Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.
Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.
Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.
Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.
Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.
2 Agustus 2026
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2
"Lepaskan! Lepaskan aku, Kak Wang tolong!" Teriak Su Weiwei.
Wang Er'guo merasa panik, dan segera maju membantu melerai. Melihat pertengkaran yang sudah membawa fisik pun, kepala desa juga segera maju melerai.
"Su Weiwei sialan, aku tidak terima! Kembalikan uang yang kau ambil dari suamiku! Kembalikan!"
Su Weiwei hanya menangis dengan kondisi yang berantakan, sementara Wang Er'guo jelas tidak bisa membela apapun. "Istriku, tenangkan dirimu"
"Kau menyuruhku tenang?! Sialan, Wang Er'guo ternyata kau main belakang ya! Aku akan melaporkan ini pada orang tua ku!"
"Istriku, tidak..."
Su Wanwan menonton dengan senyum puas, padahal niatnya dia hanya tes arus namun siapa sangka hasilnya malah jadi ombak. Wang Er'guo bekerja di toko Ayah mertuanya jadi di banding kepada Su Weiwei yang belum benar-benar dicintainya, dia akan tetap berada di sisi istrinya.
Dan Su Weiwei? Sifat nya memang benar-benar seperti yang di buku, rendah hati tipe sifat lotus putih. Waktu itu dia hanya berpikir jika sikap protagonis memang harus seperti itu, sekarang saat merasakan nya entah kenapa dia merasa Su Weiwei ini sangat bangsa*t.
Apanya yang polos? Itu malah terlihat munafik.
Prok! Prok!
Su Wanwan bertepuk tangan dua kali dan perhatian semua orang pun teralihkan. "Oke, aku katakan dulu sesuatu sebelum Li Zheng mengurus masalah baru."
Li Zheng. "?!"
"Pertama, telinga tuli mana yang mendengar aku berbicara, meminta kembali surat rumah utama milik Su Weiwei. Kedua, mata buta mana yang melihat aku merebut surat rumah utama Su Weiwei. Ketiga, telinga normal mana yang mendengar Su Weiwei yang berbicara lebih dulu menyerahkan surat rumahnya kepadaku?"
Ucapan Su Wanwan ini membuat beberapa orang bingung, namun beberapa orang yang sedikit lebih pintar terdiam mencerna.
Setelah berdiskusi dan berbisik-bisik akhirnya mereka mengerti, mereka ingin marah namun otak mereka seketika seperti mendapatkan pencerahan. Meskipun kasar dan tajam, namun ucapan Su Weiwei ada benarnya.
"Su Weiwei, ma--"
"Minta maaf? Sudahlah, aku akan percaya permintaan maaf mu jika kamu berhenti membicarakan ku dari belakang."
"Aku tidak akan mengurusi skandal adik ku ini, kalian saja yang hakimi dia." Ucapnya Su Wanwan lalu pergi dengan kemenangan.
Orang-orang melongo, mereka agak tidak mengerti ucapan nya namun juga mengerti. Sikap Su Wanwan ini sekarang terlihat agak berbeda, meskipun rasanya masih terasa galak dan kasar namun kali ini rasanya kemarahan nya malah masuk logika mereka.
"Apa mungkin Su Wanwan kerasukan? Dia jadi terlihat pintar dan tatapan nya membuat nya jadi tidak mudah di hadapi..."
"Apa kau tahu seperti apa orang yang kerasukan? Orang kerasukan itu mereka akan gila dan berteriak-teriak tidak jelas!"
"Benar, aku pikir yang kerasukan itu seperti Su Wanwan yang dulu. Yang sekarang sepertinya sudah sadar."
"Masuk akal..."
••
Su Wanwan berjalan ke depan, sambil memijat keningnya... Mencoba mengingat, apakah ada ingatan yang di tinggalkan tubuh ini.
Hasilnya zonk!
Tidak ada ingatan sama sekali, 'astaga, beruntung aku tahu garis besar cerita aslinya. Sial!'
Meskipun tidak ada ingatan dari tubuh asli, namun untuk mengetahui dimana rumah pemilik tubuh ini tinggal cukup mudah. Rumah peninggalan keluarga Su adalah rumah yang paling besar dan mewah dari yang lainnya, jadi sekali lihat saja dia yakin.
