Saat kita baru tau jika kita memiliki seorang anak, bagaimana perasaan kita?,
Reynaldi, seorang pria yang baru saja bebas dari penjara harus memulai hidup baru lagi karena dia sadar telah membuat kesalahan yang bikin semua kelurganya malu. Delapan tahun Reynaldi harus hidup di penjara atas kesalahannya di masa lalu. Namun tak pernah ia duga ia harus bertemu dengan wanita yang dulu sempat jadi kekasihnya dan seorang anak perempuan yang baru berusia tujuh tahun. setelah di selidiki ternyata anak itu merupakan ank kandungnya yang tidak pernah ia ketahui.
Bagaimana cara Reynaldi menebus semua kesalahannya terhadap mantan kekasihnya dan anaknya?...
yu baca ceritanya!!?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kinan Hamil.
Kinan membuka matanya dan saat melihat sekeliling dia merasa kalau ini bukan kamar kosnya.
"Aku dimana, " gumam Kinan lalu bangun sambil memegang kepalanya.
Namun tiba-tiba Kinan kaget saat melihat baju berserakan di pantai dan dia langsung melihat ke arah tubuhnya dan dia kaget melihat keadaan tubuhnya yang tidak memakai baju. Kinan pun dengan ketakutan dia melirik kesamping untuk melihat siapa pria yang tidur dengannya. Saat di lihat Kinan di buat semakin kaget ternyata pria yang semalam tidur dengannya adalah bosnya.
"Bang Rey, " gumamnya.
Kinan pun mengingat kejadian semalam, semalam dia di perlakukan tidak baik oleh tamu VVIP bahkan dirinya di paksa untuk minum dan membuat dirinya mabuk dan di bantu sang bos. Namun Kinan bingung kenapa dirinya bisa sampai tidur dengan bosnya sendiri. Kinan pun hendak turun dari tempat tidur namun tangannya langsung di tarik Rey.
"Mau kemana? " tanya Rey membuat Kinan terdiam.
"Gue bakal tanggung jawab, " lanjut Rey.
"Kalau gue gak lakukan itu sama lo, gue takut lo bakal di manfaatkan orang lain, " penjelasan Rey.
"Sekarang lo pakai baju biar gue antar pulang, " titah Rey dan Kinan dia langsung turun dan masuk ke kamar mandi.
Rey, dia memegang kepalanya karena menyesal udah lakukan ini pada Kinan karena saat ini Rey sedang mendekati seorang cewek.
Kinan sudah selesai dan sekarang giliran Rey untuk ke kamar mandi. Setelah selesai Rey langsung mengantar Kinan pulang dan sebelum turun tiba-tiba Rey memberikan sebuah uang pada Kinan membuat Kinan bingung.
"Ini apa bang? " tanya Kinan bingung.
"Ini uang untuk biaya kamu satu bulan, mulai malam ini kamu gak usah kerja lagi fokus saja kuliah biar semuanya aku yang tanggung, " jawab Rey membuat Kinan kaget dan langsung menolak uang pemberian Rey.
"Maaf bang aku gak bisa terus ini semua, aku cuman butuh kerjaan, " tolak Kinan.
"Sekarang kamu gak memungkinkan untuk kerja, apa lagi setelah kejadian tadi malam saat kamu di ganggu para tamu dan berakhir tidur dengan ku. Aku gak mau kamu seperti itu lagi, aku takut kamu di manfaatkan oleh cowok gak baik, " penjelasan Rey membuat Kinan mengerti.
"Sudah ambil saja," paksa Rey dan Kinan pun terpaksa menerimanya.
Kinan pun keluar dari mobil Rey dan dia masuk ke dalam kamar kosnya. Berbeda dengan Rey dia memilih pulang ke rumah sahabatnya.
"Ada apa? " tanya Rian saat Rey datang dan langsung berbaring di kamar nya.
"Gue tidur sama karyawan gue, " jawab Rey membuat Ria n kaget.
"Serius lo? " tanya Rian langsung duduk di dekat Rey.
"Cewek yang semalam lo lihat di kantor gue, " beritahu Rey.
Rian dia tertawa karena ini kali pertama melihat Rey sahabatnya frustasi habis tidur bareng cewek.
"Seorang Reynaldi Dermawan menyesal udah tidur dengan cewek, " ledek Rian.
"Jangan ledek gue deh, ini masalahnya beda. Tuh cewek masih perawan dan dia bukan cewek yang lo pikir, " balas Rey.
