Elea dan Ghazi harus menikah karena perjodohan kilat yang di buat oleh kedua orang tua mereka yang random.
Gadis bar-bar yang tomboy harus menikah dan hidup bersama dengan pria yang tengil dan menyebalkan. Apalagi di sekitar Ghafi ada banyak wanita yang selalu menganggu rumah tangganya. Sanggupkah Elea menghadapi mereka di tengah rumah tangga yang gonjang-ganjing tanpa adanya cinta di antara mereka.
Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka? Pastinya hanya akan di penuhi dengan pertengkaran dan keributan. Mereka tak pernah akur dan selalu adu mulut setiap bertemu seperti Tom and Jerry. Apakah pada akhirnya mereka akan saling mencintai ataukah akan memilih jalannya sendiri-sendiri?
Yuk, ikuti terus kisah cinta mereka! Cekidot!
Jangan lupa baca juga buku othor yang lain ya kak. Terima kasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Elea-Ghazi 11
"Loh kok ada mereka di rumah? Apa mereka sebelumnya bilang dulu sama kamu?" tanya Ghazi kaget saat tiba di halaman rumah mereka ada dua mobil terparkir. Mobil siapa lagi kalau bukan milik kedua orang tuanya.
"Nggak ada! Malah semenjak kita menikah mama sepetinya tak peduli padaku dan membuangku! Buktinya aku jarang di hubungi!" kesal Elea.
"Kasian deh Lo! Makanya jadi anak jangan bandel! Aku rasa mereka senang sengaja membuang kamu soalnya kamu itu rese!" kekeh Ghazi.
"Justru papi sama mami yang sengaja menikahkan kamu sama aku. Soalnya kamu itu bisa berbahaya kalau dibiarkan begitu saja di luar sana! Bisa membuat nama keluarga Ardhani jadi jelek karena kelakuan kamu yang playboy!" jawab Elea tak mau kalah.
"Idih! Wajar lah banyak yang antri mau kencan sama aku! Orang aku ini cowok paling ganteng dan dari keluarga tajir! Siapa yang nggak mau jalan sama aku coba? Walau aku cuma jalan doang satu kali tapi udah membuat mereka bahagia. Itu kan pahala juga, membuat orang Bahagia!" jawab Ghazi membuat Elea memutar bola mata malas.
"Heloooo... tolong sadar dari kehaluan anda ya Pak Ghazi Ardhani! Yang saat ini tajir itu aku! Bukan kamu, mana ada duit kamu! dasar cowok kismin!" Elea menskak ucapan tengil Ghazi yang mengatakan dirinya tajir.
Dan memang kenyataannya semua keuangan dipegang oleh Elea atas perintah papinya. Ghazi hanya bisa gemas saat Elea mampu membuat dia bungkam. Kali ini dia kalah dalam perdebatan dengan istrinya.
"Ngapain papi dan mami kesini?" tanya Ghazi setelah menyalami semua orang.
Plaaaakkk
"Duduk dan ngomong yang sopan di depan kedua orang tua! Mau kualat kamu! Jadi si Malin kundang di kutuk jadi batu beton!" Elea memukul bahu suaminya.
Sedangkan kedua orang tua mereka terlihat saling pandang dan tersenyum melihat mereka berdua. Walau masih terus adu mulut dan di isi pertengkaran. Setidaknya itu awal yang bagus untuk mereka berdua.
"Sakit Wibby ... kenapa tanagamu besar sekali seperti samsoni!" rengek Ghazi.
"Astaga! Mana ada samsoni! Nggak usah ngasal kamu! Duduk yang benar dan bicara yang sopan!" kesal Elea. Ghazi akhirnya duduk dengan benar di hadapan kedua orang tuanya.
"Bagaimana rasanya menikah?" tanya Mami Shella.
"Nggak asik! Soalnya papi mencabut semua fasilitas keuangan aku dan di berikan semuanya sama Elea. Masa aku nggak di kasih uang, dan mau apa-apa harus lewat Elea! Sebenarnya anak kalian ini sebenarnya siapa sih Pi, mi?" rengek Ghazi masih tak terima masalah keuangan yang semuanya diserahkan kepada Elea.