"Nyonya..."
Sebelum kakinya melangkah masuk ke dalam halaman, dari belakang tiba-tiba terdengar sebuah suara.
Su Wanwan seketika berhenti berjalan dan menoleh ke belakang, tiga orang pemuda remaja terlihat berjalan ke arahnya. Kening Su Wanwan mengkerut, tunggu, kenapa rasanya dia tidak kenal namun kenal?
"..." Dia berpikir sebentar...
'Ah, di buku di jelaskan Su Wanwan memiliki tiga budak pemuda remaja yang di jadikan nya selir. Hal ini sangat rahasia sampai Su Weiwei yang tinggal serumah dengan nya pun tidak tahu.'
'Orang-orang hanya tahu jika ketiga pemuda itu adalah budak yang di bawa Su Wanwan dari kota.'
Di luar mereka di perlakukan seperti budak pada umumnya. Namun di belakang Su Wanwan terkadang memaksa mereka melayani nya. Jika menolak akan di pukuli, namun dia juga tidak berani orang lain tahu, karena orang di desa sangat kental akan adat.
'Su Wanwan sinting! Yang paling tua saja baru berumur 19 tahun, dan berapa umur mu Arghhh...'
Meskipun dalam hati berteriak lantang menistakan namanya sendiri, namun di luar Su Wanwan tetap menjaga image. Memasang wajah cool dan dingin.
"Kalian sudah mendengar keputusan ku, lekas berkemas dan kita pindah." Ucapnya lalu pergi ke dalam.
Ketiganya saling menatap dan memilih menyembunyikan pikiran mereka untuk diri mereka sendiri.
...
Setengah Sichen kemudian, Su Wanwan selsai berkemas. Di ikuti ketiga pemuda itu, mereka berjalan menuju wilayah ujung desa dekat pepohonan hutan.
Ketiga pemuda itu diam-diam melirik nya, wajah mereka menunjukkan pertanyaan yang jelas. Seperti, ada apa dengan nya? Apa yang di rencanakan nya lagi? Apakah kita akan aman?
Meskipun begitu, Su Wanwan tetep memasang wajah dingin sambil dalam hati mengingat-ingat sedikit ingatan yang dia ingat dari buku asli.
'Yang paling kecil berumur 16 tahun, namanya Bai Rongxin. Wajahnya manis, dan wataknya lugu dan penurut. Lalu Hu Zheng, pemuda kekar seperti pohon itu baru berumur 17 tahun. Sifatnya agak kasar dan blak-blakan namun masih menuruti perintahnya. Lalu yang terakhir adalah Shen Yuzhi, berumur 19 tahun dan merupakan seorang sarjana miskin yang di jual. Mereka semuanya pemilik tubuh asli beli dari pedagang budak di kota...'
Ketiga pemuda ini bukan seperti gambaran budak pada umumnya yang menuruti majikan, mereka bertiga tidak bisa di bilang dekat dengan nya dan nyaris membenci nya.
'Itu semua karena perbuatan pemilik tubuh asli sendiri yang memang tidak fantast pada anak di bawah umur. Meskipun sebenarnya kesucian mereka masih aman, namun dengan hal yang pemilik tubuh lakukan sudah pasti mendapatkan kebencian dan rasa tidak suka mereka...'
'Walaupun sebagai budak mereka harusnya menuruti majikan tanpa syarat, namun ketiga pemuda ini adalah tokoh figuran yang di butuhkan cerita. Mereka memiliki kesadaran penuh, apalagi Shen Yuzhi, jika dia memiliki sistem dan bisa melihat poin afeksi. Dia pasti bisa melihat bahwa afeksi nya berada di angka negatif.'
'Pada akhirnya setelah sang antagonis ini mati, mereka akan di tampung Su Weiwei dan menjadi pekerja mereka.'
'Oke tidak apa-apa, sekarang ada rumah itu. Meskipun tidak ada sistem Cheat transmigrator, tapi dengan adanya cheat ini aku bisa bertahan dan mungkin bisa keluar dari peran antagonis ini.'
...
Rumah Gubuk Ujung Desa.