NovelToon NovelToon
Cinta Datang Setelah Perpisahan

Cinta Datang Setelah Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Nikahmuda / Duda
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: rini sya

Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.

Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam-diam Diancam

"Ayah, Kevin sayang ayah," ucap Kevin sembari mencium pipi sang ayah. Jonathan membalas kecupan itu dengan senyuman penuh cinta.

"Makan yang banyak ya, Sayang, supaya cepat sembuh. Habis itu mimik obatnya, oke," ucap Jonathan, penuh perhatian.

"Iya, Ayah. Ayah, bolehkan Kevin minta sesuatu?" tanya Kevin dengan senyum bahagianya.

"Tentu saja boleh, Sayang. Kevin minta apa?" jawab Jonathan, lembut.

"Ayah boleh ga kerjanya di sini saja. Kerjanya jangan jauh-jauh, Kevin ingin sama ayah terus," pinta bocah tampan ini penuh semangat.

"Boleh, tentu saja boleh. Ayah ga akan ke mana mana lagi, Sayang. Ayah akan sama Kevin truss tiap hari, bagaimana?" jawab Jonathan.

"Benar ya Ayah, ayah janji ya. Nanti kita main bareng ya Yah. Ayah, boleh nggak nanti sesekali antar Kevin sekolah, Kevin pengen kasih tau temen-temen kalo Kevin juga punya ayah," ucap Kevin, sedikit terbata, tampak jelas bahwa ia ragu. Mungkin dia juga takut sang ayah akan menolak keinginannya.

"Tentu saja, Sayang, apapun yang Kevin inginkan, ayah pasti kabulkan," jawab Jonathan, serius.

"Makasih banyak ayah, Kevin sayang ayah," ucap Kevin lagi, bocah tampan ini tampak begtu bahagia.

Kevin kembali tersenyum. Kemudian mereka berdua pun saling memeluk.

Di detik berikutnya, Kiara datang dengan membawa makanan. Makanan untuk dirinya dan juga untuk mantan suami. Tak lupa saat masuk mereka menyapa mereka berdua, ia juga tak lupa memberikan kecupan hangat di kening sang jagoan. Setelah itu, Kiara langsung menyiapkan makan siang untuk dia dan Jonathan.

"Makan dulu, Mas," ajak Kiara.

Jonathan langsung berpamitan dengan sang putra dan beranjak dari tempat duduknya me dekati sang mantan suami.

Jonathan memandang wajah teduh Kiara yang saat ini sedang menyiapkan makanan untuknya. Mantap bibir tipis itu, tanpa di sadari tiba-tiba hasrat Jonathan datang. Andai Kevin tidur, sudah pasti dia akan memaksa mencium Kiara.

"Beli di mana ini? Kelihatannya enak," tanya Jonathan lembut.

"Di jalan panglima, enek kok, cobain deh," jawab Kiara, spontan Kiara langsung menyuapkan sesendok lauk ke mulut Jonathan. Jonathan sendiri tak menolak suapan itu, justru ia menerima itu dengan senang hati.

"Iya, Bun, enak. Besok boleh lah kita mampir sana," ucap Jonathan girang.

"Yakin mau mampir di sana? tempat itu bukan restoran mewah lo, nanti gengsi pula!" sindir Kiara dengan senyuman manisnya.

"Nggak lah, aku suka tempat sederhana. Yang penting ga jorok aja," jawab Jonathan, Lagi-lagi dengan suara lembutnya, membuat jantung hati Kiara sedikit bergetar.

"Oke kalo gitu, sekarang makan dulu. Aku ga mau kamu jadi kurus gara-gara bantu jaga anakku, nanti aku di salahin pula sama mama papamu," celetuk Kiara, spontan.

Seketika Kiara langsung menghentikan ucapannya, ia takut Jonathan tersinggung dengan ucapannya.

Jonathan juga menghentikan suapan yang masuk ke mulutnya, lalu ia pun berkata..

"Ngapain kamu takut sama mereka? Mereka nggak ada hubungannya denganku. Mereka lebih suka harta dari pada aku, mereka lebih mementingkan ego mereka dari pada aku, iya kan, kamu tau itu kan? tolong jangan sebut mereka lagi, apa lagi saat aku sedang makan," jawab Jonathan, lirih, tampak jelas bahwa ia sedang merasakan kesedihan. Kiara tau hubungan ibu dan anak itu tidak baik, tapi kau bagaimanapun mereka adalah mertuanya, Kiara tak mau dianggap tak sopan.

"Maafkan aku, makanlah, mari kita makan," jawab Kiara, gugup.

Tampaknya Jonathan juga tak terlalu menghiraukan ucapan Kiara. Ia tetap makan dengan lahap. Tanpa memperdulikan keadaan sekitar. Tapi Kiara bisa merasakan, sikap dingin Jonathan itu adalah bentuk dari cara dia menutupi kesedihan dalam hatinya. Kiara tau, bagaimana sakitnya Jonathan jika bercerita tentang kedua orang tuanya. Mereka yang egois itu selalu tidak mau memedulikan perasaan anaknya, membuat Jonathan menjadi pribadi yang arogan tak mau peduli perasaan orang lain.

***

Hari berganti hari akhirnya Kevin pun diperbolehkan pulang. Nita, dokter spesialis anak yang merawat Kevin tampak begitu bahagia. Ditambah, Jonathan sekarang mau menjadi sahabatnya.

