NovelToon NovelToon
Sonya

Sonya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan
Popularitas:71.1k
Nilai: 5
Nama Author: dewi kim

Satu kesalahan membuat semuanya hancur berantakan. Cinta, dendam, dan amarah, melebur menjadi satu.

Lika-liku hidup Sonya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Dua hari kemudian.

''Bagaimana sir, apa Mario bisa di hubungi?” Tanya Soraya dia menatap polisi didepannya dengan tatapan tak sabar, berharap polisi memberikan kabar baik untuknya.

Ini sudah dua hari berlalu, dan selama dua hari ini Soraya tetap di tahan di kantor kepolisian, sedari kemarin dia terus berharap Mario datang ke kantor polisi agar bisa bermediasi. Tapi, Hari kemarin, Mario menolak untuk datang dan hari ini Soraya sangat berharap Mario datang.

Polisi yang berada di depan Soraya menyimpan gagang telpon ke tempatnya, kemudian dia menatap Soraya.

“Tuan, Mario mengatakan akan memikirkan terlebih dahulu. Entah dia bersedia datang hari ini, atau tidak.”

Mata Soraya kembali mengembun ketika mendengar ucapan polisi di depannya. Rasanya Soraya ingin menangis sekencang-kencangnya. Ini sudah 2 hari Soraya di tahan dan selama dua hari ini pula, Soraya benar-benar khawatir pada Kirea, terlebih lagi dia tidak diijinkan memegang ponsel, padahal dia sangat ingin menelpon Cio bertanya keadaan Kirea.

“Sir,  bolehkah aku meminjam ponselku sebentar saja. Aku harus menelepon seseorang?”  tanya Soraya. Lagi-lagi dia menatap polisi di depannya dengan tatapan  memohon.

“Mohon maaf Nona, anda belum diperkenankan untuk berkomunikasi dengan siapapun sebelum tuan Mario datang,"  jawab polisi di depan Soraya, hingga pada akhirnya Soraya mengangguk.

Soraya tidak lagi berbicara, karena dia rasa percuma  jika meminta tolong pada polisi di depannya. “Silakan kembali ke sel anda," ucap polisi, hingga Soraya pun bangkit dari duduknya kemudian dia berjalan ke selnya.

Dan  ketika dia dalam sel, rasanya Soraya ingin sekali membaringkan tubuhnya karena sudah dua hari ini Soraya sama sekali belum berbaring, dan hanya tertidur dengan posisi duduk, hingga tubuhnya sangat remuk, belum lagi wajah  Soraya sangat kacau, karena banyak sekali hal yang dia pikirkan.

Tapi setidaknya Soraya bisa sedikit tenang karena Kirea bersama dengan Cio. Padahal Soraya keliru, saat ini Cio tidak ada di rumah sakit, dan selama 2 hari ini Kirea  tidak ditemani oleh siapapun, dan hanya ditemani oleh suster, itu pun hanya sesekali menjenguk Kirea  sebab tentu saja sister mempunyai tugas sendiri.

****

“Apa orang tua Pasien tidak meninggalkan catatan apapun?"  Tanya Dokter pada suster ketika baru saja memeriksa kondisi Kirea.  dokter dan suster benar-benar bingung, bagaimana cara menghubungi Soraya atau pun keluarga Kirea yang lain.

Hasil pemeriksaan Kirea sudah keluar dan ternyata Kirea  mengalami amandel parah, hingga Kirea harus secepatnya di operasi. tapi mereka bingung harus meminta pertanggungjawaban pada siapa, karena selama 2 hari ini tidak pernah ada yang datang.

“Apa apa Anak ini tidak mengatakan di mana ibunya?" tanya dokter lagi. Suster menggangguk.

“Anak ini hanya mengatakan bahwa ibunya dibawa ke kantor polisi dan anak ini  juga tidak tahu apapun lagi.”

Dokter  terdiam, dia melihat ke arah Kirea yang  sedang memejamkan mata. Sedari tadi pagi, Kirea  terus menangis, karena tenggorokannya sangat nyeri, tidak ada yang menenangkannya hanya suster yang datang sesekali dan ketika melihat Kirea seperti ini, dokter  langsung memutuskan untuk  mengoperasikan Kirea.

amandel Kirea  sudah sangat parah.

Tapi  yang jadi masalah di sini tidak ada yang yang bertanggung jawab, entah itu dari segi administrasi lain-lain.

Dan etika mendengar percakapan dokter dan suster, Kirea   membuka mata. Rasanya Kirea  ingin berbicara. Tapi tentu saja Kirea  sekarang tidak bisa membuka mulutnya, karena amandel yang dia derita.

