Bastian Widjaja adalah putra sulung dari Rafael Widjaja dan Delia Laros. Memiliki sifat arogan dan keras merupakan tabiat keturunan dari ayahnya. Bastian adalah penerus PT. Sinar Abadi. Ketampanan dan kecerdasannya mampu membuat siapapun berdecak kagum. Sikap kejamnya memiliki dampak negatif sehingga ia harus berganti ganti Sekertaris yang hanya mampu bertahan selama 3 bulan.
Kania Morris adalah wanita cantik dan cerdas, namun terlahir dari keluarga yang miskin. Setelah ayahnya meninggal. Ia harus menjadi tulang punggung keluarganya. Menjadi Sekertaris ketiga di PT. Sinar Abadi, membuatnya harus bertahan dibawah tekanan bos yang kejam. Ia terpaksa bertahan demi keluarganya.
Sikap Kania yang kuat bertahan mampu membuat hidup Bastian luluh lantah, perasaan Bastian semakin lama semakin tumbuh besar terhadapnya.
Mampukah Bastian Widjaja meluluhkan hati Kania Morris???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 12
Bastian kembali ke kantornya setelah jam 8 malam, ia masuk dan masih menemukan Kania di mejanya. Apa yang dilakukan wanita ini, pikirnya. Bastian mendekati Kania.
"Bukankah sudah lewat waktunya pulang? Mengapa kau masih disini?" tanya Bastian.
"Aku menunggu bapak kembali. Dokumennya sudah selesai tapi aku takut ada kesalahan lagi." jawab Kania.
"Persetan dengan dokumen itu, ini sudah malam Kania dan kau masih disini. Ya Tuhan, mengapa kau sangat bodoh." bentak Bastian. "Jangan katakan padaku kau belum makan malam." sambungnya.
Kania hanya diam dan tertunduk. Karena memang Kania sama sekali belum makan malam.
Bastian semakin emosi melihat kebisuan Kania. Bastian masuk ke kantornya dan membanting pintu dengan keras. Kania terkejut, salah apalagi yang ia lakukan sehingga membuat Bastian sangat marah.
Kania segera masuk ke kantor Bastian sambil membawa dokumennya. Kania meletakkan dokumen di meja Bastian. Bastian sedang bersender pada kursinya sambil memejamkan matanya. Pikirannya sangat bercampur aduk. Ia masih bingung apa yang harus ia lakukan pada wanita yang ia cintai itu.
"Pak..." panggil Kania.
Bastian membuka matanya dan langsung mengambil dokumen itu. Ia meneliti pekerjaan Kania. Beberapa menit kemudian ia menutup dokumen itu.
"Sudah cukup. Apa kau ingin pulang besok pagi?" bentak Bastian.
Kania menggeleng. "Aku akan pulang sekarang pak." jawab Kania.
"Ya Tuhan aku tidak sanggup menahannya lagi." ujar Bastian sambil berdiri dan langsung menghampiri Kania. Ia menarik Kania dan mencium wanita itu.
Kania terkesiap dan mundur beberapa langkah. Wajah Kania memucat akibat sentuhan Bastian.
"Ya Tuhan, Kania maaf." ujar Bastian.
Kania langsung menghambur keluar ruangan. Maaf... Kata itu membuat Kania terisak. Apa maksud Bastian menciumnya dan minta maaf. Kania mengambil tasnya dan ingin pulang kerumahnya. Beberapa langkah menuju lift, Bastian menahan tangannya dan menariknya kembali masuk ke ruangannya tanpa memperdulikan rontaan Kania.
Bastian mendudukkan Kania di sofa. Lalu ia menunduk di depan Kania. "Maaf tadi aku melakukan kesalahan Kania. Apa kau marah padaku? Aku mohon maafkan aku." ujar Bastian.
Kania memalingkan wajahnya. "Aku akan terlambat pulang pak, lupakan saja soal tadi." jawab Kania seraya berdiri dan meninggalkan Bastian yang masih terduduk di lantai.
Bastian melempar vas bunga setelah beberapa menit Kania pergi.
Ya Tuhan apa yang aku lakukan tadi? Harusnya aku mengatakan aku menginginkanmu, bukan malah mengatakan bahwa tadi kesalahan. Bodoh sekali Tian, bagaimana aku menghadapi wanita itu besok. gumam Bastian.
Waktu sudah jam 10 malam, ia sama sekali tak berniat pulang. Ia mencari kesibukan sendiri di kantornya. Dan sampai akhirnya ia tertidur di sofa sambil duduk.
*****
Keesokan harinya, Jodhi sangat terkejut saat melihat Bastian ada didalam kantornya sedang terlelap.
"Pak Tian, mengapa anda tidur disini?" Jodhi mencoba membangunkan Bastian.
Bastian mengerjapkan matanya. "Sialan aku sampai ketiduran. Pak Jodhi aku hari ini kurang sehat, bisakah kau mengurus urusan kantor hari ini? Aku akan pulang dan beristirahat." pintanya.
"Tentu saja pak, sebaiknya anda ke dokter terlebih dahulu." ujar Jodhi.
Bastian hanya mengangguk dan meninggalkan kantornya.
Sebenarnya apa yang terjadi padanya, tak biasanya Bastian seperti itu. Haruskah aku menghubungi Rafael. Tidak tidak mereka pasti akan khawatir. Biarkan Bastian menyelesaikan masalahnya sendiri. pikir Jodhi.
