NovelToon NovelToon
Putri Kaisar Yang Mematikan Dan Sistem

Putri Kaisar Yang Mematikan Dan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Ibu Pengganti / Balas dendam pengganti / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:133.5k
Nilai: 5
Nama Author: Marwiyah Ningsih

seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menyelamatkan Selir Diana

       Di dalam gudang yang terlihat kotor,disana juga terdapat banyak bercak darah yang sudah mengering,membuat suasana disana terlihat menyeramkan, sedangkan di sudut ruangan itu terdapat seorang wanita yang terlihat setengah sadar,dia terlihat sangat kurus dan tidak terurus.

         wanita itu adalah Selir Diana,tubuhnya yang penuh luka membuat siapapun yang melihat nya pasti merasa ngeri, Selir Diana sudah berada disana selama 3 tahun,dia di jebak oleh permaisuri saat selir Diana ingin merebut perhatian raja darinya.

         sementara di luar ruangan,2 prajurit menjaga gudang itu atas perintah permaisuri,dia tidak ingin seseorang pun menemui Selir Diana.

        " bagaimana menurut mu dengan Selir Diana?? Apakah dia sudah mati dan menjadi tulang ? " tanya salah satu prajurit dengan tersenyum remeh.

      " kemungkinan besar memang sudah, karna Selir itu tidak pernah makan makanan yang layak,juga meski pun dia di tempatkan di gudang ini, Selir Diana tidak akan merasa tenang,bukankah rantai besi itu sudah mengikat nya selama 3 tahun ini ?? " ucap temannya dengan tertawa,yang di ikuti temen nya juga,keduanya tertawa seolah menertawakan nasib tragis Selir Diana.

                           Tak tak tak

     Aluna berjalan dengan langkah lebar,dia menatap gudang yang ada di hadapannya dengan tatapan dingin,lalu pandangan mengarah pada kedua prajurit yang masih tertawa bahagia.

       " nona sebaiknya anda tunggu disini,biarkan saya saja yang melawan mereka " Liam tiba-tiba menghadang jalannya, yang membuat Aluna tidak senang.

    Disisi kedua prajurit yang tiba-tiba mendengar suara mereka,sontak tawa mereka seketika terhenti, lalu kedua prajurit itu berbalik badan dan menatap putri Aluna dengan tidak suka.

     " heyyy...sedang apa kalian disini ? Dan putri Aluna kenapa kamu keluar tengah malam begini ? apa kalian ingin berbuat jahat ? " tanya prajurit itu.

      Liam merasa cemas,dia menatap Aluna dengan penuh permohonan tapi tiba-tiba.

                           cassssssssss

                             srekkkkkkkkkkk

                                 deggggggg

       Liam membeku,dia menatap Aluna dengan tidak percaya,bola matanya bergerak liar dan menolah pada salah satu prajurit dengan terkejut.

       " aku memang ingin berbuat jahat !! kamu..!! Jika kamu tidak mau menyingkir dari hadapan ku,aku akan membuat mu bernasib sama seperti teman mu ! " kecam Aluna yang sudah berdiri di depan salah satu prajurit itu.

    tubuhnya bergetar hebat saat melihat temannya telah tewas dihadapan nya,dia menatap Aluna dengan wajah pucat nya.

      " kamu...kamu sudah membunuh teman ku,aku akan melaporkan mu pada yang mulia raja !! " ancamnya,meski dia merasa takut,tapi untuk keadilan temannya dia akan melawan Aluna.

       Aluna memiringkan kepalanya dan tersenyum manis,tapi prajurit yang melihat senyuman itu tentu tau itu bukanlah hal baik.

      " benarkah?? Kalau begitu aku terpaksa membunuh mu " belum sempat prajurit itu bereaksi tiba-tiba dia melotot kearah Aluna, tangan nya bergetar menyentuh dadanya yang sudah berlubang dan.

