NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Aurora menyeringai, "Kakak maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakiti mu. Selama ini kami saling mencintai. Karena kamu memaksa, akhirnya Jake menikahi mu. Jadi aku mengambil yang sudah menjadi hak ku."

"Apa maksud mu? Jake suami ku," ucap Caroline dengan nada menekan. Air matanya sudah mengalir, entah semenjak kapan. Ia tidak tau. Sakitnya seperti tercabik-cabik.

Tommy tertawa dan melangkah ke arah Caroline. "Jake suami mu." Sekali lagi ia mengulang ucapan Caroline. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Caroline. "Apa selama ini kau menikmati pelayanan ku?"
.....
Demi balas dendam untuk kekasihnya. Jake Willowind dan Tommy Willowind menggunakan sandiwara. Mereka bergantian tidur dengan Caroline. Seolah Caroline adalah barang. Sehingga suatu hari, Caroline mengetahui semuanya bahwa Jake memiliki saudara kembar dan sering kali berperan sebagai suaminya. Bahkan suaminya diam-diam masih bersama dengan adik tirinya Aurora.

"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Satu

Seorang wanita dengan dress putih di seret oleh seorang pria. Pria itu menyeretnya dengan kasar dari mobil berwarna hitam. Dengan dahi yang luka dan sudut bibir berdarah. Wanita itu meronta dengan sekuat-kuatnya agar di lepaskan. Beberapa jari orang itu menusuk kulitnya.

"Lepaskan aku! Sakit!" Caroline meronta, menggoyangkan tangan pria itu untuk di lepaskan. Ia di bawa ke arena balap dan di seret dengan kasar. Beberapa orang di sana seolah sedang menunggunya. "Suami ku tidak akan pernah melepaskan mu." Ia yakin suaminya pasti marah besar karena sudah memperlakukannya dengan kasar.

"Cih! Dasar wanita jalang!" Pria itu meludah dan tersenyum sinis. "Mimpi! Suami mu, Jake dia tidak pernah mencintai mu."

Caroline tidak percaya, Jake begitu lembut padanya jelas suaminya sangat mencintainya. Tanpa sadar ia melihat suaminya, Jake Willowind yang sedang naik motor sambil bercanda dengan beberapa wanita dan pria.

"Jake," panggil Caroline. Ia sangat senang melihat suaminya. Pasti suaminya akan membantunya. "Jake tolong aku!"

Pria itu mendorong Caroline tepat di hadapan Jake dan teman-temannya. "Jake aku sudah membawanya. Sekarang mau di apakan?"

Caroline megerutkan dahinya. Dia mendongak menatap Jake dengan hati kalut dan perasaan bingung. Pria yang menyeretnya dan menamparnya secara paksa mengenali suaminya.

"Terserah kalian. Dia hanyalah mainan ku." Jake tertawa lepas.

Prok

Prok

Prok

Terdengar sebuah tepukan. Caroline menoleh dan melihat pria yang sama persis. Di sampingnya ada seorang wanita yang tak lain adik tirinya.

"Aurora," Corline begitu bingung melihat seorang pria yang sama dengan suaminya.

"Caroline kau pasti bingung. Aku adalah Tommy Willowind, saudara kembar Jake dan di samping ku, Aurora. Cinta pertama Jake kakak ku sekaligus suami mu," ucapnya dengan nada sinis.

Duar

Corline menganga dengan lebar. Kedua matanya memanas. Ia tidak mengerti, lebih tepatnya menolak untuk mengerti. "Apa maksudnya?" Selama ini ia tidak tau kalau suaminya itu memiliki saudara kembar. Ia hanya tau keluarga Willowind memiliki satu cucu.

Jake menghampiri Aurora dan meraih tangannya lalu menciumnya. Jake tersenyum manis. Semua orang bertepuk tangan merayakan kemesraan keduanya.

"Corline aku akan menjelaskannya." Jake berbalik menatap Caroline. "Aku mencintai Aurora. Maksud ku menikahi mu selama ini karena Aurora. Aku ingin balas dendam untuknya."

Caroline menggelengkan kepalanya. Melihat wajah yang sama dengan suaminya saja, ia tidak percaya. "Tidak! Kau berbohong. Kau mencintai ku mana bisa ..."

