Gadis kaya raya yang lugu dan kurang kasih sayang, harus menikah dengan rekan bisnis papanya, dan ternyata usia keduanya begitu jauh berbeda. Pernikahan paksa itu hanya untuk pernikahan Bisnis.
Akankah Gadis itu menemukan cinta sejatinya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa Yang Cemburu???
Gea tengah menyiapkan sarpaan di meja makan, tak lama Angga turun dari kamarnya dengan sudah berpakaian rapi.
"Pagi tuan"
"Pagi"
Angga duduk dan mengambil piringnya....
"Pagi sayanggggggggg"
Semua orang menoleh ke sumber suara dan melihat seorang wanita cantik dan sexy masuk kedalam rumah
"Mulan??"
"Iyaaahhh,,,,, lagi mau sarpaan ya??? ini aku bawain bubur ayam di tempat biasa kita makan"
"Makasihhh yaa".
"Iyaaahh, bik tolong ambilkan mangkuk ya".
"Baik non".
"Kamu kok kesini sih pagi pagi??? gak nungguin aku jemput?"
"Gak papa kali yang, sekali kali aku samperin kamu dukuan".
Mulan duduk di samping Angga
"Eh itu sepupu kamu yahh?? Haiii aku mulan, calon tante ipar"
"Gea" Gea menjawab datar, Rasanya begitu malas melihat kemesraan sepasang kekasih itu. Gea langsung pergi dari meja makan dan masuk kedalam kamarnya.
"Aku deket sama temen cowok gak boleh, tapi dia?? bawa pacar ke rumah biasa aja! Sebenernya apa sih maunya om angga?!" Gea ngomel ngomel sendiri sambil mengambil tasnya. Kemudian Gea keluar dari kamar dan berangkat kuliah. Angga melihat kepergian Gea sekilas tapi tak bisa berbuat apa apa karena mulan selalu mengalihkan pandangannya.
Saat Gea membuka pintu, ia begitu kaget ketika melihat bang Didit.
"Bang didit??"
"Kamu... Gea ya??"
"Iya"
Didit melihat gea dari bawah ke atas dan atas ke bawah. Penampilan gea begitu beda dari saat pertama mereka bertemu.
"Kenapa bang?? kok bengong??"
"Bang didit pangling ge"
"Jelek ya??"
"Enggaklahhhh kamu tetep cantikkkk" didit masih tak mengerti kenapa gea berubah begitu.
"Bang didit mau cari om angga ya?? ada tuh didalam sama pacarnya".
"Ehh enggak kok. Bang didit mau jemput kamu"
"Jemput gea??"
"Iya. Ayo abang anter ke kampus"
"Tapi gea belum izin sama om angga"
"Nanti biar abang yang ngomong"
"Ya udah kalau gak ngerepotin".
Gea pergi bersama didit menuju kampusnya, tak lupa didit mengirimkan pesan kepada Angga
✉ Bro, Aku anter gea ke kampus ya. Have fun aja sama mulan😊
.
Angga membaca pesan Didit langsung meradang, ia begitu marah saat gea pergi bersamanya.
"Ada apa sih yang?"
"Gak papa, ayo kita berangkat".
Angga dan mulan berangkat menuju kantor.
.
Didalam mobil Didit mengajak ngobrol gea dnegan santai, nampak diam diam didit memperhatikan gea yang begitu manis dan polos.
Meskipun saat itu gea berpenampilan cupu, tapi bagi didit gea itu gadis yang cantik, baik, sexy dengan kepolosannya. Ingin rasanya ia memiliki Gea seutuhnya.
"Ge, kamu punya pacar?"
"Hah? pacar? gak ada bang"
"Mau gak jadi pacar abang??"
"Hehehe gea mau fokus kuliah dulu bang. Lagian gea masih kecil kan hehe"
"Kamu nih lucu bangettt ya ge. Abang akan menunggumu".
Wajah gea bersemu merah saat mendengar gombalan Didit.
Sampailah mereka di kampus....
"Makasih ya bang"
"Iya bidadari kecil"
"Hahah lebay"
Gea keluar dari mobil dan masuk kedalam kampus, didit langsung melaju ke cafenya.
.
.
Gea berjalan menuju kelasnya
"Hei gea cupu!"
Gea menoleh ke sumber suara dan melihat Gisel and the gengs
"Ada apa kak??"
"Sini lo!"
"Ada apa kak??"
"Bawain tas tas kita!"
mereka pun memberikan tas tasnya kepada gea.
"Berat kak. Ini kan tas kakak kenapa harus gea yang bawa?"
"Berani ngelawan lo?!"
"Gisel cukup!"
Terdengar suara Yoga yang begitu jelas terdengar.
"Yoga??? kamu kenapa ga???" Gisel menghampiri yoga yang masih berbalut perban di kepalanya.
"Kamu gak perlu tau"
Yoga menghampiri gea dan menatapnya tajam. Gea langsung gemeteran saat itu.
"Mulai hari ini, kalian jangan pernah menyentuh gea!" yoga mengambil tas di tangan gea dan memberikannya kepada gisel.
"Maksud kamu apa ga?"
"Kamu gak denger? butuh aku ulangi?!"
Gisel menggelengkan kepalanya dengan ketakutan melihat expressi angga.
"Kamu gak papa kan ge??"
"iiiya kak".
"Ayo masuk ke kelas".
Yoga menarik tangan gea dan mengajaknya berjalan menuju kelasnya.
Gisel dan teman temannya begitu heran dengan perubahan sikap Yoga kepada Gea.
Gea hanya diam saja tanpa bersuara saat mengikuti Yoga. Mereka sampai di kelas dan yoga duduk di samping Gea. Semua teman gea pun ter heran heran.
"Mulai hari ini, kakak akan menjagamu"
"Ttterima kasih kak".
"Jangan takut. Aku minta maaf atas kesalahanku dulu ya".
Gea mengangguk aguk tanda setuju.
"Ya sudah kamu belajar yang rajin, kak yoga mau ke kelas".
Yoga menyentuk kepala gea dan megusapnya perlahan. Kemudian ia pergi meninggalkan Gea.
Gea langsung menarik nafas panjangnyaaaaaaa
"Geaaaaaa"
"Syla"
"Makasihhh yaaa" Syla memeluk gea dengan erat
"Untuk apa??"
"Karena kamu sudah menolong kakakku"
"Siapa??"
"Kak yoga" syla berbisik kepada gea
"itu kakakmu??"
"Iyaaaa. Kandung".
Gea pun hanya tersenyum dan masih tak menyangka kalau yoga adalah kakak kandung syla.
.
Mereka pun mengikuti kuliah pertama pagi ingin dengan begitu fokusnya......
.
.
.
.
.