setelah itu ia mengambil peralatan untuk mengobati luka Clara.
"sshhhhss"desis Clara saat Alaska membersihkan lukanya Dnegan kapas yang di lumuri alkohol.
"sakit??makanya jangan nekat jadi cewe"ucap Alaska sambil dengan telaten membalut luka Clara.
"huh,kalau aku tidak nekat aku tidak akan bisa berdiri kokoh"ucap Clara menarik tangannya.
"kalau begitu ayo kita pacaran,aku akan melindungi mu"ucap Alaska.
bugh
Tap
Clara meninju perut Alaska namun sebelum tinjauannya mengenai perut Alaska, Alaska sudah menangkap tangannya dengan cepat.
"siapa kau sebenarnya yang mampu menyeimbangi kecepatan ku"ucap Clara.
"kau mau tau siapa aku??"ucap Alaska sambil berbisik di kuping Clara dan menggigit kuping Clara lembut sehingga telinga Clara memerah panas.
"aku adalah kekasih mu"ucap Alaska tersenyum.
"cih kau bukan kekasih ku,sejak kapan aku mener.."
"aku tidak butuh penolakan hanya pembenaran"ucap Alaska.
"dasar sinting"ucap Clara.
TBC
semangat juga ka buat nulis cerita nya😁😁💪🏻💪🏻