NovelToon NovelToon
MADU UNTUK SUAMIKU

MADU UNTUK SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Isna Putri Tarimakase

NOVEL SEDANG DIREVISI


Karena keterpaksaan mertua, Siska harus menjalani tekanan batin yang luar biasa,
namanya Fransiska Damayanti usia 33 tahun sementara suaminya bernama Arya Praptama berusia 35 tahun.

Selama 10 tahun Siska menjalani rumah tangganya bersama suaminya, namun belum dikaruniai anak, hingga akhirnya Siska memutuskan untuk menikahkan suaminya bersama gadis belia berusia 17 tahun yang bernama Dinda Kinara. Dinda adalah gadis yatim piatu yang tinggal disebuah desa terpencil, keterbatasan ekonomi mengharuskan Dinda menjadi tulang punggung keluarga, hingga akhirnya ia mendapatkan tawaran dari Siska untuk menjadi istri kontrak selama satu tahun sampai ia memiliki anak.

Yang penasaran bisa ikuti cerita ini langsung dibawah ini yah, sebelum membaca saya berharap kepada teman readers agar bersabar dan berlapang dada dalam membaca ceritaku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isna Putri Tarimakase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penangkapan Keyla

Keesokan harinya...

Pagi ini Siska sudah bersiap untuk melaporkan Keyla ke polisi, ia oun mencoba menemui Arya di kamar Dinda, perlahan Siska menarik napas lalu mencoba mengetuk pintu kamar Dinda.

Tok tok tok..

Setelah Siska mengetuk pintu, tak lama kemudian pintu itu dibuka oleh Dinda.

"Nyonya!" ucap Dinda.

"Dinda bisakah aku bertemu dengan mas Arya, soalnya ada yang ingin aku bicarakan dengan mas Arya"

"Iya bisa nyonya, silahkan masuk, kebetulan Tuan juga sudah bangun,"

"Alhamdulillah terima kasih Dinda"

Siskapun masuk kedalam.kamar Dinda dan melihat Arya yang duduk bersandar ditepi ranjang milik Dinda.

"Mas"

panggil Siska sambil menghampiri Arya kemudian duduk disamping Arya. sementara Arya masih tetap pada pendiriannya yang tak ingin melihat Siska.

"Mau apalagi kamu kesini Siska?"

"Mas maafkan aku, aku kesini cuma mau bicara sesuatu mas, sebentar saja yah mas, please"

"Bicara apa, cepatlah"

"Mas, aku sudah menemukan pelaku yang ingin meracuni Dinda"

Mendengar perkataan Siska membuat Arya terkejut lalu menatap Siska.

"Siapa?"

"Aku tak ingin mengatakannya padamu mas, aku ingin kamu sendiri yang melihatnya, di kantor polisi mas"

Sejenak Arya menarik napasnya lalu menghembuskannya perlahan.

"Baiklah, aku akan pergi, tapi kamu sedang tidak bohong kan?"

"Iya Mas aku tidak bohong, cepatlah bersiap-siap mas,kita pergi sekarang!"

"Iya"

"Aku juga ikut nyonya" ucap Dinda dari belakang.

"Iya Dinda, ikutlah" jawab Siska tersenyum menatap Dinda.

Setelah mereka semua bersiap, merekapun menaiki mobil menuju kamtor polisi.

***

Hari ini dua orang polisi datang ke rumah Keyla untuk menangkap Keyla, mereka langsung memencet bel pintu rumah Keyla, hingga akhirnya Keyla membuka pintunya,

"Betul anda dengan saudari Keyla?" tanya salah seorang polisi itu.

"Iya betul pak saya sendiri, ada apa yah?" tanya Keyla mulai gugup.

"Kami membawa surat perintah penangkapan kepada saudari Keyla, karena sudah melakukan tindak pidana percobaan menghilangkan nyawa orang lain!"

"Eh tunggu dulu Maksud bapak bagaimana yah saya tidak mengerti?"

