NovelToon NovelToon
Agen Rahasia Dan Gadis Bercadar

Agen Rahasia Dan Gadis Bercadar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Tunangan Sejak Bayi / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Mata-mata/Agen / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Daniel merupakan seorang agen rahasia yang sedang menjalani misinya untuk mencari para pengkhianat negara termasuk keturunan mereka. Dalam menjalankan misinya, tanpa sengaja ia menolong seorang gadis bercadar yang sedang dihadang oleh para penjahat saat gadis itu hendak pulang ke rumahnya. Tanpa Daniel ketahui jika gadis bercadar itu adalah targetnya yang selama ini ia cari. Apakah Daniel tega membunuh gadis itu demi misinya ataukah ia harus mengkhianati agen nya sendiri demi cintanya? ikuti cerita mereka penuh dengan misteri dan setiap adegannya sangat menegangkan...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Berlibur

Demi keamanan mereka, Alea merencanakan liburan di luar negeri bersama si kembar. Tentu saja mereka tidak menggunakan pesawat komersial. Alea menggunakan jet pribadinya agar bisa terjamin keamanannya. Beruntunglah Alea memiliki koneksi kuat dengan badan intelijen negaranya sehingga keamanan mereka masih bisa diawasi selama masa liburan kecuali Daniel. Walaupun pria ini memiliki banyak identitas, namun semuanya diketahui oleh pusat kesatuannya. Kecuali tuan Marlon yang mau membantunya agar dirinya tidak terdeteksi keberadaannya setelah chip yang tertanam di bawah nadinya di cabut Alea.

"Apakah kamu tidak tahu kalau chip itu sudah ada ditubuhmu?" tanya Alea setelah pesawat mereka takeoff.

"Entahlah. Aku tidak tahu keberadaan chip ini. Mungkin mereka memasangnya saat aku pernah pingsan saat itu. Mungkin tujuannya untuk mengetahui aku mati atau tidak", ucap Daniel.

"Mungkin juga seperti itu karena mereka meletakkannya dibawah nadi agar detak nadi sebagai pemberi signal dimanapun kamu berada", ucap Alea.

"Tapi bagaimana kamu bisa menciptakan alat itu?" tanya Daniel.

"Bukan aku yang menciptakan alat itu tapi papa ku. Aku hanya memodifikasinya sesuai kebutuhan jaman", sanggah Alia.

"Pantesan identitas mereka tidak bisa terdeteksi oleh kaca mata canggih milikku karena semuanya sudah diganti. Alhamdulillah kalau begitu aku tidak perlu terlalu kuatir tentang keselamatan mereka. Semoga liburan ini bisa menghindarkan kami dari masalah", batin Daniel.

"Alea. Kamu pasti punya beberapa alat canggih yang bisa mengetahui para pembunuh bayaran yang menyamar menjadi apapun bukan? kalau boleh, ijinkan aku untuk memilikinya karena selama ini aku selalu mengamati mereka dengan instingku saja", pinta Daniel.

"Kami punya ponsel ciptaan kami sendiri dan di dalamnya ada beberapa aplikasi yang bisa mengetahui niat jahat seseorang", ucap Alea.

"Apakah aku bisa memilikinya?" tanya Daniel.

"Bisa tapi tidak bisa menyimpan nomor kontak orang lain. Ponsel itu edisi terbatas dan dijual hanya pada orang tertentu", ucap Alea.

"Yang kalian gunakan selama ini ponsel merk apa?" tanya Daniel.

"Seperti yang biasa dipakai orang pada umumnya. Sesuai dengan selera mereka. Tapi untuk alasan tertentu kami punya ponsel buatan perusahaan kami sendiri. Semuanya dirancang oleh si kembar", ucap Alea.

"Berarti alat penyadap tempo hari yang aku tempelkan di tas Alea itu ulah si kembar? pantesan alat itu tidak bekerja sama sekali. Ternyata aku salah menilai lawan. Si kembar tidak seperti bocah lainnya. Begitu juga dengan Alea. Dari tampilan sederhana mereka ternyata mereka adalah manusia super jenius", batin Daniel telah salah memilih lawan.

Daniel yang tadi duduk tegak saat bicara dengan Alea, kini terkulai lemas ketika mengetahui siapa sebenarnya Alea dan adik iparnya itu. Namun ia sangat bersyukur karena tidak berjuang sendiri untuk melindungi ketiganya karena mereka juga sudah dibekali ilmu bela diri dan menguasai senjata tajam.

Daniel juga tidak menemukan dokumen rahasia yang menjadi misinya saat menggeledah kamar Alea. Di perusahaan lebih tidak mungkin. Daniel memijat keningnya karena sulit baginya terbuka pada Alea. Yang ada malah terjadi salah paham diantara mereka.

Pramugari datang menawari beberapa kudapan untuk keluarga itu. Alea memilih beberapa diantaranya sambil memberitahu menu makan malam untuk mereka yang harus disiapkan pramugari. Daniel tidak ingin terlibat obrolan dengan dua pramugari cantik itu. Ia fokus menatap layar laptopnya. Pramugari juga tetap bersikap profesional walaupun mereka cukup gugup melihat ketampanan seorang Daniel yang sayang diabaikan oleh mata mereka.

Di Amerika, tuan Reagan sudah mengetahui jika Daniel sudah tidak berada lagi di Indonesia. Ia meminta orang-orangnya untuk menyebar ke seluruh negara untuk menangkap atau membunuh Daniel sebelum ayah kandung Daniel menjadi presiden terpilih di negara itu.

"Apapun yang terjadi jangan Daniel bertemu langsung dengan ayah kandungnya...!" ucap tuan Reagan pada sahabatnya Steven.

