dari kisah nya tentang kehidupan seorang wanita tangguh bernama Rana yang hidup nya penuh liku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia usman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1
sore itu langit mendung,gerimis halus memercik ke wajah ku tatkala aku mendongak memeriksa apakah akan hujan turun lebat atau gerimis saja, aku berlari kearah asrama ku bersama teman temanku yang lain sepulang dari tempat kami mengaji
"perkenalkan namaku Rana Maharani waktu itu aku masih kelas 3 SMA aku bersekolah jauh dari rumah, rumah ku di sebrang pulau, di sana belum ada fasilitas sekolah tingkat lanjut, hanya ada SD saja, aku tinggal di asrama seorang diri. karna aku ingin bersekolah hingga sarjana cita cita ku, semuga saja tercapai.hihihi"
dari gerbang asrama aku melihat pintu asramaku sudah terbuka aku terburu buru ingin tau ada apa, apakah orang tuaku berkunjung padahal waktu itu aku sudah mengirim surat pada orang tuaku aku akan pulang setelah ujian semester berakhir tapi kenapa sudah ada yang datang menjemput, pikirku padahal ujian baru saja tadi pagi di mulai, aku pun masuk dan kulihat ternyata ibu ku yang datang
"assalamualaikum buk" udah dari tadi, aku bertanya,
"waalaikumsalam salam",jawab ibu sambil menyodorkan tangan kanan nya untuk ku salim, "Rana seminggu lagikan kamu pulang kan, sekolahmu liburkan?" ibu bertanya sambil menatapku,
"iya buk", jawabku
aku merasa heran kenapa di tanya lagi padahal aku sudah memberinya kabar.
Dan beliau berkata lagi" jangan terlambat ya, kalau bisa pagi sudah sampe rumah".
"hah" aku kenapa harus pagi sekali buk, biasanya juga siang aku pulang nya"
" ya pokok nya usahakan pagi ya, ya udah ibu pulang dulu, ini uang buat ongkos nya" kata ibu sambil meraih tangan ku untuk mengepalkan uang kepadaku.
ibu pun berlalu dari hadapanku
aku masih terpaku pada sosok ibu yang sudah mehilang dari pandangan ku, aku masih berpikir, "ada apa ini, persaanku jadi tidak enak! batinku berkata
.
.
seminggu pun berlalu, setelah pulang sekolah aku merapihkan kamarku karna akan ku tinggal selama liburan pikirku, aku memasukan pakaian ku sekedarnya saja pada ransel ku, supaya besok subuh aku tinggal angkut saja biar tidak repot lagi berkemas, Karan ingat pesan ibu pagi sekali aku harus sudah sampai rumah.
pagi pun tiba, setelah solat subuh aku langsung besiap, tanpa sarapan aku langsung menuju jalan raya menaiki angkot yang akan membawaku ke tempat penyebarangan ke arah pulau tempat rumahku berada
setelah sampai penyebrangan aku.pun naik speedboat, supaya lebih cepat sampai, karna biasa nya aku naik ketinting angkutan laut yang lebih hemat ongkos tapi jalan nya agak lambat karna banyak muatan dan menyebrang nya biasa nya siang hari setelah zuhur, dan membutuh kan waktu selama 2 jam perjalanan, maka dari itu aku naik speedboat yang kecepatan nya sangat cepat hanya membutuhkan 20 menit sampai tujuan ku
dan eng ing eng ketika aku turun dari seped aku langsung ada yang menyambutku, tidak biasanya, firasat buruk langsung menyeruak kembali sepeti Minggu yang lalu ketika ibu datang, aku bertanya dalam hati" ada apa gerangan" . aku melihat rumahku ramai di depan rumah juga ad tenda, karna kebetulan rumahku di tepi pantai jadi dari dermaga saja aku sudah tau, ada yang tidak beres.
dan ketika aku masuk rumah, aku langsung di bawa kekamar dan di dalam sudah ada seorang wanita yang ku tau dial seorang MUA
dan keadaan kamarku begitu cantik dihias sepeti kamar pengantin
semangat