NovelToon NovelToon
Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / CEO / Office Romance / Enemy to Lovers / Komedi
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Heryy Heryy

"Apa...! Jadi pacarmu...? Dasar GILA...!"

David Lorenzo CEO perusahaan Switch Company. Dia mempunyai banyak kepribadian yang berbeda akibat trauma masa lalu.

Dia bertemu dengan Michelle, yang berkerja di perusahaannya, pertemuan mereka tidak di sengaja dan banyak kesalahpahaman.

Lambat Laun mereka semakin dekat, dan perlahan saling menyembuhkan luka.

Banyak tingkah lucu dan kocak di antara mereka.

penasaran jangan lupa baca, like dan komen.


Update gak nentu..?


Follow Ig: @Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heryy Heryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1

Pembukaan Cerita Novel.

Nama dan Visual Karakter.

1.

Nama : David Lorenzo

Usia : 30 Tahun

Pekerjaan: CEO Switch Company

2.

Nama : Michelle Putri

Usia : 27 Tahun

Pekerjaan : Karyawan Switch Company

3.

Nama : Yuda Nugroho

Usia : 30 Tahun

Pekerjaan : Asisten Pribadi CEO

4.

Nama : Tasya Aprilia

Usia : 27 Tahun

Pekerjaan: --------

_____________________________________

Disclaimer !

Cerita ini merupakan karya Fiktif/Fiksi murni hasil pemikiran dan khayalan Author.

Nama, tempat, latar belakang cerita hanya karangan Fiktif/Fiksi semata, dan tidak berkaitan dengan dunia nyata.

Selamat Membaca.

______________________________________

...Switch-On !...

...Pacarku CEO Gila ?...

______________________________________

tut..!!!..tut...!!!

"haaa !!!!, sial aku kesiangan!"

Michelle menjerit sambil menatap layar alarm di ponselnya yang menunjukkan pukul 07:15 .

Dia langsung melompat dari tempat tidur, rambutnya acak-acakan seperti sedang mengalami badai kecil.

Tanpa berpikir panjang, dia berlari ke kamar mandi dan segera menyiram tubuhnya dengan air dingin agar benar-benar terjaga.

Setelah mandi, Michelle cepat-cepat memilih baju kerja putih polos yang baru dia beli kemarin, baju yang dia rencanakan pakai untuk tampil lebih profesional di kantor.

Dia menyematkan kancing dengan tergesa-gesa, mengambil tas kerja yang sudah siap di kursi, dan memakai sepatu hak tinggi dengan langkah tergesa-gesa.

Dia keluar rumah dan berlari mengejar bis yang baru saja akan berangkat menuju kawasan bisnis pusat.

Di dalam bis yang agak penuh sesak, Michelle mencoba menyiasati waktu dengan memakai make-up.

Dia sedang mengoleskan lipstik merah tua favoritnya saat itu tiba-tiba bis berhenti mendadak karena ada pejalan kaki yang menyebrang tidak terduga.

"ahh! Sial !"

Suara terkejut keluar dari mulutnya saat ujung lipstiknya menyentuh pipi kanannya, membuat garis merah mencolok di wajahnya.

Dia segera mengambil tisu dari dompetnya, mengelap bibirnya dulu lalu mencoba membersihkan bekas coretan di pipi, tapi hanya membuat warna jadi lebih menyebar.

Setelah bis melanjutkan perjalanan dan sampai di halte terdekat, Michelle turun dan berjalan kaki menuju kantor.

Jalanan masih penuh dengan genangan air akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta semalam.

Dia berhati-hati menginjak jalan agar tidak terkena genangan besar, tapi rupanya takdir punya rencana lain.

Srreeettt.....!

Sebuah mobil mewah berwarna hitam menggeser kencang melewatinya, membuat genangan air menyembur ke segala arah, termasuk ke seluruh tubuh Michelle.

Baju putihnya yang baru saja dipakai kini penuh dengan kotoran dan genangan air keruh.

"hahh, what the fu***!"