Aurora menyeringai, "Kakak maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakiti mu. Selama ini kami saling mencintai. Karena kamu memaksa, akhirnya Jake menikahi mu. Jadi aku mengambil yang sudah menjadi hak ku."

"Apa maksud mu? Jake suami ku," ucap Caroline dengan nada menekan. Air matanya sudah mengalir, entah semenjak kapan. Ia tidak tau. Sakitnya seperti tercabik-cabik.

Tommy tertawa dan melangkah ke arah Caroline. "Jake suami mu." Sekali lagi ia mengulang ucapan Caroline. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Caroline. "Apa selama ini kau menikmati pelayanan ku?"

Kedua telinga Caroline memanas, ia menatap kedua netra Tommy dan terlihat sebuah kejujuran. Jadi selama ini yang bersamanya adalah Tommy bukan Jake.

Hatinya seperti di tusuk oleh ribuan jarum. Sangat perih dan panas. Sungguh ia tidak menyangka bahwa selama ini Jake bersandiwara dan membuatnya menyerahkan mahkotanya pada adiknya.

"Kau tidak pantas bersanding dengan Jake. Barulah Aurora yang hanya pantas. Kau ini hanya wanita jalang yang mencoba merayu dan merebut Jake." Maki Tommy dengan wajah mengeras.

Caroline mengepalkan kedua tangannya dan menatap penuh kebencian pada angel. Ia berdiri dan mendorong Aurora dengan kasar hingga membuat wanita itu terjatuh.

"Caroline!" Teriak Tommy dan Jake bersamaan.

Aurora menatap semua orang, malam ini tidak akan ada orang yang berpihak pada Caroline. "Kakak aku tau kau membenci ku. Maafkan aku, sebaiknya kau bunuh aku saja." Ia memegang dadanya dan berpura-pura kesakitan. "Sakit," rintihnya.

Jake duduk dan membuka jasnya. Ia memakaikannya pada Aurora. Tommy mendorong tubuh Caroline dengan kasar.

"Kau ingin mencelakai Aurora. Padahal angel sudah baik pada mu," ucap Tommy sambil menunjuk Caroline.

"Tom sebaiknya kita bawa Aurora ke rumah sakit. Biarkan saja dia." Jake menggendong angel dan melangkah lebar ke rumah sakit.

"Dasar wanita murahan! Sebaiknya kita pukuli saja dia."

Caroline menatap kedua pria yang melangkah jauh dan meninggalkan mereka. Hanya ada air mata yang menjadi saksi di malam itu bahwa hatinya hancur berkeping-keping. Rasa amukan pukulan semua orang di tubuhnya tidak sebanding dengan rasa sakit di hatinya.

Hah

Hah

Kedua mata Caroline terbuka lebar. Ia merasakan sakitnya di hatinya di tambah dengan rasa sakit di sekujur tubuhnya terasa nyata.

"Caroline sebaiknya kau pergi. Jake tidak akan menemui mu. Dia sedang ada janji dengan mitra bisnisnya," ucap Make. Dia teman dekat Jake dan Tommy.

Caroline menatap Make. Ia melihat di tangannya ada sebuah kotak makan siang. Setiap harinya ia akan mengantarkan makan siang untuk Jake dan setiap hari Jake tidak pernah menemuinya dengan alasan keluar. Padahal pria itu sedang berada di kantornya.

Mengingat kehidupan lalu yang begitu miris, giginya bergemelatuk. Hatinya sangat perih. Ia melihat ke tong sampah dan membuang kotak bekal itu. Masih terekam jelas di kedua matanya saat Jake hanya menatapnya dan lebih memperdulikan Aurora. Saat ini mereka masih menyembunyikan pernikahan mereka demi Aurora.

"Hey Kau." Make menunjuk ke arah Caroline yang sedang melangkah jauh dan tidak memperdulikan Make. "Dia membuangnya."

Make buru-buru pergi ke ruangan Jake. "Jake kau tau, wanita itu membuang kotak bekal untuk mu. Aneh saja, tiba-tiba dia berbalik tanpa kata sepatah pun." Tuturnya dengan raut wajah kesal.

Jake menghentikan tangannya yang sedang menandatangi berkas-berkas. Ucapan Make sangat langka. Caroline tidak pernah membuang makanan. Bahkan sisa makanannya pun Caroline tidak rela membuangnya dan memakannya. Ia mengangkat wajahnya menatap Make. "Dia membuangnya?" Ia ingin menanyakannya dengan jelas berharap pendengarannya salah.

