NovelToon NovelToon
Legenda Penguasa Langit Dan Bumi

Legenda Penguasa Langit Dan Bumi

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: JUNG KARYA

Di dunia di mana silat menentukan nasib alam semesta, Yuda adalah anak biasa dari pinggiran dunia fana tanpa sadar terseret ke konflik besar yang melibatkan klan kuno, kerajaan, hingga Alam Dewa.
Di balik kekacauan itu tersembunyi konspirasi Iblis Dewa yang ingin memicu perang demi merebut tahta langit.

Dalam perjalanan penuh pertarungan, tawa, dan kehilangan, Yuda ditemani sekutu tak terduga, termasuk siluman kucing putih kecil bernama Tara yang menyimpan kekuatan mengguncang langit.

Inilah kisah manusia biasa yang melangkah menuju puncak yang bahkan para dewa takuti.

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JUNG KARYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog - Bab 1 - Anak Dari Desa Batu Tua

Prolog

Dunia ini luas.

Terlalu luas untuk dihitung, terlalu tua untuk diingat, dan terlalu kejam untuk dipercaya sepenuhnya.

Di atas tanah yang retak oleh peperangan lama, di bawah langit yang pernah terbelah oleh amarah para dewa, roda takdir terus berputar tanpa peduli pada jeritan manusia.

Kerajaan bangkit dan runtuh, klan silat saling membantai demi nama dan warisan, sementara para dewa yang konon bijaksana, malah lebih sering menutup mata selama keseimbangan masih terjaga.

Di Alam Dewa, segalanya tampak tenang, dan terlalu tenang.

Di balik istana awan dan sungai cahaya, ada makhluk yang pernah disebut dewa, lalu dihapus dari catatan langit.

Ia tidak mati dan tidak menunggu, namun ia mengamati dunia fana seperti papan catur.

Menggerakkan bidak-bidak kecil berupa ambisi manusia, dendam klan, dan kerakusan raja.

Ia dikenal dengan banyak nama.

Di neraka disebut Yang Terbuang.

Di dunia roh disebut Iblis.

Di Alam Dewa… namanya tidak boleh diucapkan.

Dan rencananya pun telah dimulai.

Sementara itu, jauh di dunia fana, di sebuah desa kecil yang bahkan tidak tercantum dalam peta kerajaan, ada seorang bayi lahir tanpa disadari siapa pun, kecuali takdir.

Tangisannya tidak mengguncang langit, dan tidak ada cahaya turun dari awan.

Namun, sesuatu di dalam dirinya… seolah ada yang terbangun dari dalam dirinya.

Bab 1 - Anak dari Desa Batu Tua

Desa Batu Tua bukan tempat yang istimewa.

Jika seseorang berjalan melewatinya tanpa sengaja, kemungkinan besar ia juga akan lupa pernah melihatnya.

Rumah-rumah kayu berdiri miring seolah lelah menopang usia, jalan tanah dipenuhi debu di musim kemarau dan lumpur di musim hujan, sementara penduduknya hidup dengan satu prinsip sederhana yaitu bertahan hidup hari ini sudah cukup.

Di desa inilah Yuda lahir.

Ibunya yang bernama Ratri, melahirkan di rumah kecil beratap jerami, ditemani oleh bidan desa dan teriakan suaminya bernama Wira, yang panik karena air panasnya habis sebelum tali pusar benar-benar dipotong.

“Tenang sedikit! Kau ini yang melahirkan atau aku?!” bentak Ratri dengan napas terengah.

“Aku cuma… A-aku hanya takut salah potong,” jawab Wira gugup sambil memegang pisau dapur yang jelas terlalu besar untuk tugas itu.

Dalam kepanikan itu, sebuah tangisan bayi pun memecah kecanggungan.

Yuda lahir dengan tubuh kecil, kulit kemerahan, dan sepasang mata yang terbuka lebih cepat dari bayi lain.

Ia tidak menangis lama, malah justru menatap sekeliling seolah bingung kenapa dunia ini begitu berisik.

“Anak ini… aneh,” gumam bidan desa.

Wira langsung tegang. “Aneh bagaimana Nyai? Apakah ada Penyakit?”

“Bukan,” jawab sang bidan.

“Tatapannya itu terlalu… tenang.” lanjutnya.

Ratri dan Wira hanya saling berpandang sejenak, tak ada yang menganggapnya penting.

Tak ada yang tahu bahwa pada detik kelahiran Yuda, sebuah benang emas di langit yang sudah lama berdebu, kini mulai kembali bergetar.

Masa kecil Yuda berjalan sangat sederhana.

Ia tumbuh seperti anak desa lainnya yaitu seperti berlarian tanpa alas kaki, memanjat pohon, mencuri singkong tetangga, dan dimarahi ibunya hampir setiap hari.

Namun ada satu hal yang membuatnya berbeda.

Ia sangat sulit untuk lelah.

Anak-anak lain jatuh terkapar setelah bermain seharian, sementara Yuda masih sanggup mengejar ayam sampai senja.

Saat demam melanda desa, Yuda hanya terbaring sehari sebelum bangkit dan minta makan dua kali lipat.

“Anakmu ini sangat rakus ya,” keluh Ratri kepada suaminya

“Lebih baik rakus daripada sakit-sakitan. Hahaha..,” jawab Wira sambil tertawa.

Suatu hari, ketika Yuda berusia tujuh tahun, di desa Batu Tua kedatangan tamu asing.

Seorang pria tua berjubah abu-abu, membawa tongkat kayu retak, dan wajah yang seolah pernah melalui ratusan pertarungan dengan waktu yang cukup lama.

Mata yang tegas, namun terlihat seperti ada rahasia yang sangat besar di balik tatapannya.

Ia memperkenalkan diri sebagai Guru Mahendra.

Entah apa yang membuatnya mendatangi Desa Batu, yang jelas, kedatangannya membawa rahasia asing yang jauh dan dalam.

Dan sejak hari itu, hidup Yuda pun mulai berubah dan tak pernah sederhana lagi.

...----------------...

1
JUNG KARYA
/Coffee/
JUNG KARYA
mohon dukungannya teman-teman🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!