NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Berakhir mati konyol.)

Russia, pukul 1 malam. seorang wanita cantik Sedang Berjalan mengendap-endap, menuju ke sebuah apartemen elite yang lampunya sudah padam dan gelap gulita. Menandakan bahwa pemiliknya, sudah beristirahat.

Dengan mudahnya, ia membuka pintu apartemen itu. Mengunakan sebuah alat yang memang sudah ia siapkan dari apartemennya tadi. Setelah pintu terbuka ia dengan cepat masuk ke dalam apartemen itu, Lalu mengunci pintunya dari dalam.

Matanya awas melihat di sekitarnya, ia menggenggam erat sebuah pistol di tangannya, Lalu menuju ke sebuah kamar Ia membuka pintu kamarnya dengan pelan-pelan. kebetulan sekali pintu kamarnya memang sedang tidak di kunci dari dalam.

Ia tersenyum menyeringai, saat melihat seorang pria. yang sedang tertidur pulas di atas kasur empuknya, ia berjalan dengan hati-hati tanpa menimbulkan bunyi. apapun Dan Tanpa menunggu lama-lama, ia langsung menodongkan senjata apinya. ke kening pria itu.

Sedangkan Pria, yang sedang tertidur pulas itu. sontak kaget saat merasakan dinginnya moncong pistol, yang sudah menekan kuat di keningnya.

Deg~

Tubuhnya menegang, keringat dingin mulai mengucur deras dari tubuhnya. Matanya terbelalak kaget. saat melihat seseorang wanita cantik, yang sedang berdiri di samping ranjangnya, dan tersenyum manis.

" Si...siapa, kamu? bagaimana caranya kamu bisa masuk. ke dalam apartemen ku?" tanya pria itu, dengan suara terbata-bata.

" kamu, tidak perlu tahu siapa aku. Intinya kedatangan ku kemari, untuk segera mengirim mu. ke neraka jahanam hihihi." sahut wanita itu, dengan tawa kecilnya tawa yang mampu membuat bulu kuduk berdiri.

" Ap-apa, maksud mu? To-tolong lepaskan aku? Ampun jangan bunuh saya. Saya berjanji akan memberikan apapun termasuk hartaku kepadamu, asalkan kamu tidak membunuh ku? Aku mohon tolong le-lepaskan aku?" Sekali lagi pria itu, memohon sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi Ia tidak berani bergerak sedikitpun. karena wanita itu semakin kuat menekan moncong pistolnya.

" Tapi, Klienku. hanya ingin nyawa mu. dan dia sudah membayar ku dengan mahal, agar aku membunuh mu, Karena kamu sudah menipu nya? dan mencuri uang perusahaannya.!" sahut wanita itu, seolah-olah terbebani.

" Ti-tidak, aku mohon. jangan lakukan itu Aku berjanji akan memberikan semuanya kepada mu? Kamu bisa memalsukan kematian ku bukan? Dan aku akan segera pergi dari kota ini. Aku mohon tolong kasihan aku?" pria itu bicara dengan gemetar, dan menahan Isak tangisnya.

" Sayang, sekali sedari awal. aku hanya tertarik dengan nyawa mu saja. Coba kalau kamu tidak menipu dan mencuri uang orang, mungkin kamu tidak akan pernah bertemu denganku. dan berakhir mati di tanganku. ah sungguh sayang sekali. Karena aku tidak akan pernah melepaskan seseorang yang sudah menjadi target ku."

Pria itu, semakin ketakutan. dia tidak pernah menyangka bahwa seseorang yang ia tipu malah memakai jasa pembunuh bayaran, untuk menyingkirkannya.

" Tolong, tolo..."

Dor~

Dor~

" Sialan, kamu. terlalu berisik." Ucap wanita itu, Dua timah panas bersarang di kening pria itu. Pria itu tewas seketika dengan mata yang melotot. Setelah memastikan pria itu sudah tewas ia berjalan dengan santai menuju ke luar kamar, sebelum melanjutkan langkahnya dia berhenti di ambang pintu kamar itu lalu menoleh, ke arah pria yang sudah tewas itu.

" Pergilah, ke neraka jahanam. dengan Tenang." Ucapnya, Lalu keluar dari apartemen korbannya, dan meninggalkan pria yang sudah tewas itu. Dengan senyum lebarnya. Wanita itu segera menuju ke arah mobilnya, yang sudah ia parkiran sedikit jauh dari apartemen korbannya tadi.

" Saatnya, kembali...! "

lirihnya, Ia membuka pakaian serba hitam, dan menyimpan pistolnya dengan aman. Setelah semuanya aman ia langsung memasang seat belt, Tak lama kemudian suara mesin mobilnya terdengar ia menarik gas mobilnya dengan kecepatan tinggi. agar dia bisa segera tiba dan beristirahat Di hotel, yang sudah kliennya pesankan untuknya.

" Baiklah, mari kita lihat malam ini. aku akan dapat bayaran berapa.!" Ucapnya sambil tersenyum manis.