"Saudari Keyla sudah mencoba menaruh racun dalam paket untuk saudari Dinda, benar?"

Mendengar pertanyaan pak polisi seketika membuat Keyla terkejut teringat dengan perbuatannya.

🌺🌺🌺

FLASHBACK Saat Keyla berada didepan rumah Arya.

Keyla yang berada didalam mobil tertawa terbahak-bahak saat melihat Dinda sudah menerima paketnya, ia merasa senang karena misinya menghancurkan keluarga Arya berhasil.

"Hahahaha, rasain kalian, semoga saja Dinda memakan kue sus itu, dan setelah Dinda makan kue itu kalau gak keguguran yah mati, dan Siska akan diceraikan oleh mas Arya, terus aku bisa menikah deh sama mas Arya uhh uhhh mas Arya ku sayang"

Gumam Keyla sambil tertawa menyeringai, setelah selesai menjalankan aksinya ia pun menancapkan gas mobilnya melaju pergi meninggalkan rumah Arya.

🌺🌺🌺

"Silahkan saudari Keyla agar mengikuti kami ke kantor untuk memberikan keterangan" kata polisi itu langsung menahan tangan Keyla dan membawanya ke kantor polisi.

"Ih apa-apaan ini, kok main tahan aja" Keyla berusaha melepaskan tangannya dari polisi namun sudah terlanjur ditahan oleh polisi itu.

Karena panik Keyla memanggil mamanya yang berada didalam untuk menolongnya.

"Mamah.. mamah.. tolongin Keyla" teriak Keyla sebelum polisi membawanya,

"Astagfirullah, kenapa dengan anak saya pak?" tiba-tiba terdengar Suara mama Keyla yang keluar dari rumah.

"Anak ibu kami tahan karena sudah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain, untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan di kantor" kata seorang polisi itu kemudian membawa Keyla pergi.

Mendengar perkataan polisi, membuat mama Keyla ketakutan dan panik, ia segera menghubungi papanya Keyla dan mengikuti Keyla ke kantor polisi.

***

Sudah hampir 1 jam Siska, Arya dan Dinda menunggu membuat Arya merasa geram dan tidak sabar

"Mana pelakunya Siska? katamu sudah ditangkap pelakunya," kata Arya berdengus emosi.

"Sabar mas, sebentar lagi!" Siska memcoba menenangkan Arya.

Sementara Dinda hanya terdiam membisu melihat Siska dan Arya yang tegang menunggu Keyla datang.

Tak lama kemudian Ferdi datang menemui Siska.

"Hey Siska"

Arya yang melihat Ferdi seperti tak asing dimatanya, ia langsung berdiri dan menatap Ferdi.

"Kamu? sepertinya aku pernah melihatmu, tapi dimana?"

"Iya mas, ini Ferdi teman kuliahku dulu, kamu pernah melihatnya mas"

"Iya aku Ferdi" kata Ferdi mengulurkan tangannya kepada Arya.

"Arya" ucap Arya membalas ukuran tangan Ferdi

"Mas, Ferdi inilah yang telah membantuku mendapatkan pelakunya, makanya aku mengajakmu kesini agar kamu lihat sendiri pelakunya"

"Oh iya, kira kira siapa pelakunya? apa dia masih lama?" tanya Arya kepada Ferdi dan Siska.

"Hmm tidak lama, polisi sudah membawanya kemari, kalian duduklah sebentar sampai pelakunya datang"

"Baiklah" sahut Arya, ia pun kembali duduk bersama Dinda.

Ferdi yang sedang berdiri tiba-tiba terkejut saat melihat Dinda yang berada disamping Arya, ia belum pernah melihat gadis secantik dan seimut Dinda, ia terus menatap wajah Dinda karena merasa kagum.

"Oh itu istri kedua Arya, gila cantik juga , pantas saja si Arya lebih perhatian sama gadis itu dibanding Siska, ternyata istrinya cantik dan masih muda" gumam Ferdi dalam hati.