Dua hari ini, kondisi Kirea benar-benar drop, bukan hanya dari penyakitnya saja tapi juga dari pikiran. Kirea  berpikir Kenapa ayahnya tidak datang, padahal jelas-jelas saat itu ibunya mengatakan bahwa Cio  akan datang menemaninya. .

Tapi  sampai dua hari berlalu, Cio tidak terlihat,  batang hidungnya dan itu ia membuat Kirea hancur, ini lebih parah daripada saat Kirea  dulu ditinggalkan di apartemen dan harus sampai menunggu di lobby, kenapa ayahnya tidak mau sampai perduli padanya,

Dan tak lama suster menoleh ke arah Kirea  yang sudah terbangun dari tidurnya. “Apa kau haus?” tanya suster, Kirea  mengedipkan matanya pertanda mengiakan ucapan suster.

Dan dengan cepat, suster pun langsung membantu Kirea untuk minum.

“Apa kau punya keluarga di sini selain ibumu?  kedipkan matamu jika iya,” ucap  suster lagi yang mengerti bahwa Kirea  tidak bisa berbicara, dan Kirea pun mengedipkan matanya.

“Siapa, dan di mana dia.”

Kirea berusaha untuk membuka menggerakkan mulutnya, hingga pada Akhirnya dia berhasil menyebutkan kata. “Daddy!” Tapi itu bukan menjadi solusi untuk suster dan dokter, karena mereka tidak bisa berbicara panjang lebar dengan Kirea, mereka tidak bisa menanyakan di mana Ayah gadis kecil ini.

***

Mario Turun dari mobil, akhirnya setelah berpikir, Mario pun setuju untuk datang ke kantor polisian, lelaki itu akhirnya mau untuk bertemu dengan Soraya.

Dan  ketika sampai di kantor kepolisian, Mario langsung diarahkan untuk ke ruang interogasi,  dan salah satu polisi memanggil Soraya.

"Apa,  Jadi Mario ada di sini?"  tanya Soraya yang langsung bangkit dari duduknya. Ketika polisi mengatakan bahwa Mario sudah datang  dan mau ditemui olehnya, raut wajah Soraya langsung sumringah, dia pun langsung keluar dari sel.

Dan sekarang, di  sinilah Soraya berada di depan ruang interogasi, dimana Mario sudah menunggu di dalam. Dan ketika sudah dipersilahkan masuk oleh  petugas kepolisian, Soraya pun langsung masuk hingga Mario yang sedang duduk di kursi langsung menoleh.

Tatapan Mario langsung menusuk pada Soraya, membuat Soraya menunduk. Walau  bagaimanapun, kini ketakutan Soraya pada  Mario semakin menjadi-jadi, dia takut Mario akan melakukan hal lebih gila dari ini.

“Ma-Mario!"  Panggil Soraya dengan terbata.

“Kau sudah bisa mengganti uangku?"  tanya Mario yang tiba-tiba langsung berbicara secara sinis, dan tanpa diduga Soraya langsung berlutut di hadapan Mario.

“Mario, tolong beri aku waktu, aku berjanji aku akan melunasinya secepatnya.” Soraya berbicara dengan pelan, dia takut pada Mario, tapi dia harus tetap memohon pada lelaki itu.

Mario  tertawa. Dia sama sekali tidak iba dengan Soraya yang berlutut di hadapannya.

"kemana kesombonganmu yang selama ini kau tampilkan, apa suamimu tidak sanggup membantumu. Kenapa kok malah menikah dengan lelaki pecundang seperti dia?"

Mario malah membahas hal lain, membuat Soraya mengangkat kepalanya dan kini dia sudah menatap Mario dengan tangis yang berlinang.

”Mario kumohon apapun kesalahanku  di masa lalu, tolong maafkan aku. Tapi ku mohon beri aku waktu untuk mengembalikan uangmu, aku berjanji secepatnya aku akan mengembalikan semuanya.” padahal di masa lalu Soraya tidak bersalah. Tapi, Karana dia terlalu bingung menghadapi Mario akhirnya Soraya meminta maaf.

”Kau pikir aku akan iba? Kau telah menggelapkan uangku dengan jumlah yang besar, aku pikir kau bisa benar-benar membangun rumah. Tapi ternyata hanya omong kosong. Dan aku tidak akan pernah membebaskanmu sebelum kau melunasi semuanya.”

Mario berucap dengan sadisnya, hingga Soraya benar-benar kehilangan kata-kata untuk membalas Mario.