Lea Michale Jackson. seorang wanita cantik yang baru berusia ( 22 ) tahun. dia Adalah seorang pembunuh bayaran, yang levelnya sudah di atas rata-rata upah. dari pekerjaannya yang cukup mahal dan fantasi. dari pembunuh bayaran pada umumnya. Orang-orang yang sudah mengunakan jasanya, juga tidak pernah merasa rugi meskipun harus merogoh koceknya cukup tebal, untuk membayarnya karena kinerja Lea sangatlah memuaskan Dan tidak pernah gagal, saat akan menjalankan tugasnya.

Tring...

Lea melirik, ke arah layar ponselnya. yang menampakkan. begitu banyak hasil dari bayaran pekerjaannya malam ini.

" Bayaran, malam ini. cukup memuaskan." Lea mengulas senyum tipis di bibirnya Kemudian dia fokus menyetir mobilnya kembali.

" Ah sial, perjalanan masih lumayan jauh. Tapi aku sudah mengantuk." Lea menguap, dan tetap memaksakan matanya agar tetap terjaga. Karena jarak hotel tempatnya menginap, lumayan jauh dari apartemen elite itu.

drrrttt~

" Sialan, Orang gila mana. yang berani menelpon ku. Di pagi buta begini?" Gerutunya, sambil melihat ke angka jam, yang sudah menunjukkan pukul 3 dini hari. Sesekali ia menatap ke depan, sesekali ia menatap ke arah ponselnya.

Terlalu ribet, dan rawan kecelakaan. Lea akhirnya memilih untuk mengangkat sambungan teleponnya, Akan tetapi di saat ia ingin menyambar ponselnya ia malah tidak sengaja menjatuhkan ponselnya ke bawah.

" Sial, Kenapa harus jatuh. segala sih?" kesalnya, Ia berusaha mencari ponselnya yang sudah jatuh ke bawah, karena terus-menerus berdering. dan itu cukup menganggu konsentrasinya yang saat ini sedang menyetir.

Saat Lea melihat ke bawah, untuk melihat posisi ponselnya. Sebuah truk dari arah berlawanan mendekat dengan kecepatan tinggi, dan plus ugal-ugalan...

Tin~tin~tin...

Sopir truk nya, terus- menerus menekan klakson mobilnya. agar mobil di depannya segera menghindar.

Lea panik, matanya yang awalnya mengantuk langsung terbuka dengan lebar. Ia mengumpat sopir truknya. karena menyetir mobilnya dengan ugal-ugalan.

" Bajingan, apa-apaan dia. apa dia nggak bisa menyetir? Astaga apa lagi ini Apa aku akan berakhir mati konyol? Tidak aku tidak boleh meninggal, Kalau aku meninggal dunia bagaimana dengan nasib Bryan. melanjutkan hidupnya lagi."

Lea cukup takut meninggalkan adik satu-satunya, Karena kedua orang tuanya juga sudah meninggal dunia. Akan tetapi sepertinya kecelakaan maut itu pun sudah tidak bisa di hindari lagi.

Brak~brak...

Dentuman keras, yang memekakkan telinga. bagi siapa saja yang mendengarnya, gelap itulah yang Lea rasakan, kepalanya terus-menerus mengeluarkan darah segar. apakah dia, benar-benar akan meninggal dunia lalu bagaimana dengan adik satu-satunya.

*****

Sementara itu, di dalam sebuah kamar mewah dengan desain modern. Terdapat si pemilik kamar yang sedang terbaring kaku dengan banyaknya alat bantu, yang sedang terpasang di seluruh tubuhnya.

Seorang wanita muda, yang memakai baju pelayan. Sedang membersihkan tubuh si pemilik kamar, yang sedang terbaring lemah. Di dekat sofa ada seorang dokter, dan seorang kepala pelayan. yang sedang berbincang-bincang mengenai kondisi wanita pemilik kamar mewah itu.

" Perawatan, yang di lakukan untuk nyonya. sudah di lakukan dengan benar bukan?" tanya kepala pelayan itu, Untuk memastikan.

" Tentu saja, saya mana mungkin berani melakukan kesalahan, dan memberi perawatan asal-asalan. kepada nyonya muda." Sahut dokternya, sambil membereskan alat-alat medis, yang baru saja dia gunakan untuk memeriksa pasien pentingnya itu.

Kepala pelayan, menghembuskan nafasnya. lalu melirik sekilas ke arah ranjang, Yang di huni oleh sang nyonya.

" Dokter, sebelumnya anda pernah berkata bahwa nyonya. seharusnya sudah sadar sejak 3 hari yang lalu. Tapi Sampai sekarang nyonya belum juga sadar? Jika dalam waktu dekat nyonya belum sadar juga. tidak akan ada 1 pun dari kita yang akan selamat." kepala pelayan itu, mengatakan dengan suara yang bergetar dan di ikuti perasaan yang tak nyaman.

" Iya, seharusnya memang begitu. tapi kondisi nyonya muda Masih sangat lemah. itulah sebabnya nyonya tak kunjung sadar, Aku juga menginginkan Nyonya muda agar segera sadar dari komanya." Balas dokternya, sambil menegakkan tubuhnya, dan membetulkan letak kacamatanya.