Tak lama mereka menunggu, Keyla datang bersama 2 orang polisi yang menangkapnya.

Arya langsung terlonjak dari duduknya saat melihat wajah Keyla.

"Apaaa, jadi kamu pelakunya?" seru Arya langsung naik emosi ingin memukul Keyla, namun segera di tahan oleh Siska.

"Tenang mas, biarkan ini menjadi urusanku, kamu jangan melayangkan pukulanmu kepada wanita."

Siska langsung maju kearah Keyla dan melayangkan satu tamparan dipipi Keyla.

PLAAAAAAKKKK.

"Auuuhhh" ringis keyla langsung memegang pipinya.

"Dasar perempuan gak tahu diri, kamu sudah memfitnahku Keyla, aku tidak akan memaafkanmu, aku akan menghukummu seberat-beratnya"

"Ini semua gara-gara kamu aku tidak jadi menikah dengan mas Arya, aku benci kamu Siska" seru Keyla.

Ditengah suasana yang penuh ketegangan tiba-tiba ibu Helena datang dan melihat pelakunya, dan saat ibu Helena melihat Keyla, ia hampir pingsan tak percaya.

"Oh jadi kamu yang telah meracuni anak saya hah"

PLAAAAAAKKKK satu tamparan melayang dipipi Keyla.

"Mamah" Arya berusaha menarik ibu Helena agar tidak tersulut emosi (seperti Author 🤣)

"Mohon kepada semua orang harap tenang, mari kita selesaikan masalah ini dengan kepala dingin" ucap salah seorang salah satu polisi.

Tiba-tiba mamanya Keyla datang bersama papanya Keyla dan melihat semua orang telah berkumpul di dalam ruangan kantor polisi.

"Ada apa ini? kenapa anak saya ditangkap?" tanya pak Hendra panik.

Ibu Helenapun langsung beranjak dari duduknya saat melihat Pak Hendra datang.

"Hey Hendra, gara-gara anakmu, anak say hampir mati keracunan" seru ibu Helena.

"Apaa? bagaimana bisa?"

Mendengar pertanyaan pak Hendra, Siska langsung ikut berdiri menghampiri pak Hendra dan berusaha menjelaskan semuanya.

Setelah mendengarkan penjelasan Siska membuat pak Hendra terkejut, ia langsung menatap Keyla dengan penuh emosi.

"Keyla apa yang kamu lakukan hah?"

keyla hanya terdiam tak berani menjawab pertanyaan papanya itu.

"Pokoknya anakmu itu harus dihukum seberat-beratnya" teriak ibu Helena.

Sejenak pak Hendran menghembuskan napasnya lalu meminta maaf kepada seluruh keluarga Arya

"Saya selaku papanya Keyla memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kalian, terutama pada Siska dan Arya, maafkan perbuatan anak saya" ucap oak Hendra memohon kepada keluarga Arya.

Arya dan Siska saling menatap, lalu kembali menatap pak Hendra.

"Aku sudah memaafkan keyla pak, tapi untuk perbuatan ini tetap harus diproses pak"

"Saya mohon tolong lepaskan anak saya, saya janji, saya yang akan memberikan dia pelajaran,"

"Apaa no no no, saya tidak mau Hendra, pokoknya anakmu itu harus diberi pelajaran" seru ibu Helena sambil mengipas wajahnya.

"Saya mohon kepada kalian agar kalian lepaskan anak saya" ucap pak Hendra sekali lagi.

Dinda yang masih duduk melihat semua orang berdiri, ia pun ikut berdiri mencoba menengahi semua orang.