*****
Kania sangat enggan berangkat ke kantor. Gara gara kejadian semalam membuatnya tidak bisa tidur semalaman, ia terus saja membayangkan ciuman pertamanya dengan Bastian. Seandainya saja ciuman itu karena Bastian menginginkannya. Sayangnya atasannya bilang itu kesalahan. Kania tertawa miris.
Ia segera berangkat ke kantornya, ia harus melupakan kejadian semalam karena ia membutuhkan pekerjaan ini. Ibunya sekarang semakin membaik, obat yang diberikan rumah sakit adalah obat terbaik untuk ibunya. Ia sangat bersyukur ada yang membayar biaya rumah sakit dan sudah setahun tak ada yang menuntutnya untuk membayar hutang. Biaya sekolah adiknya pun bisa dibayar dari gaji sekertaris sekaligus assisten pribadi Bastian.
Kania menunggu bus seperti biasanya dan ia sangat beruntung hari ini bus tidak terlalu penuh. Setengah jam perjalanan ia sampai di kantor Widjaja. Kania langsung naik ke lantai 4, ternyata pak Jodhi sedang menunggunya.
"Pagi pak, ada perlu apa menungguku?" tanya Kania.
"Pak Bastian sakit, jadi hari ini aku yang menggantikan posisinya. Aku ingin tahu jadwalnya hari ini." ujar Jodhi.
Kania mengambil buku jadwalnya. "Hari ini hanya ada satu pertemuan dengan klien dari Australia. Masalah lahan pulau yang sedang dijadikan tempat rekreasi." ujar Kania.
"Aku sudah tahu kalau soal itu. Jam berapa pertemuannya?" tanya Jodhi
"Jam 10 pagi di hotel Sahid pak." jawab Kania.
"Apa ada jadwal lain?" tanya Jodhi lagi.
"Tidak ada lagi pak. Hari ini meeting hanya satu klien saja, selanjutnya mempersiapkan dokumen buat klien China besok pagi." ujar Kania.
Jodhi mengangguk. "Kau di kantor saja tak perlu mengikutiku. Kau kerjakan saja dokumen penting yang lainnya." ujar Jodhi.
Kania mengangguk. "Baik pak." jawab Kania.
Jodhi meninggalkan Kania. Kania berpikir sendiri, bagaimana atasannya bisa sakit. Padahal ia baik baik saja semalam. Kania masuk ke ruangan Bastian dan terkejut saat melihat pecahan vas bunga di lantai.
Apa yang terjadi pada Bastian? Apa pria itu marah saat aku meninggalkannya? Bukankah yang seharusnya marah itu aku? Dimana office* boy? Mengapa jam segini belum juga membersihkan kantor*. pikir Kania sambil memunguti pecahan vas bunga itu.
Tak lama office boy izin masuk dan mulai merapihkan ruangan CEO nya.
*****
Bastian benar benar demam, ia semalam tertidur di kantornya tanpa menggunakan selimut. Tubuhnya mulai menggigil dan berkeringat sekarang. Kepalanya sangat pusing, ia tak sanggup bangun dari tempat tidurnya. Ia harus menghubungi Kania. Wanita itu assisten pribadinya juga kan, selama ini ia tak pernah menyuruh Kania ke rumahnya. Ini saatnya wanita itu bekerja sebagai assisten.
Bastian mengambil ponselnya, tangannya bergetar. Ia menekan tombol call. Tapi kepalanya tiba berdenyut, ia mengerang kesakitan. Ternyata saat itu ponselnya sudah diangkat oleh Kania. Kania mendengarkan suara erangan Bastian.
"Halo pak, bapak baik baik saja kan?" ujar Kania tapi tak ada jawaban dari Bastian. "Pak Tian, halo..." Kania tiba tiba panik. Jelas sekali suara atasannya kesakitan. "Pak Tian, kau dengar aku kan. Halo pak...pak Tian katakan sesuatu." ujar Kania lagi.
Bastian sama sekali tak menjawab panggilan Kania. Pria itu benar benar sakit, padahal terakhir Kania bertemu ia masih sehat.
Kania mencari buku alamat atasannya, beberapa buku alamat ia buka, selama ini ia tak pernah bertanya pada siapapun alamat atasannya. Beberapa menit kemudian, ia akhirnya mendapatkannya. Kania menemui pak Jodhi di ruangannya. Jodhi sangat terkejut dan menyuruh Kania segera ke rumahnya. Kania mengangguk dan keluar kantor mencari taksi, lalu menuju ke rumah Bastian.
*****
See you next time...😘😘😘
u#o
lu. uu#.
uo##k### # . #o . #
## x . ## o. #cko### # #o . po
oo
o######## io## #. #o u. ioo rl.
o# #### #o . #o . u#kick u# o oi..
o# . .,uuo, . ub.# . uuu###. , dtvberita
y , # . f# o. x , lgm i . i . xo .# i. . ,. d u . uo,. #.. m##### . # . o mcj#MC o
(#oto, #d#. l##. u, #. i. #yo . h#m # #.
u##o, . lo # uu#uy.f#. # o ###. x u. # . #. #mc# # . #,. u u#.u . #o . xu. . u .
. iox. i. # r ee. o .o
#o .m# x#cu cnfrm# y u, o, ##u#.# uo. . # o##. # o.
. ##. ####c # uoiu #. m#.. . #o o
xcnb cm#hti######,
#. # ######### ho#u. . ,
sukses
semangat
mksh
tapi nyatanya gampangan.
di ajak bercinta satu mlm langsung mau.
paraaahhh.....
hampir saja..