hidup di tengah kota metropolitan membuat Empat sekawan ini harus membanting tulang untuk menghidupi diri mereka,Mita,Bianca dan Bella memilih menjadi sugar daddy sedangkan Aira menjadi pelayan kafe,mereka semua dari keluarga yang tidak mampu harus berjuang sendiri untuk bisa meluluskan kuliah nya, belum lagi menghadapi godaan dari teman-teman seusianya yang bergonta ganti tas,pakaian bahkan mobil membuat mereka memilih menjadi sugar baby dari pengusaha kaya..
akan kah Aira memilih mengikuti jejak teman-teman nya
bagaimana cerita selanjutnya,yang penasaran bisa simak terus ya,jangan lupa like dan Vote nya agar aku bisa terus berkarya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dilabrak
" beb...temani Gue cari baju yuk,nanti malam om Roy mau ajakin Gue ke acara party temannya" Ucap Mita melirik pada Aira
Mereka berempat satu kos,mereka semua memang dari kalangan tidak mampu,untuk menamatkan kuliah nya mereka harus bekerja Ekstra,di kota yang pengeluaran hidup besar sementara bermodalkan ijazah Sma tidak akan ada yang mendapatkan gaji fantastis kalau tidak dengan cara menjadi "ayam kampus" hanya ini satu-satu nya pekerjaan yang gampang dan uang lumayan besar tetapi masih tergantung mendapatkan mangsa yang royal.
Dari pada bekerja menjadi PSK terang-terangan menghancurkan masa depan mereka,sedangkan jadi sugar Daddy hanya menemani sesaat karena mereka masih memiliki istri hanya saja tidak mendapat kepuasan, kebanyakan sugar Daddy haus akan pujian, jadi ayam-ayam kampus ini hanya perlu membalas chat,dan menemani saat mereka membutuhkan,masih dalam taraf konteks yang wajar...
" males ah....ajak Bianca sama Bella noh" tunjuk Aira dengan mulut nya
" ayo lah Beb,,aku maunya kamu yang temenin" rengek Mita sambil mendusel kepalanya pada dada Aira
" ih.....apa an sih,geli tau...rese banget sih,Lo kira gue mak Lo" kesal Aira
Mita hanya cengar-cengir mendapat amukan dari Aira
"makanya ayo ikut"
" tunggu gue ganti baju" Aira bangkit untuk mengganti bajunya
Setelah selesai Aira langsung keluar
" ayo...." ajaknya pada Mita
" kemana cin" tanya Bella
"noh,mau temani nyonya Roy belanja" jawab Aira masih dengan Nada kesel
" uluh-uluh ....yang sedang kesal jadi tambah gemes deh pengen cubit" canda Mita
" udah...jadi nggak nih,kalau nggak gue masuk lagi" ancam Aira
" iya-iya...sok atuk neng" jawab Mita menarik Aira untuk menaiki motor matic hasil dari menjadi sugar Daddy selama ini
***
sesampai di mall Mita memarkirkan motornya di parkiran lantai bawah dan mereka memasuki mall dengan tangga eskalator,,
mereka berdua sedang asik memilih baju
" ambil aja beb yang Lo suka ntar gue yang bayar" tawar Mita
" beneran beb" tanya Aira tersenyum
Mita menganggukkan kepala dan tangan nya terus memilih
" aku mau ini om" ucap perempuan di sebelah Aira menggandeng lelaki paruh baya
" ambil saja sayang" jawab om tersebut sambil melirik ke arah Aira dengan tersenyum genit
Aira hanya membalas dengan tersenyum tipis lalu memilih baju lagi
" om,kalau yang ini?" tanya perempuan itu manja
" om...." panggilnya
om itu masih menatap Aira,perempuan seksi itu melihat arah tatapan om tua yang di gandeng nya ini
" hey...jangan coba-coba menggoda klien kucari yang lain" bentak perempuan itu pada Aira
" siapa yang menggoda,kamu salah paham,tanya pada om mu sendiri" lawan Aira
om tua itu mengalihkan pandangannya pura-pura tidak melihat
Mita keluar dari ruang ganti melihat Aira berdebat dengan perempuan yang tidak dikenalnya membuat Mita mendekat
" kenapa Beb?" tanya Mita
" nih perempuan main tuduh sembarangan,dia kira aku menggoda om tua nya itu" ucap Aira ketus
" hey,,kamu...beraninya nuduh sembarangan,selera dia bukan om tua seperti itu, dia simpanan om kaya,tajir dan ganteng bukan bandot tua" pekik Mita kesal lalu menarik tangan Aira untuk membayar pesanannya dan segera meninggalkan toko tersebut
" uh....apa an sih ta,ngomongnya kaya' gitu,mau do'a in gue jadi sugar daddy juga lo" rungut Aira
" maad beb,habis gue kesal,om nya yang lirik malah Lo nya yang di labrak,kan gue jadi kasihan sama Lo" jawab Mita
"udah belanjanya,yuk pulang..mood gue udah nggak bagus" ajak Aira menarik Mita untuk pulang
" belum jadi sugar Daddy aja udah di labrak,apa lagi jadi sugar daddy pasti lebih parah di labrak sama istri sah nya" batin Aira bergedik ngeri membuat nyalinya menciut memilih pekerjaan itu