NovelToon NovelToon
Miss Cahya

Miss Cahya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Persaingan Mafia / Mafia
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ebit S

Menceritakan tentang 2 gadis bersaudara dimana dia adalah seorang anak yang di hidupi oleh pengusaha yang sangat kaya raya dan setiap pesaing kalah bisnis dari orang tua nya selalu saja mereka ingin selalu menjatuh kan orang tua Cahya dan Megy....

" Cahya kamu janji ya, akan membalaskan kedua orang tua kita" kata Megy sembari mengelap air mata adik nya yang menetes di pipi.

"Oke, gue janji kak, lu juga janji ya, kak? Ucap Cahya sembari berhenti menangis.

Cahya sekarang usiamu muda, kamu bisa ikut ke medan perang! Di sana kamu bisa mempelajari ahli beladiri apa saja? Kata Megy dengan serius.

Baiklah kak, gue akan pergi dulu! Titip ayah ya? Ucap Cahya.

Apakah orang tua nya akan jatuh atas segala yang dilakukan penjahat..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ebit S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Ingatan Kembali.

     Cahya yang ingin mengambil HP terkejut melihat Baron terpental kembali. Lalu Cahya melihat ke arah Baron yang terpental kemudian melihat ke arah Kevin yang sudah berdiri melihat ke Baron.

Lalu Kevin berkata dengan dingin, dan  berkata." Lu pikir gampang hah, menghadapi kita! Cara lu banci tau nggak?"

Lalu Cahya melihat HP yang ada ditangannya kemudian Cahya memutar Video disana sembari mengingat-ingat hingga membuat Cahya menjadi memegang kepala nya.

"Aaaaaahhhh... Kepalaku...aaaahhh.." Jerit Cahya sembari memegang kepala nya.

"Cahya ada apa? Cah.." teriak Kevin mendekati Cahya dan menahan Cahya supaya tidak terjatuh.

Lalu Kevin segera meraih Ponsel yang ada di tangan Cahya kemudian Kevin langsung memutar video yang ada disana.

Terlihat video memutar adegan pak Eko Wijaya yang sedang terkena sekap. Kemudian di siksa oleh pemimpin berandal.

Tanpa banyak bicara lagi kemudian Kevin langsung berjalan dan memegang baju Baron hingga Baron tercekik dan terpojok di dinding.

Lalu Kevin, berkata." Eeh lu tunjukkin dimana, om Eko di sekap? Cepetan siapa yang perintah lu semua?"

"Cahya kita apain nih orang? Biar dia buka mulut!" Ucap Kevin sembari kesal dengan Baron.

Cahya kemudian sudah membaik kepalanya sudah tidak sakit lagi kemudian Cahya dengan dingin menatap wajah penjahat itu, tetapi penjahat yang tercekik bukannya takut malah menyeringai.

Lalu Baron, berkata."Hehehehe, kalau kalian punya nyali, coba aja bunuh gue, gue pastikan bokap lu nggak bakal ketemu lagi? Hehehe"

"Oooh begitu ya?" Tanya Cahya dengan dingin kemudian Cahya mengeluarkan sebuah benda dari Sakunya kemudian Cahya segera memasukkan sebuah Pil kemulut Baron.

"Lu mau apa? Jangan coba-coba deket! Gue pastikan nyawa bokap lu.."

Belum selesai Baron berkata kemudian Cahya langsung menghantam tulang rusuknya hingga mulutnya terbuka kemudian Cahya menjentikkan Pil kedalam mulut Baron.

"Aaaaahhhh.....jleeeeeeb... Uhuk...uhuk.. apa itu tadi?" Jerit Baron merasakan sesuatu didalam pikirannya.

"Ssssttttt... Nggak usah banyak omong lu! Berisik tau nggak lu?" Kata Cahya semberi meletakkan jari lentiknya dibibir untuk menyuruh Baron terdiam.

Kevin yang memegang Baron akhirnya sadar dan melihat ke arah Cahya karena merasa ini pasti Cahya yang sudah mengingat semuanya.

"Cah..lu..?" Ucap Kevin sembari melihat ke Cahya.

"sst...Ya gue udah inget sekarang, makasih ya lu udah bantu gue? Oh ya kakak gue megy kalian ketemu dia, nggak?" Kata Cahya dengan tersenyum dingin.

