NovelToon NovelToon
Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Posesif
Popularitas:713
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Cerita ini mengisahkan tentang dua wanita (GxG, Lesbian ) jangan di baca kalau tidak suka, skip saja... 🥰🥰

Eli Sharafina seorang gadis berusia 18 tahun, dengan sifat rendah hati, ceria dan baik. ia memiliki Sahabat yang sangat baik yaitu Cherly Angeline seusianya dari keluarga orang kaya, Dengan sifat pendiam, baik dan datar.

Saat Eli dengan sahabat baiknya, Cherly. di sekolah yang sama kehidupan mereka berdua terasa baik-baik saja. Tidak ada yang membuat mereka pecah dengan orang ketiga. namun saat kelulusan sekolah sudah selesai. Eli dapat kabar bahwa Cherly akan pergi keluar negeri untuk melanjutkan sekolahnya masuk kuliah universitas kedokteran. setelah dapat kabar itu, kehidupan Eli terasa kosong, hampa dan kesepian, tidak ada ketawa ceria, bercanda dan kebersamaan.

5 tahun kemudian saat Eli usia 23 tahun di kaget kan berita heboh di televisi, ia terkejut melihat sahabatnya, Cherly. bertunangan dengan seorang pria pilihan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 Dengarkanlah sayang hidupku hanya kamu

Eli terdiam kaku melihat sahabat baiknya, Cherly. bertunangan dengan seorang pria yang ia kenal tidak lain dia adalah mantannya sendiri yaitu, Gavin Jason. Eli hanya menonton di televisi yang di siarkan langsung, acara pertunangan mereka terlihat megah dan mewah. Apa lagi dekornya itu sangat elegant wajar saja. namanya juga mereka orang kaya acara pesta tunangan saja semewah itu apa lagi kalau pesta pernikahan pasti lebih mewah dari ini. Melihat sahabat baiknya, Cherly. membuat Eli Terharu rindu dengan mata berkaca-kaca. Melihat di layar Televisi sangat cantik, putih dan sexy dengan mengenakan dress seperti seorang artis terkenal.

     Datang seorang wanita paruh baya yaitu, esta. Ibu kandungnya Eli dengan pakaian daster dengan raut wajah heran melihat putrinya berdiri diam melihat televisi acara pertunangan.

   Saat Eli fokus nonton televisi, ia tidak menyadari ibunya sudah ada di sampingnya berdiri melihat layar televisi.

"Bukannya itu sahabat kamu, Cherly!? ". Esta berkata menatap televisi dengan fokus

" Iya.. " jawabnya datar

"Cherly sangat cantik dengan dress itu".

" Iya.. "

"Tapi kenapa calon tunangannya mirip dengan mantan pacar kamu. Gavin!?".

" iya... "

    Esta langsung mengerutkan wajah heran dari tadi putrinya hanya menjawab "iya".Esta menoleh sambil menghela nafas lega melihat putrinya menatap televisi dengan ekpresi kosong dan datar.

" Kenapa kamu jawab iya... Dia Gavin!?? ". Tanya dengan nada tegas

" Hm!!? ". Sontak kaget Eli baru sadar, ternyata ibunya sudah ada di samping dirinya. Entah dari sejak kapan, ia menoleh. " Ibu!! ". Eli berubah reaksi terkejut

" Kenapa kaget gitu??... kalau nonton duduk! ". Ujarnya.

" Eh. iya. tapi... aku harus pergi dulu, ibu".

"Mau kemana? ".

" Ada deh.. " Eli pamit bergegas jalan keluar

    Melihat putrinya pergi tidak ada rasa heran. Esta sebagai ibu hanya berharap, putrinya baik-baik saja dalam masalah cinta ataupun masalah kehidupannya. ia tahu mantan pacarnya ternyata bertunangan dengan sahabat baiknya sendiri, wajar perasaan putrinya pasti sakit melihat itu.

    Sementara itu beberapa menit kemudian Eli hanya duduk melamun depan meja kerjanya mengingat acara pertunangan di televisi tadi. jujur saja perasaan Eli sangat sakit melihat mereka bertunangan. Bukan karena cemburu hanya saja tidak ia suka.

"banyaknya laki-laki di dunia ini kenapa harus Gavin!?? ". Eli berkata dengan rasa kesal

Bung

" Aduhh...! "

     Tera teman sekantor berada di samping Eli berdiri menatap dan pukul kepala Eli dengan berkas yang ia pegang membuat Eli terkejut tiba-tiba saja di pukul kepala atasnya yang lagi asyik melamun, ia langsung menoleh sedikit mengangkat kepalanya

"Apa... sihhh ko pukul kepala aku". Ujarnya kesal

" Makanya jangan melamun, nanti ke rasukan setan tau rasa kamu"

"Setan pun takut denganku".

" Ini". Tera menyodorkan berkasnya. "Beres kan sekarang juga. jangan banyak menghayal". Ujarnya lagi

    Betenya Eli selalu di tegur sama tera dengan raut wajah cemberut, ia mengambil berkas di tangan Tera.