"Ya terus sekarang lo mau gimana?, lo baru tunangan sama Nara, cewek yang lo suka, " ucap Rian.
"Nah itu yang lagi gue pikirin, " balas Rey.
Rian pun terdiam memikirkan solusinya namun Rian gak bisa ngasih solusi.
"Gue tunggu satu bulan deh, kalau tuh cewek cari gue buat minta pertanggung jawaban gue, mau gak mau gue harus nikahin tuh cewek, " keputusan Rey.
*****
Hari berlalu begitu saja, Kinan dia kuliah dengan tenang tanpa harus mikirin biaya kuliah karen untuk semester ini sudah di bayarkan oleh Reynaldi bosnya. Sikap Rey sangat baik dan perhatian karena setiap minggu Rey selalu mengajaknya bertemu dan Kinan mulai tumbuh rasa suka terhadap Rey. Berbeda dengan Rey dia tidak ada sedikit pun perasaan pada Kinan. Sampai akhirnya Rey tidak pernah menemuinya lagi. Kinan mencoba mencari Rey ke tempat bekas Kinan bekerja namun tibanya di sana Kinan tidak bisa menemukan Rey, yang dia dapat hanya kabar pernikahan Rey.
"Bang Rey dia lagi sibuk menyiapkan pernikahannya, " beritahu rekan kerjanya dulu.
Kinan dia kaget karena dia gak pernah berpikir jika Rey sudah punya pacar.
"Kinan, " panggil Aditya abang nya Mila.
"Bang Adit, " kaget Kinan.
"Lo ngapain kemari? " tanya Aditya
"Gak apa-apa bang, cuman main aja, " jawab Kinan.
"Mending lo balik deh, udah malam gini bahaya kalau lo di tempat seperti ini, "titah Aditya karena di khawatir sama Kinan.
"Kalau gitu aku balik bang, " pamit Kinan lalu keluar dari tempat itu.
Kinan kembali ke kosannya dan memutuskan untuk tidur. Namun besoknya saat dia bangun dia merasakan mual dan segara lari ke kamar mandi. Setelah selesai tubuhnya lemas dan pusing membuat dia gak bisa bangun dari tempat tidur. Kinan pun memutuskan untuk menghubungi Mira dan tak butuh waktu lama Mila datang.
"Lo kenapa? " tanya Mila saat baru datang.
"Lo bisa bantu gue buat ke dokter, " ucap Kinan.
"Emang lo kenapa? " tanya Mila bingung.
"Gue pusing sama tubuh gue lemas banget, " jawab Kinan.
"Ya udah lo ganti baju terus kita ke dokter, " ucap Mila lalu mengambil baju dan membantu Kinan memakai baju.
Setelah siap Mila langsung membawa Kinan ke rumah sakit. Kinan pun di periksa dan hasilnya membuat Kinan atau pun Mila kaget.
"Teman anda lagi hamil, usia kehamilannya enam minggu, " beritahu dokter membuat Mila kaget.
Kinan dia hanya terdiam sambil memegang perutnya. Mika bangkit lalu mendekati Kinan.
"Ayo kita pulang, " ajak Mila dan Kinan pun turun dan dia tuntun Mila meninggalkan rumah sakit.
Mereka pun tiba di kosan Kinan dan Mila duduk di hadapan Kinan sambil menatap Kinan minta penjelasan.
"Gue tau lo ingin gue bicara, " ucap Kinan.
"Setau gue lo gak lagi dekat sama cowok, tapi kenapa lo bisa seperti ini? " tanya Mila.
"Gue tidur sama bang Rey, " beritahu Kinan.
"Lo jangan ngaco deh, " bentak Mila gak. percaya karena setau dia Rey sudah punya tunangan bahkan minggu depan mereka akan menikah.
"Percuma gue ngasih tau lo, toh lo juga gak percaya, " ujar Kinan.
"Gue bukan gak percaya, tapi kenapa bisa bang Rey? " tanya Mila.
"Malam itu gue mabuk dan gue gak tau apa saja yang mereka kasih sama gue, karena gue yang rasakan tubuh gue gak karuan dan saat lihat bang Rey gue pengen peluk dia, " ucap Kinan membuat Mila kaget.
"Kinan, " ucap Mila lalu memeluk Kinan.
"Terus sekarang gimana?, lusa bang Rey nikah dan gue gak yakin lo bisa minta pertanggung jawaban dia, " ucap Mila.
Kinan hanya bisa terdiam karena dia juga bingung harus bagai mana.