NovelToon NovelToon
Balasan Seorang Istri Untuk Suami Dan Mertua Jahat

Balasan Seorang Istri Untuk Suami Dan Mertua Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Eireyynezkim

Shafira Azzahra, tidak menyangka laki-laki yang dulu selalu baik dan royal berubah ketika dirinya sudah menikah dengan Aris Permana. Aris, suaminya menunjukkan sifat aslinya yang pelit dan perhitungan dengannya. Apalagi sikapnya yang lebih mengutamakan keluarganya dibandingkan dirinya yang sebagai istri.

Setiap hari Shafira akan dikasih jatah belanja 20 ribu sehari oleh suaminya, Aris. Setiap hari Shafira harus memutar otak, harus dibuat apa dengan uang 20 ribu rupiah. Jika lauk tak enak, Sharifa'lah yang akan mendapatkan makian dari mulut julid keluarga suaminya.

Akhirnya Shafira memanfaatkan waktunya dirumah dengan menulis novel dan berjualan online dengan nama pena dan nama tokonya memakai nama samaran agar suami dan keluarganya tidak tahu kalau Sahfira juga memiliki penghasilan.

Suatu hari Shafira tidak sengaja melihat sang suami sedang jalan dengan seorang wanita. Karena mencium bau bau perselingkuhan, Shafira pun mulai masa bodoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eireyynezkim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Delapan

Tak terasa hari ini sidang perceraiannya dengan Shafira. Aris masih pada hatinya yang belum rela melepaskan Shafira, ia masih berfikir kalau dirinya masih bisa kembali dengan mantan istrinya itu.

Tapi apa boleh buat, semuanya tidak sesuai dengan bayangannya. Mantan istrinya sama sekali tidak melirik dirinya.

"Setelah melihat semua bukti dari pihak penggugat. Hakim memutuskan untuk mengabulkan gugatan cerai ini. Dengan ini pernikahan antara saudara Aris dan saudari Shafira resmi berakhir." ujar hakim dengan nada tegas.

Karna Aris yang sudah menjatuhkan talak, maka proses perceraian pun tidak perlu membutuhkan waktu lama, apalagi melihat bukti perselingkuhan Aris dan bagaimana Shafira tidak menerima nafkah yang layak selama menjadi istrinya, semakin memudahkan hakim dalam memproses perceraian mereka.

Detik itu juga, untuk kedua kalinya Aris merasa menyesal. Yang pertama ketika ia sendiri menjatuhkan talak untuk Shafira demi bisa menikah dengan kekasihnya. Ia kira Shafira akan datang padanya dan merengek tidak ingin berpisah, tapi yang ia lihat justru Shafira tampak lebih bahagia. Melihat Shafira yang sekarang lebih cantik dan glowing membuat Aris semakin menyesal.

Setelah sidang berakhir, Shafira melangkah keluar dengan anggunnya ditemani kedua sahabatnya. Namun langkahnya terhenti ketika bu Ratna, mantan mertuanya memanggilnya.

"Shafira, kamu sekarang lebih cantik ya, tapi cantik begini percuma kalau sudah bukan istri Aris lagi." ujar bu Ratna dengan sinis menelisik penampilan mantan menantunya dari atas sampai kebawah.

Menyembunyikan rasa iri dengkinya melihat penampilan mantan menantu yang selalu ia hina-hina itu sekarang terlihat jauh lebih baik.

"Iya bu, cantik-cantik begini malah jadi janda, kasihan." disampingnya, Fela ikut menimpali sembari tersenyum mengejek.

Shafira tersenyum menanggapi hinaan keduanya.

"Saya sekarang lebih cantik karna saya sangat bahagia sudah terlepas dari anak ibu yang pelit itu, dan bisa terbebas dari mertua yang selalu menjadikan menantunya seperti pembantu." ujar Shafira santai.

"Kurang ajar kamu, dasar menantu tidak tahu diri!" pekik bu Ratna menunjuk-nunjuk muka Shafira.