                           Brukkkkkkkkkkk

    prajurit itu pun tewas ditangan gadis kecil itu,Liam yang sejak tadi berdiri disana merasa shock melihat kekejaman Aluna ,dia tidak menyangka kenapa putri Aluna menjadi gadis yang mematikan.

      " ayo masuk jangan buang waktu lagi,jika para prajurit lainnya melihat mayat mereka berdua, kita akan dalam bahaya " suara Aluna menyadarkan Liam ,dia mengangguk dan buru-buru berjalan kedalam gudang.

      Yang pertama Aluna mencium bau anyir,dan gudang itu berdebu begitu tebal,dia menatap tajam di setiap sudut gudang itu,entah kenapa perasaan nya tiba-tiba sesak.

      " biadappp,,mereka semua benar-benar biadap !!! Aku akan membunuh kalian semua yang pernah menyakiti Aluna dan ibunya !! " batin Aluna dengan mata memerah.

        Tiba-tiba Dia tersentak saat mendengar suara lirih seorang wanita, langkahnya terhenti saat melihat Selir Diana yang terkapar di lantai,rantai borgol yang begitu besar melilit tubuhnya yang kurus, tiba-tiba air mata Aluna menetes,dia merasa sakit hati melihat keadaan ibunya.

      " ibu..." dengan spontan Aluna memanggil ibunya,selir Diana yang mendengar suara itu menoleh,dia menatap Aluna dengan tatapan nanar.

      " putriku...Aluna...kau kah itu nak?? " Selir Diana terduduk dan merangkak mendekati Aluna,dia ingin melihat jelas siapa orang yang telah memanggilnya dengan sebutan ibu.

      Air mata Aluna berjatuhan,dia berjalan dengan tubuh bergetar dan menjatuhkan tubuhnya dihadapan selir Diana.

      " ibu...ini aku putrimu Aluna,,hikkksss...ibu maafkan aku karna tidak pernah datang menemui mu,,mereka...mereka melarang ku menemui ibuku,,, hikkkkssss...ibu mereka sangat jahat pada kita Bu..." isakan tangis Aluna terdengar menyayat hati.

    Selir Diana tertegun, ternyata orang ini memang adalah anaknya ? Tiba-tiba dia memeluk Aluna dengan Meraung keras,bukan air mata lagi yang keluar,,tapi darah yang begitu encer,entah apa yang telah mereka lakukan pada Selir itu..

       " putrikuuuuu... hikkkkssss,,,putrikuuuu,,,ibu sangat merindukan mu nak,,maafkan ibu yang tidak bisa melindungi mu,,maafkan ibu sayang... hikkksss.. seharusnya ibu tidak melahirkan mu agar kamu tidak merasakan semua penderitaan ini,,, biarkan ibu saja yang merasakannya,,, hikkkkssss...ya tuhan kenapa harus anakku yang ikut merasakan penderitaan ini,, kenapa tidak aku saja " Raung selir Diana,baju Aluna basah karna air mata merah ibunya..

      Liam menutup mulut nya, badannya bergetar karna suara tangisannya,dia membuang muka karna tidak sanggup melihat keduanya.

     " ibu jangan katakan seperti itu,aku sangat beruntung karna memiliki ibu yang baik dan menyayangi ku,,aku tidak pernah menyesal dilahirkan oleh ibuku,, hikkksss,,ibu aku berjanji akan membalas dendam pada mereka yang telah memperlakukan kita dengan kejam,,,ibu ku mohon jangan menangis,,aku tidak sanggup mendengar tangisan ibu,," Aluna mencoba menenangkan ibunya, walaupun air matanya masih berjatuhan.

       Selir Diana tertegun,dia menguraikan pelukannya dan menatap putrinya yang sudah mulai tumbuh menjadi gadis cantik,entah kenapa dia merasa putrinya Aluna seperti bukan anak kecil,dia merasa putrinya seperti orang dewasa yang tegas dan berani.

