ini karya pertamaku
jadi mohon untuk bimbingan yang baik ya 😊
seorang wanita cantik bernama Nameera Adinda harus menjalani pernikahan untuk membayar hutang ibu tirinya, ibu tirinya adalah orang yang serakah tak peduli akan nasib nameera, yang jelas semua hutangnya di anggap lunas setelah menikahkan satu putrinya,
tuan narendra sebastian adalah pria tua yang datang ke rumah nameera dan meminta langsung pada ibu tirinya untuk menikahkan salah satu Putrinya,
tak ada pilihan lain ibu tiri nameera langsung menunjuk dirinya saat tuan narendra sudah pulang,, tak ada pilihan nameera tak mau menerima dan mencoba untuk kabur dari ruman namun usahanya nihil, ia ketahuan ingin kabur dan tanpa aba² ibu tirinya langsung menampar pipi mulushnya
apakah kehidupan nameera akan bahagia setelah menikah atau malah sebaliknya
penasaran dengan kisahnya,, yuk pantengin terus ya ceritanya hanya di novel aku
cekkidott 👉👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bdrs 10
tepat pukul 5 pagi nameera bangun dari tidurnya, terlihat matanya sembab Yang di akibatkan oleh tangisannya semalam
nameera mengganti bajunya karena semalam tak sempat,, mengingat malam pengantin Yang harusnya indah Dan romantis malah di gantikan dengn cacian Dan makian dari suaminya,, makanya ia mengganti bajunya sehabis bangun dari tidurnya,
setelah selesai melakukan tugasnya sebagai muslim, nameera keluar dari dalam gudang yang dijadikan kamar tidurnya,
ia bertemu Salah satu maid Yang berada di dalam mansion,,
"oh ya siapa namamu, " Tanya nameera pada Salah satu maid itu
"nama saya siti nyonya," ucap wanita paru baya Yang menjadi maid di mansion tuan zayn tersebut,
"oh ya aku mau tanya kamar tuan zayn ada dimana ya,"
"nyonya tinggal naik ke atas nanti di lantai paling atas itu adalah kamar utama tuan zayn,"
"baiklah,, terimakasi ya, "
"sama sama nyonya,"
nameera masuk ke dalam kamar suaminya, segera ia masuk ke dalam kamar mandi menyiapkan air hangat ke dalam buthup, masukbkedalm bathrome untuk menyiapkan pakaian kerja suaminya, nameera mengambil setelan jas berwarna kuning telur,, kemeja putih Dan dasi warna hitam, tak lupa sepatu fantopel berwana hitam,,
setelah semaunya siap nameera bergegas membangunkan suaminya,
"tuan, ayo bangun ini sudah pagi,"nameera membangunkan suaminya dengan nada pelan,,
tak Ada jawaban,, nameera mengguncang tubuh tuan zayn, dan akhirnya suaminya itu bangun namun alih² saat terbangun Dan sudah tersadar dari tidurnya, ia dengan gerak cepat mendorong tubuh nameera dengan kasar, sehingga ia terbentur ke arah sofa Yang berada di kamar tersebut,
Nameera meringis, merasakan sakit di bagian kepala Dan bokongnya, akibat benturan yang di sebabkan oleh dorongan tuan zayn,,
"berani beraninya tangan kotormu itu menyentuh tubuhku hah," bentak tuan zayn kepada nameera,,
"maafkan saya tuan,, saya tidak sengaja, saya tidak tau harus membangunkan anda dengan cara apa,"ucap nameera sambil menunduk,,
ia tak berani melihat tuan zayn Yang saat ini sedang marah terhadap dirinyaa,,
"plakkk!!! satu tamparan mendarat di pipi mulushlnya,,
"itu hukuman untukmu Yang sudah beraninya menyentuh tubuhku,"
zayn beralih ke kamar mandi,, membanting pintu dengan keras,,
sedangkan nameera masih meringis merasakan sakit, dadanya sesak air matanya tumpah,, ia usap dengan kasar,, ia bangun dari duduknya keluar dari dalam kamar tuan zayn Dan melangkah ke arah dapur,,
tuan zayn sudah keluar dari kamarnya,, dia terlihat sudah rapi Dan berjalan menuju ruang makan,, nameera melayani tuan zayn dengan baik,, mengambilkan nasi serta lauk pauk
"prangggg!!!
suara piring Yang di banting dengan sangat keras,,
"siapa Yang memasak makanan ini hah," nada tuan zayn sudah terdengar sangatt kasar
"sa,, saya tuan,"ucap nameera terbata bata
"kamu bisa masak tidak hah,"sekarang kamu makan nasi Yang sudah berserakan itu menggunakan mulutmu langsung,,
"tapi tuan,, saya bukanlah seekor hewan," ucap nameera sambil memegang ujung bajunya ia merasa sangat ketakutan akibat tatapan mematikan tuan zayn,,
"plaakkk!!!
satu tamparan lagi mendarat di pipj mulus nameera,,,
"cepat makan,,, wanita sampah sepertimu memang cocok makan di lantai seperti itu," jangan membela dirimu atau aku akan berbuat lebih dari ini,,
nameera berjalan ke arah piring Yang sudah tuan zayn lempar nameera berjongkok di depan piring itu,, ia mulai memakan nasi Yang sudah berserakan di lantai menggunakan mulutnya sambil terisak Dan air mata Yang sudah mendarat di pipinya...
biar asik ...
Author kan belum kasih bumbu rahasia "Bucin"🤣🤣🤣
jawabannya
Bagi orang yang punya hati dan perasaan. takkan mudah melepaskan sesuatu yang bernilai historis terhadap orang yang disayanginya. apalagi rumah tersebut satu satunya peninggalan dan orang yang disayangi semua telah tiada..
cobalah untuk menghargai karya orang lain. kalau tak suka skip atau tinggalkan. tak perlu komentar buruk apalagi menjatuhkan orang lain dengan memberikan bintang satu.
sikap seseorang mencerminkan daya pikirnya sendiri