NovelToon NovelToon
Ujian Kekuatan Cinta AlShaf

Ujian Kekuatan Cinta AlShaf

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Cinta Murni / Chicklit
Popularitas:19k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

Alpha CEO hebat yang tak tersentuh setelah patah hati dia tak pernah melihat wanita lagi, namun seorang gadis titipan dari adik dan wanita yang pernah dia cintai mampu mengalihkan perasaannya, lalu bisakah mereka bahagia? Akankah rumah tangganya itu berdiri dengan kuat tanpa goncangan???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang bimbang

Al Jovano benar-benar marah dengan perasaan yang masih Alpha simpan untuk istri tercintanya, Al Jovano tak pernah mau menemui Alpha maupun menginginkan Alpha menemui Ame ataupun dirinya jika statusnya belum menikah.

Sementara Omanya terus mendesak untuk menikah dengan gadis pilihannya, hari ini adalah batas waktunya.

"Arghhhhh, Shhhh, Allll, Ckkkk nenek tua itu selalu meneror ku, mengapa cuma aku seorang yang menderita." Kesal Alpha mengebrak mejanya frustasi.

Panggilan masuk dari sang oma untuk dirinya, Alpha mengangkat dengan pelan dan ragu-ragu. "Haloo." Ucap Alpha.

"Hayyy, bocah dimana kau??? Jangan lupa datang nanti malam. Calonmu akan datang bersama keluarganya!!" Teriak oma dari seberang membuat Alpha langsung menutup telfonnya.

Alpha ingin bangkit dari duduknya hingga sekretarisnya datang membawa berkas-berkas yang harus ditandatanganinya. Alpha menatap Sekertaris barunya yang belum lama itu dengan wajah kesal, karena pakaiannya nyaris terbuka bagian atasnya hingga membuta mual perutnya.

"Hay??? Kau mau bekerja apa mau jual tubuh!!!"

"Keluar!!! Ganti bajumu jika tak ingin ku pecat!!!"

Alpha berucap sambil membaca berkas-berkas di hadapannya itu kemudian memegangi kepalanya. Sekertaris tadi mengumpat dalam hati bagaimana bisa pria dingin itu berkata begitu jelas.

"Shhhtttt bagaimana aku bisa melihat wanita lain selain kalian sementara di luar wanita begitu menjijikkan." Gumam Alpha lalu menandatangani berkas-berkas.

***

Malam hari.

Mobil Alpha berhenti di depan rumahnya dimana Shafa dan Kenzie tinggal merawat rumahnya.

Alpha masuk kedalam tanpa mengetuk pintunya, lalu berjalan mencari keberadaan Shafa dan Kenzie, rupanya mereka sedang bertadarus bersama di teras belakang.

Alpha bersandar di baik dinding teras itu menyelami suara merdu yang tengah bersenandung dengan ayat-ayat Alquran itu, merasa hatinya lebih tenang dari sebelumnya yang begitu khawatir.

Alpha sudah memutuskan tidak akan datang ke acara makan malam Oma dan calon pilihannya itu, Alpha ingin makan malam di sini bersama dua anak yatim yang sedang bertadarus itu.

Suara indah itu terdiam, memberikan tanda jika mereka sudah usai, Alpha bangkit dari posisinya lalu duduk di kursi ruang makan, membuka tudung makan yang ternyata hanya ada tempe dan tahu goreng dengan sambal dan timun di potong.

"Astagaa, kalian makan ini???" Gumam Alpha tak percaya, apakah dirinya juga akan makan makanan seperti ini batin dirinya.

Shafa duduk di hadapannya masih hanya memakai mukena putih. "Kak maaf aku pikir kakak tak kesini, stok bahan semuanya habis dan aku tak sempat belanja." Kata Shafa.

"Ckkk, kalian makan begini setiap hari??" Tanya Alpha heran.

"Ini nikmat, kami biasa makan begini, enak di makan selagi hangat, apalagi lauk rasa syukur." Jawab Shafa tersenyum.

"Kami biasa makan ini saat masih hangat ini nikmat sekali, jika kakak mau, tapi jika tak mau bisa saya pesankan makanan." Kata Kenzie juga yang baru datang.

"Tak apa kita makan, selama itu tidak beracun." Alpha pun mengambil dan memaksanya.

"Tidak buruk." Kata Alpha sambil tersenyum kecil, ah kita seperti keluarga kecil yang sederhana, namun ternyata begini juga nyaman.