Michelle berteriak sambil melihat ke arah mobil yang segera hilang di kejauhan. Kemudian dia mengangkat bajunya yang sudah kotor dengan wajah muram.

"Woi!! Hah, bajuku jadi kotor banget!" ucapnya sambil menggerutu, tapi mobil sudah tidak terlihat lagi.

Dengan hati yang penuh rasa tidak suka, Michelle melanjutkan perjalanan ke kantor.

Dia bekerja sebagai karyawan kontrak di perusahaan ternama dan terbesar di negara A yang bernama Switch Company tempat yang selalu dia impikan untuk bisa bekerja secara tetap.

Setelah memasuki lobi kantor yang megah, dia langsung menuju ruangan kerja bagian administrasi.

Tak lama setelah itu, atasan nya mendekatinya dengan setumpuk dokumen tebal di tangan.

"Ini, tolong selesaikan hari ini ya Michelle," ucap atasannya dengan nada tegas.

Michelle mengambil tumpukan dokumen dengan wajah lesu.

Dia melihat sekilas isi dokumen yang ternyata adalah laporan keuangan bulanan yang harus diformat ulang dan diperiksa satu per satu.

"Hah, sepertinya aku harus lembur hari ini," bisiknya pelan sambil menghela nafas panjang.

Michelle bekerja tanpa henti dari siang sampai malam. Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika dia menyelesaikan semua tugas.

Karena merasa lapar, dia memutuskan mampir ke supermarket terdekat untuk membeli makanan cepat saji dan beberapa kebutuhannya.

Saat hendak memasuki supermarket, matanya tiba-tiba terpaku pada sebuah mobil mewah berwarna hitam yang parkir di depan pintu masuk. Bentuk mobilnya terasa sangat familiar. Dia berjalan lebih dekat dan melihat plat nomornya sama persis dengan mobil yang menyiramnya pagi tadi!

"Benar sekali! Ini mobil sialan itu pagi tadi!"

Kemarahan yang sudah dia coba tahan seharian pun meledak.

Tanpa berpikir panjang, dia menendang ban belakang mobil tersebut dengan keras, lalu mengambil lipstik merah tua yang masih ada di dompetnya dan mencoret-coret kaca depan mobil dengan pola yang tidak teratur.

Tit..tit..tit..

Alarm mobil tiba-tiba berbunyi dengan keras. Dari dalam supermarket keluar seorang pria tampan dengan tinggi badan sekitar 185 cm, mengenakan jas kulit hitam yang terlihat sangat mahal dan dasi bergaris emas.

Wajahnya yang tajam dengan alis yang lurus membuatnya terlihat sangat gagah, namun ekspresinya kini penuh dengan kaget dan marah.

Pria itu adalah David Lorenzo, CEO dari Switch Company.

"Apa yang kamu lakukan dengan mobil ku?!"

Suaranya terdengar tegas dan penuh kemarahan. Dia mendekat dan melihat mobilnya ada bekas benturan kecil yang membuat bagian bumper belakang sedikit penyok, dan kaca depan penuh dengan coretan warna merah.

"Hah, mobil ku..." ucapnya dengan suara gemetar karena marah. "Kamu tahu harga mobil ini?"

Michelle tidak mau kalah. Dia menjulurkan dagunya dan membalas dengan nada yang sama kerasnya.

"Apa? Gara-gara kamu dan mobil sialan ini, lihat bajuku yang baru aku beli dan baru aku pakai! Sekarang jadi kotor parah!"

Namun, yang terjadi selanjutnya benar-benar membuat Michelle terkejut. Wajah David yang tadinya marah tiba-tiba berubah. Matanya menjadi merah dan mulai mengeluarkan air mata.

"Haaaa, bibi jahat! Haaaa!"

Dia menangis seperti anak kecil yang baru saja ditertawakan teman sekelas, sambil mengusap-usap mata nya.

Saat itu, seorang pria muda dengan jas biru datang menghampiri mereka membawa beberapa tas belanjaan. Dia adalah Yuda Nugroho, asisten pribadi David.

