******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 TCA 2.
Saat pagi hari dirumah keluarga Admaja bel rumah mereka berbunyi di saat semua orang sedang sarapan.
Ting Tong....!
"Biar mami yang bukan kalian sarapan saja dulu." ucap Aisyah saat melihat putra nya ingin berdiri dari duduk nya.
"Siapa sih mi pagi - pagi sudah berkunjung kerumah kita, gak ada sopan santun nya." ucap Saga.
"Saga gak baik ngomong kayak gitu. Mungkin dia ada perlu." ucap Aisyah.
"Maaf mi." jawab Saga.
Aisyah pun langsung berjalan menuju kearah pintu luar di mana seseorang menekan bel rumah nya berulang kali dengan rasa tak sabar.
Chan yang ada di kamar langsung keluar saat mendengar suara bel rumah nya berbunyi berulang kali.
"Siapa sayang nekan bel kayak mau ngajak berantem?" tanya Chan.
"Ini juga baru mau dilihat mas." ucap Aisyah.
Saat Aisyah membuka pintu seorang wanita langsung memarahi Aisyah karena begitu lama membuka pintu.
"Lama banget sih mbak Aisyah buka pintu nya, mbak pikir saya ini suka di perlakuan kayak gini, dari kemarin saya cari mbak Vina tapi gak ada di rumah." kesal nya.
"Ada apa ya bu, kenapa marah - marah, Vina ada di rumah sakit Alan sakit maka nya gak ada di rumah." ucap Aisyah dengan lembut.
"Saya mau minta ganti rugi mainan anak saya yang di pinjam keponakan kamu dan di pakain Saga sama Ken gak kembali sampai sekarang." ucap nya.
Chan yang mendengar suara seseorang yang memarahi istrinya langsung mendekat, begitu juga dengan Saga dia tak terima ada orang yang meninggikan suara nya di hadapan ibu nya.
"Ada apa ini, kenapa anda meninggikan nada bicara anda di hadapan istri saya. anda pikir anda siapa?" tanya Chandra.
"Ehhh...!.Pak Chandra gak ada apa - apa ya mbak Ais" ucap nya yang mulai tak enak saat suami Aisyah keluar.
"Iya mas gak ada apa - apa hanya salah paham kecil." ucap Aisyah agar sang suami tak ikut marah.
"Kata kan ada apa?" tanya Chan ke arah wanita yang main anak nya di pinjam oleh Alana.
Dia pun langsung menceritakan semuanya ke Chandra dan Aisyah apa yang di lakukan oleh Alana keponakan dari Chandra Admaja.
"Berapa 1 motor yang anda beli?" tanya Chandra.
"1 juta dua motor bearti dua juta." ucap nya dengan bangga.
"Katakan berapa nomor rekening anda saya gak punya uang kes." ucap Chandra
Dia pun langsung membuka ponsel nya dan menunjukkan ke arah Chandra, setelah mendapat kan ganti rugi dia pun dengan senyum manis pamit untuk pulang tapi di cegah oleh Saga.
"Tunggu dulu tante setelah memarahi mami saya dan dapat uang ganti rugi anda mau pergi begitu saja enak saja, minta maaf ke mami aku atau anda terima akibat nya." ucap Saga dengan tatapan dingin.
Melihat tatapan Saga dan tatapan Chandra suami Aisyah dia pun langsung mendekat dan meminta maaf ke Aisyah.
"Maafin saya ya nyonya Admaja saya gak ada maksud buat meninggikan nada bicara ke anda, saya hanya kesal saja dari kemarin cari mbak Vina gak ada di rumahnya, sekali lagi saya minta maaf." ucap nya yang takut dengan tatapan mata Chan dan juga Saga.
Sedangkan Aisyah tak melihat tatapan putra dan suami nya. Karena dia fokus kearah tetangga nya yang motor mainan nya di pinjam oleh Alana.
"Iya saya maafin kok, lain kali kalau bertamu ke rumah orang yang sopan apalagi minta ganti rugi. Kita akan ganti rugi kok apa yang di perbuatan anak - anak." ucap Aisyah.
"Iya saya tau kalian orang kaya mampu mengganti berapa kerusakan yang di perbuatan anak - anak, kalau begitu saya pamit dulu, assalamu'alaikum." ucap nya.
"Waalaikumsalam." jawab Aisyah.
