NovelToon NovelToon
Paper Plane Memories

Paper Plane Memories

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Keluarga / Bullying dan Balas Dendam / Ibu Tiri / Balas Dendam / Romantis
Popularitas:546
Nilai: 5
Nama Author: SellaAf.

Aera, seorang anak perempuan yang kehilangan ibunya karena meninggal. Setelah ibu tirinya datang, hidup Aera berubah total. Ayahnya yang dulunya sangat mencintainya, kini tidak peduli lagi. Aera merasa sendirian dan terkucil, seperti bawang yang terlupakan. Aera hanya ingin satu hal: mengembalikan kasih sayang ayahnya. Tapi, dia menemukan kebenaran yang mengerikan: ibu tirinya lah yang membunuh ibu kandungnya. Aera merasa marah dan sedih, tapi dia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Suatu hari, datanglah Leonar, seorang laki-laki muda. Dia ramah dan baik, serta peduli pada Aera. Aera merasa bahagia, tapi kebahagiaan itu tidak akan bertahan lama. Leonar membantu Aera untuk membongkar kasus meninggalnya ibu kandungnya, tapi mereka tidak tahu bahwa ibu tirinya akan melakukan apa saja untuk menyembunyikan kebenaran. Bagaimana Aera dan Leonar akan menghadapi bahaya yang mengancam mereka? Apakah mereka akan berhasil membongkar kebenaran dan mengembalikan kasih sayang ayah Aera? Ataukah mereka akan gagal, dan Aera akan tetap menjadi bawang yang terlupakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SellaAf., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sifat Asli Belva

Di bawah lampu yang berkelap-kelip, suara musik EDM berdentum kencang memenuhi ruang club malam.

Malam ini, Belva melenggang masuk dengan langkah ringan, mengenakan mini dress berwarna merah maroon yang membuat kulitnya terlihat makin terang. Rambutnya diikat setengah, beberapa helai poni jatuh menutupi dahinya.

"Eh, kok sepi amat nih VIP area?" Gumamnya sambil celingukan. Tangganya meraih satu gelas cocktail di atas meja, ia mengaduknya pelan lalu meminumnya.

Baru saja akan duduk di sofa, tiba-tiba datang seorang lelaki yang membuat pergerakannya terhenti.

"Belva." sapa lelaki itu, santai.

Belva mengejap beberapa kali, ia mencoba mengenali lelaki di depannya itu.

"Eh, iya, hai! Astaga, kamu siapa ya?" Belva tersenyum kikuk, ia benar-benar tidak ingat.

"Gila! Kamu lupa sama aku? Parah sih."

"Sumpah, aku tau muka kamu familiar, kamu ini Arga, ya?" Ia asal menyebutkan nama, siapa tau aja tebakannya benar.

"Bukan."

"Brama?"

"Bukan juga."

"Astaga... Harsen?"

"Masih salah."

Belva menepuk jidat, sedetik kemudian ia tertawa sendiri. "Sumpah aku sudah lupa, ingat mukanya doang."

"Yaudah, yaudah! kasih aku clue dikit dong," pinta Belva sambil nyender ke sofa, dua kakinya naik, duduk ala-ala manja. "Clue-nya jangan yang susah, lagi males mikir."

"Clue—nya... kita pernah main bareng di ranjang 2 bulan yang lalu."

Deggg...

Mata Belva melotot. "OH MY GOD! Kamu Luxas?"

"Iya. Sekarang ingatkan?"

Belva tersenyum kemudian mengangguk antusias.

"Ya ampun, Luxas! Kamu ngapain disini? Kamu datang sendirian?"

"Gue datang sama mereka," tunjuk Luxas ke arah teman-temannya yang berada di meja paling pojok.

Belva manggut-manggut, matanya berbinar melihat teman-teman Luxas yang tidak kalah tampannya.

...----------------...

"Mau Kemana? Motormu papah sita! " tegasnya.

Langkahnya berhenti dan berbalik badan menatap sosok laki-laki berjas di belakangnya dengan perasaan terkejut.

"What? Why did you Have to confiscate it? " protesnya tidak terima. Pantes saja Leo tidak menemukan kunci motornya di kamar.

"Jangan banyak tingkah, cepat kembali ke dalam kamarmu! "

Wajahnya seketika berubah pias, Leo tau betul bagaimana keras kepalanya laki-laki paruh baya di depannya itu jika sudah memutuskan sesuatu.

Akhirnya Leo mendekati papahnya dengan senyuman lebar penuh makna.

"Pah, ayo dong jangan begitu. Emang papah enggak sayang lagi sama anak papah ini, " rengeknya.

Mbayu yang mendengar ucapan sang anak hanya bisa menghembuskan nafas panjang.

"Justru itu, papah melakukan ini karena papah sangat menyayangimu." ucapnya.

"Papah tidak ingin kamu menjadi anak berandalan di luar sana, papah tidak suka kamu berkeliaran dan pulang tengah malam." Sambungnya lagi.

"Tapi pah, Leo ini anak laki-laki jadi papah enggak usah khawatir." saut leo.

"Kamu itu anak terhormat dari keluarga terpandang jangan merusak nama baik keluarga kita, jika ini terus berlanjut kamu bisa kapan saja merusak nama baik dan reputasi papah. " ucap mbayu dengan nada sedikit kecewa dan sentakan di akhir kalimatnya.

Leo tersenyum getir mendengar ucapan papahnya barusan.

"Apa papah tau saat ini papah terang-terangan meragukan kepribadian anak papah sendiri. Tapi aku tidak begitu terkejut, setahuku kan selama ini papah hanya peduli dengan pekerjaan. " jedanya, Leo menarik nafas nya dalam-dalam.

"Dan bahkan mamah sampai meninggal pun papah tetap saja mementingkan pekerjaan dibanding mengurus pemakaman mamah. " sambungnya lagi.

"STOP, sudah berani melawan kamu Leo " sentaknya.

Leo melepas jaket hitamnya dan membantingkan nya ke lantai " Aku benci papah! " sentaknya sebelum menaiki tangga menuju kamarnya yang ada di lantai dua.

"LEO! BERHENTI, PAPAH BELUM SELESAI BICARA JANGAN BERTINGKAH TIDAK SOPAN SEPERTI ITU! " pekiknya namun tidak mendapatkan respons sedikitpun.

"LEONAR ANDROMENDRA SKY! "

BRAKK!!!

Pintu tertutup dengan begitu kuat, terlihat jelas jika pemiliknya begitu marah.

Mbayu mengangkat pandangannya keatas dan menutup rapat matanya guna untuk meredam emosinya, hembusan nafas berat terdengar jelas keluar dari mulutnya.

"Kau lihat? Dia tumbuh menjadi anak yang keras kepala sepertiku dan wajahnya semakin mirip denganmu. Aku tidak sanggup menatap matanya karena itu membuatku semakin merindukanmu, itu sangat menyakitkan. Gentari, apa yang harus aku lakukan agar dia mengerti jika ayahnya ini sangat menyayanginya? Apakah aku harus melakukan seperti katamu dulu? Tapi aku belum siap untuk melepaskannya, dia putra kita satu-satunya. "

...----------------...

Anda: Jemput gue di halte dekat rumah, malam ini gue nebeng bareng lo.

Tringgg!!!

Alex : Motor lo kemana ?

Anda: Motor gue tiba-tiba rusak, ban nya bocor.

Alex : Ohh, oke dua puluh menit lagi gue nyampe.

Read.

....

1
SellaAf
😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!