"Maaf Tuan, Nyonya, nyonya besar aku bukan bermaksud untuk ikut campur, tapi bagaimana jika urusan ini diselesaikan secara kekeluargaan, kan papanya nona Keyla sudah meminta maaf, tinggal nona Keyla saja yang belum minta maaf, kalau nona Keyla sudah minta maaf sebaiknya dilepaskan saja, yang penting nona Keyla jangan melakukan kejahatan seperti itu lagi" ucap Dinda menatap wajah Arya.

"Hey bocah, apa yang kamu bicarakan, sana duudk biarkan ini menjadi urusan kami" seru ibu Helena.

"Hmm maaf nyonya besar, baiklah aku akan duduk"

"Tolong maafkan anak saya, tolong" pinta pak Hendra memohon.

"Baiklah aku akan memaafkan Keyla, tapi dengan syarat.."

Mendengar ucapan Arya, Siska dan ibu Helena langsung terkejut.

"Arya kamu apa-apaan sih, masak mau mendengarkan bocah ingusan itu"

"Sabar mah, aku belum selesai ngomong"

"Dengan syarat Keyla harus minta maaf kepada Siska dan Dinda, lalu membuat pernyataan kepada polisi bahwa dia tidak akan melakukan hal seperti ini lagi" lanjut Arya.

Saat mendengar perkataan Arya, Keyla tidak terima ia langsung membuka suaranya.

"Apaa? menyuruh minta maaf kepada Siska dan Dinda, Aku tidak mau !"

"Nak kamu jangan bicara begitu, masih baik Arya mau memaafkanmu, cepatlah minta maaf kepada mereka nak" ucap ibu Widya mamanya Keyla sambil sesenggukan karena menangis.

"Keyla cepat minta maaf kepada Siska dan Dinda!" perintah pak Hendra.

Setelah semua terdiam menunggu, Keyla belum mau membuka mulutnya, sehingga membuat Arya geram.

"Oke kalau kamu tidak mau minta maaf, kasus ini akan aku lanjutkan"

Mendengar ucapan Arya, membuat Keyla terkejut, ia tidak punya cara lain lagi selain meminta maaf agar ia bisa bebas.

"Baiklah aku akan minta maaf" ucap Keyla akhirnya.

Keyla langsung berdiri dari duduknya lalu menghampiri Siska dan meminta maaf.

"Siska, aku minta maaf kalau aku sudah memfitnahmu"

Setelah mendengar permohonan maaf Keyla mata Siska langsung berkaca-kaca ia menatap Arya, Arya hanya memberikan isyarat agar Siska memaafkan Keyla.

"Baiklah aku memaafkanmi Keyla" jawab Siska terpaksa.

"Terima kasih Siska"

Kini giliran Keyla meminta maaf kepada Dinda.

"Dinda maafin aku yah, sudah berniat nyelakain kamu"

"Hmm gak papa nona Keyla, sebelum nona Keyla meminta maaf aku sudah memaafkan nona Keyla"

"Terima kasih yah Dinda"

"Iya nona"

Kini Keyla menghampiri Arya dan meminta maaf kepada Arya.

"Mas maafin aku yah, sudah membuat keluargamu kacau, maafkan aku karena gara-gara aku kamu kena racunnya"

"Iya Keyla aku juga sudah memaafkanmu, Keyla sebaiknya kamu tidak usah mengharapkanku lagi, kamu itu cantik, kamu masih bisa dapat laki-laki yang lebih baik dari aku, yang lebih muda dar akui key,"

"Iya mas maafkan aku karena sudah cinta buta padamu mas" Keyla langsung menumpahkan air matanya karena sedih harus mengikhlaskan cintanya pada Arya.

"Sudahlah key, aku akan membebaskanmu, dan kamu bisa melanjutkan hidupmu yang baru" ucap Arya mengusap bahu Keyla.

"Terima kasih yah mas hiks hiks" kata Keyla sesenggukan.

"Terima kasih Arya kamu telah membebaskan anakku" ucap pak Hendra.

"Iya pak sama-sama"

Setelah selesai semua bubar, meski ibu Helena tidak puas karena Keyla tidak di penjara tapi akhirnya dia bisa menerimanya.