" Apa, tidak ada prediksi. seperti biasanya?" kepala pelayan itu, bertanya sambil meremas kedua tangannya. sungguh dia tidak ingin berakhir mati konyol. Hanya gara-gara kondisi sang nyonya, yang masih begitu-begitu saja.

" Saya, tidak tahu semoga saja. dalam waktu dekat." Dokternya menjawab apa adanya, Dia hanyalah manusia biasa, bukan Tuhan yang bisa memberikan keajaiban atas kehidupan manusia.

Suara bising dari mereka berdua, rupanya membuat wanita yang terbaring lemah itu Perlahan membuka kedua kelopak matanya, wanita itu meringis. sambil sesekali mengerjap Matanya, Guna menyesuaikan keadaan di sekitarnya.

" Apa, yang sudah terjadi? " Serunya, dengan suara yang nyaris seperti bisikan, Tangannya mulai bergerak menyentuh seluruh tubuhnya

Lalu sepasang matanya mulai melebar. Ketika mendapati seluruh tubuhnya sudah terpasang alat bantu semua.

Apa yang di lakukan oleh wanita itu, sukses membuat pelayan muda. yang hendak pergi seketika kaget Ia bahkan dengan spontan menjatuhkan handuk basah dan juga wadah kaca yang berisi air hangat di tangannya.

Pyar~

Crang~

Tentu saja, apa yang di lakukan oleh pelayan muda itu. seketika membuat kepala pelayan kesal karena sudah berbisik dan menganggu nyonya-nya. Akan tetapi belum sempat kepada pelayan itu, memarahi pelayan muda itu. suara wanita itu seketika melengking memecahkan keheningan.

" Dok- dokter, Ke- kepala pelayan. nyonya.!" wanita itu, tidak sanggup untuk melanjutkan perkataannya dia terlalu syok saat melihat sang nyonya. yang tiba-tiba sadar dari komanya.

Mendengar teriakkan melengking, dari pelayan itu. dokter dan kepala pelayan itu, dengan cepat menatap ke arah ranjangnya.

" Nyonya, sudah sadar? Syukurlah! " dokter dan kepala pelayan itu, langsung menghela nafas lega, dan mengucapkan rasa syukur.

" Apa, yang anda rasakan. nyonya? "

Tentu saja, saat mendengar perkataan dari mereka itu, semakin membuat wanita itu terkejut dan mengeryit heran.

" Dokter, cepat periksa kondisi. nyonya? apakah nyonya baik-baik saja? " pelayan muda itu, memberikan perintah kepada dokternya. Apa lagi dia mendengar sang nyonya yang sedang merintih menahan rasa nyerinya. dia takut kondisi sang nyonya tidak sesuai dengan harapannya.

Dokternya mengangguk kepalanya, dia hendak menuju ke arah ranjang mewah itu Akan tetapi tiba-tiba dia menghentikan langkahnya. dan Terkejut, saat melihat tatapan tajam dari sang nyonya.

1
Reka Cantika
up nya lama kali pelit kali kau Thor
ecly: waduh maaf yah sayang, lagi sibuk bikin kue..🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
baru bab awal, tanda baca nya membingungkan, typonya jg lumayan. diperhatikan lg yah tor💪💪
ecly: iya terimakasih yah sudah mampir maaf maklum baru pertama 🤭🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lanjutkan lagi thor
Reka Cantika
dari tadi nungguin cuma satu doang
ecly: Maaf yah kak. lagi ada kesibukan nih hehehe 😍
total 1 replies
Reka Cantika
💪💪 semangat Thor
Reka Cantika
aku selalu lihat udh up belum.. author pun up ny dikit kali
ecly: ya ampun, masih sibuk nih kak🤭🙏
total 1 replies
sasa adzka
sdh up langsung tancap baca aja.. berasa kurang aja aku 🤭🤭
ahh keren Thor cerita.. i like 😍😍😍
semangat up trus sampai tamat ya... 😍😍😍😍 aku menunggu kelanjutan nya
ecly: hey kak makasih banyak yah atas supportnya 😍🙏
total 1 replies
Reka Cantika
Thor kenapa up ny selalu satu
ecly: dua loh sayangku, kan pagi sama malam hehehe 🙏😍
total 1 replies
sasa adzka
axel d KDRT gak tuh🤣🤣🤣 belum belajar bela diri aja sdh deg deg an axel karena d kdrt.. lahhh apalagi d setujui sama kakek belajar beladiri..takut ya axel..wkwk
emang si Lea bar bar banget..
semangat up nya trus thor😍😍😍🤭🤭🤭😂😂
ecly: terimakasih banyak yah kak, sudah mampir 🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
teruskan
sasa adzka
baru mampir Thor...
semoga seru dan sampai tamat ya 😍😍
aku lanjut baca lagi
ecly: hehehe terimakasih yah😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
ya lagi Thor
Reka Cantika
luar bisa
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!