"Bagaimana kuliahmu?? bagaimana kalau kau jadi sekertarisku, dan kau ambil kuliah di akhir pekan saja. " Kata Alpha berkata pada Shafa.

"Alhamdulillah baik, Apakah bisa aku bahkan belum lulus kuliah, rasanya Kak alpha terlalu baik pada kami." Jawab Shafa.

"Anggap saja aku butuh bantuanmu. Apakah kau tak ingin membantuku?" Tanya Alpha, "Aku berharap semakin kita sering bertemu perasaanku pada Zea akan semakin hilang.

"Aku benar-benar ingin melepas perasaan ini, aku rasa nyamanku bersamamu lambat laun bisa mengalihkannya. " Batin Alpha.

"Aku berharap bisa membantu kak Alpha." Jawab Shafa sambil tersenyum manis, membuat Alpha lega.

"Bagus, Esok akan ada asisten rumah tangga di sini, Kau dan Kenzie bisa fokus belajar dan bekerja yang lain." Ucap Alpha yang di angguki oleh Shafa dan Kenzie.

***

Whoah, Kamu seperti wanita." Batin Alpha saat Shafa masuk ke mobilnya untuk berangkat kerja bersama tampilan yang berbeda dari sebelumnya, karena Shafa memakai baju resmi saat bekerja menjadi sekertaris barunya.

"Ehm, pakai sabuknya." Kata Alpha mengingatkan Shafa yang sering lupa memakai sabuk pengaman.

Shafa tersenyum lalu memakai sabuk pengaman di tubuhnya. Mobil pun melaju perlahan keluar dari halaman menuju gedung perusahaan Alpha.

"Cil, kau nanti harus ikut kemana pun aku pergi, dan jangan terlalu ramah pada siapapun." Kata Alpha karena patner bisnisnya tak semuanya bersikap baik dan tulus, Aby tak ingin Shafa menjadi sasaran empuk bagi mereka.

"Dan, kurangi lebar senyummu itu!" Kata Alpha masih menasehati, bukan karena senyumnya jelek, namun justru terlalu manis dan cantik, Alpha tak ingin senyum indah itu di nikmati banyak orang.

"Kenapa Kak??" Tanya Shafa heran, mengapa senyum saja harus di ukur pikirnya.

"Senyumanmu kalau lebar begitu jelek di lihat, jangan bikin partnerku sakit mata!" Bohong Alpha tak menoleh sama sekali.

"Ckkk, gitu banget sih." Gerutu Shafa namun perasaan teman-teman selalu bilang senyumannya manis, cantik pikir Shafa.

"Coba lihat apa iya sih jelek??? " Shafa tersenyum manis dan mendekat pada Alpha agar menoleh dan melihat senyumnya.

Alpha menoleh jujur itu manis sekali, bahkan dadanya mulai berdetak lebih keras saat duduk dekat seperti ini dengan pemandangan senyum indah di sisinya.

"Ckkk, Jangan kayak gitu nanti aku diabetes." Batin Alpha lalu fokus menyetir mobilnya.

"Gimana kak??" Tanya Shafa tak mau nyerah.

"Jangan deket begitu kalau senyum, jangan buat orang tergoda dan ingin menciummu. Kau nampak jadi penggoda." Kata Alpha yang langsung membuat Shafa mundur dan memerah di tempatnya.

"Ckkk, astaghfirullah mulutnya kaya rem blong kalau bicara, masa senyum gini aja kaya penggoda sih." Gerutu Shafa lirih namun mampu di dengar oleh Alpha dengan senyum di tahan.

Ah, seandainya bisa merasakan sedikit manisnya dua bibir merah yang tersenyum manis tadi pikir Alpha tanpa menoleh hanya melirik sebentar.

"Kak gajiku besarkan nanti?? Masa sekertaris sama tukang masak gak ada bedanya?" Tanya Shafa pada Alpha, Kerja bareng kak Alpha setiap hari bakal nguras energi juga emosi soalnya batin Shafa.

"Yang pasti lebih besar dari gajimu menjadi tukang masak." Jawab Alpha menoleh.

"Kenapa??? belum apa-apa udah tanya besar gaji." Tanya Alpha di lanjut omelan.

"Biar cepet kaya lah." Jawab Shafa yang di jawab gelak tawa Alpha, jujur sekali jawaban gadis berjilbab di sisinya itu.

"Di kasih gampang gak mau sih." Sahut Alpha.

"Apa emangnya??" Shafa menoleh penasaran.