"Nah itu dia Cah! Gue nyariin kakak lu Megy juga nggak ketemu! Kami tadinya niatnya pengen liat kakak lu, pas liat lu di keroyok ya udah akhirnya gue dan Reno, sama Ridho langsung ambil tindakan, untung aja lu nggak apa-apa pas kita kemari?" Kata Kevin menjelaskan ke Cahya.

Kemudian Cahya mengangguk kemudian dengan mata tajam langsung melihat ke arah Baron lalu mendekati Baron yang di pegang oleh Kevin.

"Gue nggak akan bertanya dua kali! Sekarang lu bilangin, dimana kalian menyekap bokap gue atau.."

Cahya kemudian menghentikan ucapannya lalu mengeluarkan benda yang Ia ambil di dalam saku kemudian Baron dengan berkeringat deras langsung mengangguk.

"Baik-baik gue akan ngomong! Tapi lu janji akan lepasin gue?" Kata Baron sembari menganggukkan kepalanya.

"Dimana?" Kata Cahya dengan dingin.

"Bokap lu, kita sekap dipinggiran kota, di dekat pinggiran Kota!" Kata Baron sembari mengelap keringat di wajahnya.

"Lalu siapa yang, nyuruh lu menyekap gue?"

"Dia..di..di.."

"Jleeeeb...."

Tiba-tiba saja ada sebuah peluru langsung menembus kerongkongan Baron hingga membuatnya tewas seketika.

Lalu Cahya terkejut melihat ke arah Baron kemudian mencari dengan mata tajam di sekitar sana.

Lalu Cahya berkata." Sialan... Siapa lagi nih yang nembak, dia?"

Tidak berapa lama kemudian Ridho dan Reno selesai berkelahi dan menghajar rombongan badan besar itu lalu menghampiri Cahya yang sedang menatap sekitar area itu.

"Cahya, lu udah balik lagi ya ingetan lu?" Kata Ridho sembari menghampiri Cahya dan Kevin.

Cahya dengan dingin tidak menjawab dan hanya membalas deng senyuman sembari mengangguk atas pertanyaan Ridho.

"Eeeh Cahya lu nggak liat apa, temen lu yang paling ganteng go internasional ini? Lagi kecapek an gini, hah?"  Kata Reno sembari cengengesan ketika sudah berjalan mendekati Cahya dan Kevin.

"Iye ganteng.. ntar dulu kayak nya disana ada yang lari kita kejar yuk?" Kata Cahya sembari melihat kearah gang sembari melihat bayang-bayang yang sedang berlari.

"Cah.. mending gini aja, lu berangkat kearah gedung tua di pinggiran kota, sementara gue, Ridho dan Reno. Ngejar orang itu?" Kata Kevin memberikan usul.

"Oke, tapi kalian hati-hati ya! Gue jalan kesana dulu?" Ucap Cahya dengan dingin.

"Oh ya udah, kita jalan dulu ya, keburu jauh ntar yang lari itu?" Kata Ridho sembari berbalik badan.

Cahya dengan cepat berjalan ke ujung gang untuk menuju kearah pinggiran kota. Lalu tidak lama Cahya berada di pinggiran kota tetapi sedang melihat kearah gedung tua.

****

Sementara Megy di jalanan sedang berjalan melihat jalanan yang ramai kemudian ada seorang pria yang berwajah sangar bernama Lukas dan Joni sedang mengikuti Megy tetapi Megy dengan menyeringai dingin berhenti sejenak.

Kemudian didalam hati megy, bergumam."hehehe, kalian nggak mau muncul diri sekarang ya? Oke liat aja ntar, gue ikutin permainan kalian?"

Megy menyeringai dingin lalu berjalan dengan cepat sementara Lukas dan Joni segera keluar dari persembunyian nya.

"Loh, kemana cewek itu tadi, bro?" Kata Lukas sembari celingukan di dekat gang.

"Ya mana gue tau, lu sih dari tadi bukannya bertindak aja malah ngikutin dia aja! Buat apa sih kita ngikutin dia?" Kata Joni dengan kesal atas saran dari Lukas untuk mengekori.

*****

Sementara digedung tua yang sudah lama tidak berpenghuni dengan debu yang sudah bertebaran dimana-mana kemudian terlihat seseorang pria berwajah sangar dan bertato sedang berdiri di gedung itu melihat ke sekitar gedung untuk memastikan keadaan aman.

Sementara didalam gedung terlihat seorang laki-laki yang sudah tak berdaya dan terluka sedang di ikat di kursi sementara seseorang pria yang sedang berdiri dengan santai melihat anak buahnya sedang memegang cambuk.