"Ralat bu Ratna, saya sudah bukan menantu ibu lagi, tapi sudah menjadi MAΝΤΑΝ ΜΕΝΑNTU." ujar Shafira menekan kata-katanya.

"Dan untuk kamu, saya ucapkan terima kasih karna berkat kamu yang selingkuh dengan Aris, saya bisa terbebas dengan mudah dari keluarga toxic ini. Semoga nasib kamu tidak sama dengan saya ketika masih menjadi istri Aris." ujar Shafira pada Fela yang terdiam mendengar ucapan Shafira.

Ia sangat mengerti kenapa Shafira berbicara seperti itu, karna ia sudah merasakan bagaimana menjadi istri Aris. Tidak sesuai ekspektasinya. Jujur saja, ia juga merasa iri melihat Shafira yang malah terlihat bahagia dan semakin glowing ketika sudah bercerai dari Aris.

"Halah.. Kamu pasti sengaja ngomong seperti ini supaya Fela meninggalkan Aris kan, terus kamu bisa deketin anakku lagi, gitu?" ujar bu Ratna percaya diri.

"Hei bu, tanpa anak ibu, hidup Shafira jauh lebih bahagia dan bisa lebih sukses ketimbang saat masih jadi istri anak ibu itu yang kerjaannya setiap hari hanya melayani keluarga ibu aja." timpal Vinna yang mulutnya sudah gatal mendengar sahabatnya sedari tadi diserang.

"Halah.. sukses dari hongkong, orang teman kamu ini tidak bisa apa-apa tanpa anakku, dulu aja hidupnya bergantung sama Aris." ujar bu Ratna dengan sombongnya.

"Ibu jangan sombong, orang yang ibu anggap biasa-biasa aja itu belum tentu sama seperti yang ibu lihat." tukas Shafira jengah.

"Kenapa kamu semakin kurang ajar sama ibu sekarang Ra, ibu kan cuma nasihatin kamu aja." ujar Aris yang akhirnya mengeluarkan suaranya setelah sedari tadi mencuri-curi pandang pada Shafira.

"Haha.. Itu yang kamu anggap memberi nasihat? Aris.. Aris.. Ternyata kamu belum bisa membedakan mana yang nasihat dan mana yang hinaan. Semoga istri baru kamu ini betah tinggal bersama dikeluarga kamu."

"Kamu yang sopan dong sama mas Ra, dari tadi Ras Ris Ras Ris terus." ujar Aris emosi karna Shafira menyebut namanya tanpa embel-embel 'Mas' lagi.

"Aku udah gak ada kewajiban buat sopan sama kamu Aris, kamu bukan suami ku lagi. Dan untuk ibu, ibu gak bisa seenaknya hina-hina aku lagi. Karna kita sekarang sudah bukan keluarga lagi. Jadi, jangan mencampuri kehidupan aku lagi." ujar Shafira sebelum berjalan meninggalkan keluarga mantan suaminya.

Aris bengong melihat kepergian Shafira, sampai akhirnya ia teringat sesuatu.

"Ra, tunggu Ra.." Aris mengejar Shafira yang sudah sampai diparkiran.

"Udah, kamu jangan hirau lagi sama si Aris, kita masih banyak kerjaan yang lebih penting daripada dengerin ucapan mereka yang hanya berisi hinaan itu." ujar Nita melirik sinis ketika Aris sudah berada didepan mereka.

"Dia pasti nyesel udah pisah sama Shafira, apalagi melihat Shafira yang sekarang tambah cantik." timpal Vinna menyindir Aris.

Ia menjadi saksi betapa tersiksanya batin Shafira ketika masih menjadi istri dari seorang Aris. Karna Shafira selalu bercerita bagaimana perlakuan suami dan keluarga suaminya yang tidak pernah menyukainya.

"Ra, kamu kan yang udah nyebarin video tentang pernikahan mas, sampai mas dipecat dari pekerjaan mas gara-gara video itu." tuding Aris langsung.

"Hah? Kamu dipecat?" tanya Shafira pura-pura kaget, padahal ia sudah tahu karna Nita juga sekantor dengan Aris.

