NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 - Ketakutan Galuh

Dikediaman Roki

Keheningan terjadi saat di meja makan, Caca datang secara tiba-tiba dan ikut sarapan bersama.

"Tante seneng banget kamu datang kesini, jadi kita akan semakin dekat saja. Oh iya, kapan kalian menikah?"

Tangan Galuh berhenti bergerak ketika ingin mengambil minuman. Dadanya berdebar sesak, lontaran kata itu begitu menyakiti perasaannya.

Caca tersenyum, menunduk malu. "Secepatnya, Tante. Saya gak sabar ingin segera menikah sama Roki."

"Aduh Tante gak sabar banget lihat kalian menikah." Kebahagiaan itu terlihat jelas di wajah Bu Desi dan Caca namun tidak dengan Galuh.

"Kamu mau nikah tanpa seizin dariku, Mas?" tanya Galuh menahan air matanya.

"Aku mau baru bicara sama kamu, tapi mama lebih dulu bicara."

Lagi-lagi hati Galuh teriris sakit. Tangannya bersembunyi di balik meja, mengepal menahan emosi. Kenapa sekarang dia lemah, kenapa semua ini terjadi sama dia? Apa ini karma karena dulu dia pernah menyakiti hati hati seseorang?

"Sekalian aja Caca tinggal disini, rumah ini besar jadi makin ramai kalau banyak orang." Bu Desi begitu tega menyakiti mantunya terang-terangan.

"Tapi saya tidak enak sama istrinya Roki, tante." Caca memasang wajah melas seakan merasa tidak enak hati sama wanita disampingnya Roki.

"Saya tidak setuju, dia ini orang asing, Bu. Apa kata orang nanti?" Galuh berdiri, mencoba menahan emosi yang dari tadi dia tahan.

"Ini rumah saya dan saya berhak menentukan siapa yang pantas tinggal disini. Kalau kamu keberatan silahkan keluar dari rumah saya sekarang juga! Saya tidak butuh perempuan mandul seperti kamu! Saya malu punya mantu tidak bisa memberikan anak buat anak saya!"

"Tapi aku istrinya Nas Roki, Bu. Aku berhak menolak kehadiran wanita lain di rumah tanggaku, Bu."

"Ya udah, kalau gak bisa terima cerai saja sama Roki!" kata Bu Desi.

Deg.

"Bu. Galuh. Stop, berhenti bertengkar dan kamu Galuh, aku sudah memutuskan untuk menikahi Caca dan kamu gak bisa nolak itu. Aku juga sudah memutuskan Caca tinggal disini bareng kita."

Galuh tersenyum miris, menggelengkan kepala tak percaya dengan apa yang dia dengar.

Dunia Galuh seakan runtuh hancur berkeping-keping tak sedikitpun bahagia atas keputusan itu. Ia cepat-cepat menghapus air matanya.

"Baik, jika itu keputusan kamu maka mari kita bercerai!"

Deg.

Kali ini Roki yang diam mematung tidak percaya istrinya bicara seperti itu.

"Gak bisa gitu dong, Galuh! Galuh!" Roki mengejar Galuh yang pergi lari dari sana dengan hati yang terluka.

"Roki berhenti! Biarkan dia pergi dan kamu harus pisah sama perempuan mandul itu!" pekik Bu Desi.

"Gak bisa Bu, Roki suka sama Galuh!" ungkapan itu muncul begitu saja saat rasa panik menyelimutinya. Kata cerai dari Galuh menyadarkan Roki bahwa selama ini dia menyukai istrinya.

Namun pengakuan itu membuat Caca diam mematung mengepalkan tangannya. Rahangnya mengeras, sorot matanya tajam, marah orang yang dia suka menyukai orang lain.

"Gak bisa dibiarkan, aku harus buat mereka pisah!"

*******

Roki tidak berhenti mengejar istrinya sampai ke tempat kerja Galuh. Dia turun dari motor saat Galuh juga turun dari ojeknya.

"BERHENTI GALUH!" teriakan itu mengundang perhatian orang-orang termasuk Arya, Andina, Raka, Nisa, dan anak kecil yang sedang bersama mereka.

Tangan Galuh di raih Roki namun di terus kasar oleh Galuh. "Mau apa lagi, mas? Apa kurang jelas ucapan aku tadi? Aku mau kita cerai jika kamu kekeh mau menikahi wanita itu!" suara Galuh menggelegar mengejutkan mereka terutama Arya dan Raka, dia laki-laki yang tertarik sama Galuh.

Namun berbeda dengan Andina, dia diam mematung menatap perempuan disebrang jalan, matanya beralih menatap Arya lalu beralih Galuh secara bergantian. "Jadi wanita itu yang A Arya suka."

Andina tersenyum miris, lagi-lagi karena orang ketiga rumahtangga di ganggu. Pun dengan Rizki, dia menatap Andina wanita yang ia sebut mama padahal Andina kakaknya.

Rizki meraih tangan Andina, menggenggamnya seakan bilang ada Iki disini, Kak.

Andina menunduk, tatapannya dan Rizki bertemu, meski ia berusaha kuat nyatanya ia tak sekuat itu. Andina menangis sambil tersenyum seraya menggelengkan kepalanya seolah berkata kakak baik-baik saja. Iki jangan khawatir.

"Aku gak bisa lepasin kamu Galuh, aku sayang sama kamu."

"Kalau sayang lepaskan dia, Mas."

"Gak bisa! Aku juga gak bisa lepaskan dia." Ini pilihan sulit, jika melepaskannya maka dia yang akan hancur berantakan, nama baiknya, karirnya, bahkan aibnya akan di ketahui banyak orang, Roki tidak ingin itu terjadi.

"Maka dari itu lepaskan aku, kita cerai!" Galuh berlari menyebrang jalan tanpa lihat kiri dan kanan.

"Galuh!!!" pekik Roki.

Mata dua pria yang di sebrang terbelalak ketika ada motor begitu kencang hendak menabrak Galuh.

"Awas Galuh!" teriak keduanya dan Arya reflek berlari menarik Galuh kembali ke seberang jalan.

Dug.

"Aw." Arya terjatuh terlentang ke jalan sedangkan Galuh terjatuh dalam dekapan Arya.

"Kak Arya!" Nisa memekik, berlari menyebrang setelah memastikan tidak ada kendaraan lewat.

Tubuh Andina gemetar, Rizki merasakan hal itu. "Iki, a-aku .."

"Mama," kata Syakir menyadari ketakutan dalam diri Andina. Mata anak itu berkaca-kaca melihat wajah Andina panik dan tubuhnya gemetar bercucuran keringat dingin.

Raka diam memperhatikan keadaan sekitar, memperhatikan Andina dan Arya di sebrang. "Ini konsepnya gimana sih? Apa akan ada perang ke tiga?"

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!