menceritakan kisah cinta anak bram sanjaya
putra Bram sanjaya dan putri Bram sanjaya adalah anak kembar dari pasangan Wina wijaya dan Bram sanjaya, mereka terlahir kembar namun mempunyai karakter yang berbeda, putra yang dingin dan spontan, tidak memikirkan perasaan lawan bicara nya ketika mengutarakan sesuatu. tegas dalam sikap, dan bertanggung jawab sedangkan putri adalah gadis periang, suka memasak seperti mamanya, Abimanyu sang adik juga tak kalah keren, manja dengan sang mama jika tidak ada kakak dan adik nya, suka bercanda, dan spontan. dan Bianca, adalah gadis yang ceria, spontan, keras kepala, cerdas, dewasa walau usia nya masih sangat muda, dan tegas,. serta tidak mau di bantah.
siapakah yang bisa mendapatkan cinta anak anak Bram sanjaya
yuk ikuti terus kisah nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ivan witami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2
" selamat pagi tuan putra " ucap sang resepsionis sopan di kantor nya
" hem " jawab putra dingin dan hanya melewati nya tanpa melihat sang resepsionis
lalu putra pun menuju lift khusus nya dan menuju lantai 29. tak. lama putra pun sampai di ruangan nya, ruangan yang dulunya adalah ruangan bram sanjaya sang papa, dan sudah menjadi ruangan nya semenjak 3 bulan terakhir. namun ruangan itu sudah ia rubah dan semua furniture sudah ia ganti sesuai selera putra.
sesampainya di ruangan nya putra pun duduk di kursinya, dan merebahkan punggung nya di sandaran kursi. dan memejamkan matanya sejenak
" lisa... dimana kamu berada, semenjak lulus dari bangku SMA, kamu menghilang, " ucap putra dalam hati dan masih memejamkan matanya. tak lama ia pun membuka matanya dan mengambil ponsel di saku jas nya dan menghubungi Damian
" hallo dam.. apa kamu sudah sampai di kantor " ucap putra di balik sambungan ponsel nya
" sebentar lagi, aku masih di perjalanan " jawab Damian di balik ponsel nya
" cepatlah, sebentar lagi ada meeting penting, " ujar putra lalu mematikan ponsel nya
" ceh.. seenaknya mematikan telfon nya " geram Damian lalu ia fokus menyetir kembali.
🔸
" maaf tuan, ini keluhan para pengunjung hotel kita " ucap Reno sang meneger hotel pada abi dan menyerahkan daftar keluhan pengunjung hotel
" astaga.. kenapa bisa sebanyak ini, pantas saja beberapa bulan ini sepi pengunjung " jawab abi terkejut setelah melihat daftar keluhan pengunjung
" kenapa kalian baru memberitahu ku hah.. ini sudah fatal dan kenapa tidak langsung kalian perbaiki semua, apa aku juga harus turun tangan ! ujar abi dan melempar kan kertas keluhan para pengunjung di atas meja rapat,
" perbaiki semua, aku tidak mau tau.!! ucap abi penuh emosi
" tapi kas hotel kita menipis tuan " ucap Reno sang meneger "
" Reno.. !! ucap abi geram,
" baik tuan, kami akan segera memperbaiki nya. " jawab Reno takut
" baik kalian boleh kembali bekerja " Ucap abi yang sudah menetralkan ekpresi wajah nya menjadi ramah.
lalu abi pun mengambil ponsel nya yang ia letakan di meja rapat dan menghubungi putri
" hallo putri.. " sapa nya di balik sambungan ponsel nya
" ya bi.. bicaralah aku sedang mengecek laporan bulan ini "
" aku akan pergi kepasar untuk membeli bahan untuk restauran ku, apa kamu mau ikut ke pasar, "
" em... boleh.. jemput aku nanti orang ku biar menyusul dengan mobil bak terbuka " Ucap putri
" baik lah, " jawab abi lalu mematikan ponsel nya
" rita mana jaket, dan kunci motor ku, serta catatan bahan bahan restoran ku " ucap abi pada asisten nya
" ini tuan.. " jawab rita sembari memberikan jaket dan kunci motor nya serta catatan bahan bahan restoran miliki abi
" ok.. ini kamu letakan jas ku di kamar ku, aku pergi, jika ada yang bernama ami datang kemari, bilang saya tidak ada, " ujar abi
" baik tuan, ada lagi.. " tanya rita sopan
" cukup itu saja kembali lah bekerja " ujar abi lalu ia berdiri dan meninggalkan ruang rapat dan langsung menuju catering Putri.
🔸
" putra.. ini laporan hasil meeting di Singapore kemarin " ucap Damian,
" hem.. " jawab singkat putra sembari memeriksa berkas berkas
" ok aku tunggu kamu di ruang meeting " jawab Damian sedikit kesal karena putra selalu dingin padanya
" Dam apa orang mu sudah menemukan keberadaan lisa " ucap putra tiba tiba
" astaga.. putra.. orang ku sudah aku suruh berhenti untuk mencari lisa, sudahlah lupakan lisa, mungkin dia sudah menikah " ucap Damian
" aku tidak menyuruh untuk berhenti mencari lisa " ucap putra dengan nada tingginya
" lantas aku harus mencarinya di mana lagi putra, semua akses tentang nya sudah tidak terlacak, apa aku harus bertanya dengan paranormal " ucap Damian santai
" lakukan jika itu perlu " Ucap putra sedikit geram
" jika itu tidak termasuk perbuatan musyrik sudah aku lakukan tuan putra Bram sanjaya " jawab Damian tak kalah geram lalu meninggalkan putra di ruangan, ia pun menuju ruang rapat
" Arqqq " geram putra lalu mengusap kasar rambut nya.
" lisa kamu dimana.. ? " ucap nya lirih,
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
Terima kasih😘💕
gak lanjut lagi nich thor?