Aisy anak perempuan yang lahir dari keluarga yang sederhana,anak dari seorang buruh pabrik yaitu pak Didi,saat ini ia duduk di bangku SMA yang beberapa bulan lagi akan lulus.
Beberapa bulan kemudian tiba saatnya pengumumann kelulusan dan Alhamdulillah Aisy dinyatakan 'lulus'. Keinginannya untuk kuliah dibidang keperawatan dikabulkan oleh Ayahnya.
Beberapa Tahun kuliah sekarang terwujud pula Cita-citanya Aisy menjadi seorang perawat terwujud, beberapa Tahun setelahnya Aisy menikah, Awal pernikahan berjalan mulus dan penuh kebahagiaan, tapi kehidupan pernikahan selanjutnya pernikahan Aisy banyak konflik bahkan diambang perceraian.
Mampukah Aisy mempertahankan pernikahan?
Apakah Aisy rela dimadu?
Simak Kisah Aisy dalam kehidupan pernikahannya ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenalan dengan Wahid
Hari Sabtu biasanya Aisy dan teman-temanya akan pada pulang ke rumah masing-masing karena besok hari Minggu kampus libur, tetapi mereka enggan pulang karena mau malam mingguan, Aisy janjian sama Tari dan Siti d sebuah Mall.
Aisy dan Siti berjalan sambil bercanda ria, melihat-lihat suasana meskipun tidak shoping cuma nongkrong nanti sambil minum teh poci yang menjadi kebiasaan mereka tapi mereka senang.
"Buk, teh nya dua ya?" Kata Siti.
"Baik neng, tunggu sebentar." Kata tukang Teh pocinya.
"Telfon Tari Ti..kok lama banget sih! sudah habis separuh nih Tehku tak muncul tu anak batang idung nya!."
"Oke...tuuuut-tuuuuut-tuuuuuut, Hallo..?"
"jadi kesini g sih? Aku sama Aisy sampai lumutan tau nunggu kamu!" Kata Siti.
"Ini dan masuk mall saiaank! Jangan cemberut ya?? Hehehehehe... Tadi tu ban mobil aiank aku bocooorrr jadi nambalin dulu deh!" Canda Tari mencairkan suasana.
Tak lama kemudian Tari dan pacarnya muncul.
"Haaiii gaiiissssssss.." Sambil melambaikan tangannya Tari datang sama pacarnya Fredy namanya.
"Ini kenalin....teman pacar aku namanya Wahid."
"Hai..!Namaku Siti."
"Aku Aisy.."
Sambil mereka berjabat tangan.
"Kamu satu kampus ya sama pacarnya Tari." Tanya Siti yang terpesona sama Wahid. ''duuhh gantengnya cool abis batin Siti."
"Iya...sambil melirik Aisy yang sebetulnya sudah naksir duluan." Beberapa Minggu mereka berdua sudah sempat bertemu saat berteduh dari hujan.
"Kok kamu ga asing sih? Mukanya kaya kenal dimana gitu! Oiaaa..Kamu yang kemarin berteduh dwarung pinggir jalan? Yaa yaa.. Baru ingat aku nggak nyangka ternyata kamu temennya pacar nya Tari toh!" Ujar Aisy.
Sesungguhnya Aisy sudah terpesona sama Wahid ini, tapi ia saat ini ingin fokus dulu sama kuliahnya dan cepat bekerja seperti yang ia ingin cita-citakan yaitu menjadi seorang perawat,nsehingga ia tidak berfikir untuk pacaran dulu.
Tetapi Wahid yang memang sudah naksir sama Aisy ini pengen gerak cepat untuk berpacaran dengannya, ia minta nomor wa nya dan sangat gencar menghubunginya bahkan kalau Aisy bersedia ia ingin menjadikannya istri.
Ia merasa cukup mapan karena ia juga punya usaha milik orang tuanya yang ia juga ikut terlibat untuk memajukan usahanya itu yaitu loundry dan dirinya juga sebentar lagi lulus kuliah.
"Tuutt...Tuuuut..tuttt."
"Tuut...Tutuutt...Tutuut."
"Halo..Asalamualaikum.." Jawab Aisy.
"Waalaikum salam akhir nya diangkat juga." Sambil tersenyum di seberang.
"Ada apa ya mas?? Maaf td baru bantuin ibu angkat jemuran!" Kata Aisy.
"Kamu ke kosannya hari ini atau besok??" Tanya Wahid.