     " ibu jangan bersedih dan jangan pernah menangis lagi,malam ini aku akan mengeluarkan ibu dari sini,dengar ibu aku Aluna putri ibu, tidak akan pernah membiarkan siapapun lagi menyakiti ibuku,,!!! Liam!!! cepat bawa kesini pedang mu !! " setelah menenangkan ibunya, Aluna meminta pedang Liam.

    meski pemuda itu tidak tau apa yang akan dilakukan oleh gadis kecil itu,dia tetap memberikan nya tanpa harus banyak bertanya,dan setelah mendapatkan pedang nya ,Aluna.

.

                              Srekkkkkkkkkkk

    Aluna gadis kecil itu tiba-tiba membelah rantai itu dengan pedang nya,yang membuat Selir Diana dan Liam terbelalak,mereka terdiam dengan nafas tercekat.

      " Liam aku memerintahkan mu membawa ibuku pergi dari istana ini sekarang juga !! Aku ingin kamu membawanya pergi sejauh mungkin,,dan 2 hari kedepan temui aku di dekat hutan terlarang!! jangan banyak tanya karna itu akan percuma aku tidak akan menjawab rasa ingin tau mu,,dan ibu pergi lah dengan Liam,aku akan datang setelah dendam kita terbalas,,aku berharap ibu tidak mematahkan semangat ku !!" mendengar ucapan Aluna yang tidak bisa dibantah, Liam mengangguk dengan serius.

    Dia memapah Selir Diana dengan hati-hati,tapi tiba-tiba langkah nya terhenti saat mengingat sesuatu,lalu pandangan nya mengarah pada Aluna.

      " nona bagaimana bisa kami melewati gerbang ? Disana pasti banyak penjaga yang menjaga gerbang itu " tanya Liam, memikirkan itu usahanya akan sia-sia menyelamatkan Selir Diana.

      " tenang saja,aku sudah mengurus semuanya , kamu tinggal bawa saja ibuku pergi dan seseorang akan menunggu kalian di dekat gerbang,,aku harap kamu menjaga ibu sepanjang perjalanan" Aluna teringat disaat di pergi mencari makanan ke dapur,dia malah di hina dan diberikan makanan basi.

    disaat dia ingin memberi perhitungan pada para koki di dapur istana, tiba-tiba dia mendengar seorang pelayan berkata ingin mengantarkan minuman untuk para prajurit yang akan berjaga di gerbang..

        Merasa ini adalah kesempatan untuknya, Aluna dengan cekatan memasukkan obat tidur di dalam minuman itu,tanpa sepengetahuan siapapun,dan dia pergi dengan perasaan puas,untuk obat tidur itu dari mana dia mendapatkan nya.

    Tentu saja dia memerintahkan Lilis mencarikan untuknya,dia merasa obat tidur sangat berguna baginya karna dia yang memiliki penyakit insomnia.

           " baiklah nona,kalau begitu aku akan membawa Selir Diana pergi malam ini,," jelas Liam,meski dia merasa penasaran apa yang telah gadis kecil itu rencana tapi dia hanya menyimpan rasa penasaran itu dalam hatinya.

     " nak jaga dirimu baik-baik,ibu akan menunggu kedatangan mu" Selir Diana sebenarnya tidak setuju dengan keputusan putri kecilnya,tapi melihat kesungguhan itu ada di tatapan Aluna,dia dengan berat hati mempercayai nya.

    " aku pasti akan datang ibu,jangan memikirkan ku disini " Aluna tersenyum lembut dan meyakinkan ibunya,merasa tidak ada lagi yang ingin dibicarakan Liam akhirnya pergi membawa Selir Diana dengan menggendong Selir Diana di punggung nya.

        saat memasuki lorong istana, jantung Liam berdebar kencang,dia takut mereka tertangkap oleh para prajurit di istana,tapi anehnya dia malah melihat para prajurit itu tergeletak di setiap sudut istana.

       " aneh sebenarnya apa yang telah nona kecil itu lakukan pada mereka ? " batinya, sedangkan Selir Diana sudah pingsan karna kehabisan tenaga.

