NovelToon NovelToon
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:79.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mister Y

Pernikahan merupakan impian semua orang, tapi tak semuanya mendapatkan pernikahan yang ia mau.

Dalam keadaan mendesak, Senja mengorbankan pernikahannya dengan seorang duda yang sama sekali tidak dikenalnya.

Ibunya yang sakit dan membutuhkan biaya operasi yang mahal, membuat senja melakukan apapun yang Ia bisa, termasuk menjadi pengantin bayaran.

Bagaimanakah kisah pernikahan tanpa rasa cinta? mungkinkah kedua pasangan yang saling terpaksa ini bisa bertahan?, mari simak cerita lengkapnya 😊😊.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mister Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerinduan

Di sebuah Mall

Senja dan Rio tampak asyik memilih pernak pernik perhiasan yang akan dipakai Senja besok pagi, Senja berjalan gontai mengikuti Rio.

Setelah membeli gaun, baju dan perlengkapan lainnya. Rio mengajak Senja ke toko perhiasan emas dan perak.

Rio memilih dua anting untuk diberikan kepada Senja.

"Bagusan mana menurut Kak Rio?" Senja menunjukkan anting kupu-kupu warna silver dan emas di tangannya.

Rio bak ahli perhiasan menatap kedua anting itu dengan serius, padahal Ia sendiri yang memilih tapi Ia juga dibuat bingung.

Keduanya memang sama-sama cantik dan elegan, siapapun akan bingung memilih salah satunya.

"Menurutku sih lebih bagusan yang ini, modelnya gak terlalu lebay" Tunjuk Rio pada anting berwarna silver di tangan kanan Senja.

"Tepat sekali" Sahut Senja. gembira

"Kau cuma pilih satu aja?"

"Iya kak, udah cukup"

"Gak mau nambah model lain?"

"Gak usah Kak, ini aja"

"Kalau aku jadi kamu, aku udah borong semuanya"

"Aku gak terlalu suka perhiasan emas kak"

Kata Senja akhirnya.

Rio kemudian mengernyitkan dahinya membentuk lengkungan.

"Kenapa? bukannya cewek suka sama perhiasan ya"

"Aku suka cuma kulit aku tidak, aku ada riwayat alergi, jadi kalau pakai emas akan gatal-gatal dan berentolan" Jelas Senja.

"Ya sudah kita ke toko berlian aja, Ayah memberiku uang 500 juta, cukup buat beli berlian"

Senja langsung bengong membayangkan uang 500 juta kalau dipakai buat beli bakso dapat berapa mangkok?.

"Kok malah bengong sih" Celetuk Rio melihat ekspresi aneh Senja

"Itu uang semua kak?" Tanya Senja polos.

"Iya uang lah, masak daun sih. mau aku kasih liat?"

Rio mengambil handphonenya dari saku, membuka aplikasi bank lalu menunjukkan iangka yang nolnya berjumlah delapan.

"Ini nantinya akan jadi milik kamu" Kata Rio kemudian.

Senja semakin kaget dan tak percaya.

"Iya beneran, aku gak bohong." Rio menegaskan, "Bagi ayah mah uang segitu sangat kecil, Keinginannya cuma sederhana. Pengen punya mantu yang baik, karena anaknya emang laki-laki semua, nakal pula kayak aku" Rio meringis jahil.

"Aku juga gak baik kok kak"

"Kata siapa?"

"Kata aku"

"Itu menurut kamu, beda lagi menurut saya, ayah dan ibu. Kalau Kak Bryan jangan ditanya deh, bisa pusing tujuh keliling."

"Em.... "

"Ya sudah kita langsung ke toko berlian aja, udah malem nih" Ajak Rio.

Senja membuntuti Rio yang langkahnya sangat panjang dan cepat, Ia sampai lari-lari kecil untuk bisa mensejajarkan langkahnya.