Make menarik sebalah alisnya. "Benar. Wanita jalang itu membuang bekal makan siang mu." Walaupun Jake tidak pernah memakannya namun Jake selalu memberikan padanya. Ia selalu mendapatkan makan siang gratis.

"Dia pasti ingin mendapatkan perhatian mu. Coba saja tunggu sebentar. Dia pasti menghubungi mu."

Jake melirik ponselnya yang masih hitam, tidak ada tanda-tanda orang menghubunginya.

Sedangkan Caroline, ia melangkah buru-buru. Ia masuk ke mansion dan melewati beberapa pelayan. Ia berlari menaiki anak tangga lalu kemudian membuka pintu kamarnya.

Di dalam ruangan ini, ia merasa pengap dan sesak di dadanya. Beberapa lintasan kenangan muncul di benaknya. Tubuhnya lemas dan jatuh ke lantai. Tulang-tulangnya di tubuhnya tidak kuat menahannya. "Aku kembali." Isak tangis mengiasi kamar itu. "Aku kembali." Tangannya mengepal kuat. Demi Jake ia menjadi wanita yang polos, perkataan lembut, sekalipun di benci dan di hina ia diam saja agar tidak mempermalukan Jake. Ia muak melakukan semuanya. Mulai saat ini ia akan menjadi dirinya sendiri.

...

Pada malam harinya.

Jake melihat ke arah ponselnya. Ponsel berdering itu langsung ia ambil. Hatinya beharap Caroline menghubunginya dan menjelaskannya namun saat melihat ponselnya, ternyata Tommy saudara kembarnya.

"Kakak kau dimana? Aku sudah membelikan beberapa gaun untuk Aurora. Dia sangat senang. Apa kakak ingin berbicara dengannya?" Tanya Tommy.

Aurora yang berada di sampingnya tersenyum senang. Ia yakin hati Jake masih menjadi miliknya.

Jake merasa hatinya gelisah, ia memilih untuk tidak berbicara dengan Aurora. "Aku lagi sibuk. Kau buatlah Aurora bersenang-senang."

"Baik Kak." Tommy mengiyakan, tampa kakaknya memberitaunya pun ia akan menyenangkan Aurora.

Jake menatap ponselnya. Ia sangat kesal karena tidak mendapatkan panggilan dari Caroline. "Kemana dia? Lihat saja. Berapa lama kamu akan bertahan. Malam ini aku tidak akan pulang. Hmm ..." Ia akan menginap di kantornya dan ingin melihat Caroline bertahan berapa lama. Ia yakin Caroline pasti minta maaf padanya.

\=\=> di baca sampai habis🙏😭

1
Dedi Dahlia
makanya,waktu masih ada tak di hargai,setelah kehilangan baru menyesal,tua lah karmanya,lanjut....
Susi Nugroho
Di tunggu lanjutannya
Wahyuningsih
kacuan deh kmu jake 😄😄😄 d tnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪💪 dlm upnya thor
Wahyuningsih
mkan tuh penyesaln emang enak
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
namanya yang bener Melani apa dista sih
aku
tor, emg gpp msh umur segitu udh WOWW BANGET?? 🙏
Author Sayonk: Anggap saja ini genius kak🙏
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Dedi Dahlia
serunya lanjut thorr semangat 🙂🙂🙏🙏
Bunda
thor ..dah seminggu ga up loh
Mamah Kaila
cerita g jelas yg cewek lemah menye" kayak tau, katanya mau pergi tp tetep tggl goblok
mbuh
mantap car
mbuh
nambah lagi lelaki bego🤣
Sarinah Quinn
semoga masih lanjut cerita nya 🙏
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
apa surat cerainya belum resmi.. kok masih sama si kembar terus.. kenapa g pergi saja /Smug/
Retno Palupi
kenapa jd si kembar merebut kan Carolin? selama ini mereka kemana aja?
Retno Palupi
maksudnya apa Jake? takut g dpt warisan ya
Retno Palupi
lhoo kok malah kecelakaan, ketahuan boong dong🤭
Wahyuningsih
kapok emang enak menyebalkn
mbuh
yuhuuuu mantap caroline
mbuh
lanjott kurang panjang
Author Sayonk: sbr ya kak, besok lgi🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!