"Itu tidak mungkin karena dia tidak tahu siapa dirinya. Yang saya heran kenapa chip yang kita tanam di pergelangan nya tidak lagi aktif. Apakah barang itu rusak?" geram tuan Reagan.

"Mungkin saja ada yang mengetahui Daniel memiliki chip itu. Tapi siapa?" geram tuan Steven.

"Sekarang tidak peduli apa pendapat dia tentang chip itu..Kita bisa mengatakan itu ulah Marlon sebagai atasannya", ucap tuan Reagan.

"Bagaimana kalau kita yang dibunuhnya?" tuan Steven cukup mengenal sifat Daniel jika tahu ada yang mencoba mengkhianatinya.

"Itu tidak akan pernah terjadi karena kita dikelilingi para pengawal terlatih", ucap tuan Reagan penuh percaya diri.

"Jangan terlalu seyakin itu Reagan. Tetaplah waspada karena kitalah yang telah membunuh ibunya dan menculiknya", ucap tuan Steven yang tidak ingat dengan dosa masalalu mereka.

Keduanya kembali berdebat cukup serius dan berakhir dengan meninggalkan satu sama lain ditempat pertemuan rahasia mereka.

Tiba di bandara, Daniel diperiksa lebih lama daripada yang lain. Pemuda tampan ini tampak santai walaupun ia sangat kuatir.

"Siapa gadis ini?" tanya petugas bandara.

"Istriku.... dan dua bocah ini adalah adik iparku", Daniel memilih berkata jujur daripada dipersulit birokrasinya di bagian imigran itu.

"Baiklah. Lanjut....!" ucap petugas itu. Keempatnya langsung menuju mobil hotel yang sudah menjemput mereka.

"Kak. Kenapa kita tidak berlibur di rumah persembunyian kita saja? mengapa malah ke luar negeri?" protes Arka.

"Kakak iparmu itu belum tahu satu rahasia kita itu. Belum saatnya dia tahu", ucap Alea dalam bahasa daerah agar Daniel tidak paham apa yang mereka bicarakan.

"Oh begitu rupanya. Ok, paham", ucap Arka.

Tanpa diduga Daniel, jika saat ini identitasnya dikirim ke tuan Reagan oleh satu petugas imigran. Tanpa banyak pertimbangan, tuan Reagan menghubungi orangnya yang berada di Austria untuk menghampiri Daniel yang masih berjalan menuju mobil hotel.

Padahal Daniel sudah mengenakan topi dan masker agar tidak mudah dikenali. Para pembunuh bayaran sudah mulai bertebaran di bandara itu. Rata-rata dari mereka adalah pekerja paruh waktu di bandara itu.

"Sepertinya dia orangnya kalau dilihat berdasarkan ciri fisik", ucap salah satu penjahat sambil bicara dengan rekannya.

"Sebaiknya kita tangkap dia...! jangan melakukan penyerangan di sini", ucap salah satu penjahat itu. Ponsel Daniel berbunyi tanda ada penjahat di sekitar tempat itu. Ponsel yang diberikan oleh Alea akhirnya bisa berguna juga.

"Sial...! mereka sudah seperti jamur di musim hujan", omel Daniel lalu mendekati istrinya.

"Sebaiknya kalian lebih dulu ke hotel. Nanti saya nyusul. Saya ada urusan sebentar", ucap Daniel.

"Apakah mereka ada di sini sayang?" tanya Alea saat mengetahui situasi Daniel tidak aman.

"Yah. Aku tidak mau kalian terluka. Jangan pikirkan aku. Tolong percaya kepadaku, sayang...!" ucap Daniel buru-buru lalu memisahkan diri dari Alea dan adiknya. Ia berjalan ke arah berlawanan dengan pistol yang siap menembak sang musuh. Pistolnya di sembunyikan di kantong jaket. Begitu suara sepi, Daniel tidak segan untuk melumpuhkan lawannya.

1
vitrienoor99
akhirnya yang ditunggu-tunggu update juga, semangat KK updatenya
deepey
big hug alea
vitrienoor99
ternyata Daniel juga merasakan ngidam, semoga nanti ending nya mereka bahagia
vitrienoor99
akhirnya update juga KK, penasaran dengan kelanjutan ceritanya, semoga setelah hasil tes DNA nya keluar, Daniel dan alea bisa bersatu lagi
vitrienoor99
wah alea hamil, mana Daniel udah diusir lagi
Tini Uje
waahh..hamidun ini sialeya 🤭
vitrienoor99
betul kata Peter, orang yang paling dekat dengan kita itu adalah orang yang paling berbahaya
vitrienoor99
akhirnya tuan Marlon ketemu juga sama orang tuanya daniel
vitrienoor99
oh ternyata Steven dan Reagen teman ayahnya Daniel, semoga Marlon selamat sampai di kediaman ayahnya daniel
vitrienoor99
tiap hari hidupnya Daniel,alea dan si kembar penuh bayang bayang penjahat euy, semoga alea dan keluarga selalu dilindungi Alloh SWT, semangat updatenya kk
vitrienoor99
masih banyak rahasia alea yang belum diketahui Daniel, semangat updatenya thor
vitrienoor99
bacanya sambil deg degan euy, Daniel mending kamu ajak alea dan si kembar pergi dari Indonesia untuk sementara waktu
vitrienoor99
nyawa Daniel terancam juga, semoga Daniel,alea dan si kembar baik baik saja, semangat thor updatenya
vitrienoor99
hadehhhhhhh kocak banget dah dengan pasangan alea dan Daniel.... semangat Thor updatenya 💪
vitrienoor99
sebenarnya nama kakaknya si kembar itu Niken apa alea thor
deepey: owh... begitu ternyata...
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!