"Woiiiii.... Cepet tanda tangani, kalau nggak gue bakar lu?" Kata salah satu orang berbadan besar bernama robert yang sedang geram memegang dokumen.

Orang terikat itu tidak lain adalah Eko Wijaya yang sudah terluka parah akibat siksaan dari para berandal. Kemudian Dengan keras salah satu pria dengan badan kurus langsung menghantamkan sabuk ke arah Eko Wijaya.

"Bruuuuugh... Plaaaak...  Aaaahh.. aaaahhh.." Jerit Eko Wijaya menahan sakit karena terkena pukulan dari Sabuk kulit itu, hingga membuatnya mengeluarkan lebih banyak keringat.

"Sampai mati pun, kalian nggak akan dapat apa yang bukan hak kalian, hehehe?" Ucap Eko Wijaya sembari menahan sakit.

lalu seorang pria bernama, Robert langsung menghantamkan balok dengan geram dan berkata."Sialan..."

"Plaaaakk., bruuuugh..brug..Aaahhh.. hehehehehe.." Jerit Eko Wijaya sembari tertawa karena sudah kebal terhadap siksaan yang dialaminya.

Eko Wijaya pun, berkata."Hehehe kalian lebih baik bunuh aja saya, sebelum putri-putriku muncul membunuh kalian? Nanti kalian akan menyesal?"

Lalu dengan kesal Robert langsung memegang dagu Eko Wijaya kemudian menyeringai dengan garang.

1
Anisa Febriana272
kenapa pak Eko sekalu ketimpa sial ya😭😭😭 kayak nya orang yang berniat culik pak Eko dia benar2 iri dengki dengan pak Eko
Indira Mr
Kasihan Joni, minum..minum..dulu..baru berantem lagi, Meggy itu kuat walau dikeroyok.
MARDONI
kejar-kejaran Cahya dengan Bos Geng ini benar-benar menegangkan. Saat Kevin datang membantu Cahya rasanya lega banget, lalu Megy tiba-tiba muncul dan menghajar Bos Geng itu makin bikin semangat. Tapi Bos Geng masih belum menyerah juga, jadi penasaran bagaimana mereka bisa memaksa dia bicara soal ayah Megy.
izmie kim
novel genre aksi yang pertama aku baca seorang wanita dengan keberanian luar biasa
Ebit S: alhamdulillah berarti aku yang pertama menciptakan ya 🫢🫢
total 1 replies
Wida_Ast Jcy
hati hati lho awas ke kejar
Wida_Ast Jcy
ya Allaah cahya 🤣🤣🤣🤣 lanjutkan saja lah
Kabuki
anjayy jago banget megy😭😭
Kabuki
masa cuma digertak kek gitu para gengnya udh langsung ketakutan sih? padahal yang gertak cuma cewe🗿🗿
Serena Khanza
sukurin lu
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
putri-putri? Aku kira si Cahya cowok loh🤣
Panda
namun sampai sampai tak terlalu (ini maksudku kak yang penggabungan katanya aneh, dan cukup banyak)

ini seperti isi teks yang langsung up tapi mungkin lupa di edit lagi tanpa di kroscek

padahal isi ceritanya cukup oke
Panda
cukup seru cuma bakal lebih baik kalau dibikin lebih luwes karena banyak penggabungan kata yang agak 'aneh'
Panda
ini maksudnya motor terbang beneran apa gimana kak??
Panda
mungkin bisa diperhalus kak 👍
rahmad faujan
bnyk bngt musuhnya takut mati duluan😭
Anisa Febriana272
omaygattttttt ayah nya pak Eko Wijaya kemana😱😱😱 apa jangan2 di culik lagi karena kemarin. gagal😭
izmie kim
sibuk benerr ya ampun kapan habisnya musuh tuh
MARDONI
Salut banget sama persahabatan Cahya, Kevin, Reno, dan Ridho yang langsung turun tangan bantu cari ayahnya. Tapi Megy benar-benar mencuri perhatian di sini! Cara dia menghadang mobil dan melawan para geng itu bikin merinding. Sekarang makin penasaran sebenarnya ayahnya Cahya disembunyikan di mana 😣
Wida_Ast Jcy
iya aku pun mau nanya thor pesta apaan ya🤔🤔
Wida_Ast Jcy
kasihan banget thor ayahnya disiksa🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!