NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Horor / Matabatin / Mata Batin / Tamat
Popularitas:260.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: RuQi

Di harap kan bijak saat membaca.

Menceritakan seorang anak yang berbeda dan
mempunyai kelebihan,

Sejak kecil sudah hidup berdampingan dengan makhluk dunia lain.
Bisa melihat dan merasakan makhluk tak kasat mata, sampai harus berjuang dari kerasnya hidup dan takdir yang sangat kejam.
Mempertahan kan sesuatu yang di berikan oleh pencipta,

akan kan selamanya akan seperti ini,
Jika dia bisa memilih dan di beri kesempatan untuk memilih,
Apa yang akan dia pilih, Memilih Hidup dengan kelebihan, atau membuang kelebihan itu,.

Klik hati untuk mengikuti kisah ini,
dan jangan lupa Rate bintang lima, tinggalkan jejak kalian di colom comentar..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RuQi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch-11 TERBANGUN

SELAMAT MEMBACA

****

Masalah di rumah Wicaksono sudah di atasi..

makhluk makhluk yang membuat onar sudah habis di bawa pergi oleh ratu pantai selatan,

Cuaca yang tadinya berkabut mulai berlangsung normal lagi seperti waktu sore sore sebelumnya,

suara azan pun banyak terdengar seusai kabut hilang,

Tinggal mengambil lagi bayi penerus keluarga Wicaksono dari makhluk yang mengerikan itu..

apa jadinya bila bayi itu terlalu lama di tempat itu bersama dengan makhluk itu..

"Ntah kebetulan atau emang takdir.. akhirnya aku bisa membawa cucuku, semoga ini berhasil.." kata ibu Sekar

Dari samping ibu Sekar, ada sosok anak kecil jail, dengan hanya menggunakan popok kain, muka seperti kurcaci, mata hijau, telinga panjang dan berjalan dengan kaki dan tangannya, dia tidak bisa di pegang.. karna badannya akan berubah seperti karet yang melar saat di pegang..hanya orang tertentu yang dapat memegangnya...

ibu Sekar mengambil batang pohon dan menulis, menggambar sesuatu di tanah.. itu berhasil membuat anak kecil itu penasaran.. dia mendekat melihat, apa yang di gambar dan di tulis di tanah,

saat mulai dekat ibu Sekar memegang tangan anak itu,

"Menurut lah.. jangan coba coba kabur.." ucap nenek sekar

"kamu mau ibu buat jagain kamu.." tanya nenek Sekar

dan anak kecil itupun hanya mengangguk..

"Itu ibu baru mu.. tapi kamu harus mengambil bayi itu dulu dan berikan padaku, baru dia jadi ibu mu.." ucapan nenek sekar dan turutin anak kecil itu, dia pun melihat ibunya yang terbang kesana kemari di atas pohon,..

"Dah sana ambil, kalo kamu ga bisa ambil bayi itu, kamu bakal saya masukkan ke botol minyak.." ancam nenek sekar

Ayah berusaha mengambil anak nya yang terus mengangis di dalam pelukan makhluk itu, ntah dia takut atau tidak nyaman ayah juga tidak tau.. tangisan bayi itu terus terdengar.. membuat ayah ikut menangis dan sedih karna belom bisa mengambil anaknya, makhluk itu terus tertawa, seperti nya tangisan bayi dan permohonan ayah adalah alunan musik dan dia sedang bernyanyi,

TIBA TIBA...!!!!

makhluk itu berhenti tertawa dan menjerit, melengking seperti orang kesakitan, dia terus menjerit,

karna jeritannya ibu Sekar mendekati ayah dan menyuruhnya menjauh..

ayah pun melihat kearah atas kenapa makhluk itu menjerit, ternyata bayi nya sudah di ambil oleh anak kecil suruhan ibunya..

"Kau berani mengambil cucuku,

dan membuatnya menangis sampai seperti ini.." marah nenek sekar

makhluk itu ntar mendengar atau tidak, dia hanya menjerit dengan lengkingan panjang,.. ibu Sekar mendekat ke arah pohon tempat dia duduk, ibu Sekar memegang pohon itu, dan seketika makhluk itu jatuh ke bawah,..

"ayo lari kalau bisa, terbang lah lagi ke atas kalo kamu mampu.." ucap nenek sekar kepada makhluk itu

anak kecil itu memberikan bayinya pada ibu Sekar, karna dia tidak bisa menggendong cucunya waktu mengambil bayi itu, anak kecil itu membawanya dengan menggit kain bedongan nya.