       Saat tiba di gerbang,dia terbelalak melihat prajurit itu juga tergeletak di tanah,karna tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini,Liam berlari meninggalkan istana dan melihat sebuah kereta kuda dan dengan cepat-cepat dia menaiki kereta kuda sembari meletakkan Selir Diana dengan hati-hati.

       Dan kereta kuda itupun meninggalkan istana, Liam merasa lega dia menghembuskan nafasnya dan melirik kusir yang terlihat seperti patung, karna penasaran dia mengajak nya berbicara.

     " tuan dari mana anda berasal? Kenapa anda mengenal nona Aluna ? " tanya Liam sembari menghapus keringat nya yang bercucuran.

      Tapi anehnya setelah beberapa menit,kusir itu tidak merespon nya,dia mengherhit heran dan menepuk pundak kusir itu,tapi anehnya seperti kayu yang begitu kokoh.

     Liam akhirnya berdiri dan duduk disamping kursi,tapi saat dia melihat wajah kusir itu,Liam ketakutan setengah mati dan dia terjatuh pingsan, sedangkan kereta kuda terus berjalan menuju tempat yang sudah Aluna siapkan.

#tinggalkan jejak komentar bagi yang menyukai cerita ini,,jangan lupa like ya teman-teman ❤️ terimakasih

1
azka aldric Pratama
berrti mau end ya Thor 😳😳
Maudy: hehehe iya kak 😁
total 1 replies
REY ASMODEUS
omong kosong itu raja. tidak ada pengabaian dalam cinta yang ada itu penghianatan. bilang aja loe gak tegas jadi potong aja itu terong dan telurmu sekalian kasih saja ke serigala liar
Maudy: wkwkwkkwwk kak 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ona Sukatendel
raja viktor memiliki 3 putri 3 istri kenapa dia tifak becus mendidik anak. aturnya sebagai raja dia harus manpu membagi waktu untuk anak dan istrinya jgn satu org aja yg di sayang
Rhyzca Ayu
Selamaat menunggu Oppa Javier💪💪💪😄😄
Maudy: wkwkwkwkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Etty Rohaeti
semangat Thor
Maudy: asiap kak 😍
total 3 replies
Sribundanya Gifran
kereeeeeennnnnnnn
lanjut up lagi thor
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayo diterima Aluna, Zavier mungkin yang terbaik untukmu
Rhyzca Ayu
Hooreeee siap2 kondangan kita tanpa bawa amplop gpp ini mah🤣🤣🤣
Semangaat thoor💪💪💪❤
Rhyzca Ayu: Harus di terima thor yg pntg dandan cantik🤣🤣🤣
total 2 replies
Rhyzca Ayu
balas dendam succes🤭🤭
Rhyzca Ayu
otw the matek 🤭🤭semangat thor💪💪💪❤
Wega Luna
turut berdukacita untuk Diana dan Liam
Sribundanya Gifran
lanjut
Wega Luna
😔😔😔😔😔 sayonara diana
Rhyzca Ayu
Turut berduka cita diana ya😁😁😁
Rhyzca Ayu
Semangaat kakak outhor n selamat menjalankan ibadah puasa bgi yg menjalankan🙏🙏🙏
Maudy: asiap kak 😍,,
total 1 replies
Nixc~
kok kesannya ibunya Aluna itu kayak gak tau diri gitu ya.... masa Aluna mati' an berjuang di peperangan biar bisa dapetin kemenangan.....eh seenaknya aja ibunya bilang kalo Aluna bakal ngasih kekuasaannya ke adiknya yang bahkan dia sendiri juga gak tau kapan lahirnya (menurut opini gue ya✌️)🤔🤔🤔🤨🤨
Maudy: 🤣🤣 kak memang Diana gak tau diri Kok jadi jangan heran lagi ya kak 🤣
total 1 replies
Nixc~
🌚🌚🌚🙈🙈
sasa adzka
wahhhhh Aluna dapat mangsa baru neh.. mana mereka menargetkan kakak nya Aluna... wahhh rame neh klo war lagi thor😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!