"Boss, ada apa ?" tanya Yuda dengan wajah khawatir saat melihat David yang menangis dan Michelle yang berdiri dengan wajah bingung.

"Paman! bibi ini jahat, dia marah-marah padaku dan merusak mobil ku!" teriak David sambil masih menangis, bahkan mulai melengos seperti anak kecil yang tidak mendapatkan mainan yang diinginkan.

Michelle terpana melihat tingkah laku pria tampan di depannya. Dia tidak percaya berkata.

"What the fu***, jangan main-main hah! Apa kamu anak kecil ?!"

Yuda segera mengerti situasi dan dengan sopan meminta maaf kepada Michelle.

"Maafkan bos saya !. Kadang dia bisa saja seperti ini jika sedang dalam kondisi tertentu."

Tanpa berlama-lama, Yuda mengambil amplop dari kantong jasnya dan memberikannya kepada Michelle.

"Ini untuk ganti rugi baju Anda yang kotor, semoga bisa membantu."

Setelah itu, Yuda dengan lembut menarik David masuk ke dalam mobil dan segera mengemudikannya pergi, sementara David masih menangis pelan dari dalam mobil.

Michelle masih berdiri tak bergerak di depan supermarket, menatap arah mobil yang sudah hilang.

Dia melihat amplop di tangannya, lalu melihat kembali mobil yang sudah tidak ada.

"Hah, apa-apaan sih?! Hari ini benar-benar hari yang paling apes dalam hidupku!" bisiknya sambil menggeleng-geleng kepala.

Bersambung....

1
Dian Imut
ngacai gak ya kira-kira 🤭
Tina
Ga cuma anak kecil, dia juga bs jadi cwek???
wah David, kamu sendirian aja bisa rame gitu ya 🤭
Tina
itu mah lebih ajar 🤭
💕𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷🥀
Pura-pura sakit aja
˚₊· ͟͟͞͞➳❥𝐋𝐢𝐥𝐲 𝐕𝐞𝐲༉‧₊⁴.
eh tasya ini yang di bab 1 kan🤭, baru nongol sekarang, kukira dia jahat gituloh😭, atau emang iya🤣.

❤❤
˚₊· ͟͟͞͞➳❥𝐋𝐢𝐥𝐲 𝐕𝐞𝐲༉‧₊⁴.: wkwkwkkw🤭
total 2 replies
Val07
Michelle mending kmu k dukun deh buang sial. Blm menyatu aja david udh ga kehitung dpat petaka, gmana kalo udh nyatu ..🤣
Val07
Penisirin dngan flashback David smpe dia kyak pnya kepribadian ganda kyak penulisnya 🤣
Val07
kmu brtanya hah hah?
Krna dia pemilik tmpat mu bkerja skaligus pemilik dirimu, ginjal mu, jantungmu dan semua tentang mu.
Greta Ela🦋🌺
Lah ini kn kau marah
Greta Ela🦋🌺
Stres
Sishrye
David somplak. penyakit nya parah itu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sishrye
blonceng kali ya... yang biasa buat sayuran emak emak.
warnanya ijo muda. biasanya di sayur pake kuah santan atau kuah bening.
Sishrye
Dia masii bermimpi indah main mobil mobilan kekny😂
Sishrye
siram air saje laa😂
Sishrye
sesama wanita😭
coba di cek di kamar mandi anunya😭
Sishrye
seketika keluar kalimat sakti nya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Alyaaa_Lryyy.
owe owe,, itu semacam mirip tagisan bayi bukan😭🤭
™ light of darkness_#
ganteng banget sih, eh tapi masih gantengan bang sokjin
...: lanjut
total 7 replies
🦋⃞⃟𝓬🧸𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷❀ ⃟⃟ˢᵏ
kek anak Tk aja ni anak
🦋⃞⃟𝓬🧸𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷❀ ⃟⃟ˢᵏ
aku juga udah lama ga liburan🥲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!