Senja sejenak dapat melupakan kesediaannya, Rio benar-benar menjadi menghiburnya dikala kesedihan melanda dirinya. Dimatanya Kak Rio sangat baik dan humoris serta baik hati. Selebihnya dia sangat tampan dan berani.

Sesampainya di toko berlian, Rio langsung memberikan sebuah pilihan pada Senja yang masih linglung.

"Kamu mau pilih yang mana?" Tanya Rio menunjukkan sebuah kalung berbentuk ular yang sangat cantik dan berkilau dan kalung yang penuh dengan berlian disepanjang talinya.

"Kak jangan beli ini ya, harganya mahal" Ucap Senja melihat kertas kecil yang diikat dengan kalung itu, menunjukkan harganya yang tidak masuk akal bagi Senja. Tertera angka 200 juta kecil sekali tapi tampak jelas dilihat orang rabun sekalipun.

"Aku gak mau dimarahin Ayah kalau kulit kamu merah-merah karena alergi"

Senja terdiam sesaat, memang tidak lucu kalau di acara pernikahannya nanti Ia menggaruk-garuk kulitnya karena gatal.

"Tapi harganya sangat mahal kak" Senja mengelak.

"Sekarang pilih aja mana yang kamu suka, ini sudah malam. Kita harus segera pulang, kamu harus cukup tidur biar besok gak ngantuk atau pilih aku dimarahin ayah mau?."

Senja terdiam untuk kesekian kalinya.

"Terserah Kak Rio aja deh, aku gak berani milih"

Rio mengamati beberapa berlian, matanya menuju pada sekotak berlian yang berkilau menggoda.

"Kalau gitu bungkus yang satu set ini ya mbak" Ucap Rio tanpa basa basi lagi pada pegawai perhiasan, sesaat pegawai itu kaget dan segera membungkus dengan hati-hati.

Lengkap dengan sarung tangan hitamnya, pegawai itu membungkus rapi kotak yang berisikan kalung, cincin, gelang dan sepasang anting. Yang masing-masing mempunyai mata berlian yang berkilau dan cukup besar.

Senja tampaknya menyesali perkataannya, harusnya dia saja yang memilih.

"Totalnya 450 juta Pak, pakai cas atau debit?" Tanya pegawai wanita yang selesai packing.

"Debit aja mbak" Rio menyodorkan kartu ATM kepada pegawai yang masih menatap tak percaya, bahkan Ia melirik Senja dengan perasaan iri.

Karena mereka belanja sangat banyak, mereka dapat dua ice cream coklat yang sangat lezat.

Mereka mulai meninggalkan toko berlian dengan membawa ice cream, beberapa orang menatap mereka dengan kagum.

Setelah mendapatkan semua barang yang dicari, akhirnya Rio mengajak Senja untuk segera pulang.

"Yuk pulang, udah malem nih" Ajaknya, Senja yang sedang menikmati pemandangan Mall menoleh.

"Yuk" Jawabnya sembari menjilati ice cream miliknya.

Senja mengangguk sembari memegang erat kotak perhiasan ditangannya yang masih gemetaran, seumur-umur Ia tak pernah memegang bahkan membeli sesuatu yang harganya sangat fantastis. Karena ini sifatnya pemberian, Ia tak bisa menolak. Selain itu juga, Ia tak akan mau jika Kak Rio dimarahin ayahnya karena tidak menjalankan perintah.

Di perjalanan pulang, Senja kembali dengan ekspresi murungnya. Seakan-akan senyum dan tawanya sudah Ia habiskan di Mall tadi. Begitu juga dengan Rio yang tidak sesumringah waktu berangkat.

Sepanjang jalan Rio tak menunjukan tanda-tanda kehebohannya akan berlanjut, terdiam tanpa kata.

Apa yang ada dipikirkannya tentu tak jauh berbeda dengan yang sdang dipikirkan oleh Senja.

Setelah mengantar Senja dan menyelesaikan tugasnya, Rio tak langsung pulang ke Rumah. Ia ingin menuju suatu tempat.