"Rencana sore sih mas, soalnya besok masuk jam ke 0, takut terlambat." Kata Aisy sambil tersenyum tipis.
"Nanti kalau sudah dkosan kabari ya?? Mau aku ajak makan bakso di alun-alun!" Kata Wahid.
"Oke...yasudah aku mau gosok baju ku dl ya mas asalamualaikum."
"walaikum salam...!"
jam 8 tepat Wahid kekosnnya Aisy dan pergi ke alun-alun buat beli bakso, mereka makan sambil bercanda, tak terasa waktu sudah malam, dan dantarnya Aisy ke kosan.
"Aku pergi dulu ya? Bobok yang nyenyak..!"
"Ya mas." Jawab Aisy yang tersipu maluu.
Tidak menyangka ada dua pasang mata yang mengawasi dengan rasa cemburu yang teramat dalam, yaa...Siti yang mempunyai rasa dengan Wahid ia menjadi benci dengan Aisy.
"Ohh..!! Karena itu kamu tidak pernah balas wa dariku?? Aku telfon juga g dangkat waktu ketemu kamu cuek sama aku." Sambil menetes air matanya.
saat itu juga Siti memutuskan untuk menghindari Aisy,dan pertemanannya menjadi renggang.
"Sitiiiii....! dah lama g maen bareng besok ke taman yuuk?? Sambil makan siomay." Ajak Aisy.
"Maaf Aisy Besok aku dah ada janji sama Ratna!" Tolak Siti sambil berlalu pergi.
"Kenapa ya dia?? Seolah menghindar dariku ."Batin Aisy.
"drrrt...drrrrrrrt.."
"Asalamualaikum...ya mas ada ap?" Jawab Aisy.
"Makan siang yuuk??" Jawab Wahid.
"Oke..Kebetulan Aku juga lapar jemput dikosan ya??" Ujar Aisy.
Makan berdualah mereka sambil bercanda.
"Woiii..! Asyik banget kalian berdua..Cie-cie pasangan baru..???" Canda Tari.
"Apaan sih kamu??" Ucap Aisy sambil malu.
Karena banyaknya kegiatan mereka jadi jarang bertemu bbrpa bulan ini, Aisy sibuk sama tugas-tugasnya dan sebentar lagi ujian dan berharap lulus dan mendapat pekerjaan.
Hari pengumuman tiba dan Aisy lulus ia sangat senang dan bersyukur sekali,, Ia pulang dan memeluk orang tuanya dengan bangga dan penuh senyum.
Lama tak bertemu membuat Wahid rindu Aisy tanpa mengabarinya terlebih dulu ia akhirnya ke kosannya Aisy, dan ternyata dia tidak dkos sudah seminggu ini berangkat kampusnya dari rumah, kata Tari saat pulang dari kampus.
Tak lama pula Siti pulang kekos buat ambil barang-barangnya yang masih tertinggal.
"Siti.. Kamu liat Aisy g..??" Kata Wahid.
"Enggak..! Kenapa kamu cari dia terus sih?? Kenapa kamu nggak sama Aku saja?? Aku sayang sama kamu Wahid! Apa kurangnya Aku dari Aisy! Aku tulus sama kamu Wahid..!" Kata Siti sambil berkaca-kaca.
"Maaf,tii...!! Berulang kali aku katakan, Aku sayangnya sama Aisy!! Sejak pertama bertemu aku tidak ingin melepaskannya!! Aku ingin memilikinya untuk menjadi istriku!!" Sambil berlalu pergi.
Beberapa bulan ini bahkan sampai akhir semester pertemanan Aisy sama Siti renggang paling cuma bertegur sama dan Siti sekarang dekat dengan Retno, mengerjakan tugas dan kemana-mana sama retno.
Padahal sebelumnya mereka selalu barengan dmana ada Aisy disitu ada Siti, ad tugas pun d selesaikan bareng kompak banget mereka, orang tua mereka juga menganggap seperti anak mereka sendiri saat Siti ataupun Aisy menginap.
Kini Aisy memutuskan untuk tidak ngekos lagi, karena sudah menjelang wisuda dan karena Siti juga terus menghindar.
Menjelang mau wisuda karena sudah dnyatakan lulus
"Sitii...!! Kamu kenapa sih?? Menghindar terus dari Aku! Apa salahku? Sekarang kamu beda sama Aku nggak dkampus nggak di kos." Ujar Aisy.
"Kenapa harus kamu Aisy? Kenapa Wahid memilihmu! Aku benci sama kamu!"