"Elea!" jawab Mami dan papi Reno bersamaan.
"hahaha .. Anak yak di anggap!" Elea tertawa girang.
"Astaga! Aku terbuang!" kesal Ghazi.
"Tidak terbuang! Karena sekarang kamu adalah anak mama dan papa," jawab Mama Nara.
"Ya elah! Pantesan aja Mama sama papa cuek bener nggak pernah nanyain kabar Elea di sini! Ternyata malah berfikir ganti anak!" kali ini Elea yang merengut.
"Apa mungkin orang tua kita ini sedang sakit ya? Kenapa dengan mereka ini? Aku kok agak ngeri ya! Mereka tidak sedang kesambet kan?" bisik Ghazi.
"Astaga! Kamu jangan nakutin! Mereka bukan hantu penampakan kan?" jawab Elea ketakutan.
Mereka berdua kompak melihat ke arah kaki kedua orang tua mereka.
"Napak kok ke lantai! Mereka bukan hantu!" celetuk Ghazi.
"Apa yang kamu bilang? kamu fikir kami ini hantu?" kesal Mami Shella menjewer telinga anaknya. Sedangkan Elea yang melihat hal itu meringis memegangi telinganya yang takut di jewer juga. Karena mereka berdua mengira kalau kedua orang tuanya penampakan. Karena malah mengakui mantunya sebagai anak.
"Ampun mi, ini sakit mamiii..." rengek Ghazi.
"Habisnya kalian ini malah mikir kami ini hantu! Pemikiran dari mana itu! Sudah sana kalian bersih-bersih dan kita makan malam bersama di luar!" perintah Mami Shella membuat keduanya ngacir masuk ke dalam kamar.
"Astaga! Aku takut kali liat Mami marah begitu! Beruntung telinga aku aman! Sukurin tuh telinga kamu merah!" ucap Elea merasa lega karena tidak mendapat jeweran juga.
"Ini juga semua karena kamu!" kesal Ghazi memegani telinganya.
"Lah kok aku? Kan kamu duluan yang berfikir kalau mereka hantu!" jawab Elea tak mau di salahkan.
"Ya udah aku mandi duluan! Soalnya kamu mandi lama sekali!" Ghazi memilih mandi terlebih dahulu sedangkan Elea kembali ke luar bertanya kepada kedua orang tua mereka mau makan di mana.
Setelahnya dia kembali ke kamar menunggu Ghazi selesai mandi.
pluuuukkkk
"Hubbyyyyyyy ... kebiasaan kalau keluar kamar mandi cuma handukan doang! Bisa nggak sih pake baju di dalam sana!" kesal Elea melempar Ghazi dengan bantal.
"Ya elah, sama istri sendiri ini! Apa yang salah, atau kamu mau lihat isi di dalam handuk ini?" Iseng Ghazi.
"Gi-la!" kesal Elea mendorong badan Ghazi yang berada di depan kamar mandi.
"Aku serius loh Wibby ..." goda Ghazi.
"Ghazi gi-la kau! Sekali lagi ngomong gitu ku tonjok ya!" teriak Elea di dalam kamar mandi. Sedangkan Ghazi malah tertawa terbahak mendengar Elea terus mengomel di dalam kamar mandi.
Ghazi benar-benar suka sekali saat mendengar dan melihat istrinya mengomel. Ada saja ucapan Elea yang membuatnya kesal sekaligus tertawa. Hidupnya terasa semakin berwarna semenjak menikah dengan Elea. Lebih tepatnya sih bukan berwarna tapi penuh dengan perdebatan setiap saya. Setiap hal akan menjadi bahan perdebatan panjang mereka. Tapi rasanya seru juga, karena selain berdebat mereka juga bisa saling sharing kalau sedang dalam mode akur.
semoga ghazi dpt hukuman dr papi reno D asingkan k planet Pluto sebulan mh
jadinya pada mikir dih gampang Banggt yah gitu doang terhuraaaaaahhh El El kembali ke setelan aja lah lovely doply nanti kalau dia udah bucin
Thor yg Kirana ga lanjut lagi kah?
istri cuma ngikut apa yg di lakukan suaminya ga salah Dong,,
elea pingin curut itu kasihan