Sesampainya di kamar, Senja dikagetkan dengan kemunculan Ibunya yang mendadak.

"Udah pulang Nak?" Tanya Ibunya yang kini sudah berada di ambang pintu kamarnya yang terbuka.

"Udah Buk, capek banget rasanya keliling Mall, lebih enak jualan kue" Jawab Senja sembari beranjak dari kasurnya.

"Tadi Nak Rey dateng nyariin kamu, mukanya pucat sekali. Di keningnya juga ada perban, katanya habis jatuh."

Deg.

Senja merasa sangat bersalah sekali, antara penyesalan dan perasaan serba salah melabur menjadi satu.

"Kak Rey kenapa buk?" Tanya Senja kawatir.

"Katanya cuma jatuh"

"Apa lukanya parah buk?"

"Ibu juga kurang tahu, Nak Rey cuma menitipkan ini, katanya hadiah pernikahan untuk kamu"

Senja memandang bungkusan kecil, rapi dan cantik di tangan Ibunya.

Senja masih terdiam, dengan perasaan yang tercabik-cabik Ia mengambil bungkusan yang akan menjadi tanda perpisahan antara dirinya dan Kak Rey.

"Ya sudah, Ibu mau tidur dulu. Udah ngantuk" Kata Ibunya menutup pintu kamarnya.

Setelah Ibunya pergi, kesedihan yang mendalam tak dapat Ia sembunyikan lagi. Air matanya mulai tumpah membasahi bantal yang Ia pakai, memeluk erat bungkusan itu dalam dekapannya. Dadanya terasa sangat sesak ketika mengingat kebersamaan mereka yang hampir tak akan pernah terjadi lagi

1
Raudatul zahra
apa yaa isi paket nya???
Raudatul zahra
Rey mau ngapain??
Raudatul zahra
nggak suka aku sama orang² yang memanfaatkan kesusahan oranglain demi dirinya sendiri kayak Merry 😤😤
Mister Y: iy nih kak
total 1 replies
Raudatul zahra
haii thoorr.. salam kenal..

baru nemu niih novel author.. aku lanjut baca dulu yaa.. kayaknya seru niih.. openid nya bagus,, bikin pengen lanjut bab selalu
Mira Andani
mampir thor
Ruslinawaty Marzuki
saya curiga sama mawar karena mawar yang menyuruh orang untuk membunuh anak kandungnya sendiri dan mawar juga yang mengancam senja.
Chocolla: Hai kak, mampir yuk ke ceritaku 😊
total 2 replies
վմղíα | HV💕
kasian meryy cincin nya palsu,
jangan jangan cinta pacar nya
juga palsu😄😄
Mister Y: wkwkw
total 1 replies
վմղíα | HV💕
semoga bahagia ya senja,
վմղíα | HV💕: wkwkwk 😄😄😄
total 2 replies
Eliani Rahel
serruuuu
Mister Y: nantikan selanjutnya, akan ada drama yang greget
total 1 replies
վմղíα | HV💕
bawa lari Roy sejauh mungkin.
վմղíα | HV💕
up
վմղíα | HV💕
lanjut thor 👍👍
Mister Y: siap kakak
total 2 replies
վմղíα | HV💕
semoga laris jualan nya ya senja
Mister Y: amin kakak
total 1 replies
վմղíα | HV💕
Merry mata duitan
վմղíα | HV💕
teman tapi mesra
վմղíα | HV💕
Rey jangan bikin rencana jahat ya
վմղíα | HV💕
semoga Rey menolong senja
վմղíα | HV💕
sabar sanza.
վմղíα | HV💕
saya nyimak thor salam kenal dari yunia mampir juga kecerita ku semoga kita bisa saling mendukung
kedepan nya👃👃
Mister Y: siap kak
total 1 replies
Aira Zaskia
Terbaik
Mister Y: Aaaa... terimakasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!