"Orang aneh tadi pas datang gak ada ngucapin salam langsung ngegas, giliran sudah dapat uang inget ngucapin salam." ucap Saga dengan kesal.
Wanita tersebut mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Saga, tapi dia pura - pura tak tahu karena tak ingin berurusan lebih panjang lagi dengan keluarga Chandra.
Sedangkan Adit saat dia baru sampai dia langsung mandi dan bersiap untuk pergi ke sekolah Alana. Setelah bersiap dia melihat mobil Chandra masih ada di halaman rumahnya begitu juga dengan motor Saga. Adit langsung menghampiri rumah Chandra dan menekan bel rumah Chandra karena dia tak ingin membawa mobil, Adit tau istri nya datang kerumah sakit dengan mobil sendiri maka nya dia memilih tak membawa mobil.
Ting tong.
Mereka yang di dalam baru selesai sarapan saling tatap saat mendengar suara bel rumah di tekan kembali.
"Siapa lagi yang datang minta ganti rugi ke kita! Kenakalan apalagi yang di buat Alan. ya Tuhan punya keponakan perempuan satu itu bikin pusing saja." ucap Chan yang mengira yang datang orang minta ganti rugi.
"Biar Saga yang buka mi." ucap Saga yang tak ingin mami nya di marahin orang lagi.
Saat pintu terbuka Saga langsung menyambut dengan rasa hormat mencium tangan Adit.
"Ayah Adit." ucap Saga.
"Assalamualaikum Saga, papi ada?" tanya Adit saat melihat Saga yang membuka pintu.
"Waalaikumsalam ada ayah, Saga kira orang lain yang datang minta ganti rugi lagi." ucap Saga.
"Ganti rugi apa?" tanya Adit dengan sedikit mengerutkan dahi kearah Saga.
Chan yang mendengar suara Aditya langsung keluar setelah dia selesai sarapan pagi.
"Biasa Dit, motor mini yang kemarin di pakai anak- anak gak pulang yang punya minta ganti rugi, dia datang kerumah kamu tapi gak ada orang Aisyah sudah jelasin dia malah marah ke istri aku." jawab Chandra.
"Pasti ulah Alana, berapa dia minta ganti rugi, biar aku ganti uang kamu?" tanya Adit.
"Sudan gak usah di pikirin lagi pula yang pakai nya Saga dan Ken, Alan juga keponakan aku jadi wajar jika mereka datang minta ganti rugi ke aku saat kamu dan Vina gak ada di rumah jangan pikir kan, cukup fokus ke Alana saja." ucap Chan.
Aditya hanya bisa menarik nafas saat Chandra tak ingin di ganti uang nya karena ulah putrinya.
"Pi, Saga ke sekolah dulu bareng Ken, dia sudah nunggu tuh di depan pintu rumah nya." tunjuk Sagara kearah rumah Ken.
"Ya sudan hati- hati, ingat Saga jangan ngebut." ucap Chan.
Saga hanya mengacungkan jempol nya kearah papi nya, setelah melihat Saga pergi Adit dan Chan berbincang sesaat sambil menunggu kedatangan Ken dan juga Adrian, Mahendra tak bisa ikut karena dia harus mewakili Chandra rapat yang ada di Singapura. Setelah semua nya siap mereka langsung pergi menuju ke sekolah Alana tanpa janji dengan kepala sekolah tersebut.
Sedangkan Saga dan juga Ken saat jam istirahat mereka melihat Helen seorang diri langsung mendekat kearah Helen.
"Pergi sama siapa kamu tadi pagi Len?" tanya Saga yang tahu jika ayah Helen tak ada di rumah.
"Sama kak Riski bang tadi, saat Helen mau kerumah abang gak sengaja ketemu kak Riski dia ajak Helen bareng. Terus dia nanya keadaan kak Alan." ucap Helen.
"Lain kali tolak jika Riski ngajak bareng, kamu masih punya kita, pulang nya bareng abang tunggu abang di depan kelas abang. Paham." ucap Saga.
Helen hanya mengangguk dan melihat 4 orang yang dia kenal berjalan dengan wajah yang berwibawa. Saga dan Ken yang melihat Helen melihat kearah lain ikut melihat dan tau siapa yang datang.
➴➵➶➴➵➶➴➵➶➴➵➶➴➵➶
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
doakan saja agar semuanya lancar ya
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