"Jadi istriku." Jawab Alpha tak bosan melamar gadis yang selalu menolaknya itu.

"Ckkk, Kak Alpha selalu buat aku takut." Sahut Shafa menghela nafas.

"Takut?? takut apa???" Tanya Alpha berhenti di lampu merah menatap Shafa yang nampak menghela nafas berat.

"Sejujurnya, Aku mulai goyah kak dengan tawaranmu, namun aku takut jatuh cinta pada Kak Alpha saat sudah menikah dan di hati Kak Alpha masih ada nama orang lain." Jujur Shafa tersenyum kecut.

Alpha terdiam tak mampu menjawab karena dia belum yakin dengan perasaannya, tapi jika boleh jujur Alpha nyaman dekat begini, selalu ada ketertarikan pada wajah gadis berjilbab di sampingnya, namun entah apa itu layak di sebut cinta sementara kiblat tentang perempuannya selalu bersumber pada Mama dan Zea.

***

Ikhlaskan dukungan kalian ya kak😁

1
Shakila khanza
maaf ya kak baru fokus di akhir Ramadhan 🫣
Reva Alvi
klu off jangan lama² thur
Lilik Juhariah
kok belum up
ken darsihk
Cerita di bab ini masih sama seperti yng ada di Cerita Cinta Zea
Reva Alvi
lama banget thur off ya
Lilik Juhariah
biarin aja stroke tuh si Oma udah tua GK insaf insaf , coba hidupnya gknarogan kan masa tuanya bahagia, palingan disuruh pulang mau dijodohin sama perempuan lain tuh
mamayasna
masi episod mengandung bawang
🌷💚SITI.R💚🌷
sedih bangeet dengan kondisi shafa yg lg hamil pasti sangat rapuh hatiy...smg tuh omay sadar atas kesalahany sm shafa ,,kira² alpha tengokin omay tdk ya
Nita Anita
itu salah kamu sendiri Alfa.udah rumah tangga mau aja kamu dengerin dan percaya sama Oma kamu .ga belajar dari pengalaman ayah kamu .rumah tangga itu kuncinya saling percaya Alfa lama lama gedek aku sama c Alfa ini .udah tua tapi kelakuan kaya bocah ,masa kalah sama Al jovano .umur masih muda tapi pemikiran nya udah dewasa . sepertinya jiwa kalian tertukar deh 😂
Lilik Juhariah
knp ada kalimat , emang benar mereka anak anak kita , apa coba maksudnya Alpha, berarti emang kamu GK percaya, mereka lemah tapi ambil keputusan bisa keguguran
Lilik Juhariah
semuanya tergantung alpha , segimana kekuatan Oma itu sampe CEO sepertimu GK BS berpikir jernih, 3 THN BKN waktu.singkat alpha tau kepribadian shyfa , nasibmu seperti papamu BKN Krn takdir dari Allah tapi kamu sendiri yg buat takdir itu
Nanik Normaidah
Omanya itu dibuat sadar dulu.
masa sudah bau tanah senengnya cucu TDK bahagia.
Silvia Karundeng Manampiring
di buat menyesal aja oma nya alpha kk author
🌷💚SITI.R💚🌷
jd bingung ni sm bumil ya..
Lilik Juhariah
biarlah menyingkir sejenak dulu Shafa , jaga kewarasan , biar alpha berpikir , hanya Krn Oma dia membahayakan janinnya
🌷💚SITI.R💚🌷
sebetuly kasian sm shafa jg alpha tp demi menyembuhkn hati shafa dulu,,smg perpisahan ini menjadi pelajaran buat alpha yg blm bisa tegas,,smg setelah ini memberik ketegasan bisa ambil keputysan dlm setiap tindakn omay..lanjuut
🌷💚SITI.R💚🌷
sy berharap shafay sdh pergi jayh,,jg biarkn shafa menenangkn hatiy dulu..nanti ktmuy klu anak² shafa sdh dewasa
💕 bu'e haresvi 💕
serem bener mimpinya jadi inget mimpi raihan pas intan pergi ninggalin raihan dulu🥺🥺
Lilik Juhariah
ajak pergi dulu Shafa zea , biar kapok , semua diturutin tuh si Oma , udah ngerti bahaya sama janin , tetap aja tes DNA , laki laki SDH tua masih diketiak Omanya,
thepaperdawn
si oma ini emang benerbener ya kemarin ragu trs pas hasil tes keluar malah ga terima shafa pergi hihhh pengen tak hihh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!