"Jangan lupa di bawa kontrol ya, Jo. Jangan sampai lukanya kena air. Soalnya Kevin ini punya jenis kulit yang cukup sensitif," ucap Nita sembari memberikan laporan medis Kevin pada Jonathan.

"Baik, Nit, Terima kasih banyak udah ngerawat anakku dengan baik, makasih juga buat malam itu," jawab Jonathan.

"Siap, aman. Kamu nggak usah sungkan," jawab Nita.

"Hemm," Jonathan tersenyum.

Tak ada perbincangan lagi, Jonathan langsung meminta Soni untuk membawa barang-barang mereka ke mobil. Sedangkan Sinta mendorong kursi roda yang berisi Kevin ikut serta bersama Soni ke mobil.

Di ruangan itu masih tersisa Kiara dan Jonathan. Mereka masih merapikan barang-barang pribadi mereka.

"Ra, apa ga sebaiknya kita bawa Kevin ke rumah ku saja, di sana kan banyak yang jaga, aku juga pengen lebih dekat sama dia. Kira-kira boleh nggak?" tanya Jonathan, lembut.

"Sebaliknya jangan, kamu adalah orang besar, aku ga mau kamu sampai jadi gunjingan banyak orang. Nanti kalo kamu mau ketemu dia, aku akan bawa dia padamu, kamu jangan khawatirkan soal itu," tolak Kiara, tak kalah lembut.

"Kamu jangan bohong ya, awas kalo kamu sampai bohong," pinta Jonathan, serius.

"Mana berani aku bohong. Bohong samamu sama saja bohong sama Kevin. Aku ga mau bohong sama dia." Kiara kembali membuang muka, kali ini ia benar-benar tak ingin Jonathan tau bagaimana ekspresinya.

"Terserah mu, lagian ke mana pun aku lari, bukankan kamu bisa menemukan aku dengan mudah. Ngapain takut," balas Kiara, kali ini Kiara membuang muka. Ia takut Jonathan melihat kesedihannya kembali berpisah dengan pria itu.

"Oke, aku percaya padamu. Tapi janji ya, aku boleh temui dia kapanpun," pinta Jonathan lagi.

"Hemm," jawab Kiara seraya keluar terlebih dahulu dari ruangan itu. Namun Jonathan tidak tahu jika saat itu Kiara menangis. Ia menangis karena ternyata kedua orang tua Jonathan dan juga tunangan pria itu datang padanya, mengancam Kiara. Jika Kiara masih mendekati Jonathan, maka mereka tidak akan segan-segan menghancurkan bisnis Jonathan dan juga menghabisi nyawa ayah dan anak tersebut.

Bersambung...

1
Sulastri Oke86
Luar biasa
Sunaryati
Jujur saja Kiara sama Jonathan jika orang tuanya dan mantan tunangannya mengancam kamu. Dan Jo bilang sama org tuamu juga, jika lolipopmu hanya cocok di mulut Kiara 🤭
Sunaryati
Seharusnya Jonathan menyadari semua kesalahan, bukan dengan kekuasaan itu membuat Kiara benci. Kiara punya alasan kuat mengapa menyembunyikan Kevin
Maya Purnama
kenapa Jonathan egois ? bukannya sewaktu menceraikan Kiara, dia bilang walupun Kiara hamil saat itu dia akan suruh gugurkan, kenapa bilang Kiara jahat ?
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat
Sunaryati
Demi kesembuhan Putra kalian sebaiknya hilangkan dulu ego kalian setelah putra kalian sembuh bicarakan dengan pendapat putramu juga. Semua kalian lakukan demi kebahagiaan putra kalian
Sunaryati
Baru satu bab Thoot
Sunaryati
Semoga selamat jadi pemersatu kedua orang tuanya
Sunaryati
Syukur Si pintar bakalan ketemu ayahnya
Sunaryati
Benar kata Sinta tapi emak juga maklum ketakutan kamu, karena dulu Jonathan menolak punya anak dari rahim kamu
Sunaryati
Ternyata kamu juga bisa dibodohi Kiara namun benar kamu harus menyelidikinya
Sunaryati
Lha kompensasi dari untuk beli rumah dan gajinya untuk membiayai putramu sisanya ditabung untuk masa depannya, dia sendiri hemat, asal kenyang sedikit ada gizi
Sunaryati
Jangan kau kira Kiara mau melakukan di luar pernikahan
Sunaryati
Kamu yang sangat diberi tulus tidak neko- meko malah ngejar wanita yang hanya bisa foya- foya habisin usngmu
Sunaryati
Astaga terus Tasya, mau kemanain, bukankah kau menceraikan Kiara demi bersama Tasya, yang bisa menghabiskan uangmu
Sunaryati
Ingin ditungguin kerja ,sama mantan istri, ya
Sunaryati
Nanti lihat Kiara jangan sampai senjata kamu bereaksi ingin dia dah lho🤭
Sunaryati
Kiara ternyata hatimu masih terpaku satu pria yaitu mantan suami
🍁𝘿𝙞𝙩𝙖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
mampir kak💪
Sunaryati
Wah emak senang kau begitu dzolim sama Kiara istrimu dulu, hingga senjata andalan kamu langsung loyo🤣🤣🤣✋✋syukurin itu artinya kamu hanya bisa mengasah senjata kamu dengan pengasah Kiara🤭
Sunaryati
Lupakan luka hatimu demi kewarasan dan kebahagiaan kamu dan Kevin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!