NovelToon NovelToon
Karena Kamu, Jodohku

Karena Kamu, Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:562.6k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

"Terkadang kita harus merelakan sesuatu hal bukan karena kita menyerah tapi mengerti bahwa ada hal yg tidak bisa dipaksakan."

Itulah yang dipikirkan Devinta Dwi Suseno saat mengetahui pria yang sebentar lagi akan menjadi tunangannya ternyata kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya .

Namun setelah 5 tahun menghindar , takdir berkata lain . Ia kembali di pertemukan dengan Arnold Prayoga , pria yang paling tidak ingin Ia temui .

Bagaimana kelanjutan lika liku hubungan Devi dan Arnold ? Bisakah Devi keluar dari bayang bayang penghianatan Arnold di masa lalu ? Apakah kisah mereka akan berakhir bahagia bersama ?

" Sebab sepanjang kita berjalan, menghindar, berpura-pura tidak mengetahui atau apapun itu, kita akan tetap akan bertemu apa yang ditakdirkan untuk bertemu . "

"Karena pada waktunya, tanpa kau rencanakan pun, jodoh tak akan pernah tertukar."

( Inilah karya pertamaku , Karena Kamu Jodohku )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 . Sebuah Keputusan

" Entah apakah keputusanku untuk kembali ini adalah yang terbaik bagiku " , seorang gadis berparas cantik sedang bermonolog kepada dirinya sendiri sambil menghela napas panjang.

Ya, dia adalah Devi seorang dokter bedah

, berusia 29 tahun di salah satu Rumah Sakit di kota London. Devi terkenal sebagai salah satu dokter bedah terbaik di rumah sakit tersebut. Sikapnya yang ramah juga ceria membuatnya banyak disukai oleh dokter lain, perawat , dan juga pasien. Kecuali Nancy yang merupakan sahabatnya, tidak banyak yang mengetahui dibalik senyumnya selama ini, Ia menyimpan luka dihatinya. Luka itu pula yang membuatnya bertahan ditempat yang sangat jauh dari rumahnya. Luka itu yang selama ini membuatnya betah dengan kesendirian.

Saat ini Devi sedang duduk sendiri di kursi kayu yang berada di roof top rumah sakit tempat Ia bekerja. Sudah terhitung 5 tahun Devi berada di London meninggalkan negara tempat Ia lahir dan dibesarkan, Indonesia.

5 tahun lalu Devi mendapatkan beasiswa di salah satu universitas di London untuk menyelesaikan pendidikan kedokterannya.

Karena merupakan salah satu mahasiswi yang berprestasi maka sembari Ia menyelesaikan pendidikannya, Ia juga di terima bekerja sebagai dokter bedah di Rumah Sakit yang di dirikan oleh universitas tersebut .

Setelah banyak berpikir, akhirnya Devi memutuskan untuk kembali ke Indonesia setelah terlebih dahulu menerima tawaran pekerjaan sebagai dokter bedah di salah satu Rumah Sakit swasta di Indonesia.

Dan sesuai rencana Ia, akan kembali ke Indonesia satu bulan lagi karena masih ada beberapa operasi yang telah Ia jadwalkan dan beruntungnya rumah sakit di Indonesia setuju untuk menunggu Devi menyelesaikan semua jadwal operasinya.

Gadis itu terlihat banyak pikiran, Ia merasa sedih karena harus meninggalkan teman-teman yang 5 tahun ini sudah menemaninya. Namun jauh di dalam hatinya, sebenarnya Ia hanya hawatir apakah Ia sudah siap pulang kembali ke Indonesia?

Tempat dimana Ia pernah mendapat luka

Tempat ternyaman yang rela Ia tinggalkan untuk menghilangkan luka hati nya

D0an juga tempat yang memungkinkan untuk Ia bertemu lagi dengan seseorang yang 5 tahun ini Ia coba lupakan.

" Huuufffttt..... biar bagaimana di sanalah rumahku, "

" Bukannya aku sudah melupakannya, "

" Bukannya 5 tahun ini aku baik-baik saja tanpanya, "

" Bukannya rasa itu sudah lama menghilang, "

" Bukannya tujuanku disini telah ku capai, "

Kembali Devi bermonolog untuk lebih meyakinkan dirinya sendiri bahwa keputusannya telah tepat.

" Aku rindu mama dan papa, "

" Aku rindu Kak Devan, "

Devi lanjut meyakinkan dirinya bahwa keputusannya sudah benar.

" Tapi bagaimana jika aku bertemu dengannya kembali? " tanyanya pada diri sendiri.

" Sepertinya itu gak mungkin, lagian belum tentu juga dia masih di Jakarta. "

" Belum bisa di pastikan juga jika kami bertemu apa dia masih mau menyapaku. Bukankah dia sudah bahagia dengan wanita pilihannya? " seketika Devi kembali merasa sedih karena pikirannya sendiri.

Setelah perdebatan sengit dalam pikirannya sendiri, kini Devi berdiri duduknya seraya merentangkan kedua tangannya seolah-olah Ia sedang menantang sang angin, Ia pun berteriak

" Home... Wait me. I'll be back soon "

Beberapa pasien dan suster yang juga berada di rooftop berbalik untuk menatapnya bingung. Tak sedikit ada yang tertawa melihat tingkah dokter cantik yang wajah dan body nya masih mirip anak SMA.

Menyadari itu Devi langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan sembari berlari meninggalkan rooftop dengan kepala yg menunduk karena malu.

. to be continue

1
Nadia
aku setop baca, terlalu mudah sidevi, bego, cuman buat cadangan, atau mungkin otornya jg begitu 🤭
Rubi Azmi
ya ampun nyesekkk
Hearty💕💕
Mau
Hearty 💕
Kalau sultan mah bebas yaaa.

Semoga Willi dapat rumah ya
Hearty 💕
Melayang rasanya
Hearty 💕
❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🙄💕🌸❤🌸💕🙄❤🙄💕🌸
Hearty💕💕
Arnold kena deh dikerjain Bumik
Hearty 💕
Suka dengan quote²nya thor
Hearty 💕
Duh udah kacau nih dunianya Arnold dan Devi.... emang harus disegerakan
Hearty 💕
Jangan² udah hamil nih
Hearty 💕
Berharap ada kesempatan untuk Thomas
Hearty 💕
Cintia lapor ke Dasha????
Hearty💕💕
Puas ya Dev ngerjain Arnold
Hearty💕💕
😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣
Hearty💕💕
Hampir.... udah ngapa²in kok
Hearty💕💕
Duh padahal sebenar benarnya apa yang kaliam lakukan selama ini harus dilakukan setelah sah menikah 😭😭😭😭😭😭
Hearty💕💕
Masih kesel kr Arnold
Hearty💕💕
Terharu selamat berjuang Devi Arnold
Hearty💕💕
Kalau jujur apa yg dilakukan atas dasar kemanusiaan pasti Devi ngerti. Tapi nggak harus kamu yg jenguk kasih org lain ajaa u peehatikan kondisinya
Hearty💕💕
Ya nggak gitu juga sih... kalau suami or istri berbuat zina dgn yg bkn pasangannya dipastikan bubar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!