" Jangan melamun terus ". Sentilnya lagi melangkah jalan pergi begitu saja.

" Iihhh. iya..!! ". jawab Eli kesal

    Sebelum ingin menyelesaikan perkerjaan, berkas dari Tera ia letakan di meja mengambil ponsel menyalakan layar, ia melihat di album semua isi foto tentang Cherly kebersamaan saat sekolah SMA. Di mana ketika itu untuk pertama kalinya bertemu dengan Cherly saat dirinya baru pindah sekolah.

*5 Tahun yang lalu*

"Kenapa ayah banyak sekali hutang. membuat aku dan ibu merasa capek selalu kami yang berkerja keras untuk melunasi hutang, adehh... pusing aku... memiliki ayah salah apa lagi tidak punya ayah. menyusahkan hidup istri dan anak". Keluh Eli berjalan kaki di pinggir jalan sambil melihat layar ponsel yang ia pegang di tangan kirinya.

   Tampak tampilan Eli berpakaian baju seragam sekolah dengan lengkap dengan menggendong tas di belakang punggungnya berwarna hitam, Di pagi Cerah ini hanya berjalan kaki untuk sampai sekolah barunya entah seperti apa sekolah yang baru yang ia akan belajar. Saat Eli melihat kedepan ia heran melihat seorang wanita berdiri di tepi jalan bawah sungai membuat Eli berfikir curiga, sejenak berhenti. saat ketika wanita itu ingin lompat___

"Eh.. tunggu... apa yang kamu lakukan!!!". Bergegas Eli berlari menghampiri mencoba menghentikannya namun terlanjur lompat kebawah, ia pun tidak berhenti terus berlari dan...

" Arrrggghhh, eh?? ". Saat melompat melayang kebawah melihat wanita itu ternyata menolong seekor kucing di pinggir jembatan. " lah.. rupanya. eh tapi.... Aaarrggghh". .

Buss.

    Eli pun terjatuh di dasar sungai terjun bebas,

   Cherly yang melihat seorang wanita jatuh terjun bebas di dasar sungai dengan raut wajah datar sambil pegang kucing.

   Kemudian Eli muncul melangkah pelan di pinggir sungai dengan keadaan basah kuyup hingga semuanya terlihat acak-acakan.

"hadeeeh. ... ternyata aku salah paham. Aku harus gimana ini. baju ku basah!! ". Saat mengecek ponselnya____" lah.. mati". Ucapnya kesal ponselnya ikut basah hingga mati tidak bisa menyala.

Alaram jam tangan...

    Mendengar jam tangan berbunyi ia melihat sudah pkl 7 pagi, "Aduh . aku terlambat". Bergegas Eli berjalan cepat untuk kesekolah walaupun keadaan bahasa kuyup.

    Kemudian beberapa menit, kini Eli berdiri di depan semua murid dengan kondisi basah, Terlihat seorang guru hanya terdiam bengong melihat keadaannya begitu juga para murid terdiam melongo. Tidak terkecualian seorang wanita dengan tatapan datar dia adalah Cherly duduk di tegah murid lainnya

    Eli hanya tersenyum mencoba untuk baik-baik saja di depan mereka semua.

"Kenapa... basah?? apa di luar barusan hujan atau bagaimana?? ". Tanya seorang guru

" ohh. iya tadi.. aku lompat dari sungai, terjun bebas". Ucapnya polos

"Hah? kenapa seperti itu"..

" iya pengen sensasi bebas, menyenangkan, gini iya... ibu.. pagi-pagi gini tuh. enaknya lompat dari tebing atau ke sungai biar otak kita lancar tidak harus memikirkan hutang atau menghilangkan stress.. ". Senyum Eli

" Hahahhahah hahaha ". Seruan semua murid ketawa kekeh bersama melihat murid baru bertindak aneh dan jawab tidak masuk di akal

   Tampak Cherly tidak ikut tertawa bersama murid lain ia hanya diam duduk tenang

    Seorang guru hanya menggeleng kepala heran,

" Itu namanya bunuh diri, ada - ada saja kamu".

"Iya. ... ibu... ada-ada saja iya... ". Jawab Eli senyum

"Di sekolah ini tidak ada baju cadangan, mau tidak mau dengan keadaan kamu basah".

" Iya tidak.masalah . ibu... ".

" Iya. sudah duduk di kursi yang kosong ".

" Iya, terimakasih ibu".

   Eli melangkah ke kursi kosong belakang duduk di kursi tas yang ia gendong lepaskan meletakkan di bawah lantai. Ia buka tas mengambil buku saat ia keluar kan, ekpresi Eli berubah bete buku pun ikut basah tidak tersisa, kini ia bingung harus pakai apa dan menulisnya bagaimana.

Hey... ini". Seorang murid perempuan menyodorkan buku untuk Eli di sampingnya. " Buku kamu basah kan, ini pakai saja punya ku". Ucapnya

1
Renjana
awalnya mulai berteman, tapi siapa sangka...
hai kak, mampir juga di novelku ya,😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!