Kini giliran Arya meminta maaf kepada Siska, ia langsung memeluk Siska dengan erat.

"Maafkan aku Siska sudaj salah paham padamu, maafkan aku sayang, aku benar-benar laki-laki yang bodoh karena tak mempercayaimu"

Siska langsung menarik nafas lega lalu membalas pelukan Arya.

"Hah, aku sudah memaafkanmu mas, aku tak marah padamu mas, karena wajar kamu memarahiku karena aku difitnah, kamu juga mengkhawatirkan Dinda dan anakmu juga mas, jadi aku harap maklum."

"Iya sayang, aku tidak mau anakku, anak kita kenapa-kenapa sayang"

"Iya mas, sudahlah"

Sementara Dinda hanya bisa menangis haru bahagia melihat Arya dan Siska bisa berbaikan kembali.

Setelah semua masalah selesai mereka bertiga pulang dengan hati yang lega dan bahagia, sementara Keyla dan keluarganya masih mengurus pembebasan Keyla, dan ibu Helena pulang dengan keadaan kecewa.

Bersambung...

TERIMA KASIH BUAT PARA READER YANG SUDAH SUPPORT NOVELKU INI, INSYA ALLAH CERITA INI TETAP DILANJUTKAN YAH..

MAAFKAN AUTHOR KEMARIN LAGI ADA MASALAH JADI IKUT TERSULUT EMOSI. TAPI SEKARANG SUDAH TIDAK LAGI.. HEHEHE 🤣🤣

sampai jumpa di episode berikut,bye bye..

1
Herna Erna
kok dari episode 79 sampe 161 ceritanya sama semua? 🤦‍♀️
Herna Erna
inna lillahi wa inna ilayhi raajiuun, semoga dimudahkan perjalanan siska menuju Sang Pencipta, Aamiin.....
Herna Erna
bagus, mengandung bawang mulai siska rela dimadu sampai bab ini 👍👍👍
Ety Sugiarti
kok ceritanya sama semua ya..
Dewi Debritos
cetita sama berbab2
Dewi Debritos
cerita ama judulnya ngak nyambung .mabok jg authornya
Nurhaeni Mamahna Galang
Thor perasaan teks nya itu2 mulu
Yani mulyani
apa cmn d aku ya ceritanya trus" intan lagi belanja di warung terus menerus...knp thor amburadul..
Yani mulyani
knp ngaco nih ceritanya ..malah intan trus yg ketemu d warung dan trus s ulang"
Yani mulyani
duhh kasiannjuga sih sama dinda ...udah mas kawin murah bngt cuman 2 gr ....trus d akuin nya pembantu juga ..pasangan suami istri yg egoisss itu
Yani mulyani
apa hubungannya intan sama dinda
Galuh Ajeng Candra Kirana
sdh resiko jadi istri kontrak .tp perlu disesalkan juga ,knp kok mau dijadikan istri kontrak.dan kmu Arya kmu juga tdk hrs memaksa Dinda utk menikah sah dgnmu.kmu pny istri sa ,dan kmu juga hrs bisa menjaga hati istrimu ,jgn berlarut " dlm kesedian .
Tini Hartini
Ga maksud thor😇😇😇
ARDIANSYAH GG
Rio kenapa nurutin Intan........ ntar nambah masalah....
ARDIANSYAH GG
cara penyelesaian yg arogan...... padahal Rio udah minta maaf dan mau tanggung jawab.... liat dulu Om.... anak mu kan cinta... bukan di paksa
ARDIANSYAH GG
nikahin aja Bu.......
ARDIANSYAH GG
Intan...... kenapa di ulangi lagi 😡
ARDIANSYAH GG
ampun deh Intan....... kebablasan kan 😫
ARDIANSYAH GG
jangan mau Ntan.........jangaaaaaaan 😣😫😫😫
ARDIANSYAH GG
like terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!