"Alhamdulillah.." ucap syukur ibu Sekar karna cucunya sudah di tangannya, dia pegang kuat cucunya, dan menimangkannya

"diam sayang, ayo sebentar lagi kita pulang,..." ucap ibu Sekar

cucu nya pun diam ada di tangan neneknya.

ibu Sekar memberikan anak kecil itu pada makhluk yang mengambil cucunya, karna ibu Sekar tidak tega pada anak kecil itu yang harus kelayapan Tampa ada yang menjaganya, takutnya dia akan di ambil oleh dukun untuk di jual pada orang lain..

"ayo kita pulang.." ajak ibu Dyah pada anaknya

"iya Bu.." ucap ayah lemah dan malu, karna dia masih belom bisa menjaga anaknya

"Tak apa nak, ini buat pelajaran kita, bahwa tak semua yang di sekeliling kita itu baik, bersyukurlah anak mu tidak meminum asi dari makhluk itu," ucap nenek Sekar

"ibu.. apa yang harus saya ucapkan pada Dyah nanti jika dia tau anaknya hampir celaka,.." keluh ayah

"biar ibu nanti yang bicara.. ayo pulang, kita masih harus memberi nama untuk cucu ibu.." ucap ibu Sekar

"mari Bu.. tapi jalannya sebelah mana..??" bingung ayah

"hhmmm.. ikuti ibu.." jawab nenek

****

Di tempat bunda Dyah, dia sudah melewati buaya buaya, dan masuk ke pintu keluar lembah itu,

"Alhamdulillah.. akhirnya aku bisa melihat alam ku lagi.." ucap bunda

"Dan aku harus kemana ini..??" bingung bunda

"ayo ikut dengan ku.." ucap seseorang di blakang bunda

"astaghfirullah hal azim.." triak bunda Dyah

"kamu buat kaget kalo datang, bisa nggak ucapkan salam, bukan menakutiku.." geram bunda

"kau takut padaku, tapi kau tidak takut dengan makhluk di dalam sana.." kata penjaga bunda heran

"kau lebih seram dari mereka.." goda bunda

"aku tidak mau berdebat dengan mu, karna akan memakan waktu, ayo sini aku bawa ke kamar mu.." titah nya

"baik lah.." kata bunda

Dan dengan sekali berkedip bunda sudah ada di kamarnya, bunda menangis karna bersyukur, dia bisa kembali lagi di rumah ini, tinggal 1 langkah dia akan bisa menggendong anaknya,..

tapi..!! di mana anak nya..???

bunda menoleh kanan kiri tiada bayi itu,..

apa di ruangan ibu mertuanya.. bunda pun mencari ke kamar ibunya dan kesekeliling rumah..

"di mana anak ku,.?

di mana ibu mertuaku,.?

dan di mana suami ku..?

apa mereka tidak merindukan ku,.?

kenapa tak ada satupun orang di sini.."

bunda Dyah naik ke atas untuk menanyakan pada gadis itu,

"kau tau di mana semua orang.." ucap bunda

"mereka akan segera pulang.."

"duduk lah dan jangan habiskan kekuatan mu untuk berlari kesana kemari.." ucap gadis itu

"mulai sekarang aku yang akan menjaga anak mu.." imbuhnya

"kenapa kau ingin menjaganya..??"

"kau akan tahu nanti.. saat ibu mu memberitahukan mu..

Bunda Dyah terdiam,

dia tidak sabar kembali ke badan nya dan menanyakan semuanya..

"semoga saja tak ada hal buruk lagi.." ucap bunda

"semoga.." ucap gadis itu

TAMAT...

tapi boong.. lanjut cerita besok.. hahahaha

jangan lupa like coment and rate bintang 5.

1
Daliffa
Luar biasa
Daliffa
🙏
Daliffa
mampir komen Thor,🙏
Nur Hasanah
kapan up lagi kak
Nur Hasanah
semngat yhh kak
Dania
Weee ga pakai baju, gimana Qi 🤔🤔
Dania
Pasti Niken akan beristirahat dengan tenang
Dania
transaksi RS dan pasien pasti sangat dijaga ketat
Dania
Ya Allah, pengorbanan macam apa ini, sangat menyayat hati
Dania
Astaghfirullah 😭😭😭😭 Niken 😭😭😭😭
Dania
melakukan tuor 🤔🤔

tour, itu
Dania
Ginjal 🤔🤔 sampai ada catatan transplantasi ginjal 🤔🤔
Dania
yahhh benar banget, penasaran akan timbul, ketika kita ingin segera mengetahui sesuatu
Dania
mengapa ga samaan
dera
Jejak
✰͜͡༗⃝รคฯ๏ภคгค◦➬.𝒗.𝒌 ᭄
💪💪💪💪
Dania
RuQi emang baik banget
Dania
Astaga....inienghibur ya
Dania
Enaknya, serasa punya dua ibu kandung 🤗🤗🤗
Dania
😂😂😂 lebih gemez pas udah gede
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!