Dan video pernikahan diam-diam Aris itu juga Nita yang sebar atas izin Shafira, sebagai pembalasan karna selama ini Aris tidak pernah jujur dengan jabatannya dan memberinya nafkah jauh dari kata layak.

Tapi soal video syur, tentu bukan mereka yang sebar. Entah siapa yang memergoki keduanya yang sedang berbuat zina dan menyebarkan video itu disaat video pernikahan Aris juga tersebar.

"Kamu jangan pura-pura gak tahu Ra, pasti ini ulah kamu kan. Kamu mau balas dendam karna mas udah cerein kamu kan." tuding Aris lagi, ia yakin kalau Shafira yang sudah menyebarkan videonya.

"Heh Aris, kamu jangan asal nuduh ya.

Memangnya kamu lihat aku pegang-pegang kamera saat kamu menikah hah? Kamu jangan asal main tuduh dong. Siapa tahu ini teguran buat kamu yang selama ini pelit sama istri. Asal kamu tahu aja, do'a istri yang terdzolimi itu manjur!" ketus Shafira yang mulai jengah mendengar tuduhan-tuduhan Aris.

Walaupun itu memang benar! wkwk

Aris seketika terdiam, nyalinya menciut. Tapi entah kenapa ia masih yakin dengan pikirannya kalau Shafira lah yang sudah menyebarkan videonya.

"Y-ya kalau bukan kamu terus siapa, karna cuma kamu yang kemungkinan punya video itu, mas juga gak ada undang teman kantor." cicit Aris yang rupanya tidak tahu kalau Nita juga bekerja diperusahaan yang sama.

Tidak heran karna Nita masih termasuk karyawan baru, dan masih menjadi staff biasa. Letak ruangan mereka juga tentu berbeda dengan Aris yang jabatannya sudah lumayan tinggi.

"Anggap aja itu karma buat kamu yang selama ini selalu bilang kalau kamu tidak punya uang. Sekarang doa kamu terkabul kan, uang tabungan kamu hilang dan sekarang jabatan yang kamu sembunyikan itu juga hilang. Udah ya, kamu jangan pernah nemuin aku lagi, anggap aja kita gak pernah saling kenal." ujar Shafira meninggalkan Aris yang terdiam membeku.

'Apa benar ini karma karna aku udah menyia-nyiakan istri sebaik Shafira. Selama ini Shafira memang tidak pernah menuntut yang macam-macam, beda sekali dengan Fela. Apa benar beda istri beda rezeki." gumam Aris yang mulai membanding-bandingkan Shafira dan Fela.

"Kamu kenapa lagi sih mas nyamperin mantan istri kamu itu, jangan bilang kalau kamu belum rela pisah sama dia ya mas. Aku gak mau kamu deket-deket lagi sama mantan kamu itu." bentao Fela yang melihat pandangan Aris tidak lepas dari mantan istrinya itu.

"Kamu apa-apa an sih, kalau bicara jangan asal mangap." ketus Aris.

"Jangan kamu pikir aku gak lihat kalau kamu selalu lirik-lirik mantan istri kamu itu ya. Kamu nyesel cere sama Shafira karna dia makin cantik, gitu?" ujar Fela.

"Kalian kenapa sih ribut terus, gak dirumah gak disini selalu ribut. Gak malu dilihat orang!" semprot bu Ratna.

"Salahin aja menantu pilihan ibu ini yang selalu cari gara-gara." tukas Aris meninggalkan keduanya.

"Awas aja kalau kamu sampai berani deket-deketin Shafira lagi."

Mereka pun pulang dengan Fela yang membonceng bu Ratna dengan perasaan kesal melihat Aris yang seakan belum rela berpisah dari mantan istrinya itu.

1
Desi Belitong
aku suka dia melawan bukan hanya bisa nangis💪💪
Aisyah Sabilla
THOR KAPAN UPDATE
Iry: kemungkinan bsk aku update langsung banyak yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!