”Berapa uang yang Soraya keluarkan untukmu?” tiba-tiba terdengar suara dari arah pintu. Hingga Mario dan Soraya menoleh, Ternyata yang berbicara adalah Kelvin

Rupanya barusan Kelvin mengurus sesuatu di kantor kepolisian, dan  ketika dia akan pulang, dia melihat Soraya berjalan ke ruang interogasi dan tentu saja Kelvin bingung kenapa Soraya ada di kantor polisi dan memakai baju tahanan.

Hingga pada akhirnya, Kelvin mengikuti Soraya dan dia juga Mendengar pembicaraan Soraya dan Mario, karena pintu tidak tertutup.

Dan ketika melihat Soraya berlutut, Kevin merasa tidak tega, tapi dia ingin mendengar permasalahan antara keduanya, hingga dia tidak langsung masuk dan ketika pembicaraan Mario dan Soraya selesai, barulah Kelvin masuk dan sekarang Kelvin berjalan ke arah Soraya.

"Ayo bangun Soraya!” Kelvin membantu Soraya untuk bangun dari berlututnya, dan tiba-tiba rahang Mario mengeras ketika melihat Kelvin memegang pundak Soraya.

“Berapa uang yang Soraya hilangkan?" Tanya Kelvin.

“Apa kau ingin menjadi pahlawan kesiangan?” sinis Mario. “Apa kau tahu berapa uang yang dia gelapkan?”

“Sebutkan saja , tidak usah basa-basi!" Kelvin menjawab tegas.

“4 juta dolar," jawab Mario, dia yakin Kelvin tidak akan membatu Soraya, karena nominal uang sangat besar.

Tapi sayangnya, Kelvin malah mengangguk-anggukan kepalanya. “Tunggu sebentar aku akan menelpon bagian keuanganku untuk datang kemari, dia akan membayar semua uang yang Soraya hilangkan.”

Mata Soraya dan mata Mario membulat ketika mendengar itu, secara refleks, Soraya langsung menoleh ke arah Kelvin.

“Ke-Kelvin!” Panggil Soraya.

“Kau bisa menggantinya nanti."

Mario berdecak ketika mendengar ucapan Kelvin. ”Cih, kau ini benar-benar seperti pahlawan kesiangan. Apa kau yakin dia bisa mengembalikan uangmu?” tanya Mario lagi

“Jika Soraya tidak mengembalikan uang itu aku tidak masalah, lalu apa masalahmu?”

Mendengar jawaban itu dari Kelvin, Mario naik pitam, tanpa sadar dia langsung bangkit dari duduknya, dan ketika Mario bangkit, Soraya langsung bersembunyi di belakang tubuh Kelvin, membuat Mario semakin naik pitam. Hinggaaa . ..

Hingga gas komen dulu

1
Ayunaa
terus judul yang SONYA gimana Thor??? GK ada lanjutannya?
guest1054071097
lempar palu kepala si mario
mommy neng
heeeehhhh soraya,, jadi cewe jgn bego2 amat siihh.. lo tinggal bilang aja kenyataannya.. mana si mario emosian pula,, nanti pas tau klo kirei itu anaknya,, auto tobat lu
mommy neng
malang bener cerita idup soraya
Rahma M Din
kok pindah yaa
syantie
ko dilapak ini Thor bukan sebelah
Mustika Pratiwi
kok bisa sama cerita NY cuma beda judul aj
Ismiyati Budiyono: itu hanya iklan
total 1 replies
Vivih Aprilia
harusnya ini hasrat lelaki pilihan bukan yaa??
Vivih Aprilia
ini salah lapak kah kk??
Elsa Fanie
untungnya da Kelvin, gimana nti reaksi Mario klo tw kiera adalah anak ny ,,,
Ismiyati Budiyono: itu sekedar iklan.jdl asliny ada
total 3 replies
Yani Sumiati
ayo Thor semangat
yuni ati
sangat menarik/Good//Good//Good/
syantie
takut mau baca...ini aja udah bikin sakit 😅😅 nanti aja bacanya klo udah hampir selesai
takut darting kumat
🌹YazmiN🌹
meluncurrrrrr
Fiera
masih setia nungguin update tan nya
Mustika Pratiwi
akhirnya setelah sekian tahun up jg, makasih kakakk...semoga seri up
Mustika Pratiwi
akhirnya.... setelah berapa tahun up jg...untung g mau hapus... makasih kakak,semoga sering up
Nurul Hidayah
lanjut kak 🥰🥰🥰
namucu
mau lanjutannya😭
gia nasgia
Tapi suka dengan sikap nya Mom Sonya tegar padahal aslinya hancur 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!